Tampilkan postingan dengan label Seniman. Tampilkan semua postingan

Lahir         : 29 Oktober 1930, Neuilly-sur-Seine, Perancis
Meninggal: 21 Mei 2002, San Diego, California, Amerika
Suami       : Jean Tinguely (menikah 1971-1991)
Anak        : Laura Duke Condominas, Philip Mathews
Orang tua : Jeanne Jacqueline Harper, André-Marie Fal de Saint Phalle

Niki de Saint Phalle lahir di Neuilly-sur-Seine, Hauts-de-Seine, dekat Paris. Ayahnya bernama André-Marie Fal de Saint Phalle (1906-1967), seorang bankir Prancis, dan ibunya seorang Amerika, Jeanne Jacqueline Harper (1908-1980) Dia punya empat saudara, dan dua sepupu pertamanya adalah novelis Perancis Thérèse de Saint Phalle (Baroness Jehan de Drouas).

Setelah mengalami kesulitan finansial selama masa Great Depression (masa depresi ekonomi di seluruh dunia yang parah dalam dekade sebelum Perang Dunia II), keluarganya pindah dari Perancis ke Amerika Serikat pada tahun 1933, dimana ayahnya bekerja sebagai manajer bank cabang Amerika milik keluarga Saint Phalle.

Saint Phalle terdaftar di sekolah bergengsi Brearley School di New York City, tapi ia dikeluarkan karena melukis daun ara merah pada patung-patung sekolah. Lalu dia mendaftar di Oldfields School di Glencoe, Maryland di mana ia lulus pada tahun 1947.

Biografi Niki de Saint Phalle
Sumber: www.normanparkinson.com
Selama tahun-tahun remajanya, Saint Phalle adalah seorang model; pada usia tujuh belas tahun, ia muncul di sampul majalah Life (26 September 1949), dan, tiga tahun kemudian, pada November 1952 sampul majalah terkenal Vogue Prancis.

Pada usia delapan belas, Saint Phalle kawin lari dengan penulis Harry Mathews, yang sudah dia kenal sejak usia dua belas, dan pindah ke Cambridge, Massachusetts. Sementara suaminya belajar musik di Harvard University, Saint Phalle mulai melukis, bereksperimen dengan media dan gaya yang berbeda. Anak pertama mereka, Laura, lahir pada April 1951.

Saint Phalle menolak nilai-nilai konservatif keluarganya, yang mendikte posisi domestik untuk istri dan aturan perilaku tertentu. Penyair John Ashbery ingat bahwa kemampuan seni Saint Phalle ditolak oleh anggota keluarga besarnya. Namun, setelah menikah muda dan menjadi seorang ibu, ia menyadari dirinya hidup dengan gaya hidup borjuis yang sama, gaya hidup yang ia berusaha untuk menolak. Karenaa konflik internal, serta teringat perkosaan yang dilakukan oleh ayahnya ketika dia berusia 11 tahun, menyebabkan dia menderita gangguan saraf. Sebagai bentuk terapi, ia didorong untuk mengejar minat melukisnya.

Ketika di Paris, Saint Phalle dikenalkan ke pelukis Amerika Hugh Weiss, yang menjadi teman sekaligus dan mentornya. Hugh Weiss mendorongnya untuk terus melukis dalam gayanya sendiri.

Biografi Niki de Saint Phalle
Sumber: creativegames.org.uk
Dia kemudian pindah ke Deia, Majorca, Spanyol, di mana anaknya, Philip, lahir Mei 1955. Ketika di Spanyol, Saint Phalle membaca karya Proust, mengunjungi Madrid dan Barcelona, di mana ia menjadi sangat dipengaruhi oleh karya Antonio Gaudí. Pengaruh Gaudí membuka banyak kemungkinan yang tidak terbayangkan sebelumnya oleh Saint Phalle, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan bahan yang tidak biasa dan objets-trouvés sebagai elemen struktur pada patung dan arsitektur. Saint Phalle secara khusus dipengaruhi karya Gaudí "Park Güell" yang membuatnya untuk menghasilkan satu hari karya seni berbasis kebun yang akan menggabungkan elemen artistik dan alami.

Saint Phalle terus melukis, terutama setelah dia dan keluarganya pindah ke Paris pada pertengahan 1950-an. Pameran seni pertamanya diadakan pada tahun 1956 di Swiss, di mana ia menampilkan lukisan cat minyak dengan gayanya sendiri. Dia kemudian mengambil pekerjaan kolase yang sering menampilkan gambar dari instrumen kekerasan, seperti senjata dan pisau.

Pada akhir 1950-an, Saint Phalle sakit hipertiroidisme yang akhirnya dioperasi pada tahun 1958. Di awal tahun 1960-an, ia meninggalkan suami pertamanya.


Shooting Paintings dan Nanas
Niki de Saint Phalle menciptakan "Shooting Paintings " di awal 1960-an. Potongan-potongan seni dari kaleng plastik cat dalam bentuk manusia ditutupi plester putih. Potongan-potongan tersebut dihasilkan dengan cara menembak kaleng cat untuk membukanya sehingga terbentuk sebuah gambar.

Biografi Niki de Saint Phalle
Shooting Painting (Sumber: www.thestranger.com)
Setelah "Shooting Paintings," datang masa dimana ia menjelajahi berbagai peran perempuan. Dia membuat boneka perempuan berukuran seperti aslinya, Misalnya lukisan pengantin dan ibu melahirkan. Mereka terbuat dari kerangka kawat dan mainan plastik yang diplester, kemudian dicat putih semua.

1964
Terinspirasi oleh kehamilan temannya Clarice Price, istri seniman Amerika Larry Rivers, ia mulai menggunakan karya seni dengan pola dasar sosok perempuan terkait pikirannya tentang posisi perempuan dalam masyarakat. Ekspresi artistiknya yang dikenal semua wanita diberi nama 'Nanas'. Bentuk bebas yang pertama ini terbuat dari bubur kertas, benang, dan kain,  dipamerkan di Alexander Lolas Gallery di Paris pada September 1965. Untuk acara ini, Lolas menerbitkan buku artistik pertamanya yang terdiri dari kata-kata tulisan tangannya yang dikombinasi dengan lukisan “Bananas”. Didorong oleh Lolas, dia mulai sangat produktif menghasilkan pekerjaan grafis yang diikutkan dalam pameran-pameran meliputi poster, buku, dan tulisan-tulisan.

Biografi Niki de Saint Phalle
Nanas (Sumber: acasculpture.blogspot.com)
Pada tahun 1966, Saint Phalle berkolaborasi dengan sesama artis Jean Tinguely dan Per Olof Ultvedt (sv) dari instalasi patung besar-besaran, "hon-en Katedral" ("dia-sebuah katedral") untuk Moderna Museet, Stockholm, Swedia. Bentuk luar dari "hon" adalah raksasa, 'Nana' berbaring, yang lingkungan internalnya dimasukkan dari antara kedua kakinya. Karyanya ini menimbulkan reaksi publik yang sangat besar di majalah dan surat kabar di seluruh dunia.

Ketika pembangunan "hon-en Katedral," ia bertemu seniman Swiss Rico Weber (de), yang menjadi asisten penting dan kolaborator untuk de Saint Phalle dan Jean Tinguely. Selama tahun 1960, ia juga merancang dekorasi dan kostum untuk dua produksi teater: sebuah balet oleh Roland Petit, dan merupakan adaptasi dari permainan Aristophanes "Lysistrata."

Pada tahun 1971, Saint Phalle dan Tinguely menikah.

Biografi Niki de Saint Phalle
hon-en Katedral (sumber: http://randnotizen.steirischerherbst.at)

Biografi Niki de Saint Phalle
hon-en Katedral (sumber: katedralbygget.blogspot.com/)
The Tarot Garden

Dipengaruhi oleh Gaudí's Parc Güell di Barcelona, dan Parco dei Mostri di Bomarzo, serta Palais Idéal oleh Ferdinand Cheval, dan Watts Towers oleh Simon Rodia, Niki de Saint Phalle memutuskan bahwa dia ingin membuat sesuatu yang serupa; taman patung monumental yang diciptakan oleh seorang wanita.

Pada tahun 1979, ia memperoleh beberapa tanah di Garavicchio, Tuscany, sekitar 100 km sebelah utara-barat Roma sepanjang pantai. Taman, disebut Giardino dei Tarocchi dalam bahasa Italia, berisi patung-patung simbol yang ditemukan pada kartu Tarot. Membutuhkan waktu bertahun-tahun dan sejumlah besar uang untuk menyelesaikannya. Dibuka pada tahun 1998, setelah hampir 20 tahun bekerja. Dermawan utamanya adalah keluarga Agnelli.

Biografi Niki de Saint Phalle
Sumber: nikidesaintphalle.com
Tahun-tahun Berikutnya
Saint Phalle pindah ke California pada tahun 1994. Pada 17 November 2000 ia menjadi warga kehormatan dari Hannover, Jerman, dan menyumbangkan 300 buah karya seninya ke Museum Sprengel. Pada tahun 2001, ia memberi sumbangan lain 170 karyanya untuk Musée d'art moderne et d'art contemporain of Nice.  Niki de Saint Phalle meninggal emfisema (kantong paru-paru hancur secara bertahap) di California pada 21 Mei 2002.

Karya Lainnya
Sebagai penghormatan kepada Niki de Saint Phalle, karyanya dipamerkan di luar ruangan di pusat Park Avenue dari jalan ke-52 hingga jalan ke-60 di New York City sampai November 2015.

L'Ange Protecteur di aula Zürich Hauptbahnhof

Banyak patung Niki de Saint Phalle berukuran besar dan beberapa dari mereka yang dipamerkan di tempat umum, termasuk:
  • Miles Davis, Patung di luar Hotel Negresco di Nice, Prancis.
  • Stravinsky Fountain (atau Fontaine des automates) dekat Centre Pompidou, Paris (1982)—juga menampilkan karya Jean Tinguely
  • Fontaine de Château-Chinon, di  Château-Chinon, Nièvre. Kolaborasi dengan Jean Tinguely
  • L'Ange Protecteur di aula Zürich Hauptbahnhof
  • Nanas, sepanjang Leibnizufer di Hannover (1974).
  • Queen Califia's Magical Circle, sebuah taman patung di Kit Carson Park, Escondido, California.
  • Sun God (1983), makhluk bersayap di dekat Faculty Club on the campus of the University of California, San Diego sebagai bagian dari karya seni publik Stuart Collection.
  • La Lune / The Moon, sebuah patung di dalam Brea Mall di Brea, California.
  • Nikigator dan "Poet and Muse", dua buah patung milik Mingei International Museum di Prado, Balboa Park, San Diego, California.
  • Coming Together, San Diego convention center
  • Grotto di  Royal Herrenhäuser Gardens, Hannover, Jerman.
  • Miss Black Power di MuseumTerbuka Hakone, Jepang.
  • La Tempérance (1992) di Centre Hamilius, Luxembourg-Ville, Luxembourg (saat ini disimpan karena telah dibongkar)
Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Niki_de_Saint_Phalle

Foto David Copperfield | Pesulap dan Master Illusionist Dunia | Biografi Tokoh Dunia
Davis Copperfield
David David Copperfield terlahir dengan nama asli David Seth Kotkin, pada tanggal 16 September 1956 Di New Jersey. Ibunya adalah pegawai asuransi dan ayahnya adalah seorang pedagang yang memiliki toko pakaian untuk pria. Kecepatannya dalam menyerap pelajaran dan trik sulap yang dia pelajari sendiri, sangat memb a n t u nya dalam membangun karier awalnya. Pada usia 12 tahun, David sudah bisa memulai dan memiliki sendiri show tunggalnya. Nama “David Copperfield” diambilnya dari tokoh fiksi bernama David Copperfield yang muncul dalam novel berjudul sama, David Copperfield karya Charles Dickens.

Saat itu banyak yang mengakui, kalau bocah itu memiliki bakat besar dan permainannya begitu cemerlang, tak kalah dari pesulap yang usianya sudah lebih matang. Empat tahun melakukan show tunggal dan terus melatih kepiawaiannya dalam sulap, bakat dan sepak terjang David menarik Society of American Magician (Masyarakat Pesulap Amerika).Dia lantas ditarik untuk masuk ke dalam lingkaran orang-orang pencinta seni ilusi dan manipulasi itu.

Selain itu, ketika dia berusia 16 tahun, David telah mengajar mata kuliah sulap di New York University. Ini menjadikan dia sebagai orang termuda yang pernah mengajar di universitas. Mengajar dan asyik show tunggal tak membuat David tertarik dengan seni lain. Pria yang memakai nama panggung David Copperfield setelah terinspirasi dari novel klasik karya Charles Dickens yang ditulis pada 1850, itu tertarik saat ditawari tampil dalam drama musikal berjudul The Magic Man.

Saat itu, David berusia 18 tahun. ”Saat ikut serta dalam drama musikal itu, aku harus melakukan pertunjukan sulap dan menyanyi. Makin lama durasi drama itu,makin lama pula aku memainkan sulap dan mereka ingin aku tidak banyak menyanyi.Aku rasa, aku tak berbakat menjadi penyanyi,”kenang David. Ketika show The Magic Man itu selesai, David meneruskan kuliahnya di Fordham University.

Namun, dia menghadapi masalah. Setelah drama musikal itu habis masa tayangnya, dia menganggur. Dia tidak punya uang dan terpaksa mengandalkan kiriman dari ayahnya untuk menyambung hidup. Beruntung,nasib buruknya itu berubah setelah setahun tak punya tujuan hidup yang jelas. ”Ketika show itu selesai, aku terpaksa kelaparan selama setahun di New York. Ayahku mengirimi uang agar aku bisa membayar sewa apartemen. Setiap hari aku duduk di apartemenku, mempelajari dan memperbaiki keterampilan sulapku sembari mencari musik yang tepat untuk pertunjukanku.

Aku mengetuk banyak pintu dan mengirim banyak rekaman video sulapku.Sampai suatu hari, aku ditelepon dan diminta menjadi host acara televisi. Saat itu aku baru berusia 19 tahun. Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar itu,”papar David. Showtelevisi pertamanya itu membawa David terbang ke Honolulu, Hawai, saat dia menjadi host acara sulap di Pagoda Hotel. Acara itu sukses dengan konsep penggabungan musik dengan sulap.Musiknya digarap Gershwin.

Sementara di panggung,David terinspirasi dengan duet Gene Kelly dan Fred Astaire. ”Saat itu aku merasa sangat keren. Aku pakai kalung besar,jaket mengkilap,dan potongan rambut yang buruk,” cetus David, tertawa. Show itu ternyata sukses besar. David pun sadar kalau dia harus tetap mempertahankan rating dengan memberikan pertunjukan dan trik spesial kepada penonton dan penggemar setianya. ”Jadi, aku pakai saja jaket mengkilap itu dan mempertahankan potongan rambut
ku yang jelek, lantas aku hilangkan sebuah pesawat terbang,”urainya.

Kehidupan Pribadi

Copperfield pernah bertunangan dengan supermodel Claudia Schiffer. Setelah berhubungan selama 6 tahun, mereka berpisah pada tahun 1999. Ayah Copperfield yang bernama Hyman Kotkin alias Hy meninggal dunia pada bulan Februari 2006 di San Diego, California. Semasa hidupnya, Hy sering menemani anaknya sewaktu melakukan tur keliling dunia. Copperfield memiliki situs web Remember Hy untuk mengenang ayahnya. Pada bulan April 2006, Copperfield dan dua asisten wanitanya menjadi korban perampokan bersenjata di West Palm Beach, Florida. Pada waktu itu, mereka baru saja selesai melakukan pertunjukan ketika dirampok kelompok perampok muda usia. Kedua asistennya menyerahkan semua uang, paspor, dan telepon genggam yang dimiliki. Namun menurut pernyataan yang diberikannya kepada polisi, Copperfield tidak memberikan apa-apa kepada si perampok. Copperfield mengaku dirinya menggunakan kecepatan tangan pesulap untuk menyembunyikan harta bendanya.

Sebagian besar penampilan Copperfield berupa acara spesial televisi dan sebagai bintang tamu dalam acara televisi. Di layar lebar, Copperfield pernah bermain sebagai Ken si pesulap dalam film horor Terror Train produksi tahun 1980. Selain itu, Copperfield pernah tampil sebagai figuran dalam film Prêt-à-Porter (1984), namun namanya tidak dicantumkan dalam daftar pemain. Pada tahun 1982, Copperfield mendirikan yayasan Project Magic

Untuk membantu rehabilitasi pasien yang mengalami lumpuh tangan dengan mengajarkan gerakan sulap sebagai salah satu metode terapi fisik. Metode yang dikembangkannya mendapat akreditasi dari American Occupational Therapy Association, dan digunakan di lebih dari 1.100 rumah sakit di 30 negara di dunia. Pada tahun 1996, Copperfield menulis antologi fiksi berjudul David Copperfield’s Tales of the Impossible yang mengambil latar belakang dunia sulap dan ilusi. Dalam penulisan buku tersebut Copperfield bekerja sama Dean Koontz, Joyce Carol Oates, Ray Bradbury, dan anggota tim yang lain. Pada tahun berikutnya terbit volume kedua, David Copperfield’s Beyond Imagination (1997).

Copperfield memiliki Museum Internasional dan Perpustakaan Seni Sulap di Las Vegas, Nevada. Museum tersebut didirikan sebagai usaha Copperfield untuk melestarikan sejarah seni sulap, dan koleksi perangkat sulap antik, buku, dan benda-benda yang berkaitan dengan seni sulap. Majalah Forbes melaporkan David Copperfield memiliki penghasilan sebesar 57 juta dolar AS pada tahun 2003. Jumlah tersebut menjadikannya berada di urutan ke-10 selebritas dengan bayaran paling mahal di dunia. Pada tahun 2004, penghasilannya diperkirakan sebesar 57 juta dolar AS (urutan ke-35), sedangkan penghasilannya pada tahun 2005 tetap berjumlah 57 juta dolar AS, namun turun ke urutan ke-41 dalam daftar selebritas top dunia. Setiap tahunnya, David Copperfield melakukan lebih dari 550 pertunjukan di seluruh dunia.

Acara spesial televisi David Copperfield

* The Magic of ABC Starring David Copperfield (1977)

* The Magic of David Copperfield (1978)

* The Magic of David Copperfield II (1979)

* The Magic of David Copperfield III: Levitating Ferrari (1980)

* The Magic of David Copperfield IV: The Vanishing Airplane (1981)

* The Magic of David Copperfield V: Vanishing the Statue of Liberty (1983)

* The Magic of David Copperfield VI: Floating Over the Grand Canyon (1984)

* The Magic of David Copperfield VII: Familiares (1985)

* The Magic of David Copperfield VIII: Walking Through the Great Wall of China (1986)

* The Magic of David Copperfield IX: Escape From Alcatraz (1987)

* The Magic of David Copperfield X: The Bermuda Triangle (1988)

* The Magic of David Copperfield XI: Explosive Encounter (1989)

* The Magic of David Copperfield XII: The Niagara Falls Challenge (1990)

* The Magic of David Copperfield XIII: Mystery On The Orient Express (1991)

* The Magic of David Copperfield XIV: Flying - Live The Dream (1992)

* The Magic of David Copperfield XV: Fires Of Passion (1993)

* David Copperfield: 15 Years of Magic (1994)

* The David Copperfield: The Great Escapes

* The Magic of David Copperfield XVII: Tornado Of Fire (2001) - lokasi di Mid-South Coliseum, Memphis, Tennessee

* The Magic of David Copperfield XVII: Tornado of Fire (2001) - Edisi Eropa


Referensi :

- http://www.firhan-aan.com/2009/12/biografi-david-copperfield.html
- http://lendray.blogspot.com/2009/10/biografi-david-copperfield.html

Ngawi Cyber

Diberdayakan oleh Blogger.