SPONSOR

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono ini menyadari banyak orang akan sedih,
menyayangkan, dan mempertanyakan keputusannya.





Apa alasan Agus memilih meninggalkan TNI?
1. Mengabdi untuk Masyarakat Jakarta.
Agus mengatakan, keputusannya meninggalkan TNI karena ingin mengabdi untuk masyarakat Jakarta.Menurut Agus, keputusan itu tak mudah untuknya.
"Sejak tadi pagi saya mengikuti respons dari berbagai kalangan yang sangat beragam. Saya memahami pasti banyak yang sedih, menyayangkan dan mempertanyakan keputusan yang saya ambil tersebut, karena sesungguhnya saya memiliki karir dan masa depan yang baik di TNI," ujar Agus.
2. Menginginkan Hukum dan Keadilan Semakin
ditegakkan
Selain itu, dia menginginkan hukum dan keadilan semakin ditegakkan. Pemerintahan dikelola dengan tertib dan transparan serta terbebas dari penyimpangan.
 saudara saya, masyarakat Jakarta memberikan kepercayaan bersama bu Sylviana saya bertekad dan akan bekerja sekuat tenaga untuk memperbaiki Jakarta," kata Agus.
3. Pengabdian yang Tidak Lepas dari Peran TNIAgus juga mengatakan keputusan untuk mengabdi pada masyarakat Jakarta tidak lepas dari peran TNI.

Dari TNI, ia belajar untuk mengabdi tanpa mengenal batas waktu dan batas wilayah penugasan.

Dengan terbata dan menahan tangis, Agus mengungkapkan keputusannya untuk tidak lagi mengabdi di lingkungan TNI.

"Untuk jajaran TNI yang saya cintai dan saya banggakan. Saya katakan bahwa saya.siap untuk melakukan pengabdian yang lain di dunia politik dan pemerintahan," ungkap Agus.

"Sejatinya dari TNI pula saya belajar bahwa mengabdi untuk masyarakat tidak mengenal batas waktu dan tidak mengenal wilayah penugasan," kata dia.

4. Cedera Parah disekitar Tulang Belakangnya

Beredar informasi yg menyatakan mengapa Agus terpaksa mengikuti pilkada DKI karena adanya cedera parah disekitar tulang belakangnya.

Jadi sebenarnya bukan salah bapak ibunya yang memaksa agus keluar dari TNI AD tetapi pilkada DKI ini jalan keluar terbaik untuk Agus eksis.

Cedera pada bahunya ini memyebabkan Agus tidak memungkinkan utk bisa berlari lagi dengan baik dimana syarat lari wajib bagi perwira tinggi.

Rumornya ada yang bilang Agus menderita cedera syaraf kejepit parah diperoleh saat dia mengikuti latihan perang sudah tidak bisa diterapi.

Cedera ini diperoleh oleh agus sekitar bulan februari 2015 hampir setahun setelah SBY lengser dari jabatan presiden. Saraf kejepit yang diderita oleh Agus bukannya cedera keseleo yang biasa diurut sembuh. coba aja lo gugling tokoh-tokoh yang terkena penyakit ini.
IKLAN

Laporkan Masalah Ngawi Cyber

Ikuti Update Terbaru

Posting Komentar

sponsor
Diberdayakan oleh Blogger.