Ini Baru Luarbiasa Penjualan Akik Aceh Tembus Rp6 Miliar

Paduan Penggemar Batu Alam (GaPBA) Kabupaten Pidie membidik penjualan batu pada pameran serta kontes batu cincin tingkat Propinsi Aceh pada 20-24 Mei 2015 meraih Rp6 miliar.

 " Kami targetkan penjualan batu akik sehari-harinya di pameran tingkat propinsi di Kabupaten Pidie bakal meraih Rp1, 5 miliar, " kata Ketua Panitia pameran serta kontes batu cincin Aceh, Zukhri MS Adan di Banda Aceh, Rabu (29/4).

Ia menuturkan pameran batu serta kontes batu cincin bertopik " Meugiwang di Pidie " yang bakal diikuti semua kabupaten/kota di propinsi berpenduduk seputar 4, 5 juta jiwa itu, bakal berjalan sepanjang empat hari.

 " Kami meyakini tujuan penjualan batu ini bakal terwujud lantaran apresiasi orang-orang untuk mempunyai tinggi, " tuturnya.

Menurutnya dengan hadirnya usaha batu cincin di Kabupaten Pidie khususunya serta Aceh biasanya bakal dapat tingkatkan ekonomi orang-orang.

Seperti ditulis Pada, pemaren ini dapat bakal jadi fasilitas promosi batu akik asal Kabupaten Pidie seperti batu daerah Tiro, Manee serta batu dari krueng/sungai Agam serta Inong lokasi Cubo.

Zukhri yang ikut didampingi Sekjen GaPBA Faurizal Mukhtar serta Ketua DPC GaPBA Kabupaten Pidie Malik Syamsuddin menyampaikan panitia sediakan 52 stand.

Ia menyampaikan pendaftaran juga sebagai peserta diawali mulai sejak 29 April hingga 18 Maret dengan cost Rp2 juta per stand.

Adapun type batu yang bakal dilombakan pada kontes batu cincin itu salah satunya idocrase polos, idocrase bunga, nephrite, batu bergambar, pancawarna, sulaiman, cempaka, guliga merah serta mega mendung.

Penilaian yang dikerjakan mencakup keaslian warna, kebersihan batu, dimensi batu sesuai sama ikatan, bentuk batu serta ukuran standard.