Tampilkan postingan dengan label ust. Firanda Andirja. Tampilkan semua postingan

"Alhamdulillah telah usai sidang desertasi ustadz Dr. Firanda Andirja Lc MA -hafidzohullah-, dengan hasil :
Mumtaz 'ala darojah syarofil uula...
(summa cum laude)
Semoga Allah memberkahi ilmu beliau."

Itulah kutipan dari setatus Facebook ust. Ahmad Anshori setelah mengikuti sidang Desertasi Doktoral ust. Firanda Andirja Hafidzahullah.

Adapun judul Desertasi yang beliau susun adalah :

نقض استدلالات دعاة التعددية الدينية بالنصوص الشرعية
((Membantah Dai2 Pluralisme yang Berdalil dengan Alquran dan Assunnah ))

Dengan dosen pembimbing :
Dr. Abdulmajid Masy'abi

Dan 2 dosen penguji yaitu :
Prof. Dr. Mahmud Qodah
Dr. Manshur al Hujaili
Saat sidang berlangsung Syaikh Prof. Dr. Mahmud Qodah -hafidzohullah memberikan ungkapan berkaitan dengan Desertasi tersebut dengan secara makna sebagai berikut :
"Indonesia negeri ahlussunnah dengan mazhab fikihnya Syafi'iyyah. Indah buminya indah penduduknya. Islam masuk ke negeri ini tanpa peperangan. Namun keberadaan syiah, pendakwa Liberal dan pluraris, menodai keindahan negeri ini..."

Saat foto bersama terlihat juga Ust Zaenal Abidin, Lc yang mengikuti sidang tersebut.
Alhamdulillah

Ucapan selamat dari Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin al-Badr

Ahamdulillãh, hari ini Ahad 23-Dzulhijjah-1437 H, pada siaran langsung dari Madinah melalui TV.Rodja pada jam 17:00 WIB atau 13:00 waktu Madinah, dalam ceramah Syaikh Abdurrozaq bin Muhsin al-Badr, dalam pembukaannya Syaikh mengumumkan dan mengucapkan selamatnya atas telah dinyatakan Lulus Dengan Summa Cum Laude Ustadz DR.Firanda Andirja pada hari ini Ahad 23-Dzulhijjah-1437, dengan disertasi yang dinilai sangat bagus dan Syaikh menyarankan agar disertasi tsb diterjemahkan ke dalam Bhs Indonesia, dan diterbitkan. 

Semoga Allõh Ta'ãla menjadikan di negeri ini makin banyak orang yang mengukuti manhajnya Salafush Sholih dalam beragama yang diridhoi Allõh Ta'ãla.

Berikut Video Susana Sidang tersebut :





Alhamdulillah, kajian Ustad Firanda di Masjid Nabawi sudah dimulai kembali untuk para jama'ah haji.
Silahkan merapat untuk jama'ah haji yang sedang di Madinah, beliau membahas hukum-hukum seputar haji, masalah masalah yang sering ditanyakan dalam haji, soal tanya jawab, dan banyak hal hal yang berkaitan dengan haji. Kajian berbahasa Indonesia ini dilaksanakan setiap ba'da maghrib hingga isya Lokasi kajian masuk dari pintu 19 C (pintu Badr).

Ada sebuah amalan ringan di Masjid Nabawi terhitung sebagai jihad di jalan Allah Azza wa Jalla . Hanya dengan niat belajar saat melangkahkan kaki menuju Masjid Nabawi, itu laksana berjihad di jalan Allah Azza wa Jalla . Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ جَاءَ مَسْجِدِي هَذَا، لَمْ يَأْتِهِ إِلاَّ لِخَيْرٍ يَتَعَلَّمُهُ أَوْ يُعَلِّمُهُ، فَهُوَ بِمَنْزِلَةِ الْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ. وَمَنْ جَاءَ لِغَيْرِ ذَلِكَ، فَهُوَ بِمَنْزِلَةِ الرَّجُلِ يَنْظُرُ إِلَى مَتَاعِ غَيْرِهِ
Barangsiapa mendatangi masjidku ini, ia tidak datang kecuali untuk kebaikan yang ingin dia pelajari atau diajarkan, maka kedudukannya seperti mujahid di jalan Allah. Dan barangsiapa datang untuk selain itu, maka ia laksana orang yang hanya memandang barang orang lain. [HR. Ibnu Majah no. 227, di shahihkan oleh al-Albani]

Baca Juga : Lulusnya Ust Syafiq Reza Basalamah dan Kesaksian tentang Beliau Disini

Memandang barang orang lain maksudnya adalah ia seperti orang yang masuk ke pasar, tapi tidak menjual atau membeli, dan hanya memandang barang orang lain sehingga tidak mendapatkan apa-apa.

Oleh karena itu, untuk para jama'ah haji yang tidak bisa berbahasa arab bisa menghadiri pengajian berbahasa Indonesia di masjid ini. Usahakan ketika kita keluar dari rumah atau penginapan menuju Masjid Nabawi tidak lepas dari niat mempelajari kebaikan atau mengajarkannya, agar pahala jihad tidak luput dari kita.
Berikut Beberapa gambar pada saat Kajian berlangsung :





Barakallah fiykum
Foto diambil selepas sholat maghrib hari rabu, 17 agustus 2016
Madinah, Saudi Arabia


Ngawi Cyber

Diberdayakan oleh Blogger.