Berita Hoax Neil Armstrong Mendengar Suara Adzan Di Bulan

Astronot Amerika Serikat Neil Armstrong diklaim sebagai manusia pertama yang menginjakkan kaki dibulan pada 20 Juli 1969. Di sepanjang kisah hidupnya banyak perdebatan kontroversi tentangnya, mengenai perjalanan misi pendaratan ke bulan sampai masalah soal "keislamannya".

Berita hoax Neil Armstrong mendengar suara adzan di Bulan ini bermula dari surat kabar Malaysia yang menyatakan Neil Armstrong masuk Islam dan memutuskan menjadi seorang Mualaf. Berita mengejutkan ini begitu cepatnya tersebar hingga disebarluaskan ke berbagai media cetak di seluruh dunia. 

neil armstrong mualaf

Diceritakan dalam surat kabar Malaysia tersebut ketika sekembalinya Neil Armstrong dari perjalanan misi ke bulan dirinya melakukan kunjungan ke Kairo, Mesir. Saat tengah berjalan-jalan itulah Neil Armstrong mendengar suara adzan zhuhur yang berkumandang dari masjid yang berada disekitarnya. Seketika dirinya menjadi lemas lunglai hingga salah seorang pemandu wisata (guide) bergegas menghampirinya. 

Setelah Armstrong dapat menenangkan diri, dia pun bertanya kepada pemandu wisata suara apakah yang ia barusan dengar. Sang pemandu pun menjelaskan bahwa itu adalah suara adzan, panggilan yang mengingatkan umat islam agar melaksanakan kewajiban sholat lima waktu. Tiba-tiba Neil Armstrong menangis dan dengan jujur mengatakan kepada orang-orang yang mengerumuninya bahwa pada saat ia menjejakkan kaki di bulan ia mendengar suara yang persis sama seperti suara adzan. 

Singkat cerita pada saat Neil Armstrong kembali ke negaranya Amerika Serikat, Neil dengan tanpa keragu-raguan memutuskan untuk masuk Islam meskipun ia harus dipecat dari pekerjaannya di Pusat Penelitian Ruang Angkasa US.

Fakta Kebohongan Suara Adzan Di Bulan hingga Neil Armstrong menjadi Mualaf 


Ada berbagai versi tentang Kisah Neil Armstrong Masuk Islam, pertama ia mendengar lantunan suara adzan saat berjalan dengan pemandu wisata, kedua saat dihotel sedang berbaring ditempat tidur dan versi lainnya menceritakan saat ia sedang makan direstoran. Ketiga versi cerita yang berbeda ini pun sudah sangat mencurigakan dan tidak dapat dibuktikan keabsahannya. 

Sebelum Neil Armstrong wafat pada usianya yang ke 82 tahun, Titik terang tentang kebenaran cerita ini mulai terungkap pada saat ia berbincang dengan Zaid Zahari, seorang Astronot dari Malaysia di sebuah acara televisi. Bahwa dirinya membantah pernah mendengar suara adzan saat perjalanan misi ke bulan dan dengan tegas ia mengatakan tidak pernah berpindah agama menjadi seorang muslim apalagi mengucapkan dua kalimat Syahadat.

suara adzan di bulan

Inilah juga sebab ia tidak pernah mau diundang sebagai pembicara dalam berbagai acara kegiatan islam, Neil Armstrong selalu menolak undangan tersebut secara halus karena tak ingin menyinggung perasaan umat muslim. Apapun pro dan kontra tentang Neil Armstrong menjadi mualaf karna mendengar suara adzan di bulan, pria yang terkenal dengan ungkapan kata "That's One Small Step For A Man, One Giant Leap For Mankind" dirinya akan selalu dikenang dalam sejarah kemajuan teknologi manusia. Lihat Juga Bukti Terbaru Neil Armstrong Manusia Pertama yang Mendarat Di Bulan.