Tampilkan postingan dengan label Hikmah Islam. Tampilkan semua postingan

MAYAT ISTERI P3NZIN4 DIPENUHI LINTAH-KISAH BENAR |cerita azab seseorang isteri yang sukai berzin3 (s3x) dengan lelaki lain, cerita ini diambil dari cerita benar yang dikisahkan pada penulis oleh Bomoh Ahli Rawatan Sakit Cinta, En. 
Idris Zakaria yang saat ini menetap di Kampung Tasik Berangan, Pasir Mas, Kelantan. Saat ini beliau bergiat cergas berikhtiar mengubati permasalahan rumah tangga serta permasalahan cinta tak kesampaian, memperoleh cerita ini dari kes-kes yang sudah diadukan kepadanya. Mudah-mudahan kita memperoleh faedah serta pengajaran darinya.

Dalam saya menjaga seseorang pesakit, saya sudah dikhabarkan satu cerita tragis tentang seseorang isteri curang. Jamilah isteri pada Husin masihlah jelita meskipun sudah beranak pinak. Beliau pintar bergaya, bertudung litup, berkulit putih serta mempunyai bentuk tubuh yang menarik. Jamilah memperoleh sumber kewangan lewat cara berniaga kecil-kecilan iaitu dengan jual beras seludup dari Thailand untuk menolong suami yang saat itu cuma seseorang petani di kampung.
Saat itu aktivitas penyeludupan beras tak dikawal oleh kerajaan seperti saat ini jadi ramai beberapa wanita melibatkan diri dengan berniaga beras seludup dari Thailand. Pendapatan hasil penjualan beras seludup tak seberapa cuma bisa menyimpan hidup sepanjang hari sahaja. Terang En. Idris.

Suami Jamilah Husin berusia 50an (bukanlah nama sebenar) merestui pekerjaan isterinya itu. Husin juga terlihat tak selincah isterinya, beliau berjiwa lembut serta menurut apa sahaja kata isterinya tanpa ada banyak bantahan. Makin lama fungsi Husin sebagai ketua keluarga makin sirna dek ketidaktegasan dianya pada Jamilah yang makin bebas kesana ke mari.

Husin baik serta jujur orangnya serta sedikit perangai. Jamilah keluar masuk tempat tinggal serta lakukan pekerjaan terkadang pulang melalui malam bahkan juga juga pernah tak pulang untuk satu hari dua tak jadi permasalahan pada Husin. Husin yakin bakal apa yang Jamilah kerjakan untuk mencari wang serta membela nasib keluarganya.

Ramai wanita sekitaran kampung Jamilah lakukan pekerjaan jual beras seludup tetapi ianya sekedar hanya bisa menyara kehidupan ala kandungan sahaja. Berbeza dengan Jamilah yang memperlihatkan sedikit elegan dengan gelang serta rantai emas yang banyak pada badannya. Ramai orang mempertikai bakal keunggulan Jamilah memperlihatkan elegan sebegitu. Jadi ada sebagian orang yang menginginkan tahu bagaimana dia bekerja, sedang ramai juga yang lakukan pekerjaan sama tetapi tak semewah Jamilah.

Sejak itu banyak mata yang mengintip tiap-tiap gerakan Jamilah tanpa ada disedarinya. Pada awal mulanya rahsia Jamilah terbongkar saat pihak Imigresen Thailand bikin kontrol di sempadan jadi tertangkap sebagian orang yang cuba menyeludup masuk beras dari Thailand termasuklah Jamilah ditahan sama saat itu.

Tetapi sesudah sebagian jam lalu terlihat Jamilah dilepaskan oleh seseorang pegawai kastam Thailand dengan muka yang senyum serta beras seludupnya juga selamat dibawa balik ke Malaysia. Sebagian orang lain yang menyeludup masuk beras sangat terpaksa membayar denda serta beras sangat terpaksa dirampas Sikap tak senang hati rakan-rakan penyeludup lain mula membuak-buak kenapa Jamilah lepas sedang mereka terima nasib demikian sebaliknya. Jadi siasatan di buat oleh sebagian orang yg tidak senang hati sehubungan. Jadi disuatu hari mereka memperoleh tahu rupa-rupanya Jamilah sudah memberi rasuah dengan Pegawai Kastam Thailand sehubungan dengan meniduri dianya.

Jadi rasuah itu bukanlah sekali dua bahkan juga sudah banyak kali berlaku setiap saat tak bisa membolosi diri ditahan Kastam Thailand di sempadan. Selang beberapa saat bisa lagi berita menyampaikan Jamilah juga bikin perniagaan sambilan saat ada di Thailand. Rupa-rupanya Jamilah memperdagangkan badannya sebagai pelacur dengan lelaki Thailand. Jadi bisa saja Jamilah dapat beli emas yang banyak.

Jadi ramai
dikisahkan bakal cerita Jamilah yang sedemikian rupa, orang ramai tak hairan dengan kemewahan
yang Jamilah punyai jadi dicemuhi serta dilihat jijik terhadapnya oleh orang kampung dan orang-orang setempat. Tergamak Jamilah lakukan perkara terkutuk sedemikian hanya mencari sedikit kemewahan. Husin sudah diberitahu tanda-tanda isterinya itu tetapi Husin tak yakin cerita sedemikian serta bikin tidak paham sahaja
Husin yang telah melalui 50an mungkin saja juga tak segagah dulu lagi pada saat Jamilah berumur melalui 40an masihlah bernafsu bisa saja ianya satu perlakuan yang tertekan selain ketertarikan pada wang. Husin cuma berserah pada Allah, akan menuduh isterinya curang beliau tak memiliki cukup bukti serta tak lihat dengan mata kepala sendiri.

Selang satu tahun lebih lalu Jamilah terserang sakit kepala lantas demam serta jatuh sakit. Semakin hari semakin teruk sakit Jamilah. Selang sebagian minggu lalu Jamilah alami nazak yang teruk. Pada hari sakaratul maut Jamilah disebutkan menyalak seperti anjing untuk sekian kali kurang dari pada sepuluh salakan sebelumnya nyawanya habis. Jamilah habis nyawa dalam kondisi menyedihkan matanya terbeliak pada saat lidahnya terjelir. Pakar keluarga yang berkumpul ikut terasa pelik bakal tingkah laku Jamilah menyalak sebelumnya hembuskan nafas paling akhir serta mati dalam keadaaan yang sebegitu.

Upacara kematian seperti umum orang kampung kerjakan untuk menyempurnakan jenazah Jamilah. Sesudah dikafankan liang lahad disukat serta digali tibalah saat untuk dikebumikan. Sebagus sahaja jenazah Jamilah dimasukkan ke liang lahad mendadak dijumpai panjang liang lahad itu tak memenuhi untuk menaruh mayatnya. Mayat Jamilah diukur awal mulanya serta liang lahad di panjang sekali lagi tetapi masihlah kurang panjang lagi. Diulangi kali ketiga dipanjangkan lagi liang lahad itu juga demikian halnya masihlah kurang panjang. Satu peristiwa mengagumkan sudah berlaku mayat Jamilah disimpan demikian tanpa ada memanjangkan lagi liang lahadnya.

Sesudah semuanya keluarga pulang ke tempat tinggal tiba saat untuk Husin bikin sijil kematian Jamilah pada hari itu juga. Apabila disuruh kad inginalan dari pada anak perempuannya kata anaknya itu, Allah, abah pada saat mengkafankan mayat ibu saya terdapat kad inginalan atas jenazah mak, berarti kad inginalan itu ada berbarengan mayat mak dalam pendam Husin agak terganggu memarahi anak perempuannya itu tetapi sangat terpaksa memanggil penggali pendam di situ supaya menggali kembali liang lahad pendam arwah Jamilah yang baru sebagian jam dikebumikan tadi.

Jadi pendam itu digali awal mulanya, alangkah terkejutnya sebagian orang yang mengikut Husin termasuk juga diri saya sendiri lihat mayat Jamilah sudah didatangi sebagian ekor ulat seperti lintah tetapi bertaring menggigit badan mayat Jamilah. Husin mengenepikan sebagian ekor ulat itu sekian kali tetapi ulat yang sama itu kembali pada tempat asal dimana ianya menggigit badan mayat Jamilah tadi. Peristiwa itu sangat pelik sekali.
Kemudian mayat Jamilah sangat terpaksa dipusingkan supaya tangan bisa diseluk kedalam bungkusan kain kafannya untuk memperoleh kad pengenalannya. Dalam mengiringkan mayat Jamilah itu sekali lagi kejutan berlaku. Ada beribu-ribu ekor ulat seperti lintah bertaring itu ada dibawah mayat Jamilah. Selekasnya kami menimbusnya kembali sesudah berjaya memperoleh kad pengenalannya itu.

Saya tidak bisa memikirkan bakal apakah rahsia sesungguhnya peristiwa yang Allah pertunjukkan sebegitu. Tetapi saya merasa agak seram serta insaf apabila lihat peristiwa aneh sebegitu buat pertama kalinya dalam peristiwa hidup saya. Didunia lagi Allah telah tunjukkan azabnya apatah lagi diakhirat nantinya.

Saya bisa memberi gambaran atas peristiwa demikian bahawa kita manusia tak bisa lari dari pada azab pembalasan bila lakukan salah yang besar atau dosa yang besar. Untuk isteri-isteri tentukan iman, janganlah berlaku curang pada suami kita nescaya dosanya sangatlah besar.

Dosa berzin4 telah cukup besar tak tertanggung untuk yang masihlah bujang, apatah lagi wanita yang bergelar isteri lakukan zin4. Nauzubillahhanya Allah sahaja yang tahu bakal azabnya nantinya.
Didunia lagi telah Allah perlihatkan jadi keduanya sama kita ambillah iktibarnya agar ianya tak berulang lagi dimasa hadapan pada diri kita atau keluarga kita, minta disisihkan Allah

Para ilmuwan mendapatkan temuan mengejutkan saat melakukan pemindaian di piramida yang menjadi makam Firaun Tutankhamun. Hasil pemindaian itu menunjukkan adanya dua ruangan yang tak tersentuh selama 3.000 tahun.
Terungkap..! 3000 Tahun Tak dibuka, 2 Kamar Fir'aun Ternyata Isinya Adalah...

Seperti yang dilansir dream, menurut Menteri Kepurbakalaan Mesir, Mamdouh el-Damaty, ruangan misterius ini diduga berisi material logam ataupun organik.

Mamadouh menambahkan, ruangan misterius ini akan dipindai kembali pada akhir bulan ini. Sebab, para peneliti perlu mendapatkan gambaran yang lebih jelas lagi.
Penemuan ini setidaknya bisa menjadi petunjuk baru bagi masa-masa kuno di Mesir yang penuh “gejolak”. Dan sejumlah peneliti berspekulasi ruangan itu menjadi makam Ratu Nefertiti, istri dari ayah Firaun Tutankhamun.

Sementara itu, Mamadouh juga memperkirakan bahwa ruangan tersebut merupakan makam anggota keluarga dari Firaun Tutankhamun. Meski demikian, dia tidak berspekulasi apakah ruangan itu makam dari Nefertiti. 

Di akhir 80an, Perancis meminta Mesir untuk mengirimkan mumi Firaun untuk dilakukan serangkaian eksperimen dan penelitian.

Akhirnya mumi penguasa Mesir terkenal tersebut akhirnya tiba di Perancis. Mumi itu kemudian dipindahkan ke ruangan khusus di Monument Center. Para arkeolog, ahli bedah dan ahli anatomi mulai melakukan studi tentang mumi ini dalam upaya untuk menyelidiki misteri Firaun.

Dokter bedah senior dan ilmuwan yang bertanggung jawab atas studi tentang mumi Firaun adalah Profesor Maurice Bucaille. Sementara proses restorasi mumi berjalan, Maurice Bucaille sibuk dengan pikirannya. Dia mencoba untuk menemukan bagaimana Firaun ini meninggal.

Saat larut malam, ia menemukan penyebabnya. Sisa-sisa garam yang terjebak dalam tubuh mumi itu adalah bukti bahwa ia meninggal karena tenggelam dan mayatnya segera diangkat dari laut.

Terlihat jelas juga bahwa para pendeta Mesir kuno buru-buru mengawetkan tubuh Firaun tersebut. Tapi Maurice bingung dengan sebuah pertanyaan, bagaimana tubuh ini--dengan mengesampingkan tubuh mumi lainnya dari Mesir kuno-- tetap utuh hingga sekarang meskipun tubuhnya pernah tenggelam di laut.

Maurice sibuk memikirkan hal tersebut ketika seorang koleganya mengatakan tidak usah terlalu dipikirkan karena dalam Islam disebutkan bahwa Firaun ini memang tenggelam.
Pada awalnya, dia sangat tidak yakin dan menolak pernyataan tersebut. Dia mengatakan penemuan seperti itu hanya bisa diketahui melalui peralatan komputer canggih dan modern.

Maurice bertambah 
tercengang setelah koleganya yang lain 


mengatakan bahwa Alquran, kitab suci yang dipercaya muslim, menceritakan kisah tenggelamnya Firaun dan mengatakan tubuh tersebut akan tetap utuh meskipun ia telah tenggelam.

Maurice bertambah terkejut dan terus bertanya-tanya, dari mana kitab suci umat Islam ini mendapatkan data, sementara mumi tidak ditemukan sampai 1898. Selain itu Alquran juga baru diturunkan kepada umat Islam selama lebih dari 1400 tahun setelah peristiwa tenggelamnya Firaun. Mengingat juga sampai beberapa dekade lalu seluruh umat manusia termasuk muslim tidak tahu bahwa orang Mesir kuno mengawetkan firaun mereka?
Maurice Bucaille terjaga sepanjang malam menatap tubuh Firaun, berpikir mendalam soal kitab Alquran yang secara eksplisit mengatakan bahwa tubuh ini akan utuh setelah tenggelam.

"Bisakah dipercaya nabi Muhammad SAW tahu tentang ini lebih dari 1.000 tahun yang lalu ketika saya baru saja mengetahu hal itu?" pikir Maurice.

Pikiran Maurice malam itu dipenuhi berbagai pertanyaan dan keheranan tentang kitab suci umat Islam. Mumi tersebut akhirnya dikembalikan ke Mesir.

Jatuh Cinta dengan Alquran

Tapi, karena ia sudah tahu tentang kisah Firaun versi muslim, ia segera berkemas dan melakukan perjalanan ke Arab Saudi. Kebetulan saat itu di Arab Saudi diadakan konferensi medis yang dihadiri banyak ahli anatomi muslim.

Di sana, Maurice memberitahu mereka tentang penemuannya, yaitu bahwa tubuh Firaun itu tetap utuh bahkan setelah ia tenggelam. Salah satu peserta konferensi membuka Alquran dan membacakan surat Yunus ayat 92 yang menceritakan kisah bagaimana tubuh Firaun diangkat dari dasar laut dan atas izin Allah, tubuh itu akan utuh agar menjadi bahan renungan bagi orang-orang yang berpikir sesudahnya.

Dalam kegembiraannya setelah dibacakan ayat tersebut, Maurice berdiri di hadapan para peserta konferensi berkata, 'Aku telah masuk Islam dan percaya pada Alquran ini'.

Saat kembali ke Perancis, Maurice Bucaille menghabiskan 10 tahun melakukan studi tentang kesesuaian fakta-fakta ilmiah saat ini dengan yang disebutkan dalam Alquran. Dia berusaha meyakinkan dirinya bahwa Alquran tidak pernah bertentangan dengan satupun fakta ilmiah.

Dia kemudian menulis buku tentang Alquran yang menghebohkan seluruh negara-negara Barat, dengan judul, "The Bible, The Qur’an and Science, The Holy Scriptures Examined In The Light Of Modern Knowledge."

Buku tersebut sangat laris dan bahkan ratusan ribu eksemplar telah diterjemahkan dari bahasa Perancis ke bahasa Arab, Inggris, Indonesia, Persia, Turki dan Jerman. Bahkan tersebar ke hampir semua toko buku di seluruh dunia.

"Sisi ilmiah dari Alquran telah mengejutkan saya sejak awal, karena pikiran saya belum pernah melihat begitu banyak kajian ilmu pengetahuan yang disuguhkan secara akurat. Itu semacam cermin bagi ilmu pengetahuan yang sudah ditulis dalam buku-buku ilmiah selama ini padahal ilmu tersebut sudah ada lebih dari 13 abad yang lalu," sepenggal catatan kata pengantar Maurice dalam bukunya.

Kisah Seorang Wanita P3l4cur Yang Sangat Mengejutkan, Lihat Apa Yang Terjadi Saat Jenazah Nya Dimandikan.. 


Pada jaman Imam Malik, ada seseorang wanita yang sangat jelek akhlaknya.
Dia selalu tidur bersama lelaki dan tidak pernah menampik ajakan lelaki.

Sehinggalah tiba pada hari kematiannya, waktu dia dimandikan oleh seseorang wanita
yang memanglah kerjanya memandikan mayat, tiba-tiba tangan si pemandi mayat itu terlekat pada kemaluan mayat wanita itu.

Semuanya masyarakat dan ulama' gempar akan hal itu.
Mana tidaknya, tangan si pemandi mayat terlekat sampai semua orang di situ mati akal untuk melepas tangannya dari mayat wanita terbabit. Ada 2 cadangan untuk menyelesaikan masalah itu.
Pertama, memotong tangan wanita pemandi mayat itu dan ke-2 tanam kedua-dua wanita itu sekali gus. Selanjutnya, mereka memutuskan untuk memohon pendapat daripada Imam Malik.

Imam Malik bukanlah calang-calang orang yang berikan fatwa. Pernah ada satu saat, Imam Malik memperoleh 40 pertanyaan, tetapi yang dijawabnya cuma 5. Ini menunujukkan akan berhati-hatinya
dan begitu sensitifnya beliau dalam gosip agama. Imam Malik bertanya pada wanita si pemandi mayat itu bahawa adakah dia berkata apa-apa pada si mati semasa memandikannya.


18.
2000007629395px ; margin : 0px ; padding : 0px ; vertical-align : baseline ; "
Wanita pemandi mayat itu berkata bahawa dia ada mengatakan pada si mati pada saat membersihkan tubuhnya :

 " Berapakah kalilah badan ini telah lakukan z1n4 "

Imam Malik berkata " anda telah menjatuhkan Qazaf (tuduhan z1n4)
pada wanita itu, tengah anda tidak mendatangkan 4 orang saksi.
Jadi anda harus dijatuhkan hukuman hudud 80 kali sebatan
kerana tidak mendatangkan saksi. "

Selepas wanita pemandi mayat itu digunakan hukuman 80 sebatan
jadi terlepaslah tangannya dari mayat itu.

HIKMAH & PELAJARAN :

Oleh itu, kita sebaiknya sentiasa melindungi lidah kita. Janganlah sembarangan
buat fitnah atau bersangka jelek dengan orang lain.
Kuasa Allah SWT menangani segala-galanya..
Moga berguna dan sama2lah memperbaiki diri. InsyaAllah.

Jagalah lidah janganlah sebarkan fitnah, janganlah bersangka jelek dengan kuasa Allah Taala. Bila kita kenali dia itu seseorang p3l4cur meskipun, tetapi apabila tak pernah saksikan perbuatan jadi kita dilarang menuduhnya berz1n4. Diharap kisa Imam Malik dan Pemandi Mayat ini jadikan sebagai tauladan dan iktibar. Kerana itu ingatlah, bila kita menolong menyebar suatu hal perkra jelek dalam beberapa orang, negeri atau negara, yang akan kita tidak lihat dan tidak ada ssaksi, jadi tunggu sehari nantinya balasan yang kita terima. Meskipun peristiwa berlaku : Siaga semua dan jangan terlilit dengan jarum-jarum kejahatan.

Wallahua'lam

Semoga berguna...!!!

Mudah-dudahan Allah selalu mempermudahkan langkah kita, di manapun dan dalam keadaan apapun kita ada. Aamiinn...

Pimpinan tertinggi Padepokan Kanjeng Dimas Taat Pribadi (47), warga Dusun Sumber Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, punyai sebagian ribu pengikut yang menyebar di semua Indonesia.




Saat ini, Dimas resmi ditahan oleh jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur, setelah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan pada dua anggota padepokan.

Kendati sekian, sebagian ‘santri’ Dimas Kanjeng masihlah meyakini pimpinannya itu tidak bersalah.

Bahkan, mereka masihlah yakini bila satu waktu nanti, mahar yang telah diberikan akan terbayar dengan nominal berkali lipat.

Nur Kamto (52), warga Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, tengah repot membantu beberapa tukang merenovasi rumahnya, saat Tribun Jateng bertandang.

Kenakan lurik lengan panjang warna menguasai hijau, Kamto lalu bercerita mengenai pengalamannya jadi ‘santri’Dimas Kanjeng Patuh Pribadi.

“Saya tahu pertama kali sosok Dimas Kanjeng pada sekitaran tiga th. lalu, melalui tayangan video, ” ucap Kamto, memulai narasi.

Kemudian, sambung Kamto, ia berjumpa dengan seseorang warga Desa Undaan Tengah, yang telah terlebih dahulu jadi ‘santri’Dimas Kanjeng.

Ia juga lalu diajak untuk ikut pengajian yang diadakan beberapa ‘santri’ yang ada di Kudus.

“Ndak ada uang pendaftaran, hanya saat pertama kali ikut itu kami menyerahkan mahar secara suka-rela sebesar Rp 500 ribu, ” kata penjaga satu sekolah basic (SD) di Kecamatan Undaan itu.

Seiring berjalannya waktu, ia berkesempatan bertatap muka secara segera dengan Dimas Kanjeng, di satu acara pengajian yang di gelar sebagian ‘santri’nya di hotel berbintang yang ada di Kudus.

“Pada 2015, Dimas Kanjeng kesini, menjumpai sebagian ‘santri’, ” ucapnya.

Usai bertemu segera, Kamto mengakui lebih kagum oleh sosok Dimas Kanjeng, yang menurut dia sekian berwibawa dan berkharisma.
Dengan sebagian ‘santri’ lain asal Kudus, ia juga demikian kali menyempatkan diri untuk bertandang ke Padepokan Kanjeng DimasTaat Pribadi, di Probolinggo.

Sampai sekarang ini, setidaknya ia telah lima kali bertandang ke padepokan.

Di padepokan, menurut Kamto, ia dengan mata kepala sendiri saksikan Kekuatan Dimas Kanjeng, mendatangkan uang dalam sekejap.

“Saat itu sebagian ratus ‘santri’, -beberapa di antaranya yaitu tokoh popular dari Jakarta, - dikumpulkan dalam satu ruang. Dimas Kanjeng duduk di kursi, perwakilan dari kami diminta untuk mengecek jubah yang dipakai, dan kursi yang diduduki, ” tuturnya.

Selesai menyeruput satu gelas kopi, Kamto melanjutkan narasi.

Dari pemeriksaan yang dikerjakan sebagian ‘santri’ tidak diketemukan satu lembar juga uang yang ada di dalam jubah ataupun di kursi.

Lalu, lanjut Kamto, Dimas Kanjeng mengajak sebagian santri untuk berzikir, tahlil, dan membaca ayat suci Al Quran.

“Tak lama lantas Dimas Kanjeng merogoh jubah, dan keluarlah duit sebagian ratus ribu, juga demikian dari balik kursi yang diduduk, ” narasi Kamto.

Usai lihat momen itu, Kamto betul-betul bertambah yakin bila Dimas Kanjeng punyai keunggulan ilmu untuk mendatangkan uang secara gaib.

“Saya lihat sendiri, bukanlah bebrapa katanya, ” tandas Kamto.

Saat berpamitan pulang, Kamto mengakui diberi Dimas Kanjenguang Rp 1 juta.

Duit itu, menurut dia, yakni lembaran kertas yang dihadirkanDimas Kanjeng lewat cara gaib dari balik jubahnya.

“Sesampai di Kudus saya belanjakan beras dan kepentingan keseharian, uangnya ya laku, tidaklah uang palsu atau mainan, ” tuturnya.

Disinggung sudah berapakah kali bertandang ke padepokan, menurut Kamto, setidaknya ia telah lima kali berkunjung ke sana.

Ia juga mengaku sekurang-kurangnya telah menyerahkan uang mahar hingga jutaan rupiah.

“Oleh Dimas Kanjeng, saya diberi bungkusan kain hitam, yang dimasukkan dalam kantong kresek warna merah. Sampai saat ini saya tidak berani buka bungkusan itu, belum waktunya. Kelak bila telah waktunya, dan benar-benar cair akan saya kabari dan saya berikan segi, ” ucap Kamto.

Sampai saat ini, ia yakini Dimas Kanjeng yakni sosok yang baik.

“Saya tidak meyakini Dimas Kanjeng terlibat pembunuhan. Tiap-tiap ketemu, ia senantiasa berpesan senantiasa berdzikir dan ingatlah pada Allah, janganlah sombong, dan janganlah ‘kedunyan’, ” kata Kamto.

Ia juga, hingga saat ini, tidak terasa jadi korban penipuan atau semacamnya.

“Saya tidak terasa jadi korban penipuan atau semacamnya. Saya selalu ikhlas melakukan, ” tandasnya. (*)

http :// makassar. tribunnews. com/

Ya Allah.!!! Rumah Tanggaku Hancur Karena FB dan BB. Pelajaran Buat yang Sudah Berkeluarga Tolong Bantu SHARE agar Banyak Orang Yang Tau..!!!




Awalnya kami cuma saling like status lama kelamaan berganti saling kirim pesan. Dalam pesan-pesan yang singkat kami juga saling detil keadaan. Walaupun dia tahu saya istri dan ibu dari anak 4thn, dia tetaplah manis menanggapinya.

Dari situ, kami teruskan kirim pesan dengan sama-sama berikan pin BB. Kirim foto dan berekor pada janjian adakan pertemuan. Saya benar-benar khilaf dan terbuai kondisi. Dia memanglah lebih ganteng dari suamiku dan tidak segan-segan memberi sepatu, seragam sekolah, seragam olah raga dan tas mahal untuk anakku. Pikirkan untuk beli barang itu dia rela merogoh ATM nya.

Saya sekian terharu. Itu awal pertemuanku. Hari itu koment-komentny a mulai sedikit genit dan nakal. Dan anehnya saya semakin terhibur dengan inbok-inbok nakalnya. Awalilah setan merayapiku. Saya tidak segan-segan berikan foto telanjang dada permintaannya. Malam-malam yang ada penuh bunga-bunga bangkai bertebaran. Invite BB, FB dan mention twitter demikian berani, v*lg4r dan menantang b! r4hi.

Saya tidak menyangka, walau sudah beranak satu tetapi masih ada perjaka yang sukai pada. Belum lagi, di profilnya dia yaitu mahasiswa dari satu di antara perguruan tinggi di jogjakarta. Minggu itu, di pertemuan ke-2, kami sudah segera cermat in hotel di kotaku jakarta. Satu bulan dia di jakarta membuat
kami sering selenggarakan pertemuan sampai hingga pertemuan ke delapan. 3 bln. berlalu, saya mulai h4m! l. Saya merasa umum saja. Tetapi ke-2 orang tuaku bingung dan mempermasalahka. Pasalnya, sudah satu tahun suamiku kerja di pengeboran lepas pantai luar jawa. Dan sudah barang tentu tidak pernah setahun ini menyentuhku. Saya tetaplah katakan pada mereka, bila ini yaitu j4n! n suamiku. Tetapi ke-2 orang tuaku tetaplah menuduhku kerjakan serong.

Pada akhirnya, suamiku juga dituntut pulang. Tanpa ada basa-basi, suamiku juga cermat BB dan FB ku. Saya demikian bingung dan cemas. Masihlah ada pesan-pesan nakal ku di situ. Saya menangis sejadi-jadinya.

Menyembah-nyemb­ah, bertekuk lutut di hadapan suami dan ke-2 orangtua kandungku.
 " Menantuku, cepat ceraikan dia, biarlah saya kehilangan anak gadis dari pada kehilangan menantu dan cucu sebaik anda. " kata ibuku " Dan anda..! " ibu menudingku dengan mata berair. " Pergilah kemana kau ingin, sekarang ini juga. Dan jangan sampai kau tampakkan muka menjijikkanmu dihadapanku dan keluargaku. " Saya keluar rumah dengan tangisan anakku.

Bahkan untuk memelukpun saya tidak diizinkan. Ku coba minta pertanggung jawaban dari lelaki itu, namun BB FB nya sudah tidak aktif lagi. Ku beranikan diri datang ke jogja kampus dimana dia kuliah. Di KABAG kemahasiswaan, nyatanya tidak temukan nama yang ku maksud. Saya tunjukkan foto berwajah, dan nyatanya tak ada dijumpai muka yang seperti itu. Saya menangis sejadi-jadinya. K4ndung4nku sudah hampir 6 bln.. Uang sangu juga menipis. Tidak paham kemana arah diuntung. Tidak paham Kemana nasib akan menuntun. BB dan FB betul-betul memporak -porandakan tempat tinggal tanggaku.

# ibu-ibu, beberapa bapak dan beberapa sahabat ku yang baik, gunakan BB FB sesuai sama keperluan dan kemanfaatannya, jika tak ada manfaaatnya dan jadi menjerumuskan kita dalam kemaksiatan, jadi untuk keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga, berhati hatilah main FB, chating dan invite BB.

Silahkan share untuk kebahagiaan rumah tangga orang-orang terdekat kita. Wallahu’alam bishshawab, ..

 (MIRIS BACANYA) Ya Allah.. Kisah Bocah 8 Tahun Meninggal Di Tangan Suaminya Sendiri Saat Malam Pertamanya!!! 



Seorang anak wanita asal Yaman yang masih berusia delapan th. wafat dunia ditangan suaminya yang berusia 40 th. di malam pernikahannya.

Ya Allah...... Bocah 8 Th. Meninggal Di Tangan Suaminya waktu Malam Pertama

Bocah malang ini meregang nyawa pada malam pernikahannya sesudah menderita luka akibat trauma se****l. Hal sejenis ini bikin para aktivis hak asasi manusia di Libanon


menyerukan penangkapan suaminya.


Momen sama sering terjadi,
United Nations Population Fund (UNFPA) melaporkanbahwa semakin lebih 140 juta anak wanita sudah jadi pengantin sebelumnya umur mereka menginjak 18 dan 50 juta anak wanita dibawah umur 15 th. sudah menikah sejak 2011.

Makin lebih seperempat anak wanita di Yaman menikah sebelumnya umur mereka 15 th.. Mereka tidak cuma kehilangan akses untuk memperoleh kesehatan dan pendidikan, pengantin anak ini biasanya alami k3k3r4san f! s! k, emosional dan se****l dalam pernikahan mereka yang dipaksakan. Pada bln. Februari 2009, Pemerintah Yaman menetapkan umur minimum untuk menikah pada 17 th.. Tetapi, sayangnya, ketentuan itu dicabut setelah anggota parlemen yang lebih konservatif mengatakan hal itu tidak Islami.

Terkadang ibu mertua itu mungkin saja musuh yang paling ditakuti oleh sang menantu, tetapi terkadang ibu mertua juga bisa jadi ibu yang ke-2 untuk sang menantu. Hari ini Cerpen ingin berbagi satu cerita yang meskipun agak panjang namun begitu mengharukan ; ada seorang wanita berusia 25 th. yang menikah dengan seseorang pria berusia 27 tahun, mereka berdua hidup dengan begitu susah karena mereka begitu miskin.



Untuk mereka, untuk melahirkan seorang anak lelaki tidaklah hal yang mudah. Karena perawatan yang kurang baik, ke-2 ibu dan anak ini ada pada kondisi yang membahayakan saat sang ibu akan melahirkan. Sang ibu mertua juga inginkan supaya menantunya dapat selamat, namun untungnya dokter yang mengatasi mereka demikian pandai sampai ke-2 ibu dan anak ini dapat selamat. 

Saat sang anak ini telah berusia 10 th., sang ibu hamil lagi dan keadaan yang dialaminya masih tetap sama dengan saat dia memiliki kandungan anak pertamanya. Karena penyakit yang dialaminya masih tetap belum pulih keseluruhan dan efek yang dirasakannya sesudah melahirkan sang anak pertama masih tetap ada, ibu ini bisa harus terima fakta apabila dia akan susah melahirkan anak keduanya.

Sang mertua dan suami juga berupaya membujuk sang istri untuk
mengaborsi anak keduanya, tetapi sang istri tidak menghiraukannya. Dia memutuskan untuk melahirkan anak keduanya, walaupun sang dokter sudah menuturkan bila Dia terserang kanker serviks dan tidak dapat hidup kian lebih 40 th.. Sejak th. lalu, sang ibu mertua menyuruh menantunya untuk menabur

beras di jalanan, dan saat di tanya
untuk apa, sang ibu mertua tidak menyampaikan apa-apa kecuali apabila itu baik untuk kesehatannya. Sang menantu ini bisa tetaplah mengerjakannya selama 1/2 th. hingga disuatu malam, saat si menantu tengah menaburkan beras di jalanan sesuai sama perintah sang mertua, dia bertemu dengan tetangganya.

Saat tetangganya lihat sang menantu menaburkannya, dia juga bergumam tidak jelas hingga selanjutnya sang menantunya menghampirinya dan kemukakan pertanyaan segera padanya. Tetangganya ini bisa segera berkata, " Ibu mertuamu itu orang yang baik, beras ini tentu segera dia berikanlah padamu kan? " Sang menantu juga menganggukkan kepalanya, " Anda paham. anda tahu tidak apabila menurut cerita nenek moyang, nabur beras di jalanan ini yakni satu di antara langkah untuk meminjamkan nyawa.

Jika ada orang yang dengan gemari hati berikan beras hasil rendamannya sendiri kepadamu buat kamu taburkan di jalanan, itu berarti orang yang berikan beras itu tengah meminjamkan nyawanya untukmu. "

Sesudah mendengar pengucapan tetanggannya ini, si menantu ini dapat demikian kaget sampai meneteskan air matanya. Ibu mertuanya betul-betul orang yang sekian baik. Mulai sejak ibu mertuanya tahu apabila menantu menanggung derita penyakit kanker, tiap-tiap pekerjaan rumah diakukan oleh si ibu mertua sehari-hari sampai sang menantu bisa pula beristirahat dengan baik dirumah. Dan saat ini sang ibu mertua memakai cara barusan supaya sang menantu dapat tetaplah bertahan hidup.

Walau langkah tersebut terlihat seperti langkah yg tidak masuk akal, tetapi untuk sebagian petani seperti ibu mertuanya ini, ini yaitu langkah paling baik yang bisa dikerjakannya untuk menyelamatkan nyawa menantunya.

MAYAT ISTERI P3NZIN4 DIPENUHI LINTAH-KISAH BENAR |cerita azab seseorang isteri yang sukai berzin3 (s3x) dengan lelaki lain, cerita ini diambil dari cerita benar yang dikisahkan pada penulis oleh Bomoh Ahli Rawatan Sakit Cinta, En. 


Idris Zakaria yang saat ini menetap di Kampung Tasik Berangan, Pasir Mas, Kelantan. Saat ini beliau bergiat cergas berikhtiar mengubati permasalahan rumah tangga serta permasalahan cinta tak kesampaian, memperoleh cerita ini dari kes-kes yang sudah diadukan kepadanya. Mudah-mudahan kita memperoleh faedah serta pengajaran darinya.

Dalam saya menjaga seseorang pesakit, saya sudah dikhabarkan satu cerita tragis tentang seseorang isteri curang. Jamilah isteri pada Husin masihlah jelita meskipun sudah beranak pinak. Beliau pintar bergaya, bertudung litup, berkulit putih serta mempunyai bentuk tubuh yang menarik. Jamilah memperoleh sumber kewangan lewat cara berniaga kecil-kecilan iaitu dengan jual beras seludup dari Thailand untuk menolong suami yang saat itu cuma seseorang petani di kampung.
Saat itu aktivitas penyeludupan beras tak dikawal oleh kerajaan seperti saat ini jadi ramai beberapa wanita melibatkan diri dengan berniaga beras seludup dari Thailand. Pendapatan hasil penjualan beras seludup tak seberapa cuma bisa menyimpan hidup sepanjang hari sahaja. Terang En. Idris.

Suami Jamilah Husin berusia 50an (bukanlah nama sebenar) merestui pekerjaan isterinya itu. Husin juga terlihat tak selincah isterinya, beliau berjiwa lembut serta menurut apa sahaja kata isterinya tanpa ada banyak bantahan. Makin lama fungsi Husin sebagai ketua keluarga makin sirna dek ketidaktegasan dianya pada Jamilah yang makin bebas kesana ke mari.

Husin baik serta jujur orangnya serta sedikit perangai. Jamilah keluar masuk tempat tinggal serta lakukan pekerjaan terkadang pulang melalui malam bahkan juga juga pernah tak pulang untuk satu hari dua tak jadi permasalahan pada Husin. Husin yakin bakal apa yang Jamilah kerjakan untuk mencari wang serta membela nasib keluarganya.

Ramai wanita sekitaran kampung Jamilah lakukan pekerjaan jual beras seludup tetapi ianya sekedar hanya bisa menyara kehidupan ala kandungan sahaja. Berbeza dengan Jamilah yang memperlihatkan sedikit elegan dengan gelang serta rantai emas yang banyak pada badannya. Ramai orang mempertikai bakal keunggulan Jamilah memperlihatkan elegan sebegitu. Jadi ada sebagian orang yang menginginkan tahu bagaimana dia bekerja, sedang ramai juga yang lakukan pekerjaan sama tetapi tak semewah Jamilah.

Sejak itu banyak mata yang mengintip tiap-tiap gerakan Jamilah tanpa ada disedarinya. Pada awal mulanya rahsia Jamilah terbongkar saat pihak Imigresen Thailand bikin kontrol di sempadan jadi tertangkap sebagian orang yang cuba menyeludup masuk beras dari Thailand termasuklah Jamilah ditahan sama saat itu.

Tetapi sesudah sebagian jam lalu terlihat Jamilah dilepaskan oleh seseorang pegawai kastam Thailand dengan muka yang senyum serta beras seludupnya juga selamat dibawa balik ke Malaysia. Sebagian orang lain yang menyeludup masuk beras sangat terpaksa membayar denda serta beras sangat terpaksa dirampas Sikap tak senang hati rakan-rakan penyeludup lain mula membuak-buak kenapa Jamilah lepas sedang mereka terima nasib demikian sebaliknya. Jadi siasatan di buat oleh sebagian orang yg tidak senang hati sehubungan. Jadi disuatu hari mereka memperoleh tahu rupa-rupanya Jamilah sudah memberi rasuah dengan Pegawai Kastam Thailand sehubungan dengan meniduri dianya.
Jadi rasuah itu bukanlah sekali dua bahkan juga sudah banyak kali berlaku setiap saat tak bisa membolosi diri ditahan Kastam Thailand di sempadan. Selang beberapa saat bisa lagi berita menyampaikan Jamilah juga bikin perniagaan sambilan saat ada di Thailand. Rupa-rupanya Jamilah memperdagangkan badannya sebagai pelacur dengan lelaki Thailand. Jadi bisa saja Jamilah dapat beli emas yang banyak.

Jadi ramai
dikisahkan bakal cerita Jamilah yang sedemikian rupa, orang ramai tak hairan dengan kemewahan
yang Jamilah punyai jadi dicemuhi serta dilihat jijik terhadapnya oleh orang kampung dan orang-orang setempat. Tergamak Jamilah lakukan perkara terkutuk sedemikian hanya mencari sedikit kemewahan. Husin sudah diberitahu tanda-tanda isterinya itu tetapi Husin tak yakin cerita sedemikian serta bikin tidak paham sahaja
Husin yang telah melalui 50an mungkin saja juga tak segagah dulu lagi pada saat Jamilah berumur melalui 40an masihlah bernafsu bisa saja ianya satu perlakuan yang tertekan selain ketertarikan pada wang. Husin cuma berserah pada Allah, akan menuduh isterinya curang beliau tak memiliki cukup bukti serta tak lihat dengan mata kepala sendiri.

Selang satu tahun lebih lalu Jamilah terserang sakit kepala lantas demam serta jatuh sakit. Semakin hari semakin teruk sakit Jamilah. Selang sebagian minggu lalu Jamilah alami nazak yang teruk. Pada hari sakaratul maut Jamilah disebutkan menyalak seperti anjing untuk sekian kali kurang dari pada sepuluh salakan sebelumnya nyawanya habis. Jamilah habis nyawa dalam kondisi menyedihkan matanya terbeliak pada saat lidahnya terjelir. Pakar keluarga yang berkumpul ikut terasa pelik bakal tingkah laku Jamilah menyalak sebelumnya hembuskan nafas paling akhir serta mati dalam keadaaan yang sebegitu.

Upacara kematian seperti umum orang kampung kerjakan untuk menyempurnakan jenazah Jamilah. Sesudah dikafankan liang lahad disukat serta digali tibalah saat untuk dikebumikan. Sebagus sahaja jenazah Jamilah dimasukkan ke liang lahad mendadak dijumpai panjang liang lahad itu tak memenuhi untuk menaruh mayatnya. Mayat Jamilah diukur awal mulanya serta liang lahad di panjang sekali lagi tetapi masihlah kurang panjang lagi. Diulangi kali ketiga dipanjangkan lagi liang lahad itu juga demikian halnya masihlah kurang panjang. Satu peristiwa mengagumkan sudah berlaku mayat Jamilah disimpan demikian tanpa ada memanjangkan lagi liang lahadnya.

Sesudah semuanya keluarga pulang ke tempat tinggal tiba saat untuk Husin bikin sijil kematian Jamilah pada hari itu juga. Apabila disuruh kad inginalan dari pada anak perempuannya kata anaknya itu, Allah, abah pada saat mengkafankan mayat ibu saya terdapat kad inginalan atas jenazah mak, berarti kad inginalan itu ada berbarengan mayat mak dalam pendam Husin agak terganggu memarahi anak perempuannya itu tetapi sangat terpaksa memanggil penggali pendam di situ supaya menggali kembali liang lahad pendam arwah Jamilah yang baru sebagian jam dikebumikan tadi.

Jadi pendam itu digali awal mulanya, alangkah terkejutnya sebagian orang yang mengikut Husin termasuk juga diri saya sendiri lihat mayat Jamilah sudah didatangi sebagian ekor ulat seperti lintah tetapi bertaring menggigit badan mayat Jamilah. Husin mengenepikan sebagian ekor ulat itu sekian kali tetapi ulat yang sama itu kembali pada tempat asal dimana ianya menggigit badan mayat Jamilah tadi. Peristiwa itu sangat pelik sekali.
Kemudian mayat Jamilah sangat terpaksa dipusingkan supaya tangan bisa diseluk kedalam bungkusan kain kafannya untuk memperoleh kad pengenalannya. Dalam mengiringkan mayat Jamilah itu sekali lagi kejutan berlaku. Ada beribu-ribu ekor ulat seperti lintah bertaring itu ada dibawah mayat Jamilah. Selekasnya kami menimbusnya kembali sesudah berjaya memperoleh kad pengenalannya itu.

Saya tidak bisa memikirkan bakal apakah rahsia sesungguhnya peristiwa yang Allah pertunjukkan sebegitu. Tetapi saya merasa agak seram serta insaf apabila lihat peristiwa aneh sebegitu buat pertama kalinya dalam peristiwa hidup saya. Didunia lagi Allah telah tunjukkan azabnya apatah lagi diakhirat nantinya.

Saya bisa memberi gambaran atas peristiwa demikian bahawa kita manusia tak bisa lari dari pada azab pembalasan bila lakukan salah yang besar atau dosa yang besar. Untuk isteri-isteri tentukan iman, janganlah berlaku curang pada suami kita nescaya dosanya sangatlah besar.

Dosa berzin4 telah cukup besar tak tertanggung untuk yang masihlah bujang, apatah lagi wanita yang bergelar isteri lakukan zin4. Nauzubillahhanya Allah sahaja yang tahu bakal azabnya nantinya.
Didunia lagi telah Allah perlihatkan jadi keduanya sama kita ambillah iktibarnya agar ianya tak berulang lagi dimasa hadapan pada diri kita atau keluarga kita, minta disisihkan Allah

Ngawi Cyber

Diberdayakan oleh Blogger.