Tampilkan postingan dengan label Cerita Islam. Tampilkan semua postingan

Kisah mirip Malin Kundang kemarin terulang di Dusun Sigambal, Desa Pinang Awan, Kec. Torgamba, Labuhan Batu Selatan. Seorang siswi SMP mendadak berubah wujud usai menendang kepala ibunya yang lagi sholat.
Gadis belia itu menjelma jadi ular berkepala anjing.




Hingga akhir November kemarin, kabar itu menggemparkan warga di sana. Tapi anehnya, banyak warga setempat termasuk perangkat desa, kompak tutup mulut soal identitas gadis durhaka dan ibu malang itu.

Alasannya, mereka takut kualat atau tertular kena kutukan.
Karena itu, beredar kabar: ibu dan anak itu telah diungsikan ke sebuah lokasi rahasia di Medan. Itu dilakukan demi menghindari kedatangan ratusan orang dari berbagai daerah yang ingin melihat anak durhaka itu.

Kebenaran kisah heboh ini kemarin dibeber UT, seorang warga di lokasi kejadian. Ia memperlihatkan rekaman dari handphone yang menggambarkan sesosok gadis telah berubah wujud menjadi binatang. Pengakuan UT, rekaman itu diambilnya sendiri. Dalam rekaman, terlihat jelas seekor ular berkepala anjing dengan posisi meliuk.

Anehnya,ular berkepala anjing itu memiliki 2 tangan menyerupai biawak, juga memiliki rambut putih panjang.

Tayangan dalam rekaman, sambil berputar keliling, ular berkepala anjing itu terdengar mengeluarkan jeritan dan isak tangis 
sembari berurai air mata. Banyak warga yang menyaksikan merasa prihatin sekaligus ngeri melihatnya.

Menurut UT, gadis durhaka yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP itu, dalam kesehariannya berperangai buruk dan sering melawan orang tuanya yang hanya bekerja mocok-mocok, sesekali mencari upahan kerja kepada para tetangga dan kerabatnya. UT bercerita. “Suatu hari,” ucap UT tanpa mau menyebut pasti tanggal kejadiannya, “Gadis belia itu merengek minta dibelikan sepeda motor Yamaha Mio kepada ibu kandungnya. Karena merasa disepelekan dan diacuhkan sang ibu yang sedang sholat, dia tiba-tiba menendang kepala ibunya ketika sedang bersujud.”

Inilah awal petaka itu. Saat itu juga, wajah gadis itu sontak berubah wujud menjadi anjing kurus. Seluruh badan dan kakinya lalu berubah menjadi ular. Ketika sang ibu menyelesaikan sholatnya, kontan dia menjerit histeris dan menangis meraung-raung melihat puteri kesayangannya telah berubah wujud.

Hingga akhir November lalu, Kapolsek Torgamba, AKP Tampubolon, enggan berkomentar soal kabar heboh yang menggemparkan wilayahnya. Bahkan menurutnya, tidak terjadi apa-apa di wilayah hukumnya.

Qarin Api
Kejadian heboh ini berbeda dengan legenda malin kundang. Kalau kutukan bagi malin kundang, terjadi usai ibunya berseru kepada Allah. Tapi kalau kutukan bagi anak durhaka yang hebohkan Labuhan Batu ini, akibat Allah langsung yang berseru. Kun fayakun. Jadi maka jadilah. Demikian penilaian spritualis Ki Ageng Awaluddin.

Menurutnya, perubahan wujud sang anak menjadi berkepala anjing akibat unsur api lebih mendominasi diri atau qorin si anak.

Unsur itu pula yang membuat Iblis dan syetan banyak mengendalikan hidupnya.

“Hanya Allah yang dapat menjawab, kematianlah nantinya yang mampu merubah wujudnya kembali, itu pun tak lepas atas kuasa Allah,” ujar Ki Ageng soal kebenaran kisah itu.

Pun begitu, menurutnya, kisah Rahasia Illahi ini bukan tak mengandung pesan penting, terutama untuk ulama.

“Nyatakanlah kebenaran itu secara Islamiah, atas pengajaran terhadap sikap anak terhadap orang tua, alim ulama, guru atau sesama, karena hal itu tak terlepas peran alim ulama, dari apa yang dilihat para anak-anak. Ini juga menandakan alam sudah tua dan situasi saat ini kembali kepada kehidupan dan peradaban yang tak mengedepankan moral serta menenggelamkan sendi-sendi kebenaran agama,” kata Ki Ageng sambil mengingatkan: surga itu memang ada di bawah telapak kaki ibu. “Jadi semuanya itu adalah laknat Allah yang terjadi kepada anak durhaka itu,”

Semoga kita semua menjadi anak yang SHOLEH dan SHOLEHAH..!!!
AaMIiN....

Kisah Seorang Wanita P3l4cur Yang Sangat Mengejutkan, Lihat Apa Yang Terjadi Saat Jenazah Nya Dimandikan.. 


Pada jaman Imam Malik, ada seseorang wanita yang sangat jelek akhlaknya.
Dia selalu tidur bersama lelaki dan tidak pernah menampik ajakan lelaki.

Sehinggalah tiba pada hari kematiannya, waktu dia dimandikan oleh seseorang wanita
yang memanglah kerjanya memandikan mayat, tiba-tiba tangan si pemandi mayat itu terlekat pada kemaluan mayat wanita itu.

Semuanya masyarakat dan ulama' gempar akan hal itu.
Mana tidaknya, tangan si pemandi mayat terlekat sampai semua orang di situ mati akal untuk melepas tangannya dari mayat wanita terbabit. Ada 2 cadangan untuk menyelesaikan masalah itu.
Pertama, memotong tangan wanita pemandi mayat itu dan ke-2 tanam kedua-dua wanita itu sekali gus. Selanjutnya, mereka memutuskan untuk memohon pendapat daripada Imam Malik.

Imam Malik bukanlah calang-calang orang yang berikan fatwa. Pernah ada satu saat, Imam Malik memperoleh 40 pertanyaan, tetapi yang dijawabnya cuma 5. Ini menunujukkan akan berhati-hatinya
dan begitu sensitifnya beliau dalam gosip agama. Imam Malik bertanya pada wanita si pemandi mayat itu bahawa adakah dia berkata apa-apa pada si mati semasa memandikannya.


18.
2000007629395px ; margin : 0px ; padding : 0px ; vertical-align : baseline ; "
Wanita pemandi mayat itu berkata bahawa dia ada mengatakan pada si mati pada saat membersihkan tubuhnya :

 " Berapakah kalilah badan ini telah lakukan z1n4 "

Imam Malik berkata " anda telah menjatuhkan Qazaf (tuduhan z1n4)
pada wanita itu, tengah anda tidak mendatangkan 4 orang saksi.
Jadi anda harus dijatuhkan hukuman hudud 80 kali sebatan
kerana tidak mendatangkan saksi. "

Selepas wanita pemandi mayat itu digunakan hukuman 80 sebatan
jadi terlepaslah tangannya dari mayat itu.

HIKMAH & PELAJARAN :

Oleh itu, kita sebaiknya sentiasa melindungi lidah kita. Janganlah sembarangan
buat fitnah atau bersangka jelek dengan orang lain.
Kuasa Allah SWT menangani segala-galanya..
Moga berguna dan sama2lah memperbaiki diri. InsyaAllah.

Jagalah lidah janganlah sebarkan fitnah, janganlah bersangka jelek dengan kuasa Allah Taala. Bila kita kenali dia itu seseorang p3l4cur meskipun, tetapi apabila tak pernah saksikan perbuatan jadi kita dilarang menuduhnya berz1n4. Diharap kisa Imam Malik dan Pemandi Mayat ini jadikan sebagai tauladan dan iktibar. Kerana itu ingatlah, bila kita menolong menyebar suatu hal perkra jelek dalam beberapa orang, negeri atau negara, yang akan kita tidak lihat dan tidak ada ssaksi, jadi tunggu sehari nantinya balasan yang kita terima. Meskipun peristiwa berlaku : Siaga semua dan jangan terlilit dengan jarum-jarum kejahatan.

Wallahua'lam

Semoga berguna...!!!

Mudah-dudahan Allah selalu mempermudahkan langkah kita, di manapun dan dalam keadaan apapun kita ada. Aamiinn...

KISAH NYATA...................... !!!



 Siapkan Tisu Sebelumnya Baca
Ada sepasang kekasih yang sudah 8 bln. berpacaran.
Tetapi awal bln. oktober ciri-ciri si wanita sudah mulai beralih (karna orang ke 2), si pria sudah mulai menyadarinya tetapi hanya berdiam dan tersenyum..
Tgl 9 oktober.
Saat malam mereka pergi ke satu cafe, sang pria kemukakan pertanyaan 'Apa ada satu hal yang ngebuat anda bosen sama saya? ' Wanita menjawab 'gak ada'
Si pria juga berusaha percaya dan tidak memikirkan negatif.
Tgl 10 oktober (anniversary 9 month)
Si pria menelpon kekasihnya, hingga keseluruhnya 22 panggilan tidak terjawab, lalu sang pria kirim BBM 'Aku tunggu anda jam 7 di PIK tempat umum, bila sudah jalan hubungin aku'. Si pria senantiasa menanti dan meyakini bila pacarnya bakal tiba, di saat itu hujan sngat besar, sang pria terusberusaha berpikir positif dan meyakini pacarnya akan datang
Tgl 11 oktober jam 01. 30
Si wanita bru membalas BBM pacarnya 'Aku tidak bisa dateng, ada acara keluarga, maaf
ya saya baru bls. Tadi tak ada pulsa' (walaupun sebenarnya pergi karaoke n' hang out breng orang ke 2)
Waktu sore hari sesudah pulang sesudah jalan bersamaan orang ke 2 si wanita miliki maksud datang ke rumah si pria supaya si pria tidak marah karena sejak mulai malam sang pria tidak menghubungi dia. Dia segera pergi ke rumah sang pria, dia lihat pacarnya sudah tertidur diatas kain putih dengan memegang cincin 'Keluarga si priamemberikan HP si pria untuk dilihat oleh si wanita, demikian kagetnya si wanita waktu saksikan si pria.
Sebelumnya meninggal pernah mem video kan lilin yang bertebaran di pantai yang sudah mulai padam karna air hujan. Saat itu si pria sudah mempersiapkan cincin untuk pacarnya dan juga surprise yang demikian indah. Sang pria bertabrakan dengan trotoar di daerah PIK dan alami pendarahan otak sampai tidak bisa di selamatkan..
Janganlah hanya karna ada orang yang lebih baik sampai kita melupakan org yang sudah menyayangi kita.
Karena kita tidak pernah tau bila dialah yang terbaik dari yg terbaik
Yg nge-share dan komen aamiin dikomentar semoga peroleh pasangan yg setia aamiin..
Note : Jangan pernah sia2kan perhatian atau kepedulian seseorang padamu..
Buat yg sudah baca, Jangan sampai lupa Like & Bagikan yaa...



Nama Kasrin, tukang becak yang biasa mangkal di depan Masjid Jami', Lasem, Rembang mendadak tenar. Kasrin dikabarkan naih haji dengan cara ajaib bila tidak dapat dikatakan misterius.

Bagaimana tidak, Kasrin mengaku naik haji namun namanya tidak terdaftar dalam daftar jemaah haji di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat. Sontak, beberapa orang yang bertanya-tanya dan menanti kepulangan Kasrin dari tanah suci.

Selasa (4/10/2016) kemarin, Kasrin pulang ke rumahnya di Dukuh Gembul, Desa Sumberjo, Kecamatan Pamotan. Rumahnya juga segera " diserang " beberapa orang yang penasaran dengan kisahnya. Bahkan, menurut anak Kasrin, Istiqomah, rumahnya tidak pernah sepi dari tamu. Bahkan hingga jam 02. 00 awal hari.

Tamu yang datang juga bukan hanya dari Rembang semata. Namun banyak yang datang dari luar Rembang. Mulai Pati, Kudus, Jepara hingga Semarang. Mereka penasaran dengan cerita Kasrin si " Haji Ajaib ".

Sembari menemui tamu, Kasrin menuturkan kisahnya selama 44 hari di tanah suci. Menurutnya, mulai sejak pergi pada Selasa 23 Agustus lalu, Kasrin tidak pernah berpisah dengan bu Indi. Nama itu memang disebut mulai sejak awal dalam narasi perjalanan Kasrin.


Menurut Kasrin, bu Indi yaitu sosok makhluk dari dunia lain dengan kata lain makhluk halus. Walaupun Indi yaitu makhluk halus, namun menurut cerita Kasrin, Indi sudah 21 th. ini jadi pelanggannya.

Menurut Kasrin, rumah Indi tidak jauh dari Balai Desa Ngemplak, Kecamatan Lasem, Rembang. Sebelumnya " kenal " Indi alamat yang dijelaskan Kasrin itu hanya berupa hamparan tanah kosong.

 " Tetapi sejak mengenal Indi, dalam pandangan saya di situ ada rumah. Mungkin saja bila yang saksikan orang lain, ya masihlah berupa tanah kosong, tak ada rumah di situ, " ucapnya.



Selanjutnya dikatakannya, sejak mulai pergi dari Lasem, Indi selalu ada di dekatnya. Ia diperintahkan oleh Indi, untuk memegangi pakainan segi belakang sosok wanita dari dunia lain itu.

 " Di dalam bus saat berangkat, bu Indi duduk di samping saya. Kami duduk dibagian tengah, tetapi kelihatannya beberapa orang di bus tidak mengerti kehadiran kami, " lanjut dia.

Sesampainya rombongan di Debarkasi Donohudan, Boyolali, hal sama saja dihadapi Kasrin. " Sesampainya di Solo dulu ya naik pesawat bareng-bareng dengan rombongan dari Rembang. Ya naik demikian saja, tidak diperiksa atau bebrapa bagaimana, " saya Kasrin.

SesampAinya di tanah suci, Kasrin kembali diwanti-wanti oleh Indi agar janganlah meskipun terpisah. Menurut dia, apabila sampai terpisah Kasrin tidak akan bisa pulang kembali pada tanah air.

 " Di sana, di tanah suci sepanjang 44 hari menunaikan beribadah haji, saya selalu nginthil bu Indi. Baik waktu sa'i, tawaf memutari ka'bah, salat, dan sebagainya, " cerita dia.

Bahkan, ia juga menginap di pemondokan bareng Indi.

 " Saya nginap di satu bangunan dua lantai. Jadi ke mana juga bu Indi ada, saya ada di situ. Makan bareng, tidur bareng, semuanya bersama-sama tidak dapat pisahlah, " sambungnya.

Tidak cuma diminta selalu untuk ada di dekat Indi, Kasrin juga diperintahkan tidak untuk berkomunikasi dengan orang lain, tidak ada seizin wanita itu.

 " Semua kebutuhan saya sudah dipenuhi bu Indi, " kata dia.

Saat hari raya Iduladha, menurut Kasrin, ia dan Indi masing-masing berkurban satu ekor unta.

 " Satu unta untuk kelurga disini, satu unta untuk keluarga bu Indi. Harga satu ekornya Rp 17 juta, beli gunakan duitnya bu Indi. Saya hanya nyumbang Rp2 juta, uang saku yang saya bawa dari rumah saat pergi, " tuturnya.

Ditandaskan Kasrin, saat kepulangan tempo hari ia juga bersamaan sosok Indi,

sampai sampai di rumah. " Bu Indi juga turut kesini, tetapi tak ada yang dapat melihatnya. Sekarang juga orangnya ada didalam kamar, " tandas dia. (*)

MAYAT ISTERI P3NZIN4 DIPENUHI LINTAH-KISAH BENAR |cerita azab seseorang isteri yang sukai berzin3 (s3x) dengan lelaki lain, cerita ini diambil dari cerita benar yang dikisahkan pada penulis oleh Bomoh Ahli Rawatan Sakit Cinta, En. 


Idris Zakaria yang saat ini menetap di Kampung Tasik Berangan, Pasir Mas, Kelantan. Saat ini beliau bergiat cergas berikhtiar mengubati permasalahan rumah tangga serta permasalahan cinta tak kesampaian, memperoleh cerita ini dari kes-kes yang sudah diadukan kepadanya. Mudah-mudahan kita memperoleh faedah serta pengajaran darinya.

Dalam saya menjaga seseorang pesakit, saya sudah dikhabarkan satu cerita tragis tentang seseorang isteri curang. Jamilah isteri pada Husin masihlah jelita meskipun sudah beranak pinak. Beliau pintar bergaya, bertudung litup, berkulit putih serta mempunyai bentuk tubuh yang menarik. Jamilah memperoleh sumber kewangan lewat cara berniaga kecil-kecilan iaitu dengan jual beras seludup dari Thailand untuk menolong suami yang saat itu cuma seseorang petani di kampung.
Saat itu aktivitas penyeludupan beras tak dikawal oleh kerajaan seperti saat ini jadi ramai beberapa wanita melibatkan diri dengan berniaga beras seludup dari Thailand. Pendapatan hasil penjualan beras seludup tak seberapa cuma bisa menyimpan hidup sepanjang hari sahaja. Terang En. Idris.

Suami Jamilah Husin berusia 50an (bukanlah nama sebenar) merestui pekerjaan isterinya itu. Husin juga terlihat tak selincah isterinya, beliau berjiwa lembut serta menurut apa sahaja kata isterinya tanpa ada banyak bantahan. Makin lama fungsi Husin sebagai ketua keluarga makin sirna dek ketidaktegasan dianya pada Jamilah yang makin bebas kesana ke mari.

Husin baik serta jujur orangnya serta sedikit perangai. Jamilah keluar masuk tempat tinggal serta lakukan pekerjaan terkadang pulang melalui malam bahkan juga juga pernah tak pulang untuk satu hari dua tak jadi permasalahan pada Husin. Husin yakin bakal apa yang Jamilah kerjakan untuk mencari wang serta membela nasib keluarganya.

Ramai wanita sekitaran kampung Jamilah lakukan pekerjaan jual beras seludup tetapi ianya sekedar hanya bisa menyara kehidupan ala kandungan sahaja. Berbeza dengan Jamilah yang memperlihatkan sedikit elegan dengan gelang serta rantai emas yang banyak pada badannya. Ramai orang mempertikai bakal keunggulan Jamilah memperlihatkan elegan sebegitu. Jadi ada sebagian orang yang menginginkan tahu bagaimana dia bekerja, sedang ramai juga yang lakukan pekerjaan sama tetapi tak semewah Jamilah.

Sejak itu banyak mata yang mengintip tiap-tiap gerakan Jamilah tanpa ada disedarinya. Pada awal mulanya rahsia Jamilah terbongkar saat pihak Imigresen Thailand bikin kontrol di sempadan jadi tertangkap sebagian orang yang cuba menyeludup masuk beras dari Thailand termasuklah Jamilah ditahan sama saat itu.

Tetapi sesudah sebagian jam lalu terlihat Jamilah dilepaskan oleh seseorang pegawai kastam Thailand dengan muka yang senyum serta beras seludupnya juga selamat dibawa balik ke Malaysia. Sebagian orang lain yang menyeludup masuk beras sangat terpaksa membayar denda serta beras sangat terpaksa dirampas Sikap tak senang hati rakan-rakan penyeludup lain mula membuak-buak kenapa Jamilah lepas sedang mereka terima nasib demikian sebaliknya. Jadi siasatan di buat oleh sebagian orang yg tidak senang hati sehubungan. Jadi disuatu hari mereka memperoleh tahu rupa-rupanya Jamilah sudah memberi rasuah dengan Pegawai Kastam Thailand sehubungan dengan meniduri dianya.
Jadi rasuah itu bukanlah sekali dua bahkan juga sudah banyak kali berlaku setiap saat tak bisa membolosi diri ditahan Kastam Thailand di sempadan. Selang beberapa saat bisa lagi berita menyampaikan Jamilah juga bikin perniagaan sambilan saat ada di Thailand. Rupa-rupanya Jamilah memperdagangkan badannya sebagai pelacur dengan lelaki Thailand. Jadi bisa saja Jamilah dapat beli emas yang banyak.

Jadi ramai
dikisahkan bakal cerita Jamilah yang sedemikian rupa, orang ramai tak hairan dengan kemewahan
yang Jamilah punyai jadi dicemuhi serta dilihat jijik terhadapnya oleh orang kampung dan orang-orang setempat. Tergamak Jamilah lakukan perkara terkutuk sedemikian hanya mencari sedikit kemewahan. Husin sudah diberitahu tanda-tanda isterinya itu tetapi Husin tak yakin cerita sedemikian serta bikin tidak paham sahaja
Husin yang telah melalui 50an mungkin saja juga tak segagah dulu lagi pada saat Jamilah berumur melalui 40an masihlah bernafsu bisa saja ianya satu perlakuan yang tertekan selain ketertarikan pada wang. Husin cuma berserah pada Allah, akan menuduh isterinya curang beliau tak memiliki cukup bukti serta tak lihat dengan mata kepala sendiri.

Selang satu tahun lebih lalu Jamilah terserang sakit kepala lantas demam serta jatuh sakit. Semakin hari semakin teruk sakit Jamilah. Selang sebagian minggu lalu Jamilah alami nazak yang teruk. Pada hari sakaratul maut Jamilah disebutkan menyalak seperti anjing untuk sekian kali kurang dari pada sepuluh salakan sebelumnya nyawanya habis. Jamilah habis nyawa dalam kondisi menyedihkan matanya terbeliak pada saat lidahnya terjelir. Pakar keluarga yang berkumpul ikut terasa pelik bakal tingkah laku Jamilah menyalak sebelumnya hembuskan nafas paling akhir serta mati dalam keadaaan yang sebegitu.

Upacara kematian seperti umum orang kampung kerjakan untuk menyempurnakan jenazah Jamilah. Sesudah dikafankan liang lahad disukat serta digali tibalah saat untuk dikebumikan. Sebagus sahaja jenazah Jamilah dimasukkan ke liang lahad mendadak dijumpai panjang liang lahad itu tak memenuhi untuk menaruh mayatnya. Mayat Jamilah diukur awal mulanya serta liang lahad di panjang sekali lagi tetapi masihlah kurang panjang lagi. Diulangi kali ketiga dipanjangkan lagi liang lahad itu juga demikian halnya masihlah kurang panjang. Satu peristiwa mengagumkan sudah berlaku mayat Jamilah disimpan demikian tanpa ada memanjangkan lagi liang lahadnya.

Sesudah semuanya keluarga pulang ke tempat tinggal tiba saat untuk Husin bikin sijil kematian Jamilah pada hari itu juga. Apabila disuruh kad inginalan dari pada anak perempuannya kata anaknya itu, Allah, abah pada saat mengkafankan mayat ibu saya terdapat kad inginalan atas jenazah mak, berarti kad inginalan itu ada berbarengan mayat mak dalam pendam Husin agak terganggu memarahi anak perempuannya itu tetapi sangat terpaksa memanggil penggali pendam di situ supaya menggali kembali liang lahad pendam arwah Jamilah yang baru sebagian jam dikebumikan tadi.

Jadi pendam itu digali awal mulanya, alangkah terkejutnya sebagian orang yang mengikut Husin termasuk juga diri saya sendiri lihat mayat Jamilah sudah didatangi sebagian ekor ulat seperti lintah tetapi bertaring menggigit badan mayat Jamilah. Husin mengenepikan sebagian ekor ulat itu sekian kali tetapi ulat yang sama itu kembali pada tempat asal dimana ianya menggigit badan mayat Jamilah tadi. Peristiwa itu sangat pelik sekali.
Kemudian mayat Jamilah sangat terpaksa dipusingkan supaya tangan bisa diseluk kedalam bungkusan kain kafannya untuk memperoleh kad pengenalannya. Dalam mengiringkan mayat Jamilah itu sekali lagi kejutan berlaku. Ada beribu-ribu ekor ulat seperti lintah bertaring itu ada dibawah mayat Jamilah. Selekasnya kami menimbusnya kembali sesudah berjaya memperoleh kad pengenalannya itu.

Saya tidak bisa memikirkan bakal apakah rahsia sesungguhnya peristiwa yang Allah pertunjukkan sebegitu. Tetapi saya merasa agak seram serta insaf apabila lihat peristiwa aneh sebegitu buat pertama kalinya dalam peristiwa hidup saya. Didunia lagi Allah telah tunjukkan azabnya apatah lagi diakhirat nantinya.

Saya bisa memberi gambaran atas peristiwa demikian bahawa kita manusia tak bisa lari dari pada azab pembalasan bila lakukan salah yang besar atau dosa yang besar. Untuk isteri-isteri tentukan iman, janganlah berlaku curang pada suami kita nescaya dosanya sangatlah besar.

Dosa berzin4 telah cukup besar tak tertanggung untuk yang masihlah bujang, apatah lagi wanita yang bergelar isteri lakukan zin4. Nauzubillahhanya Allah sahaja yang tahu bakal azabnya nantinya.
Didunia lagi telah Allah perlihatkan jadi keduanya sama kita ambillah iktibarnya agar ianya tak berulang lagi dimasa hadapan pada diri kita atau keluarga kita, minta disisihkan Allah

Kejadian tak biasa sekaligus mengharukan terjadi di Masjid Babussalam, Lawang, Malang Jawa Timur pada Selasa (3/1). Jamaah masjid tersebut dikejutkan dengan meninggalnya seorang jamaah berusia tua, yang meninggal dalam keadaan bersujud di dalam masjid.


Salah seorang warga Malang, Andycha Antholyn menuturkan kakek tersebut bernama Miftah. Kakek yang dikenal warga santun dan ringan tangan tersebut mengembuskan nafas terakhirnya usai melaksanakan salat sunah sekitar pukul 19.15 WIB.

"Setelah salat sunnah bakdiyah Isyak, Haji Mitha meninggal dalam keaadaan sujud. Semoga khusnul khotimah," kata Andy seperti dikutip brilio.net, Rabu (4/1) dari akun media sosialnya. 



Awalnya semuanya terlihat seperti biasa dan tidak ada tanda-tanda yang aneh. Setelah jamaah masjid selesai menunaikan salat Isya, sebagian warga melakukan salat sunnah, begitu juga kakek Miftah. Namun saat masjid hendak ditutup, kakek Miftah masih belum bangkit dari sujudnya dan setelah diperiksa oleh pengurus masjid barulah diketahui jika ia sudah meninggal dunia.

Informasi lain menyebutkan bahwa kakek Miftah juga merupakan seorang yang dikenal warga Kauman, Lawang, Malang sebagai pria yang baik dan biasa memandikan jenazah saat ada warga setempat meninggal dunia.

lihat videonya berikut:

Ngawi Cyber

Diberdayakan oleh Blogger.