Alhamdulillah, kajian Ustad Firanda di Masjid Nabawi sudah dimulai kembali untuk para jama'ah haji.
Silahkan merapat untuk jama'ah haji yang sedang di Madinah, beliau membahas hukum-hukum seputar haji, masalah masalah yang sering ditanyakan dalam haji, soal tanya jawab, dan banyak hal hal yang berkaitan dengan haji. Kajian berbahasa Indonesia ini dilaksanakan setiap ba'da maghrib hingga isya Lokasi kajian masuk dari pintu 19 C (pintu Badr).
Ada sebuah amalan ringan di Masjid Nabawi terhitung sebagai jihad di jalan Allah Azza wa Jalla . Hanya dengan niat belajar saat melangkahkan kaki menuju Masjid Nabawi, itu laksana berjihad di jalan Allah Azza wa Jalla . Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ جَاءَ مَسْجِدِي هَذَا، لَمْ يَأْتِهِ إِلاَّ لِخَيْرٍ يَتَعَلَّمُهُ أَوْ يُعَلِّمُهُ، فَهُوَ بِمَنْزِلَةِ الْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ. وَمَنْ جَاءَ لِغَيْرِ ذَلِكَ، فَهُوَ بِمَنْزِلَةِ الرَّجُلِ يَنْظُرُ إِلَى مَتَاعِ غَيْرِهِ
Barangsiapa mendatangi masjidku ini, ia tidak datang kecuali untuk kebaikan yang ingin dia pelajari atau diajarkan, maka kedudukannya seperti mujahid di jalan Allah. Dan barangsiapa datang untuk selain itu, maka ia laksana orang yang hanya memandang barang orang lain. [HR. Ibnu Majah no. 227, di shahihkan oleh al-Albani]
Baca Juga :
Lulusnya Ust Syafiq Reza Basalamah dan Kesaksian tentang Beliau DisiniMemandang barang orang lain maksudnya adalah ia seperti orang yang masuk ke pasar, tapi tidak menjual atau membeli, dan hanya memandang barang orang lain sehingga tidak mendapatkan apa-apa.
Berikut Beberapa gambar pada saat Kajian berlangsung :