Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan



Saat Roh Meninggalkan Jasad... 
Terdengar Suara Dari Langit Memekik, 
 " Wahai Fulan Anak Si Fulan.. 
Apakah Kau Yang Saat ini meninggalkan Dunia, 
Atau Dunia Yang Meninggalkanmu Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Harta Kekayaan, 
Atau Kekayaan Yang Sudah Menumpukmu 
Apakah Kau Yang Sudah Menumpuk Dunia, 
Atau Dunia Yang Sudah Menumpukmu Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia, Atau Dunia Yang Sudah Menguburmu. " 
Saat Mayat Tergeletak Akan Dimandikan.... 
Terdengar Dari Langit Nada Memekik, 
 " Wahai Fulan Anak Si Fulan... 
Mana Tubuhmu Yang Dahulunya Kuat Kenapa Saat ini Terkulai Lemah Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih Kenapa Saat ini Bungkam Tidak Bersuara Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar Kenapa Saat ini Tuli Dari Seribu Bahasa Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia Kenapa Saat ini Raib Tidak Bersuara. 


Saat Mayat Siap Dikafan... 
Nada Dari Langit Terdengar Memekik, 
 " Wahai Fulan Anak Si Fulan Berbahagialah Bila Kau Bersahabat Dengan Ridha Allah Celakalah Bila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah Wahai Fulan Anak Si Fulan... 
Saat ini Kau Tengah Ada Dalam Satu Perjalanan Nun Jauh Tanpa ada Bekal Kau Telah Keluar Dari Rumahmu Dan Tidak Akan Kembali Selama-lamanya Saat ini Kau Tengah Safar Pada Satu Maksud Yang Penuh Pertanyaan. " 
Waktu Mayat Diusung.... 
Terdengar Dari Langit Nada Memekik, 
 " Wahai Fulan Anak Si Fulan.. Berbahagialah Bila Amalmu Yaitu Kebajikan Berbahagialah Bila Matimu Dimulai Tobat 
Berbahagialah Bila Hidupmu Penuh Dengan Patuh. " 
Saat Mayat Siap Dishalatkan.... 
Terdengar Dari Langit Nada Memekik, " Wahai Fulan Anak Si Fulan.. Tiap-tiap Pekerjaan Yang Kau Kerjakan Nanti Kau Saksikan Akhirnya Di Akhirat Bila Baik Jadi Kau 
Akan 

Memandangnya Baik Bila Jelek, Kau Akan Memandangnya Jelek. " 
Waktu Mayat Dibaringkan Di Liang Lahat.... 
Terdengar Nada Memekik Dari Langit, " Wahai Fulan Anak Si Fulan... Apa Yang Telah Kau Sediakan Dari Rumahmu Yang Luas Di Dunia Untuk Kehidupan Yang Penuh Gelap Gulita Di Sini Wahai Fulan Anak Si Fulan... Dahulu Kau Tertawa Saat ini Dalam Perutku Kau Menangis Dahulu Kau Bergembira Saat ini Dalam Perutku Kau Berduka Dahulu Kau Bertutur Kata Saat ini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu Bhs. " 

Waktu Semua Manusia Meninggalkannya Sendirian.... Allah Berkata Padanya, " Wahai Hamba-Ku..... Saat ini Kau Tinggal Seseorang Diri Tiada Rekan Dan Tidak ada Kerabat Di Satu Tempat Kecil, Sempit Dan Gelap.. Mereka Pergi Meninggalkanmu.. Seseorang Diri Walau sebenarnya, Karena Mereka Kau Pernah Langgar Perintahku Hari Ini,.... Akan Kutunjukan Kepadamu Kasih Sayang-Ku Yang Akan Takjub Seisi Alam Saya Akan Menyayangimu Lebih Dari Kasih Sayang Seseorang Ibu Pada Anaknya. Pada Jiwa-Jiwa Yang Tenang Allah Berfirman, " Wahai Jiwa Yang Tenang Kembalilah Pada Tuhanmu Dengan Hati Yang Suka Lagi Diridhai-Nya Jadi Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamba-Ku Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku. 

Aamiin. 
Mudah-mudahan ALLAH Selalu menuntun kita selalu dalam kondisi istiqomah untuk taat dan bertakwa pada ALLAH serta senantiasa dalam keimanan, dan mudah2n ALLAH memberi kita ganjaran yang tambah baik berupa surga dunia ataupun surga akhirat nanti. Aamiin 
Marilah kita berdoa, bermunajat pada Allah. Mudah-mudahan Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari semua dosa yang telah lalu. 

Ya Allah, Ampunilah semuanya dosa-dosa kami, baik berniat maupun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami selalu dekat kepada-Mu sampai akhir hayat. 
Aamiin ya Rabbal'alamin. 
sumber : redaksimuslim

semoga kisah nyata ini dapat kita ambil manfaat baiknya serta berikan motivasi hidup dari aisyah subhanallah amin. berikut kiah Aisyah melanjutkan ceritanya : Rasulullah saw lalu tiduran dengan meletakkan kepalanya di atas pangkuanku. beliau tidur dengan telentang. Di atas tengkuknya saya berbuat mencari uban jenggotnya. Akhirnya saya lihat dalam jenggot beliau ada 11 rambut putih. Lalu aku berpikir, dalam hati aku mengatakan : " Kalau beliau ini bakal wafat mendahului saya, jadi tinggallah umat ini tidak ada Nabi ". 


Tanpa terasa saya menangis hingga air mataku mengalir dipipi hingga menetes kewajah Rasulullah SAW, beliau segera terbangun dari tidurnya seraya ajukan pertanyaan : " Apa yang menyebabkan dirimu menangis wahai Ummul Mukminin? "  

Saya lalu menceritakan pada beliau satu cerita. Beliau lalu bertanya kepadaku : " Saat apa yang paling pedih dihadapi mayit? ". Saya menjawab : " Tak ada kondisi yang paling pedih di atas diri si mayit disaat mayit keluar dari rumahnya, sedang anak-anaknya berduka cita dibelakangnya, seraya mengatakan : " Aduh... ayah... aduh... Sedangkan ibu serta bapaknya berkata : Aduh... anakku... " 

Rasulullah lalu bersabda : " Yang ini lebih pedih lagi ". Lalu aku bertanya : " Apa yang lebih pedih dari itu Ya Rasulullah? ". Beliau menjawab : " Tidak ada keadaan yang paling pedih untuk simayit saat ia diletakkan dalam liang kubur lalu diuruk dengan tanah. Selanjutnya, kembalilah para kerabatnya, anak-anaknya serta para kekasihnya, mereka semua menyerahkan simayit pada Allah Ta'ala beserta perbuatan amalnya. Lalu datanglah malaikat Munkar dan Nakir dalam kuburnya. (siramanislam. com) 

Kemudian Nabi saw bertanya : " Saat apa yang paling pedih dari kejadian itu itu? ". Aku menjawab : " Allah serta RasulNya yang lebih tahu ". 

Beliau lalu bersabda : " Wahai Aisyah, sebetulnya kondisi yang paling pedih atas diri simayit yaitu saat orang yang memandikan masuk kepadanya untuk memandikan dianya, lalu orang yang memandikan mengeluarkan cincin si mayit muda dari jarinya, melepaskan baju penganten dari tubuhnya, melepaskan surban mayit tua atau mayit alim dari kepalanya guna dimandikan. 

Pada saat itu, ruhnya memanggil sewaktu lihat simayit dalam kondisi telanjang, dengan nada yang dapat didengar oleh seluruh makhluk, kecuali jin serta manusia. Ruh itu mengatakan : " Wahai orang yang memandikan, saya meminta agar kalian menyopot bajuku dengan pelan, sebab saat ini saya benar-benar ingin istirahat akibat dari sakitnya tarikan Malikat maut tadi ". 

Saat orang-orang tengah memandikan mayit, jadi berkatalah ruh : " Wahai orang yang memandikan, kalian jangan memegang saya dengan kuat, sebab jasadku telah 
luka akibat dari keluarnya ruh ". 

Sesudah usai dimandikan simayit diletakkan di dalam kain kafan, lalu diikat pada tempat ke-2 telapak kakinya. Ketika itu si mayit memanggil-manggil : " Wahai orang yang memandikan, kalian jangan mengikat kain kafan kepalaku hingga aku dapat lihat wajah istriku, anak-anakku serta kaum kerabatku, sebab pada hari ini yaitu hari yang terakhir kali saya melihat mereka. Hari ini aku akan pisah dengan mereka, aku juga tidak akan lihat mereka lagi hingga hari kiamat tiba. (siramanislam. com) 

Sewaktu mayit dikeluarkan dari rumah, jadi mayit berseru : " Wahai golonganku, kutinggalkan istriku dalam kondisi janda, kalian jangan menyakitinya. Kutinggalkan anak-anakku dalam kondisi yatim, kalian janganlah menyakitinya, sebab pada hari ini saya keluar rumah serta tidak akan kembali lagi pada mereka untuk selamanya. 

Tatkala mayit diletakkan di atas keranda, simayit berseru : " Wahai golonganku, kalian jangan tergesa-gesa membawaku, hingga aku dapat mendengarkan nada istriku, anak-anakku, dan kelompok kerabatku, sebab pada hari ini aku berpisah dengan mereka sampai hari kiamat. (siramanislam. com) 

Pada saat mayit dipikul di atas keranda serta orang-orang yang mengantarkan telah melangkahkan kakinya tiga kali, tiba-tiba ada seruan dengan suara yang bisa didengar oleh sagala sesuatu kecuali cerminan manusia serta jin. Ruh itu berkata : " Wahai para kekasihku, wahai para saudaraku, wahai anak-anakku, janganlah kalian terbujuk oleh tipu daya dunia, seperti dunia sudah menipu diriku. janganlah kalian dipermainkan zaman, seperti jalan sudah mempermainkan diriku.

Ambil pelajaran apa yang saya alami ini, sesungguhnya saya sudah meninggalkan semuanya harta yang tealah saya kumpulkan untuk ahli warisku, serta mereka tidak mau menanggung sedikit juga dari kesalahanku. 
Didalam kubur Allah menghisab saya, sedangkan di dunia kalian bersenang-senang dengan semua isinya. Kalian juga tidak mendoakan aku saat kalian menshalati jenazah. (siramanislam. com) 

Pada waktu sebagian ahlinya serta sebagian rekannya kembali dari tempat shalat, jadi si mayit berkata : " Wahai saudaraku, aku tahu bahwa mayit itu lupa disaat hidupnya, namun kalian jangan melupakan aku secepat ini sebelum kalian menanamku, hingga aku bisa lihat pada tempatku. Wahai saudaraku, aku tahu kalau wajah mayit lebih dingin dari pada siraman air yang dingin menurut perasaan hati orang yang masih hidup, namun kalian janganlah kembali secepat ini ". 

Saat mayit diletakkan didekat kuburnya, simayit berkata : " Wahai golonganku, wahai saudara-saudaraku, saya sudah mendoakan kalian namun kalian tidak pernah mendoakan diriku ". 

Saat mayit diletakkan dalam kuburnya, simayit berkata : " Wahai ahli waris, aku tidak mengumpulkan harta yang banyak kecuali saya tinggalkan untuk kalian, jadi ingatlah kalian kepadaku dengan memperbanyak kebaikan seperti yang telah aku ajarkan pada kalian tentang isi Al-Quran.
sumber : mediainformasiislam



Penemuan baru, atau mungkin kita baru menyadarinya? Setelah telapak tangan yang menggambarkan nama Allah, saat ini terkuak kalau tulang manusia sebenarnya juga berupa tulisan nama Rasulullah Muhammad. Seperti yang dapat dilihat pada gambar berikut : 

Seperti yang tertulis dalam Al Qur'an : 
 " Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala penjuru serta pada diri mereka sendiri, hingga jelas untuk mereka kalau Al Qur'an itu yaitu benar. Tiadakah cukup kalau sesungguhnya Tuhanmu jadi saksi atas segala sesuatu? (QS. Fuslihat : 53). 

Apakah anda tidak melihatnya? Ada semacan kode/pesan kaligrafis tersembunyi di balik struktur bentuk badan manusia yang diciptakan Allah. Satu nama yakni,, Muhammad (yang berarti ; yang terpuji). 

Banyak sekali masyarakat Indonesia yang begitu mencintai Nabi Muhammad SAW, lalu bagaimana kecintaan Rasulullah pada bangsa Indonesia? Pada Majelis Riyadhul Jannah di Kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang dihadiri puluhan ribu orang, KH Muhyiddin Abdul Qadir Al-Manafi, pengasuh Pondok Pesantren Asy-Syifaa Mahmuudiyah, Sumedang mengatakan ; bahwa Rasulullah SAW begitu mencintai Bangsa Indonesia. 

KH Muhyiddin Abdul Qadir Al-Manafi juga menceritakan ketika beliau bertemu dengan ulama-ulama besar di samping makam Rasulullah SAW. Waktu itu ada seorang ulama, bernama Al " Allamah Al " Arifbillah Syaikh Utsman melihat KH Muhyiddin Abdul Qadir Al-Manafi serta bertanya tentang nama serta asal usulnya. Sesudah Syaikh Utsman tahu beliau berasal dari Indonesia, Syaikh Utsman ini lalu menceritakan satu rahasia yang belum pernah dibuka pada siapapun, serta ini adalah sebuah berita gembira untuk umat Islam di Indonesia. 

Syaikh Utsman mengatakan dulu beliau bersama gurunya pernah berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW. Guru Syaikh Utsman yang dimaksud ini juga yaitu guru yang sama dari gurunya Prof. Dr. al-Muhaddits as-Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki. Saat berziarah Guru Syaikh Utsman ini langsung masuk ke dalam makam Rasulullah SAW. 

Disana, Guru Syaikh Utsman bertemu secara langsung dengan Rasulullah secara nyata bukan mimpi serta beliau lihat lautan manusia di Hujrah Syarifah. Lautan manusia yang begitu begitu banyak terlihat selama mata melihat. Beliau lalu melirik ke satu tempat, yang ternyata terbentang luas tidak terhitung, disana ada sekelompok orang yang wajahnya berbeda dengan muka orang Arab serta jumlahnya yaitu terbanyak di antara sekian lautan manusia yang ada di Hujrah Syarifah. 

Guru Syaikh Utsman juga terkejud serta bertanya pada Rasulullah SAW, " Ya Rasulullah, siapakah mereka? " 

Rasulullah SAW menjawab, " Mereka yaitu kekasih-kekasihku yang mencintai dari Indonesia ". 

Guru Syaikh Utsman ini lalu menangis terharu serta terkejut. Lalu beliau keluar serta bertanya pada para jama'ah, " Mana orang Indonesia? Aku sangat cinta kepada Indonesia ". Semoga ini jadi kabar gembira untuk umat Islam di Indonesia dimanapun ada. Teruslah berjuang serta berdakwah supaya umat Islam di Indonesia khususnya dapat senantiasa serta selalu mencintai Nabi Muhammad SAW. Wallahualam.. 

Silakan berikan, supaya jadi amal pahala yang selalu mengalir, sembari beberapa orang memberikan pujian pada kebesaran Allah.
sumber : koleksinasihatustaz



MASYA ALLAH..!! Sungguh mujur lelaki sebagai suaminya.. 
Bagaimana tidak, di zaman saat ini, wanita ini sukses melindungi " kehormatan " dirinya sesuai sama yang diperintahkan Allah SWT pada semua wanita, terlebih beberapa muslimah. 
Dan sebenarnya muslimah yang shalihah yaitu sebaik-baik perhiasan dunia, seperti hadist Nabi : 

الدُّن�'يَا مَتَاعٌ وَخَي�'رُ مَتَاعِ الدُّن�'يَا ال�'مَر�'أَةُ الصَّالِحَةُ 
“Dunia yakni perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia yaitu wanita yang shalihah. ” 
 (HR. Muslim) 
Jadi wanita muslimah yang beriman pada Allah tentu tidak gampang, karena sangat banyak godaan-godan dalam meraihnya. Terlebih di zaman saat ini. Namun, nyatanya kita masihlah dapat temukan wanita shalihah di negara ini, masya Allah... 

Seperti cerita di bawah ini. Satu cerita yang kami ambil dari akun facebook, semoga cerita ini dapat memberi motivasi ke muslimah-muslimah yang lain... 

Wkwk sweet bnget.. 
Sangking si mempelai wanita tidak pernah di sentuh lelaki sekalipun, diminta salim sama suaminya saja dia tidak berani, smpe2 dia di paksa sama tante nya.. Hihi si suami lgsung tepok jidat smbl ktawa dan org2 disitu juga ikut tertawa 
 : D 

MasyaAllah bnget ya : ") 
Tersebut istri dambaan. Yg selalu melindungi diri nya hanya utk mahram nya saja, wkwk wlaupun sama mahram nya saja dia gk brani di sentuh. Seseorang muslimah yg mengagumkan. Mudah-mudahan ia termasuk juga bidadari2 syurga Aamiin yarob 

Masya Allah.. dari cerita diatas nampak bila wanita itu demikian melindungi " kehormatan " dirinya. Bahkan juga karena punya kebiasaan melindungi dirinya dari yang bukan mahramnya, dirinya terbawa sikap yg sama pada lelaki yang sudah jelas jadi suaminya dengan kata lain mahramnya. Lalu, lelaki muslim mana yg tak inginkan wanita muslimah shalihah seperti cerita dia atas? Perhiasan Seseorang Wanita Yaitu Rasa Malunya 

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : 

وَمَا كَانَ الحَيَاءُ فِي شَي�'ءٍ إِلَّا زَانَهُ 

“Dan tidaklah rasa malu ada disuatu hal, terkecuali rasa malu akan menghiasinya” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani) 
Untuk Anda wanita-wanita yang terasa jauh seperti itu, jadi awalilah dari saat ini, TANAMKAN RASA MALU. 

Malu bila melihat yang bukanlah mahram, 
Malu bila mengidolakan lelaki mengkonsumsi umum yang nantinya buat Anda kurang tertarik pada suami Anda, karena barometer idola Anda lelaki yang tampannya di atas rata-rata, kosmetiknya (seperti cewek saja) berlabelkan harga jutaan, vitaminnya tidaklah vitamin market 
original : 
pasaran 
suggestion : 

, sedang Anda punyai suami yang umum saja dari segi penampakan, cukup dari segi pendapatan. 
Malu bila berhubungan dengan bukan mahram, 
Malu apabila keluar rumah, 
Malu bila hijabmu jadi fokus perhatian (karena warna-warninya yang nyentrik), atau membuat lekuk karena ketatnya ukuran yang dipakai, 
Malu kalau berhenti lakukan semua terus-menerus… 
Malu pada Allah karena dengan Islam wanita yang di zaman jahiliyah dihinakan, lalu dimuliakan kembali, eh lalu Anda jadi pilih tampak seperti wanita jahiliyah di zaman dulu… 
Ya ya… berhenti ya, malu lah…

Kisah hidup saya dengan suami, 23 November 2006, kami disatukan. Suami hanya kerja kampung, menoreh getah serta tinggal di rumah mertua. 


Selepas 4-5 bulan berkahwin, saya disahkan hamil. 2 Februari 2008 saya selamat melahirkan bayi lelaki. Saya telah rasa sangat bahagia ketika itu walaupun sulit, tetapi suami ada di sisi yang kuat bekerja mencari rezeki untuk kami. 


Sekali lagi saya disahkan hamil. 4 Mac 2009, saya selamat melahirkan bayi perempuan. Dua bln. selepas bersalin, suami pergi Sarawak menjalani latihan selama 6 bulan. Kembalinya suami ke sini sebagai anggota polis serta bekerja di balai polis. 

Suami bisa rumah di kuarters polis di Shah Alam. Dah tolak bank, tolak rumah, hanya tinggal RM600. Dengan motosikal EX5 suami berulang ali pergi kerja. Memang rasa bahagia. 

Pergi beli barang di Tesco dengan anak seorang di depan, seorang lagi di tengah-tengah naik motosikal. 
Akhirnya suami bisa beli satu kereta terpakai. Dengan upah RM600 saya rasa sangatlah bahagia sebab anak-anak serta suami di segi. 

Disebabkan tempat tinggal jauh dari tempat kerja suami, kami juga beralih ke kota. Dekatlah sikit dengan tempat kerja suami. 

Anak lelalki juga dah berusia 6 th., masuk sekolah tadika di situ. Tahun 2013, 
saya selamat melahirkan bayi wanita, anak yang ketiga. Saya rasa saya begitu bahagia. Tetapi berikut dikatakan isteri diuji saat suami sulit, suami diuji saat dia suka. 

7 tahun dalam perkhidmatan polis, saya yakin 100% pada suami. Pada th. ke 9 perkahwinan kami, saya diuji dengan ujian yang terlalu berat. Saya mendapat petunjuk lewat mimpi. Seminggu saya bermimpi yang suami saya ada perempuan lain. Akhirnya hati saya tergerak untuk membuka beg kerja suami. Begitu hancurnya hati saya bila terbaca surat nikah suami di Thailand. Mengigil seluruh tubuh. 

4 bln. saya bersabar sebab fikirkan anak-anak. Tetapi saya mengalah sebab saya tidak sanggup bermadu. Setiap hari menangis serta persoalan bermain di fikiran, apakah salah saya? Saya suruh suami pilih antara saya, anak-anak dengan isteri baru dia. Tetapi, suami enggan melepaskan siapa-siapa. Jadi saya mengalah sebab saya tidak sanggup. 

Betapa terseksanya saya, selama 4 bln. bertahan, akhirnya saya diceraikan pada bln. Disember yang lalu di saat saya mengandung 4 bln.. Suami lebih memilih isteri barunya berbanding saya yang sudah 9 tahun hidup susah dengannya. 

Saya tinggal dengan ibu di kampung. Saya tidak pernah bekerja, habis pantang ini terpaksalah saya mencari kerja untuk menanggung anak-anak. Doakan anak-anak yang tidak tahu apa-apa ini membesar dengan sihat walaupun tanpa kasih sayang seorang ayah. 
sumber : perindusurga



Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak. Meski itu di luar jangkauan akal manusia. Sekali lagi Allah telah tunjukkan kuasanya. Seorang bayi di Nigeria lahir sambil membawa Alquran dari rahim ibunya. Sejatinya, ibu bayi itu beragama Kristen, tapi pascamelihat mukjizat Allah tersebut, sang Ibu Non Muslim Langsung Mengucap Syahadat ibu dan nenek bayi itu langsung mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyatakan diri masuk Islam.

Seperti diberitakan harian Pmnewsnigeria, Senin (14/5/12) dan dikutip oleh laman Republika. co. id (19/05/12) , bayi itu lahir di 112 Olateju Street, Mushin, Lagos State, Nigeria Barat Daya pada 7 Mei 2012 lalu. Saat keluar dari rahim ibundanya, bayi itu membawa sebuah Mushaf kecil di tangannya.

Kikelomo Ilori, nama ibu bayi itu. Wanita 32 tahun yang bekerja sebagai seorang ahli kecantikan langsung mengganti namanya jadi Sherifat ketika masuk Islam. Hal itu diikuti nenek bayi itu yang mengganti namanya menjadi nama Islam. Kelahiran bayi itu juga menyedot perhatian para ulama di negara benua hitam tersebut . Beberapa ulama di Nigeria berkumpul untuk memberi nama pada bayi tersebut . Setelah menyampaikan ceramah singkat, seorang ulama Nigeria, Ustad Abdul Rahman Olanrewaju Ahmed, memberi nama kepada bayi itu Abdul Wahab Iyanda Aderemi Irawo.

Untuk menghindari syirik dan kesesatan, Ustad Abdul Rahman juga menasihati sang ibu bila bayinya bukanlah seorang nabi, walau ia terlahir dari rahimnya sambil memegang Alquran. Menurutnya, peristiwa itu adalah kehendak Allah, untuk mengirim bayi itu ke dunia lewat cara yang mengagumkan. Dalam acara pemberian nama itu, ikut hadir ulama setempat, Abdulraman Sulaiman Adangba, Ketua Nasrulifathi Society of Nigeria, NASFAT, Ustadz Alhaji Abdullahi Akinbode, dan Dr Ramoni Tijani dari Alifathiaquareeb Islamic Society of Nigeria. Kelahiran sang bayi juga memberi barokah untuk tetangga sekampung. Pedagang tumpah ruah jual berbagai souvenir terkait bayi itu, mulai dari kaos, tasbih, dan photo bayi itu.


Tidak heran bila kelahiran bayi itu dianggap kontroversi beberapa pihak. Beberapa pihak berkata tidak mungkin, namun beberapa yang lain menganggap peristiwa itu adalah kuasa Tuhan, di mana tidak ada yang tidak mungkin bagi­Nya. Bahkan, seorang dokter dipecat gara­gara menyampaikan kejadian itu yaitu hoax alias berita bohong. Padahal saksi, media dan ibunya sendiri yang awalnya non muslim menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri. (*)



Kisah Menyentuh Wanita yang Telat Menikah Karena Karir

Semuanya wanita menginginkan menikah, namun kapan waktunya, siapa yang tahu? Menikah yaitu keputusan yang serius, tidak bisa ditetapkan cuma dalam waktu semalam. Karenanya, dibutuhkan kesiapan di dalamnya.

Sebagian orang berencana bahwa dia akan menikah di umur muda (sekitaran 18 - 23 th.). Sebagian lagi, berencana menikah di umur yang matang atau waktu kehidupan ekonominya sudah mapan. Ada beragam pertimbangan untuk mengambil kapan saat pernikahan paling baik.

Berikut, ada cerita serta pengalaman seseorang wanita yang pilih untuk tunda menikah serta lebih pilih karier dibanding menikah yang dibagikan melalui account Facebook Cirebon Tanpa Pacaran.
Saya telah lulus dari kuliah serta telah memperoleh pekerjaan yang bagus. Lamaran kepada diriku untuk menikah juga mulai berdatangan, walau demikian saya tak memperoleh seseorangpun yang dapat membuatku tertarik.

Kemudian kesibukan kerja serta karier memalingkan saya dari segala hal yang lain. Sampai aku hingga berusia 34 th..
Saat tersebut saya baru mengerti bagaimana susahnya terlambat menikah. Disuatu hari datang seseorang pemuda meminangku. Usianya lebih tua dariku 2 th.. Dia datang dari keluarga yang kurang mampu. Namun saya ikhlas terima dianya apa adanya.

Kami mulai mengkalkulasi gagasan pernikahan. Dia memohon kepadaku foto kopi KTP untuk pengurusan surat-surat pernikahan. Saya selekasnya menyerahkan itu padanya.
Sesudah berlalu dua hari ibunya menghubungiku lewat telephone. Beliau memintaku untuk berjumpa secepat mungkin.

Saya selekasnya menemuinya. Mendadak ia keluarkan foto copyan KTPku. Dia ajukan pertanyaan kepadaku apakah tanggal lahirku yang ada di KTP itu benar?
Saya menjawab : Benar.

Lantas ia berkata : Jadi umurmu telah mendekati umur 40 th.?!
Saya menjawab : Usiaku saat ini tepatnya 34 th..
Ibunya berkata lagi : Iya, sama juga.
Usiamu telah melalui 30 th..

Itu berarti kesempatanmu untuk mempunyai anak telah makin tidak tebal.
Sesaat saya menginginkan sekali menimang cucu.
Dia tidak ingin diam hingga ia mengakhiri sistem pinangan pada diriku dengan anaknya.
Masa-masa susah itu berlalu hingga 6 bln.. Pada akhirnya saya mengambil keputusan untuk pergi melakukan beribadah umrah berbarengan ayahku, agar saya dapat menyiram rasa sedih serta kekecewaanku di Baitullah.

Akupun pergi ke Mekah. Saya duduk menangis, berlutut di depan Ka’bah. Saya memohon pada Allah agar di beri jalan paling baik.
Sesudah usai shalat, saya lihat seseorang wanita membaca al Qur’an dengan nada yang begitu merdu. Saya mendengarnya lagi mengulang-ulang ayat :“Dan karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu itu sangat besar”. (An Nisa': 113)
Air mataku menetes dengan derasnya mendengar lantunan ayat itu.

Tiba-tiba perempuan itu merangkulku ke pangkuannya. Dan ia mulai mengulang-ulang firman Allah:
“Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas”. (Adh Dhuha: 5)

Demi Allah, seolah-olah aku baru kali itu mendengar ayat itu seumur hidupku. Pengaruhnya luar biasa, jiwaku menjadi tenang.
Setelah seluruh ritual umrah selesai, aku kembali ke Cairo. Di pesawat aku duduk di sebelah kiri ayahku, sementara disebelah kanan beliau duduk seorang pemuda.

Sesampainya pesawat di bandara, akupun turun. Di ruang tunggu aku bertemu suami salah seorang temanku. Kami bertanya kepadanya, dalam rangka apa ia datang ke bandara?
Dia menjawab bahwa ia lagi menunggu kedatangan temannya yang kembali dengan pesawat yang sama dengan yang aku tumpangi. Hanya beberapa saat, tiba-tiba temannya itu datang. Ternyata ia adalah pemuda yang duduk di kursi sebelah kanan ayahku tadi.

Selanjutnya aku berlalu dengan ayahku…..
Baru saja aku sampai di rumah dan ganti pakaian, lagi asik-asik istirahat, temanku yang suaminya tadi aku temui di bandara meneleponku. Langsung saja ia mengatakan bahwa teman suaminya yang tadi satu pesawat denganku sangat tertarik kepada diriku. Dia ingin bertemu denganku di rumah temanku tersebut malam itu juga. Alasannya, kebaikan itu perlu disegerakan.

Jantungku berdenyut sangat kencang akibat kejutan yang tidak pernah aku bayangkan ini.
Lalu aku meminta pertimbangan ayahku terhadap tawaran suami temanku itu. Beliau menyemangatiku untuk mendatanginya. Boleh jadi dengan cara itu Allah memberiku jalan keluar.
Akhirnya…..aku pun datang berkunjung ke rumah temanku itu. Hanya beberapa hari setelah itu pemuda tadi sudah datang melamarku secara resmi.

Dan hanya satu bulan setengah setelah pertemuan itu kami betul-betul sudah menjadi pasangan suami-istri. Jantungku betul-betul mendenyutkan harapan kebahagiaan.
Kehidupanku berkeluarga diawali dengan keoptimisan serta kebahagiaan. Saya memperoleh seseorang suami yang benar-benar sesuai dengan harapanku. Dia seseorang yang begitu baik, penuh cinta, lembut, dermawan, miliki akhlak yang subhanallah, ditambah lagi keluarganya yang begitu baik serta terhormat.

Tetapi telah berapa bln. berlalu belum ada juga sinyal tanda k4h4mil4n pada diriku. Perasaanku mulai diliputi kekhawatiran. Terlebih usiaku saat itu telah masuk 36 th..
Saya minta pada suamiku untuk membawaku memeriksakan diri pada dokter pakar k4ndung4n. Saya cemas bebrapa bila saya tak dapat h4m1l.
Kami pergi untuk kontrol ke seseorang dokter yang telah populer serta memiliki pengalaman. Dia minta kepadaku untuk teliti darah.

Saat kami terima hasil teliti darah, ia berkata kalau tak ada pentingnya saya meneruskan kontrol selanjutnya, lantaran akhirnya telah terang. Segera saja ia mengatakan “Selamat, anda h4mil! ”
Hari-hari k3h4mil4nku juga berlalu dengan selamat, meskipun saya alami kesulitan yang kian lebih orang umumnya. Mungkin lantaran saya h4m1l di umur yang telah agak berusia.

Selama k3h4mil4nku, saya tak miliki hasrat tahu type kelamin anak yang saya kandung. Lantaran apa pun yang dikaruniakan Allah kepadaku semuanya yaitu nikmat serta karunia-Nya.





Yg like, komen "aamiin" n share  semoga meninggal dalam keadaan husnul khatimah Aamiin......
Apabila tiba bulan Ramadhan, semua roh berkumpul di Luh Mahfuz memohon kepada Allah S.W.T untuk kembali ke bumi.

Ada roh yang dibenarkan pulang ke bumi dan ada yang tidak dibenarkan.
Roh yang dibenarkan pulang adalah kerana amalan baik mereka semasa hayat mereka ataupun ada penjamin-penjamin yang mendoakan mereka.
Manakala roh-roh yang tidak dibenarkan pulang disebabkan kesalahan mereka semasa hayat mereka akan terus di penjara di Luh Mahfuz.

Apabila roh dibenarkan pulang, perkara pertama yang mereka lakukan adalah pergi ke tanah perkuburan untuk melihat jasad mereka.
Kemudian mereka akan pergi ke rumah anak2 mereka, orang yang mendapat harta pusaka mereka dan ke rumah orang yang mendoakan mereka dengan harapan orang yang mereka lawati itu memberi hadiah untuk bekalan mereka.

Perkara ini akan berlarutan sehinggala tibanya Hari Raya Aidilfitri.
Pada saat ini mereka akan mengucapkan selamat tinggal kepada jasad dan pulang semula ke Luh Mahfuz dengan bekalan yang diberikan oleh mereka2 yang masih hidup.

Di sini diberitahu hikmah adanya alam kubur.
Alam kubur membuktikan bahawa Allah itu Maha Penyayang.
Orang yang melakukan kesalahan semasa hayatnya boleh dibantu dengan doa orang2 yang masih hidup.

Alangkah bahagianya jika seseorang yang telah meninggal dunia masih mendapat bekalan dari orang-orang yang masih hidup.
Oleh itu wahai sahabatku, jangan biarkan orang-orang yang kita sayang, yang mengadap Allah terlebih dulu daripada kita sepi tanpa doa dan sedekah daripada kita.

Sesungguhnya apabila mati seseorang anak adam itu, terputus ia semua hal kecuali 3 perkara yaitu doa anak2 yang soleh, ilmu yang bermanfaat dan sedekah amal jariah.
Sebarkan hal ini kepada seberapa ramai orang terdekat anda, dan mintalah mereka untuk melakukan hal yang sama.

Yang jelas jika anda tidak meneruskan hal ini, maka anda telah melepaskan kesempatan untuk saling menasihati dalam kebenaran dan beramal soleh.
Jika anda melakukan dengan ikhlas insya Allah anda akan mendapat ganjaran pahala kebaikan...........

Semoga Ramadhan Kali Ini Penuh Makna..
Berharap Ramadan kali ini penuh arti...

Anda akan menikah? Tengah dipinang oleh lelaki? Bila iya, ingat! Jangan asal tentukan suami. Telitilah terlebih dahulu sebelum memutuskan menerima pinangannya. Bukan mencari yang sempurna, namun putuskanlah pilihan pada sosok yang besar hasratnya dalam memperbaiki diri. Bukan mencari yang telah matang, tapi yakinlah dengan pribadi-pribadi penuh pesona yang siap dikoreksi serta bergandengan tangan dalam setiap proyek kebaikan. Ya. Itu semua untuk kebaikan anda. 


Di dalam buku Menuju Pernikahan Islami, Drs Muhammad Thalib menjelaskan enam kemampuan yang seharusnya dipunyai oleh seorang lelaki yang kedepannya menjadi suami serta kepala rumah tangga. Bila berkualitas dalam enam hal ini, dialah lelaki yang layak di terima pinangannya. Dialah yang nantinya, insya Allah, bakal jadi suami terbaik Anda. 

1. ILMU AGAMA 
Teliti lewat keluarga, wali, guru ngaji, sahabat dekat, serta teman-teman kerjanya. Apakah dia adalah sosok yang bagus pengetahuannya mengenai Islam? Apakah dia adalah sosok yang mengenal serta beriman pada Allah Ta’ala, Rasulullah Shallalllahu ‘Alaihi wa Sallam serta rukun iman yang lain? 

Apakah dia merupakan laki-laki yang punyai tekad tinggi untuk menegakkan tiap-tiap syiar Islam didalam kehidupan pribadi, orang-orang yang dicintai, serta sekitarnya? 
Anda mesti tahu, kalau agama itu begitu penting. Karena ia yaitu pondasi agar keluarga tetap ada di jalan yang benar. Jalan Allah swt. 

2. INTELEKTUAL 
Ialah kemampuan untuk menggunakan akal secara jernih. Muaranya, apakah lelaki yang melamar Anda dapat menggunakan akalnya untuk memecahkan berbagai persoalan kehidupan? Apakah dia dapat mengoptimalkannya dengan baik atau cenderung mengikuti n4fsu? 
Seseorang yang memiliki intelektual yang baik, jadi tindakannya telah pasti akan sesuai, terlebih bila dibarengi dengan point pertama, agama. Maka keseimbangan hidup akan didapatkan. 

3. MENTAL 
Inilah akhlak. Apakah calon suami Anda memiliki akhlak yang penuh pesona pada orang-orang sekitar? Apakah dia menaruh hormat kepada yang lebih tua? Apakah dia menaruh sayang yang tulus pada siapa juga yang lebih muda? Apakah dia rendah hati, sopan, baik, berani ungkapkan serta bela kebenaran, dan perangai baik lainnya? 

4. EMOSI 
Terkait kemampuan emosi ini, Drs Muhammad Thalib menuturkan, “Ialah kemampuan untuk bersikap tenang serta mengendalikan perasaan hingga tidak dikuasai oleh permusuhan, kebencian, atau kemarahan dalam hadapi bebrapa persoalan yang tidak diinginkan. ” 
Dewasa. Bijak. Itulah makna lain dari baiknya kemampuan emosi seorang. 

5. KETAATAN 
Ialah taat murni pada Allah Ta’ala serta Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Tiada ketaatan dalam penentangan pada keduanya. Inilah taat terbaik. Taat yang dapat menyelamatkan seorang dari jurang binasa menuju kebahagiaan dunia serta keselamatan di akhirat. 
Termasuk di dalam makna taat yaitu mematuhi bebrapa etika dalam masyarakat serta negara yang tidak bertentangan dengan aturan Allah Ta’ala serta Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. 

6. KETEGUHAN DAN KESUNGGUHAN 
Ialah teguh. Istiqamah. Tidak mudah gentar. Tidak goyah dengan berbagai jenis ujian, seberat apapun. Tidak menyerah dengan berbagai onak serta duri yang menghadang. 
Dia selalu bersungguh-sungguh dalam mengerjakan segala hal, karena ia sadar kalau apa yang ia lakukan memiliki tujuan yang besar. 

Itulah 6 kualitas yang harus diketahui untuk memilih calon suami. Telitilah dengan baik. 

Jangan asal-asalan. Bila pun keenam hal ini belum dimiliki oleh calon suami Anda, pastikan kalau dia merupakan sosok yang mau serta sungguh-sungguh belajar selama hidupnya. 

Salam Selektif!
sumber : perindusurga.com



Wow Mengerikan !!!! Inilah Sosok Makhluk yang Lebih Buruk dari Firaun dan Iblis, Siapakah Dia?

Inilah Sosok Makhluk yang Lebih Buruk dari Firaun dan Iblis, Siapakah Dia?

Arial, Helvetica, sans-serif ; "
“Ya, ” sahut Fir’aun.

“Kau sudah mengalahkanku dalam satu hal. ”

“Apa itu? ” Tanya Fir’aun penasaran.

“Kelancanganmu mendaku sebagai tuhan. Sungguh, saya lebih tua darimu, juga lebih berpengetahuan dan lebih kuat ketimbang dirimu. Namun aku tak berani melakukannya. ”

“Kau benar. Tapi saya akan bertobat, ” kata Fira’un.

“Jangan buru-buru begitu, ” rayu Iblis la’natullah ‘alaih, “Penduduk Mesir sudah menerimamu sebagai tuhan. Bila kau bertobat, mereka akan meninggalkanmu, merangkul musuh-musuhmu, dan menghancurkan kekuasaanmu, hingga kau tesungkur dalam kehinaan. ”

“Kau benar, ” jawab Fir’aun, “Tapi, apakah kau tahu siapa penghuni muka bumi ini yang lebih buruk dari kita berdua? ”

Kata Iblis, “Ya. Orang yang tidak ingin terima keinginan maaf orang lain. Ia lebih buruk dariku dan darimu. ” (Mahbib/Sindikasi Media)

* Dari kitab an-Nawâdir karya Syekh Syihabuddin Ahmad ibn Salamah al-Mishri al-Qulyubi asy-Syafi‘i (Surabaya : Al-Haramain), h. 57http :// tausiah-islamiah. blogspot. co. id/2016/05/inilah-sosok-makhluk-yang-lebih-buruk. html



sangat bertentangan dengan apa yang telah dikemukakan oleh para pencetus dan pendukung teori evolusi. Charles Darwin sebagai pencetus teori evolusi berpendapat bahwa mahluk hidup juga termasuk manusia, yaitu berasal dari evolusi atau bebrapa perubahan mahluk sebelumnya yang memiliki kemampuan sederhana. 

Perubahan-perubahan tersebut membuat kekuatan manusia menjadi lebih sempurna. Pendapat ini ditunjang oleh ditemukannya beberapa fakta ilmiah seperti fosil dari manusia purba seperti Meghanthropus dan Pitheccanthropus di berbagai daerah .

Di sisi lain, hampir dari seluruhnya agama di dunia menentang pendapat ini. Penentangan itu terjadi karena pemikiran mereka didasarkan pada berita-berita dan kabar dalam kitab sucinya masing-masing. Salah satu dari kitab suci tersebut adalah Al-Qur’an. Al-Qur’an sebagai kitab suci agama Islam menyebutkan beberapa proses kejadian manusia yang lebih rinci dan terang. 

3 Kejadian dan Asal-Usul Manusia Menurut Islam Al-Quran menjelaskan beberapa tahapan dalam proses kejadian dan asal-usul manusia secara rinci. Ketiga tahapan itu antara lain peristiwa dan asal usul manusia pertama, kedua, dan ketiga. Berikut ini penjelasan dari masing-masing tahapan itu. 

1. Kejadian dan Asal-usul Manusia Pertama Kejadian dan asal-usul manusia pertama yang berarti juga proses penciptaan Adam diawali oleh pembentukan fisik dengan membuatnya langsung dari tanah yang kering yang lalu ditupkan ruh ke dalamnya sehingga ia hidup. 

Keterangan itu sesuai dengan hadis riwayat Tirmidzi, dimana Nabi SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah membuat Adam as dari segenggam tanah yang diambil dari seluruh bagian bumi, maka anak cucu Adampun seperti itu, sebagian ada yang baik dan buruk, ada yang mudah (lembut) dan kasar dan sebagainya. ” 

2. Kejadian dan Asal-usul Manusia Kedua Alloh menciptakan segala sesuatu secara berpasang-pasangan. Begitupun dengan manusia, Adam yang diciptakan hendak dipasangkan oleh Alloh dengan lawan jenisnya yang dibuat dari tulang rusuk Adam, yaitu Siti Hawa. 

Keterangan itu sesuai dengan firman Alloh QS. An-Nisa, ayat 1 berikut : “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang udah menciptakan kamu dari jiwa yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya ; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan wanita yang banyak. 

Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling memohon satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu melindungi dan mengawasi kamu. ” 

3. Kejadian dan Asal-usul Manusia Ketiga Kejadian dan asal usul manusia ketiga terkait dengan proses kejadian seluruh umat keturunan Nabi Adam dan Siti Hawa (Kecuali Isa, AS.) proses kejadian manusia yang disebutkan dalam Al-Qur, an ternyata setelah dewasa ini dapat dipertanggung jawabkan secara medis. 

Dalam Al-Qur’an, asal-usul manusia secara biologi dijelaskan dalam Surat Al-Mu’minuun : 12-14 berikut ini : " Dan sesungguhnya Kami telah membuat manusia itu dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Lalu Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. 

Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. " (QS. Al Mu’minuun : 12-14). Dari ketiga asal-usul penciptaan manusia menurut agama Islam di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa, islam memandang manusia secara substantif terbagi ke dalam 2 hal, yaitu substansi materi (tubuh) dan substansi immateri (jiwa). 

Pagi itu suasana cerah, sebuah truk yang sarat dengan barang pindahan masuk pekarangan sebuah rumah yang baru selesai di bangun. Melihat ada warga pindahan yang akan menjadi penduduk baru.


Ilustrasi

Masyarakat bergegas membantunya, mereka sibuk mengangkut barang barang masuk ke dalam rumah. Setelah selesai. Pemilik rumah langsung berkenaln dan akrab dengan masyarakat. Nama saya Karta,saya pindahan dari kampung sawah, ini istri saya. Nita ujar Karta. Tau seorang ibu keluar dari rumah tersebut dengan menggengam sapu di tangan. Kalau ibu yang tua itu siapa? Tanya salah satu tetangga yang baru saja di salami Karta.

 Ohh.....itu ibu saya, nama beliau Fatimah, suaminya sudah meninggal dunia, saya anak pertama, sehingga saya bertanggung jawab atas keluarga, terutama ibu. Jadi saya ajak ibu untuk tinggal bersama kami.

 cerita karta. Keluarga Karta tampak harmonis, masyarakatpun akrab dengan keluarga karta. Banyak tetangga yang memuji keluarga itu, karena jarang terdengar percekcokan. Akan tetapi siapa sangka, apa yang tampak di mata warga sekitar situ teryata berbeda dengan kenyataan.

Memang pada awalnya di keluarga itu tidak ada terjadi perseteruan. Namun di kemudian harinya ada saja masalah, hal hal yang remehpun bisa menjadi sumber masalah, terutama antara Ibu Fatimah dan istri Karta selalu saja terjadi perselisihan. Ibu Fatimah sering menerima cacian, hinaan fitnahan dari istri Karta.

Akan tetapi ibu Fatimah selalu sabar menerimanya, dia tidak pernah membalas perlakuan sang menantu. Harapan yang di idam idamkan untuk menghabiskan masa tuanya dengan anak, menantu dan cucu dalam keseharian yang di warnai bunga bunga kebahagiaan teryata pupus sudah.

Tetapi demi kasihnya untuk anak tercinta, dia rela menerima berbagai perlakuan yang tidak sewajarnya dari sang menantu. Eh tua bangka jangan enak enakan di sini ya....memangnya gak ada yang di kerjain, kerjanya cuma ngobrol saja! Bentak menantunya.

Padahal sang ibu sudah bekerja seharian penuh,namun ada saja yang salah pada dirinya.cacian , hinaan ,fitnahan selalu saja di tuduhkan ke dirinya.bahkan darah dagingnya sendiri yag ia lahirka, dirawat sejak kecil ikut membencinya.

 Mas, saya tidak suka dengan ibu , masa seharian kerjanya cuma duduk duduk saja, saya kan capek sudah harus merawat anak kita si Dini, merapikan rumah,eh....ada yang lain bukannya ikut membantu kata Nita kepada suaminya. Sudahlah kamu tenang saja, nanti saya yang bicara kepada ibu.lama lama hilang juga kesabaran saya kepadanya, ucap Karta. Hasutan demi hasutan terus di tuduhkan kepada ibunya.

Tak tahan mendengar pengaduan istrinya. Karta yang tadinya tidak ambil pusing akhirnya menegur ibunya. hingga suatu malam terjadi pertengkaran yang hebat. Mas, saya sudah tak sanggup tinggal di ruamah ini , seperti di neraka saja, Saya atau dia yang keluar dari rumah ini. Kalau Mas tidak mengeluarin tua bangkat.

 Itu dari rumah malam ini juga, saya yang akan keluar...tantan Nita. Karena termakan dengan fitnah istrinya, akhirnya Karta tega mengusir ibunya sendiri. Bu saya sudah tidak sanggup dengan sikap ibu, ada saja pertengakran yang muncul. Daripada rumah tangga saya hancur karena keberadaan ibu di rumah ini, lebih baik ibu keluar dari rumah ini malam ini juga, Ibu bisa tinggal dirumah Tini atau Tuti. Usir Karta.

 Saya Tidak mau tahu, bagaimanapun caranya ibu harus meninggalkan rumah malam ini juga, bentak Karta tanpa risih lagi. Nak ibu akan keluar dari sini, akan tetapi malam sudah larut, bagaimana mungkin ibu pergi. Ijinkan ibu untuk tinggal malam ini saja, esok pagi ibu akan meninggalkan rumah ini, pinta ibu Fatimah. Lagi lagi istri Karta menyela, Mas, saya atau dia yang keluar meninggalkan rumah ini.

Karena Karta takut kehilangan istrinya yang di cintainya ,dia lebih rela ibunya yang harus keluar dari rumahnya. Padahal di rumah itu ibunya pun memiliki saham buat mengadakan rumah tersebut. Keluar ! saya tidak mau tahu ! Bentak Karta dengan bengis. Bahkan dengan sombongnya Karta.pun mendorong ibunya keluar rumah. Nita, istri Karta sendiri dengan angkuhnya , seakan akan menunjukkan dirinya bahwa dialah pemenangnya. Hanya berbekal beberapa potong pakaian ,tanpa di beri uang satu rupiah pun, ibu Fatimah Meninggalkan rumah itu.

 "SAYA TIDAK AKAN RIDHO DUNIA AKHERAT AKAN PERLAKUANNYA KEPADAKU , KUHARAMKAN AIR SUSU YANG TELAH DIMINUMNYA , SEMOGA DIA DI BAKAR DI DUNIA DAN DI AKHERAT."

 Kutuk ibu Fatimah. Dengan air mata yang terus mengalir di pipinya yang sudah mulai mengeriput, wanita tua itu terus menyelusuri jalan raya seorang diri. karena tidak membawa uang sepeserpun.

 Bu Fatimah terpaksa berjalan kaki menuju rumah anaknya yang lain. Sejak kepergian ibunya, kehidupan rumah tangga karta bukanya bertambah harmonis. Bahkan belakangan Karta jatuh sakit, Sembilan bulan lamanya Karta Melawan sakit. Berawal hanya gatal gatal biasa, kemudian lama kelamaan tampak memerah di sekitar perutnya. Beberapa dokter dan paranormal telah ia datangi, namun pengobatanya yang ia jalani sia sia saja, tak ada hasilnya, bahkan harta yang ia miliki mulai habis untuk mengobati penyakit
itu.


 Badan mulai mengurus,jalan pun sudah mulai tak sanggup, akhirnya ia berbaring lemah sepnjang waktu di ranjangnya, dari perutnya keluar cairan yang sangat bau. Teman teman dan para tetangganya pun mulai menjauh takut tertular dengan penyakit karta. Badanya tak bisa di gerak gerakkan kekanan ata kekiri karena akan menimbulkan rasa sakit yang amat sangat bila bergerak. Belakang tubuhnya mulai lecet lecet di sebabkan lama berbaring kaku di ranjang. Karta menyadari bahwa sakit yang dideritanya itu di sebabkan oleh sikapnya yang telah mendurhakai ibunya sendiri. Makanya ia pun meminta agar sang ibu datang kerumahnya agar ia bisa minta maaf kepada sang ibu.

Tolong panggilakan ibu saya, saya ingin bertemu denganya, saya telah berdosa kepadanya, ratap Karta. Karta menyadari bahwa sakit yang di deritanya itu di sebabkan oleh sikapnya yang telah mendurhakai ibunya sendiri. Maka diapun meminta agar sang ibu datang kerumahnya, agar dia bisa minta maaf kepada sang ibu. Tolong panggilkan ibu saya, saya ingin bertemu dengannya saya telah berdosa kepadanya, ratap Karta.

Maka di utuslah seorang tetangganya untuk meminta ibunya datang.namun sang ibu tidak bergeming. Hatinya terlalu sakit menerima perlakuan anaknya yang kurang ajar dan tidak tahu balas budi itu. Luka hatiku jauh lebih sakit dari apa yang ia derita, ujar ibu Fatimah menolak orang yang merayunya untuk datang menemui anaknya.orang itupun dengan langkah gontai pergi meninggalkan rumah Tini.

 Sementara itu Karta di ranjangnya, Karta terus merasakan sakit yang amat sagat, Tubuh Karta meronta ronta kesakitan, matanya melotot , seakan ada mahkluk yang sangat menyeramkan di hadapanya. Mas,mas...kenapa mas?...istighfar mas,mas.....astaughfirlloh al'adziim.." ujar Nita sambil memegang tubuh Karta yang kian lama Hentakanya semakin keras. Nita sadar,suaminya sedang menghadapi sakarotul maut,ia pun menuntun suaminya dengan membaca kalimat Tahlil. Laa ilaaha illallah,...."berkali kali, dengan deraian airmata, Nita terus menuntun suaminya agar mengikuti ucapannya..

 Sampai datang waktu subuh, Karta masih saja merasakan sakarotul maut. Nita pergi meninggalkan suaminya untuk menunaikan sholat subuh. Dengan air mata berlinang ia sujud memohon kepada Allah SWT,agar suaminya cepat di ambil nyawanya daripada harus tersiksa seperti itu. Pada pukul setengah enam, dengan mata yang sembab, Nita kembali masuk ke kamar suaminya.

Dipegangnya tubuh Karta,dingin sudah merayapi sekujur tubuhnya, Nafasnya tercekat di Leher,terdengar orokan panjang dari mulutnya. Tepat jam enam pagi, Karta menghembuskan Nafas Terakhirnya, dengan mata melotot, seolah olah melihat ke atas dan jari tangan yang membengkok kaku serta mulut yang menggangga lebar. Orang orang sibuk menyiapkan prosesi kematian Karta. Masyarakat sekitar datang berduyun duyun untuk bertakziah....

Baru melangkahkan kaki di pintu masuk, tercium bau yang tak sedap, padahal ruangan sudah di semprot wewangian, di setiap pojokan di letakkan kamper demi mengurangi bau tak sedap itu. Akan tetapi bau itu tetap saja ada.pelayat yang datang serta merta menutup hidung agar tak tercium bau tak sedap itu. orang orang yang memandikan jenazah pun terpaksa harus menggunakan masker agar tidak tercium bau tak sedap.anehnya air kotor dan bau yang keluar dari perut Karta tidak mau mengering.padahal perut itu sudah di tempelin berlapis lapis kapas.akhirnya orang orang yang mengurus jenazah langsung mengafani.

 setelah selesai di sholatkan, jenazahpun di bawa ke tanah pemakaman dengan menggunakan mobil ambulance.sesampai di pemakaman liang lahat pun telah di persiapkan.setelah prosesi pemakaman selesai, tak beberapa lama, rombongan siap kembali ke mobil.tiba tiba datanglah beberapa laki laki yang tergesa gesa. saya tak mengijinkan mayat ini di kubur di tanah ini, karena kami membayar tanah di sekitar ini.

 Tanah ini sudah menjadi kavling pemakaman keluarga kami. Saya mohon angkat jenazah itu sekarang juga. ujar orang itu. Tolonglah pak, mayat ini sudah di kubur, tidak mungkin kami gali lagi, jawab pak ustadz Abdulah.

 Kami tidak mau tau, tanah ini sudah menjadi milik keluarga kami.kami minta di gali sekarang juga! ucap orang itu lagi dengan agak marah. Karena orang yang mengaku memiliki tanah kavling itu gak mau mengalah, akhirnya pihak keluarga karta terpaksa mengalah juga maka makam yang baru sekitar setengah jam di timbun itu pun di gali kembali untuk di pindahkan ketempat yang lain. Ketika papan penutup liang lahat di bongkar, maka jenazah karta pun tampak dari luar.

 Semua orang tercengang melihat jenazah itu.Betapa tidak, kain kafan putih yang membalutnya berubah menjadi abu abu, seandainya kalau perubahan warna itu disebabkan oleh tanah makam yang berlumpur tentu warnanya coklat kemerahan, bukan abu abu. Hal ini tentu membuat tanda tanya besar di hati para pengantar jenazah.ketika mayat itu mendak di angkat,orang orang yang mengangkatnya keheranan.

 Karena ukuran jenazah itu menjadi lebih pendek dari semula. Akibatnya bagian ujung kain kafan itu jadi tampak lebih panjang dari yang seharusnya. Pak ustadz, kain kafannya di buka dulu saja, sepertinya kok ada yang tidak beres? kata beberap orang. Maka kain kafan itu pun dibuka. Begitu kain kafan di terbuka, maka terkejutlah semua orang yang hadir. Betapa tidak Betapa tidak, mayat Karta yang baru dikubur Sekitar setengah jam, telah berubah menjadi hitam dan gosong seperti hangus terbakar.

 Kakinya tertekuk ke dada. begitu juga tangannya juga tertekuk. Mayat itu bentuknya tidak lagi lurus melainkan berubah seperti monyet. Pantas saja kalau mayatnya seperti lebih pendek. Melihat kondisi jenazah yang mengerikan seperti itu, maka mereka segera membungkus kembali dengan kain kafan yang tadi, sementara beberapa orang mulai menggali lubang kubur baru yang letaknya di pinggir areal pemakaman dekat pagar batas.

 Setelah penguburan selesai, satu persatu orang orang mulai meniggalkan makam itu. kini Karta seorang diri di lubang kuburnya. istri yang sangat di citai, yang di bela habis habisan pun tidak dapat menemaninya. Semakin Banyak Yang Menyebarkan Semakin Banyak Anak Yang Terselamatkan Tidak Berdurhaka Kepada Orang TuaNya....

sumber : dakwah-pedia.blogspot.co.id

JIKA ANDA TERKENA SANTET, TELUH, GUNA-GUNA DSB. BEGINI CARA MENGOBATINYA? SILAHKAN BAGIKAN KE SAUDARA-SAUDARA ANDA? SEMOGA BERMANFAAT


Sebuah kisah nyata yang diceritakan oleh sahabat dari jordan; Setelah membeli kayu bakar, orang ini kemudian di rumahnya memilih kayu kayu tersebut. Tak terduga, dia menemukan sebuah kayu yang agak aneh, kayu tersebut terbungkus plastik dengan rapi, setelah dibuka ternyata kayu tersebut dipenuhi dengan paku paku dengan pola pakuan yang aneh. Melihat ada yang ganjal, dia pun pergi membawa kayu tersebut ke seorang Syaikh.

Syaikh berkata: “kayu ini adalah tumbal sihir, diperuntukkan atas satu keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan beberapa orang anak, selama paku ini masih menancap, satu keluarga tersebut tengah dalam keadaan sakit, dan hanya Allah yang mengetahui jenis sakitnya..” Lalu Syaikh itu berkata kembali: “Alhamdulillah kamu belum membakar kayu ini, jika itu kamu lakukan, niscaya satu keluarga tersebut akan Mati semua”. Berikut cara pengobatan sihir sesuai dengan resep Rasulullah Saw.

A. PENGOBATAN SIHIR

Pengobatan sihir bisa dilakukan dengan dua cara:

Pertama, dengan ruqyah yang sesuai syariat

Di antara metode yang pernah dipraktikkan dan itu mujarab adalah

1. Mandi dengan air yang telah dicampur daun bidara.

Persiapan: Siapkan 7 daun bidara hijau, dan seember air yang cukup untuk mandi.

Caranya:

a. Haluskan daun bidara dengan ditumbuk, dan campurkan ke dalam air yang telah disiapkan.
b. Baca ayat-ayat berikut di dekat air (di luar kamar mandi):

1) Baca ta’awudz: a-‘uudzu billahi minas syaithanir rajiim
2) Ayat kursi (QS. Al-Baqarah: 255)
3) QS. Al-A’raf, dari ayat 117 sampai 122
4) QS. Yunus, dari ayat 79 sampai 82
5) QS. Taha, dari ayat 65 sampai 70
6) Surat Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
7) Minumkan air tersebut di atas 3 kali (bisa gunakan gelas kecil)
8) Gunakan sisanya untuk mandi.
9) Cara seperti ini bisa dilakukan beberapa kali, sampai pengaruh sihirnya hilang.
(Metode ini disebutkan oleh Dr. Said bin Ali bin Wahf al-Qohthani dalam buku beliau Ad-Dua wa Yalihi Al-Ilaj bi Ar-Ruqa, Hal. 35).

2. Membaca beberapa ayat alquran kemudian ditiupkan

Caranya:

a. Baca surat Al-Fatihah, ayat kursi, dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.
b. Ulangi sebanyak 3 kali atau lebih
c. Baca ayat di atas, sampil ditiupkan dan diusapkan ke bagian tubuh yang sakit.
d. Baca doa-doa ketika menjenguk orang sakit.
 INSYA ALLAH SENBUH KARNA ALLAH>>> MOHON DI BAGIKAN SEMOGA BERMANFAAT



Dikisahkan ada dua orang yang kehidupannya begitu kontras yaitu seseorang lelaki yang kaya raya serta seorang wanita yang begitu miskin. Kehidupan keduanya juga dipenuhi dengan aktivitas yang berbeda. Dalam hidup laki-laki kaya itu, ia selalu sibuk dengan dunia. Sementara si wanita repot dengan ibadah sampai melupakan urusan dunia. 

Si lelaki karena kesungguhannya hidup dalam kemapanan. Ia tidak menikmati sendiri hasil yang didapatnya karena keluarganya juga merasa tercukupi oleh nikmat yang Allah beri lewat tangan sang suami. Demikianlah ia terus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup anak serta keluarganya. 

Sementara si wanita tidak memiliki harta sedikit juga. Satu-satunya harta yang ia miliki cuma satu bejana yang diisi air untuk wudhu. Itulah kekayaan yang ia banggakan walau kehidupannya serba kesusahan. ia berpikir kalau menjaga kesucian akan membuat ibadah jadi lebih di terima serta akan dibalas dengan yang lebih baik daripada kehidupan dunia. 

Dalam kitab Al Minahus Saniyyah, Syekh Abdul Wahhab Asy Sya’rani mengisahkan bahwa satu hari ada orang yang mengambil air wudhu dalam bejana punya wanita itu. Lihat hal ini, hati si wanita lalu berbisik, “Kalau air itu habis, lalu bagaimana aku akan berwudhu untuk menunaikan shalat sunnah kelak malam? ” 

Hari-hari berlanjut serta baik lelaki kaya maupun wanita yang miskin itu juga meninggal. Keadaan keduanya di dunia seakan memperlihatkan kalau si laki-laki akan ada di neraka karena mengutamakan dunia serta si wanita akan masuk ke dalam surga karena selamanya mengutamakan ibadah. 

Ternyata laki-laki kaya itu justru mendapatkan kenikmatan surga serta si wanita yang tidak punya apa-apa justru mesti merasakan siksaan di neraka. Kenapa hal ini dapat terjadi? 

Ternyata lelaki yang sibuk dengan masalah dunia itu memiliki sifat zuhud akan gemerlapnya dunia. Dalam kekayaannya, ia tidak lalu larut dalam kemewahan serta jalankan suatu hal yang dilarang oleh Allah. Ia hanya berusaha memenuhi kebutuhan hidup dengan jalan yang Allah ridhoi tanpa melupakan kewajibannya sebagai seorang muslim. 

Sementara si wanita sudah dijerumuskan kepada rasa cinta akan dunia. Buktinya ia tidak rela bila ada orang yang mengambil air wudhu walau orang itu bertujuan untuk menjalankan ibadah. Karena ketidak ikhlasan berikut yang menunjukkan kalau kesederhanaan yang ia lakukan karena dipaksa oleh keadaan serta bukan karena terlepas akan kecintaan pada dunia. 

Sungguh Syekh Abdul Wahab Asy sya’rani sudah menjelaskan kalau yang dimaksud zuhud yaitu meninggalkan kecintaan pada kesenangan dunia. Tetapi bukan berarti mesti mengosongkan diri dari harta kekayaan. Harta kekyaan yang diraih niatkanlah hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup serta supaya lebih bisa maksimal dalam beribadah tanpa sedikit juga terasa takut kehilangan harta itu. 
Satu saran bijak dari ulama sufi patut kita renungkan. 

Untuk Cinta Dunia, Seseorang Tidak Mesti Menjadi Kaya Raya Terlebih Dahulu. Karena Zuhud Memang Berurusan Dengan Hati, Bukan Secara Langsung Dengan Alam Bendawi.
sumber : okezonetrend.com




Penilaian tanda-tanda s3x bebas bertambah dalam orang-orang hari ini. Lebih menyedihkan itu bukan saja melibatkan remaja jadi semakin banyak di grup individu dewasa yang bujang ataupun yang telah menikah! Seperti yang pernah penulis kisahkan mengenai kecurangan istri dan balasan yang di terima akibat perbuatan menduakan suami, saat ini sekali lagi penulis ingin bercerita siksaan seorang wanita yang menikah tetapi masihlah kerjakan s*x bebas. 

Cerita ini dikisahkan pada penulis oleh Dukun Ahli Penyembuhan Sakit Cinta, En. Idris Zakaria yang saat ini menetap di Kampung Tasik Berangan, Pasir Mas, Kelantan (Malaysia). Saat ini ia bergiat fit berikhtiar menyembuhkan masalah rumah tangga dan permasalahan cinta tidak kesampaian, peroleh narasi ini dari sebagian masalah yang telah diadukan padanya. Mudah-mudahan kita peroleh manfaat dan pelajaran dari cerita ini. 


 " Saat saya menjaga seorang pasien, saya telah diberitakan satu cerita tragis tentang seorang isteri curang. Jamilah istri Husin masihlah jelita walau telah beranak pinak. Ia pandai bergaya, bertudung litup, berkulit putih dan mempunyai bentuk tubuh yang menarik. Jamilah peroleh sumber keuangan lewat cara melakukan usaha kecil-kecilan yaitu dengan jual beras seludup dari Thailand untuk menolong suami yang waktu itu hanya seorang petani di kampung. 

Waktu itu aktivitas penyelundupan beras tidak dikontrol oleh pemerintah seperti saat ini jadi banyak para wanita ikut dan dengan usaha beras seludup dari Thailand. Pendapatan hasil penjualan beras seludup tidak seberapa hanya bisa menampung hidup 1 hari saja. " Jelas En. Idris. 

Suami Jamilah Husin berusia 50an (bukanlah nama sesungguhnya) merestui pekerjaan istrinya itu. Husin juga terlihat tidak selincah istrinya, beliau berjiwa lembut dan menurut apa saja kata istrinya tanpa ada ada banyak memprotes. Makin lama peran Husin sebagai kepala keluarga makin pudar dek ketidaktegasan dianya pada Jamilah yang makin bebas ke sana ke mari. 

Husin baik dan jujur ​​orangnya dan tidak banyak perangai. Jamilah keluar masuk rumah serta lakukan pekerjaan terkadang pulang larut bahkan juga juga pernah tidak pulang untuk sehari dua tidak jadi permasalahan pada Husin. Husin yakin akan apa yang Jamilah kerjakan untuk mencari uang dan membela nasib keluarganya. 

Beberapa wanita sekitaran kampung Jamilah kerjakan pekerjaan jual beras seludup tetapi itu sekedar hanya bisa menghidupi kehidupan ala kadar saja. Tidak sama dengan Jamilah yang memperlihatkan sedikit mewah dengan gelang dan rantai emas yang banyak di badannya. Beberapa orang memperdebatkan akan kelebihan Jamilah menampakkan elegan sebegitu. Jadi ada beberapa orang yang ingin tahu bagaimana dia bekerja, tengah banyak juga yang lakukan pekerjaan sama tetapi tidak semewah Jamilah. 

Mulai sejak itu banyak mata yang mengintip tiap-tiap gerakan Jamilah tanpa disadarinya. Pada awal mulanya rahasia Jamilah terbongkar saat pihak Imigrasi Thailand buat kontrol di perbatasan jadi tertangkap sebagian orang yang coba menyelundupkan masuk beras dari Thailand termasuk juga Jamilah ditahan sama saat itu. 

Tetapi sesudah beberapa jam lalu terlihat Jamilah dilepaskan oleh petinggi pabean Thailand dengan muka yang senyum dan beras seludupnya juga selamat dibawa balik ke Malaysia. Sebagian orang lain yang menyelundupkan masuk beras terpaksa membayar denda dan beras terpaksa dirampas Sikap tidak senang rekan penyelundup lain mulai membuak-buak mengapa Jamilah lepas tengah mereka terima nasib demikian sebaliknya. Jadi penyelidikan dikerjakan oleh sebagian orang yg tidak suka itu. Jadi disuatu hari mereka tahu nyatanya Jamilah telah berikan suap dengan Petugas Bea Cukai Thailand sehubungan dengan meniduri dirinya. 

Bahkan juga korupsi itu tidaklah sekali dua bahkan telah banyak kali berjalan setiap saat tidak bisa membolosi diri ditahan Bea Cukai Thailand di perbatasan. Tidak lama kemudian bisa lagi berita menyampaikan Jamilah juga buat usaha sambilan waktu ada di Thailand. Rupa-rupanya Jamilah memperdagangkan tubuhnya sebagai pe*acur dengan pria Thailand. Jadi bisa saja Jamilah bisa beli emas yang banyak. 

Jadi ramai dikisahkan akan cerita Jamilah yang sedemikian rupa, orang-orang tidak heran dengan kemewahan yang  Jamilah mempunyai jadi dicemuhi dan diliat jijik terhadapnya oleh orang kampung serta orang-orang setempat. Tergamak Jamilah kerjakan hal terkutuk sekian hanya mencari sedikit kemewahan. Husin telah diberitahu tanda-tanda istrinya itu tetapi Husin tidak yakin cerita seperti itu dan buat tidak memahami saja. 

Husin yang telah melalui 50an mungkin saja juga tidak segagah dulu lagi tengah Jamilah berusia lewat 40an masihlah bernafsu mungkin ia satu perlakuan yang tertekan selain ketertarikan pada uang. Husin hanya berserah pada Allah, akan menuduh istrinya selingkuh ia tidak memiliki cukup bukti dan tidak lihat dengan mata kepala sendiri. 


Selang setahun lebih lalu Jamilah diserang sakit kepala lalu demam dan jatuh sakit. Makin hari makin kritis sakit Jamilah. Selang sebagian minggu lalu Jamilah alami maut yang parah. Pada hari sakaratul maut Jamilah disebutkan menyalak seperti anjing untuk beberapa kali kurang dari sepuluh salakan sebelum nyawanya habis. Jamilah habis nyawa dalam keadaan menyedihkan matanya terbelalak sesaat lidahnya terjelir. Anggota keluarga yang berkumpul juga terasa aneh akan tingkah laku Jamilah menyalak sebelum hembuskan nafas paling akhir dan mati dalam keadaan yang demikian. 

Upacara kematian seperti umum orang desa kerjakan untuk menyempurnakan jenazah Jamilah. Sesudah dikafankan liang lahat diukur dan digali tibalah waktu untuk dimakamkan. Setelah jenazah Jamilah dimasukkan ke liang kubur mendadak diketemukan panjang liang kubur itu kurang untuk di masuki mayatnya. Mayat Jamilah ditata serta liang kubur di panjang sekali lagi namun masihlah kurang panjang lagi. Diulangi kali ketiga diperpanjang lagi liang lahat itu juga demikian halnya masih tetap kurang panjang. Satu momen luar biasa terjadi mayat Jamilah disimpan begitu tanpa ada memperpanjang lagi liang lahadnya. 

Sesudah semua keluarga pulang ke tempat tinggal tiba waktu untuk Husin bikin sertifikat kematian Jamilah pada hari itu juga. Apabila disuruh kartu jati diri dari anak perempuannya kata anaknya itu, " Allah, abah ketika mengkafankan mayat ibu saya ada kartu identifikasi atas jenazah mak, bermakna kartu jati diri itu ada berbarengan mayat mak dalam kubur " Husin agak terganggu memarahi anak perempuannya itu namun terpaksa memanggil penggali pendam di situ agar menggali kembali liang kubur pendam arwah Jamilah yang baru sebagian jam dimakamkan tadi. 
Jadi kubur itu digali kembali, alangkah terkejutnya beberapa orang yang menurut Husin termasuk juga diri saya sendiri saksikan mayat Jamilah telah didatangi sebagian ekor ulat seperti lintah tetapi bertaring menggigit tubuh mayat Jamilah. Husin menyingkirkan sebagian ekor ulat itu beberapa kali namun ulat yang sama itu kembali pada tempat asal di mana ia menggigit tubuh mayat Jamilah tadi. Peristiwa itu sangat pelik sekali. 


Lalu mayat Jamilah harus di paksakan agar bias masuk kedalam bungkusan kain kafannya untuk memperoleh kartu jati dirinya. Dalam pemakaman mayat Jamilah itu sekali lagi kejutan terjadi. Ada beberapa ribu ekor ulat seperti lintah bertaring itu ada di bawah mayat Jamilah. Segera kami menimbusnya kembali setelah sukses peroleh kartu jati dirinya itu. 

Saya tidak dapat membayangkan akan apakah rahasia sebenarnya momen yang Allah pertunjukkan seperti itu. Namun saya terasa agak seram dan insaf jika lihat momen aneh seperti itu untuk pertama kalinya dalam histori hidup saya. Di dunia lagi Allah sudah tunjukkan azabnya terutama diakhirat nanti. 


Dapat di simpulkan bila kita sebagai manusia tidak bisa lari dari azab pembalasan apabila lakukan salah yang besar atau dosa yang besar. Untuk istri-istri tetapkan iman, janganlah berlaku curang pada suami kita tentu dosanya sangat besar. 

Dosa ber2ina sudah cukup besar tidak tertanggung untuk yang masih bujang, terlebih wanita yang bergelar isteri ber2ina. Nauzubillah... hanya Allah saja yang tahu akan siksaannya nanti. 
Didunia lagi sudah Allah tampilkan jadi sama-sama kita ambil iktibarnya supaya ia tidak berulang lagi di hari depan pada diri kita atau keluarga kita, minta disisihkan Allah. 
Besar kami harap mudah-mudahan sedikit artikel di atas bias berikan keimanan kita pada ALLAH SWT Amin yarobalalamin 
sumber : galery-informasi.blogspot.com




Pada saat hari perhitungan amal nantinya pada hari kiamat nantinya, hal yang pertama kali bakal dihisab yaitu shalat. Hal ini menunjukkan betapa utamanya ibadah yang satu ini. Didalam Alquran, perintah yang paling sering Allah katakan yaitu perintah tentang shalat. Ada banyak ayat yang memerintahkan kita selalu untuk mendirikan shalat. 

Dalam satu hadits, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya pertama kali yang dihisab (di tanya dan disuruh pertanggungjawaban) dari seluruh amalan seorang hamba di hari kiamat kelak yaitu shalatnya. Apabila shalatnya baik jadi beruntunglah ia serta bilamana shalatnya rusak, sungguh kerugian menimpanya. ” HR. Tirmidzi 

Karenanya, sangat utama untuk kita untuk selalu mendirikan shalat. Tetapi, dizaman yang telah moderen seperti saat ini tampaknya beberapa orang yang telah mulai melihat remeh shalat. Bahkan hanya dikarenakan satu argumen yang remeh saja, seseorang bisa dengan mudah meninggalkan shalat. Bahkan saat ini banyak orang yang menganggap kalau shalat itu hanya sebagai rutinitas beribadah semata. Ada pula seseorang yang melaksanakan shalat karena terpaksa serta lain sebagainya. Hal-hal seperti berikut penyebab seseorang yang rajin shalat namun masuk neraka, karena dalam melakukan beribadah itu mereka tidak secara ikhlas mengerjakannya. 

Serta di bawah ini terdapat banyak kelompok orang yang rajin shalat namun masuk neraka. 

1. Shalat namun Sukai Berdusta 

Berdusta adalah satu diantara dosa besar serta diancam siksa yang pedih di akhirat kelak. Dizaman seperti ini, kebohongan nampaknya telah jadi satu rutinitas di kalangan masyarakat. Padahal, sekecil apa pun satu kebohongan bakal tetaplah dianggap sebagai dosa besar. 

Walau ada seorang yang rajin shalat serta beribadah, tetapi jika lisannya sukai berbohong jadi shalat serta ibadahnya bakal percuma semata. Karena kebohongannya itu bakal meniadakan amal-amalnya. Serta jika ia mati dalam kondisi tak bertaubat pada Allah, jadi dia bakal dimasukkan dalam neraka. 

Allah SWT berfirman : 
“Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanya orang-orang yg tidak beriman pada ayat-ayat Allah, serta mereka tersebut beberapa orang pendusta. ” QS. An-Nahl ayat 105 
Berbohong tunjukkan satu diantara ciri dari kelompok beberapa orang yang munafik. Untuk tersebut kenapa kita sebagai umat Islam mesti menjauhi yang namanya perbuatan dusta, karenanya bisa menyengsarakan kita baik didunia serta di akhirat. 

2. Shalat namun Minum Minuman Keras 

Hal semacam ini kerap kita temui dikalangan orang-orang, sangat banyak orang yang lakukan shalat namun sukai meminum minuman keras. Berikut mengakibatkan jika berasumsi shalat cuma untuk satu kebiasaan semata, hingga dalam melakukannya tak diimbangi dengan hati yang ikhlas. 

Minuman keras yaitu semua type minuman yang memabukkan. Serta minuman sejenis ini begitu dilarang oleh agama Islam. Umumnya, orang yang shalat belum pasti dapat terlepas dari minuman keras (khamr). 

Rasulullah sendiri menyampaikan kalau tiap-tiap minuman keras itu yaitu induk dari semua jenis kejahatan, bahkan juga Rasulullah juga melarang tiap-tiap muslim untuk mendekati khamr, terlebih meminumnya. Baik sedikit atau banyak, khamr adalah barang haram yg tidak bisa diminum oleh orang yang beragama Islam. 

Rasulullah juga melaknat beberapa orang yang terkait dengan minuman keras (khamr), karenanya sebagai umat Islam harus hukumnya untuk hindari khamr serta menjauhinya. Serta cepatlah bertaubat jika pernah meminumnya, lantaran walau shalatnya rajin, namun jika sukai meminum khamr jadi neraka bakal jadi tempat kembalinya. 

Rasulullah bersabda, “Barangsiapa minum khamr, tentu Allah berikan minum padanya dari air panas neraka Jahannam” HR. Al Bazzar 

3. Shalat namun Yakin Dukun 

Orang yang shalat namun ia yakin dengan dukun atau tukang ramal yaitu satu diantara orang yang dapat disebutkan shalat namun ia masuk neraka. Seperti kita kenali, dukun yaitu orang yang mengaku bahwa dianya tahu perkara-perkara ghaib serta tersembunyi. 

Dalam hadits kisah Imam Muslim, orang yang yakin pada dukun makan shalatnya akan tidak di terima selama 40 hari. Diluar itu, yakin dengan dukun yaitu termasuk dalam kelompok dosa besar. 

Karena cuma Allah sajalah Yang Maha Tahu semua suatu hal. Yakin pada dukun juga dapat digolongkan sebagai perbuatan musyrik, karena dukun itu yaitu orang yang bersekutu dengan bangsa jin. Apabila kita mempercayainya, jadi kita akan terserang dosa syirik. 

Untuk itu, jika ada orang yang shalat namun mempercayai dukun, benda pusaka, serta semacamnya, jadi ia akan terancam dosa yang begitu besar. 

Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun lalu ia membetulkan apa yang dikatakannya itu, jadi sesungguhnya ia sudah inhkar pada apa yang sudah di turunkan pada Nabi Muhammad SAW” HR. Abu Dawud, at Turmudhi serta Ibnu Majah 

4. Shalat Namun Sukai Bergunjing Keburukan Orang Lain 

Allah SWT berfirman, 
“Apakah yang memasukkan anda ke dalam Saqar (neraka)? ” Mereka menjawab : “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang kerjakan shalat, serta kami tidak (juga) berikan makan orang miskin, serta yaitu kami mengulas yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, serta yaitu kami mendustakan hari pembalasan, sampai datang pada kami kematian”. Jadi tak bermanfaat lagi untuk mereka syafa’at dari orang-orang yang memberikan syafa’at. ” QS. Al-Muddaththir ayat 42-48 
Dalam ayat di atas, salah satu penyebabnya orang masuk neraka yaitu lantaran suka membicarakan keburukan orang lain. Orang yang mendirikan shalat, namun sukai membahas kejelekan orang lain jadi ia akan diletakkan di dalam neraka Saqar. 

Allah melarang kita untuk mengulas aib orang lain, Allah berfirman : 

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (keraguan), lantaran sebagian dari purba-sangka itu dosa. Serta janganlah mencari-cari keburukan orang serta janganlah menggunjingkan keduanya. Adakah seorang di antara anda yang sukai memakan daging saudaranya yang telah mati? Jadi tentulah anda terasa jijik padanya. Serta bertakwalah pada Allah. Sebenarnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. ” QS. Al-Hujarat ayat 12 

5. Shalat namun Mengabaikan Anak Yatim 

Orang-orang yang shalat namun mengabaikan anak yatim yaitu termasuk dalam golongan orang-orang yang mendustakan agama. Hal ini telah terang diterangkan dalam Alquran surat Al-Ma’un. 

Jadi, orang yang shalat namun tidak mau membantu orang miskin, mengabaikan anak yatim, serta malas menolong sesama yaitu termasuk juga dalam orang-orang yang celaka. Hingga, meskipun ia pakar ibadah jadi ia dapat juga masuk ke neraka karena ia menyia-nyiakan anak yatim.

sumber : harianmuslim.net

Ngawi Cyber

Diberdayakan oleh Blogger.