Tampilkan postingan dengan label Kepribadian. Tampilkan semua postingan



 Seseorang yang gajinya mencapai puluhan juta rupiah sebulan, tidak menjamin mudah mencari calon pasangan hidup. Solusinya, selain harus banyak bergaul, mencari calon pendamping hidup bisa melalui biro jodoh online.

Salah satu anggota biro jodoh online yang mencari calon pendamping hidup adalah Susanto (bukan nama sebenarnya). Laki-laki 32 tahun ini menjadi anggota biro jodoh setelah didesak agar segera menikah oleh orangtuanya.


Quote:
"Kamu sudah bekerja, umurmu juga sudah matang, tapi kok nggak nikah-nikah. Terus nanti mau dikemanakan uang hasil kerjamu? Untuk apa kerja keras kalau tak punya keluarga," demikian kata-kata yang selalu terngiang di telinga Susanto.
Kata-kata orangtuanya inilah yang membuat Susanto stres dan berpikir keras untuk segera mencari calon pendamping hidup. Ayahnya mengucapkan hal itu empat bulan lalu usai makan malam di rumahnya di kawasan Pluit, Jakarta Utara.

Susanto memikirkan desakan orangtuanya itu sekitar tiga bulan. Di bulan keempat, tepatnya awal Agustus lalu, lelaki bertubuh besar ini memilih menjadi anggota biro jodoh online. Dia kemudian mendaftar di Biro Jodoh Glatik :: Home, sebuah biro jodoh online di Jakarta yang berdiri sejak tahun 2003.

Tak tanggung-tanggung, Susanto memilih status member 'Excellent', sebuah status dengan harga (iuran) termahal di situs biro jodoh itu. Iuran di biro jodoh tersebut termurah Rp 1 juta dan termahal Rp 5 juta, hingga mendapatkan pasangan hidup.

Pekerjaan dan keuangan Susanto tergolong lumayan mapan. Dia bekerja sebagai akuntan di sebuah perusahaan swasta. Gajinya mencapai Rp 12 juta per pekan atau sekitar Rp 48 juta sebulan. Tapi, ia tetap kesulitan mencari calon pendamping hidup. Karakter Susanto yang pendiam mungkin kurang menarik bagi perempuan.

Sikap amarah

Susanto dikenal oleh kawan-kawannya terlalu pendiam. Akibatnya dia tak bisa mengembangkan pembicaraan saat bertemu perempuan. Makanya banyak perempuan menghilang usai perkenalan pertama.

Quote:
"Agak sulit mencarikan jodoh laki-laki dengan karakter seperti ini. Dia terlalu pendiam," kata pemilik birojodohglatik.com, Tutty Wahjuni (54) yang lebih akrab disapa Cik Tjoe kepada Warta Kota, pekan lalu.
Cik Tjoe kemudian memperkenalkan seorang perempuan berusia 26 tahun kepada Susanto. Perempuan itu juga bekerja sebagai akuntan di sebuah pabrik sepatu di Surabaya, Jawa Timur.

Cik Tjoe kemudian mengirim foto-foto kliennya (Susanto) lewat BlackBerry Messenger (BBM) kepada perempuan yang akan diperkenalkan kepada Susanto. Keduanya lalu setuju untuk bertemu. Tapi, Susanto punya permintaan khusus. Dia ingin didampingi Cik Tjoe saat pertemuan pertama dengan akuntan pabrik sepatu tersebut. Cik Tjoe pun setuju untuk ikut menemani Susanto.

Pada akhir pekan pertengahan Agustus 2014, pertemuan keduanya pun digelar. Mereka memilih food court BJ Junction di Surabaya sebagai lokasi pertemuan. Susanto terbang di hari yang sama dari Jakarta menuju Surabaya.

Sedangkan Cik Tjoe mengajak suaminya, William (61). Tapi, ia membaca gelagat kurang baik. Makanya sebelum kedua kliennya bertemu, ia mengingatkan keduanya tentang beberapa hal.

Cik Tjoe membuat aturan tak boleh saling menyinggung perasaan. Tak boleh salah satu klien langsung pergi begitu merasa tak cocok. Lalu tak boleh pula menunjukkan ketidakcocokan di pertemuan pertama itu. Juga tak boleh menjawab sekenanya saat ditanya, lalu tak bertanya balik. Itu akan merusak suasana.

"Saya bilang begini, kalau tak cocok jangan langsung menunjukkan sikap amarah. Jalani saja dulu pertemuannya dan jadi teman," kata Cik Tjoe. Dia memberitahukan itu kepada kliennya lewat telepon.

Cik Tjoe dan suaminya datang lebih dulu ke lokasi pertemuam di food court BJ Junction. Lalu Susanto, baru kemudian si perempuan yang akan dikenalkan. Pertemuan itu berlangsung biasa saja. Kedua klien sama-sama menjaga sikap. Tapi, Susanto terlihat terlalu pendiam.

Bahkan Cik Tjoe tak menyangka Susanto sependiam itu. Berkali-kali Cik Tjoe memulai pembicaraan. Misalnya, menanyakan soal kuliahnya di mana kepada si perempuan, dia anak ke berapa dan sebagainya. Tapi, Susanto ternyata lebih kaku. Dia cuma sedikit bicara dan terlalu banyak tersenyum. Pertemuan tersebut berakhir satu jam kemudian.

Quote:
Esok harinya, ketika Susanto dalam penerbangan ke Jakarta di pagi hari, perempuan berusia 26 tahun itu mengirim pesan BBM ke Cik Tjoe. Dia mengaku tak cocok dengan Susanto. "Katanya, Susanto terlalu pendiam," ujar Cik Tjoe kepada Warta Kota. Makanya, kini Cik Tjoe tengah mencari calon lain yang kira-kira cocok dengan Susanto.

source




 Sesuai judul diatas, disini telah dirangkum bagaimana mengetahui ciri atau tanda wanita yang sudah tidak perawan. Ada banyak cara yang mudah sekali Anda praktekan guna menebak bahwa wanita masih perawan atau tidak. Apa saja? Silahkan simak ciri-cirinya sebagai berikut :


1. DILIHAT DARI CARANYA BERJALAN

Saat Anda berjumpa dengan wanita, perhatikan:
Jika wanita tersebut berjalan sambil menggendong anaknya, berarti wanita itu SUDAH TIDAK PERAWAN!

2. SAAT MENYATAKAN CINTA
Nah jika Anda baru saja ngomong cinta kepada seorang wanita, tunggu beberapa hari dan lihat reaksinya. Jika ternyata ada seseorang datang ke rumah Anda dan mengacungkan golok, terus teriak marah2 sambil berkata:

“Kutu Kampret Berani ya Loe nembak bini gue”!

Nah itu artinya cewek tersebut sudah punya suami, 100% akurat dan bisa di pastikan kalau wanita itu sudah tidak perawan lagi.
*Ingat, jauhi wanita seperti itu kalau Anda tidak mau babak belur dipukulin sama suaminya.

3. DILIHAT DARI BENTUK TUBUHNYA
Jika perutnya terlihat mendadak buncit dalam beberapa bulan, jelas sekali wahai saudara, kalau wanita itu sudah TIDAK PERAWAN lagi.

5. DILIHAT DARI LEHERNYA
Kalau yang satu ini, kita harus teliti memperhatikan leher wanita sebelum dijadikan pacar,siapa tau wanita itu sudah tidak perawan lagi.
Jika terdapat tonjolan pada leher bagian depan wanita itu, berarti wanita itu tidak perawan karena bisa dipastikan dia bukan wanita, tapi WARIA.

6. DILIHAT DARI DADANYA
Dada seorang wanita sangat menentukan kalau dia masih perawan atau tidak. Dan dibutuhkan nyali besar untuk melakukannya.
Jika dada wanita kita pegang terasa agak keras dan berbulu, bisa dipastikan dia tidak perawan. Karena dia bukan wanita, melainkan LAKI-LAKI (Perjaka).

7. DILIHAT DARI NAMANYA
Kalau ada seorang wanita yang bernama Gadis, maka cepat nikahi wanita itu. Rugi banget kalau sampe diduluin orang, kan enak tuh kalau kita nanti sudah tua, istri kita nanti masih disebut Gadis.

8. DILIHAT DARI CARA DIA MEMBACA
Karena begitu seriusnya membaca postingan tentang ciri-ciri wanita yang sudah tidak perawan lagi, dia baru sadar kalau nomor 4 ternyata tidak ada.

9. DILIHAT DARI CARA DIA KALAU SUDAH MEMBACA
Sadar kalau nomor 4 tidak ada, dia langsung kembali lihat keatas dan berkata:

“Oh iya nomor 4 tidak ada…”

Note: Artikel ini hanya untuk keperluan hiburan semata. Dilarang keras untuk mempraktekannya tanpa di dampingi oleh ahlinya.
Semoga Humor tentang Ciri-Ciri Wanita yang Sudah Tidak Perawan (99% Akurat) bisa menghibur Anda yang sedang galau.

source

ibu bayi tidur
Ingin anak-anak Anda lebih sehat dan  terhindar dari stres hingga beranjak dewasa? Saat lahir hingga usia anak mencapai tiga tahun, buah hati harus tidur satu kasur dengan ibu.

Saran yang cukup kontroversi ini datang dari seorang dokter anak, Nils Bergman. Dia menemukan, bayi berusia dua hari yang tidur bersama ibu mereka tidur lebih nyenyak dibandingkan bayi yang tidur di kasur terpisah. Jantung anak-anak yang tidak berada satu tempat tidur dengan ibu mereka juga lebih banyak mengalami stres.

Tidur terpisah membuat ikatan antara ibu dan anak lebih sulit dijalin, sehingga mempengaruhi perkembangan otak yang menyebabkan perilaku buruk saat anak tumbuh dewasa.

Dr Bergman, dari Universitas Cape Town, Afrika Selatan, mengatakan untuk perkembangan optimal, bayi baru lahir harus tidur di dada ibu selama beberapa minggu pertama. Setelah itu, mereka harus tidur sekasur dengan si ibu hingga berusia tiga, bahkan empat tahun.

Namun, studi yang meneliti kaitan antara berbagi tempat tidur dengan  peningkatan risiko kematian menimbulkan ketakutan tersendiri bagi para ibu. Mereka khawatir tanpa sadar mereka akan menimpa anak mereka saat tidur. Dalam penelitian di Inggris, dua pertiga dari kasus kematian bayi mendadak terjadi saat bayi dan ibu berbagi tempat tidur.

Dr Bergman mengatakan, "Bayi tercekik dan meninggal saat sedang tidur bukan karena ibu mereka. Tetapi karena hal-hal lain seperti asap beracun, rokok, alkohol, bantal-bantal besar dan mainan berbahaya," katanya seperti dikutip Daily Mail.
Dalam percobaan, 16 bayi diteliti saat sedang tidur bersama ibu mereka. Setelah diamati, stres yang dialami jantung bayi tiga kali lipat lebih rendah daripada saat mereka tidur sendirian.

Saat berada di ranjang terpisah, tidur bayi lebih terganggu, otak bayi lebih cenderung sedikit bertransisi dari dua siklus tidur, aktif dan tenang. Bayi yang tidur sendiri juga memiliki kualitas tidur yang lebih buruk.

Peneliti percaya, tahap transisi ini sangat berpengaruh pada pengembangan otak bayi. Riset pada hewan menghubungkan kombinasi stres dan kurang tidur menyebabkan masalah perilaku pada masa remaja. Perubahan pada hormon stres juga berkaitan dengan adanya masalah kesehatan seksual di masa datang.

Yayasan Kelahiran Nasional Inggris menyatakan, berbagi kasur antara bayi dan orang tua tak berefek negatif selama orang tua tidak merokok, minum minuman beralkohol atau narkoba, tidak kegemukan, sakit atau sangat kelelahan.

source

angelina jolie


Jika penasaran apakah wanita impian Anda menginginkan sebuah keluarga besar, perhatikan saja wajahnya. Wanita dengan penampilan feminin dan keibuan cenderung mengharapkan memiliki banyak anak.

Semakin banyak fitur feminin yang membuat penampilan mereka terlihat lebih lembut, semakin besar kemungkinan seorang wanita mendamba anak. Wajah feminin ditandai dengan mata besar, bibir penuh dan hidung mancung.

Ilmuwan dari Universitas St Andrews percaya temuan mereka dapat dijelaskan dengan hormon seks, estrogen. Semakin tinggi level hormon ini di tubuh wanita, membuat mereka semakin lembut dan makin tinggi pula naluri keibuan mereka.
Hubungan antara keinginan memiliki anak dengan penampilan feminin disebut ada pada bintang Hollywood, Angelina Jolie. Jolie memiliki tiga anak adopsi dan tiga orang anak kandung dengan Brad Pitt. Model Heidi Klum dan penyanyi Madonna juga selebritas yang memiliki masing-masing empat orang anak.

Selama riset, peneliti meminta 25 wanita muda menjawab pertanyaan mengenai berapa jumlah anak yang mereka inginkan dan kapan mereka ingin mempunyai anak. Setelahnya tingkat estrogen mereka diperiksa.

Miriam Law Smith dari Lab Persepsi Universitas St Andrews yang mengkhususkan pada riset wajah berkata, "Semakin banyak estrogen dalam tubuh, semakin banyak anak yang mereka inginkan. Kami terkejut menemukan hasil ini," katanya kepada Daily Mail.

Tingkat estrogen tidak terkait dengan usia saat wanita memulai keluarga,  tetapi para peneliti percaya ini mungkin karena, sebagian besar wanita muda karier lebih menjadi prioritas.

Dalam percobaan kedua, dua kelompok wanita difoto dan ditanyakan keinginan mereka untuk memiliki anak. Dari sini, Law Smith menciptakan citra komposit wajah dengan naluri keibuan terkuat. Mereka inilah yang paling tertarik membangun keluarga.

Studi yang dimuat dalam Jurnal Hormones and Behavior menyebutkan, wajah wanita keibuan cenderung dianggap lebih feminin oleh relawan pria dan wanita. Rata-rata, wanita keibuan mendamba momongan 4,3 orang, hampir tiga kali lebih banyak daripada mereka yang paling tidak feminin.

Namun, studi juga menemukan fitur wajah hanya memengaruhi 20 persen keputusan seorang wanita mengenai jumlah anggota keluarga. Hal lain yang memengaruhi adalah faktor-faktor sosial, termasuk pendidikan dan dan finansial. (adi)



source

pria disfungsi
Ejakulasi dini atau sering dijuluki orgasme prematur bukan hanya gangguan seksual yang didominasi pria. Jumlah kaum hawa juga mencapai klimaks terlalu dini semakin tinggi.

Rumah Sakit Magalhães Lemos di Portugal melakukan riset dan menemukan bukti wanita juga bisa mencapai puncak dalam hubungan seksual terlalu cepat. Survei dari 510 wanita Portugis berusia 18-45 tahun menemukan, 40 persen wanita peserta ternyata menderita disfungsi seksual. Sementara 3 persen diantaranya menggambarkan bahwa mereka mengalami masalah seksual yang kronis.

Ejakulasi dini merupakan fenomena medis yang terkait dengan pria, namun para peneliti ingin mengetahui apakah perempuan juga mengalami kondisi ini. Mereka menanyai responden wanita mengenai frekuensi orgasme dini, apakah pernah merasa kehilangan kontrol saat orgasme, dan apakah masalah ini menyebabkan stres.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 40 persen mengalami orgasme lebih awal dari yang diinginkan. Pemimpin peneliti, Serafim Carvalho menyatakan, "Untuk kelompok ini, orgasme dini sangat mengganggu," katanya seperti dikutip Live Science.

"Kami pikir hal itu sesuatu yang serius seperti tekanan yang dirasakan pria."

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Sexologies, diharapkan dapat mendorong penelitian lebih lanjut tentang disfungsi seksual wanita. Selama ini, studi mengenai disfungsi seksual yang dirasakan kaum hawa minim.

Studi ini sesuai dengan temuan pada 2010 pada wanita Amerika menemukan, 54 persen wanita usia 18-30 tahun dilaporkan kesulitan mencapai orgasme.

source

wanita gelang merah
Dalam film 'Mean Girls' dan 'The Devil Wears Prada', wanita digambarkan sebagai sosok yang galak dan seram. Tak dipungkiri, banyak wanita yang bersikap demikian, baik di tempat kerja atau di berbagai situasi.

Hugo Schwyzer, profesor gender dan sejarah dari Pasadena City College pun menganalisisnya. Dan menurutnya, fakta dan fiksi tak jauh berbeda. Lalu, apa penyebab wanita bisa berubah dari pribadi yang manis menjadi sosok yang judes? Ternyata semua karena satu hal, yaitu pria!

Menurut Hugo wanita saat ini dipaksa untuk jadi lebih kompetitif, satu sama lain daripada sebelumnya. Terutama dalam hal menjalin asmara. Jika pria cenderung bermain taktik, wanita lebih banyak berkompromi.

"Ini berarti bahwa ada persaingan yang lebih ketat di antara para wanita," kata Hugo seperti dikutip dari Daily Mail.
Bahkan menurutnya, keberhasilan wanita dalam pekerjaan dan pendidikan dan bisa melewati pria, memicu fenomena 'gadis kejam'. Profesor Schwyzer mengklaim kalau media juga yang membuat wanita selalu merasa tidak sempurna dan mengubah dirinya jadi sosok yang seram.

Ia pun mencontohkan tulisan Lori Gottlieb yang dimuat di The Atlantic. Dalam tulisannya itu, Lori menyarankan untuk mencari kemapanan sendiri dan menikahi 'Mr not-Right'.

"Pria yang benar-benar baik hanya sedikit. Hal ini membuat mereka memiliki posisi tawar yang tinggi dalam sebuah hubungan dan wanita lebih banyak berkompromi," tulis Gottlieb.

source

hudson kroenig
Usia tidak menghambat seseorang menjadi seorang model. Buktinya, seorang bocah laki-laki sudah mendapat predikat calon supermodel di usianya yang baru menginjak tiga tahun. Bocah bernama Hudson Kroenig itu bahkan pernah tampil di atas catwalk untuk rumah mode Chanel.
Dikutip dari laman Daily Mail, Hudson menjadi pusat perhatian tatkala membawakan busana Chanel dalam Paris Fashion Week, beberapa waktu lalu. Bakat Hudson di dunia modeling sebetulnya tidak terlalu mengherankan. Ia mewarisi bakat tersebut dari sang ayah yang juga seorang supermodel ternama, Brad Kroenig.
Dalam sejumlah foto, Hudson tampaknya memiliki selera tinggi dalam hal berbusana. Sebagian besar pakaian dan aksesori miliknya adalah karya desainer ternama, seperti atasan Fendi dan boot Chanel. Selain itu, Hudson juga sangat dekat dengan perancang busana ternama dunia, Karl Lagerfeld. Ia bahkan memanggil perancang asal Jerman tersebut dengan sebutan paman.
“Karl telah begitu baik dan manis kepada Hudson. Hudson sangat senang menghabiskan waktu dengannya dan sangat bersemangat saat Karl datang ke New York atau ketika kami pergi ke Eropa mengunjunginya (Karl),” ujar Brad.


source

diabetes
Orangtua mana yang tak senang, melihat anaknya doyan mengonsumsi makanan. Apalagi, jika si kecil yang awalnya susah sekali makan menjadi tertarik untuk makan banyak. Jika kondisi ini tiba-tiba terjadi pada si buah hati, sebagai orangtua, Anda perlu waspada. Bisa jadi, ini merupakan salah satu gejala anak mengidap diabetes melitus tipe 1 (DM1).

Penyakit DM1 saat ini bukan hanya populer diderita oleh kalangan orang dewasa. Anak-anak mulai dari usia 7-12 tahun kini juga banyak yang terdeteksi menderita diabetes. Penyebabnya bukanlah dari faktor genetik, kasus DM1 yang banyak diderita anak-anak merupakan penyakit autoimun. Hanya 10 persen DM1  yang terjaid pada anak karena faktor genetik.

“Gejalanya bukan hanya banyak makan. Jika anak memiliki gejala lainnya seperti banyak minum, sering buang air kecil dan berat badan terus turun, Anda perlu waspada dan jangan tunda melakukan cek kadar gula darah anak,” kata dokter spesialis anak, dr. Erwin P. Soenggoro, SpA (K) dalam Seminar Media tentang Diabetes Melitus di Hotel Akmani, Jakarta.

Menurut Erwin, DM1 yang terjadi pada anak-anak merupakan salah satu penyakit kronis yang perlu penanganan khusus karena dapat menyebabkan kematian. Berdasarkan data yang terkumpul di Unit Kerja (UKK) Endokrinologi Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sampai 13 Oktober 2011, ada sebanyak 709 anak penyandang DM tipe 1. Dengan rincian, 417 anak perempuan dan 282 anak laki-laki, serta 10 laporan kasus tanpa data lengkap. Jika dibandingkan dengan data pada Mei 2009, yaitu 156 penyandang dengan 86 perempuan dan 70 anak laki-laki, data ini menunjukkan peningkatan jumlah penyandang sebesar 553 dalam kurun waktu dua tahun.

Faktor resiko diabetes pada anak sangat banyak. Bisa dipengaruhi karena faktor lingkungan, kekurangan vitamin D, infeksi virus, pola hidup tak sehat termasuk pola makan yang buruk dan faktor kebersihan yang terabaikan. DM1 yang menyerang anak-anak adalah kelainan sistemik yang terjadi akibat gangguan metabolisme glukosa yang ditandai oleh hiperglikemia kronik. Keadaan ini terjadi siakibatkan oleh kerusakan sel penghasil insulin di kelenjar pankreas sehingga insulin berkurang bahkan terhenti. Seperti diketahui, hormon insulin sangat bermanfaat menjaga keseimbangan gula dalam tubuh.

“Kerusakan pankreas bisa terjadi akibat sel-sel pertahanan tubuh yang bereaksi berlebih, sehingga akhirnya merusak pankreas,” katanya.

Jika anak sudah terlanjur menderita DM1, pengelolaan penyakit ini perlu dilakukan melalui satu sistemn komprehensif yang meliputi pemeberian insulin, pengaturan makan, olahraga, pemantauan rutin dan edukasi.  Walau DM1  sampai saat ini belum dapat disembuhkan, namun, kualitas penyandangnya dapat dipertahankan secara optimal, yakni tetap dengan kontrol yang baik.

“Untuk itu, waspadai gejalanya pada anak”.


source

selingkuh
Perselingkuhan dalam sebuah hubungan adalah sesuatu yang sangat menghancurkan. Pertanyaan pertama yang terlintas dalam pikiran saat pasangan berselingkuh adalah mengapa?

Sebuah studi terbaru oleh Universitas Guelph di Ontario, Kanada, melakukan penelitian untuk mengungkapnya. Mereka menemukan, alasan berselingkuh sangat berbeda di antara kedua jenis kelamin. Untuk pria, biasanya semakin besar hasrat seksual mereka, semakin tinggi risiko berselingkuh.

Sedangkan, bagi wanita, perselingkuhan lebih didasarkan tingkat kepuasaan dalam hubungan yang dijalani. Jika tidak bahagia dalam pernikahannya, wanita 2,6 kali lebih mungkin untuk berselingkuh.

Apapun alasan perselingkuhan, akan menimbulkan kerusakan dalam hubungan. Namun, ada benang merah dalam setiap perselingkuhan. Kevin Hansen, penulis 'Secret Regrets: What if You Had a Chance?' mengungkap hal-hal yang menyebabkan wanita berselingkuh dari pasangannya, seperti dikutip dari Shine.

Pasangan berlaku kasar

Banyak wanita menyadari hidup dalam kesalahan saat mengetahui pasangan berwatak kasar dan berusaha selalu mengendalikan pasangan. Tipe pria seperti ini seringkali meminta pasangan untuk selalu memenuhi keinginannya. Bila tak dituruti, mereka tak segan menggunakan kekerasan untuk 'meluruskan' pasangan.

Terlepas dari baik-buruknya perselingkuhan, bagi wanita yang hidup dalam hubungan seperti ini, berselingkuh dapat membuat mereka lebih baik dan merasa dihormati orang lain.
Psikolog Michael E. Silverman, PhD, mengatakan jika berada dalam sebuah hubungan yang penuh kekerasan, selingkuh bukan cara terbaik. Minta bantuan dari seorang teman yang dapat dipercaya, keluarga, atau terapis untuk mengubah perilakunya. Bila dia tidak dapat mengubah perilaku kekerasannya, lebih baik lepaskan hubungan sebelum menjalin hubungan baru.
Membenci satu sama lain
Perbedaan cara pandang dan keinginan boleh saja berbeda. Namun, sebagian pasangan tidak dapat saling berkomunikasi dan menemukan hal terbaik untuk menyelesaikannya. Sehingga, kemarahan yang tak terselesaikan membuat tumbuhnya perasaan benci. Tak jarang, pasangan yang mulai saling membenci saling menyakiti.

Umumnya, hal ini akan berlangsung dalam waktu cukup lama dan mulai menggerogoti kenyamanan dan keintiman dalam hubungan. Untuk mengobati kekosongan, pasangan bisa mencari rasa nyaman dari orang lain lewat perselingkuhan.
Menurut Dr Silverman, kemarahan yang tak terselesaikan adalah lahan subur perselingkuhan. Dia menekankan pentingnya kejujuran dan komunikasi intens pasangan agar hubungan dapat dipertahankan.

Kebosanan dan rasa tak bahagiaUmumnya terjadi saat hubungan sudah berlangsung lama. Awal hubungan yang membara bisa berubah menjadi sesuatu yang menjadi sebuah rutinitas dan membosankan. Akibatnya banyak yang merasa tak bahagia hidup dalam hubungan.

Berselingkuh, bagi wanita jenis ini merupakan suntikan semangat dan gairah yang tidak dapat diperoleh lagi dari hubungan yang dijalani. Perasaan kuat, mandiri, dan percintaan yang hangat adalah alasan wanita untuk melirik pria lain. 

Ahli menyarankan, daripada mencurangi pasangan, lebih bijak bila membicarakannya dari hati ke hati dan untuk mengatasi stagnasi hubungan. Cobalah mengubah pola kebiasaan dalam hubungan dan komunikasikan perasaan dan kebutuhan Anda pada pasangan. Jika ingin mengubah tempo dan memperoleh sesuatu yang baru, berlibur berdua di tempat eksotis atau pindah ke kota baru dan memulai semua dari awal bisa menjadi solusi.

Pasangan workaholik Wanita dengan pasangan yang terlalu terlibat dengan pekerjaan umumnya sangat mandiri dan independen. Mereka merasa komitmen untuk membangun keluarga dan anak-anak hanya berada pada pundak satu orang.

Bila di biarkan berlanjut, perasaan dengan pasangan dapat terputus. Saat bertemu pria yang penuh perhatian, wanita merasa bisa terbebas dari rasa kesepian dalam hubungan pernikahan.
Menurut Dr Silverman, obat dari kondisi ini adalah memulai dialog dengan pasangan dan membeberkan keinginan dan kebutuhan agar pola kehidupan dapat diperbaiki.

Pasangan selingkuh duluanSaat mengetahui pasangan berselingkuh, banyak wanita yang sangat terluka dan marah. Perasaan dicampakkan dan dikhianati dapat menjadi dorongan kuat bagi wanita untuk balas dendam atas perlakuan pasangan: berselingkuh seperti yang dilakukan pasangan.

Dr Silverman mengatakan, kemarahan dapat mengaburkan penilaian seseorang, itulah sebabnya ia bila salah satu pasangan berselingkuh, sebaiknya mengikuti konseling pernikahan. "Sebab, lamanya kebersamaan bukan jaminan bahwa pasangan telah saling mengenal satu sama lain," katanya. (eh)

source

naka main sepakbola
Gaya hidup pasif dan kehidupan yang penuh kesibukan menjadi halangan dan keprihatinan orang tua terhadap perkembangan fisik dan mental anak. Karenanya, anak lebih banyak terjebak dalam kehidupan pasif seperti game elektronik sehingga sulit mengembangkan kreativitas mereka.
Berdasar penelitian yang dilakukan oleh BIC Kids, dalam gaya hidup saat ini, orang tua dapat merasa sulit menemukan waktu melakukan kegiatan bersama anak-anak mereka. Padahal, inilah salah satu cara paling sederhana untuk menginspirasi kreativitas.

Dari 2.000 orang yang disurvei, hanya 10 persen menghabiskan waktu setiap hari melakukan kegiatan kreatif bersama anak mereka. Sepertiga orang tua bersama anak seminggu sekali, sedangkan dua persen dari orang tua mengakui pernah melakukan hal ini.

Saat diminta memberi skor mengenai kreativitas anak dengan skala 1-10. Sebanyak 40 persen orang tua memberi anak-anak mereka skor antara 1-5 untuk kreativitas. Hal serupa juga dirasakan anak, seperti merasa kemampuan menggambar yang kurang. Hanya sepertiga anak-anak usia sekolah dasar mengaku orang tua cukup perhatian terhadap apa yang mereka lakukan.

Ketika ditanya apa kualitas terpenting untuk ditanamkan pada anak-anak, sepertiga orang tua mengatakan 'percaya diri' dan 22 persen mengatakan 'akal sehat'. Hanya 16 persen orang tua berpikir penting menanamkan kreativitas dan imajinasi kepada anak-anak mereka.

Angela Anning, Profesor Pendidikan Anak Usia Dini dari Universitas Leeds, mengatakan, "Menarik untuk melihat bahwa kreativitas menjadi peringkat ketiga dalam pandangan orang tua sebagai kualitas penting bagi pendidikan anak," katanya kepada Female First.

Dia menambahkan, "Kreativitas, bahkan kesenangan sederhana saat menggambar dan mewarnai, menanamkan keyakinan dan membantu mengembangkan rasa percaya diri dan pemahaman di sekitar kita."

Kreativitas memainkan peran sentral dalam banyak karir, sehingga mendorong anak-anak untuk menjadi kreatif saat muda. Manfaatnya akan terasa di masa depan mereka. "

Angela Anning menawarkan lima tips untuk meningkatkan kreativitas anak.

1. Buatlah diri tertarik pada kreativitas anak dan bergabunglah dengan permainan dan aktivitas anak Anda.

2. Jadwalkan waktu dan ruang agar anak-anak menjadi kreatif. Bisa dimana saja, seperti di meja dapur, di depan televisi, kamar mandi dan dimanapun.

3. Variasikan sumber daya anak-anak Anda agar dapat bermain secara kreatif sesuai dengan usia mereka. Sediakan berbagai penunjang seperti cat, boneka, tokoh-tokoh kecil, kotak, kain, sendok kayu, kardus, dan apapun yang bisa digunakan bermain namun tetap aman.

4. Bacakan cerita kepada anak-anak Anda dan tumbuhkan minat mereka dalam bicarakan berbagai hal seperti hewan, monster, peri, mesin, mobil, alam, bunga, dan sebagainya.

5. Nikmati musik yang menyenangkan dan eksplorasilah bersama anak-anak. Luangkan waktu untuk menggambar, bercerita dan bermain bersama mereka.

source

wanita shoping
Wanita, uang, dan belanja, seolah sudah menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Tak heran jika wanita betah berlama-lama ada di dalam pusat berlanjaan seperti department store atau butik.

Hasil survei dari GE Money pada 2006 mengungkap, wanita mampu menghabiskan rata-rata 25.184 jam dan 53 menit selama periode 63 tahun. Survei dilakukan terhadap 3.000 wanita yang rata-rata melakukan aktivitas belanja sebanyak 301 kali per tahun, dengan total 399 jam dan 46 menit.

Survei juga menunjukkan bahwa wanita dapat menghabiskan lebih dari satu jam untuk belanja makanan. Dengan rata-rata 84 kali perjalanan ke restoran per tahun, menghabiskan 94 jam dan 55 menit. Sedangkan untuk berburu dan menawar pakaian terbaru, mereka bisa menghabiskan 100 jam dan 48 menit.

Jajak pendapat juga menunjukkan bahwa wanita melakukan window shopping setidaknya 51 kali dalam setahun. Menghabiskan 48 jam dan 51 menit hanya untuk mencari barang yang hendak dibeli pada kunjungan berikutnya.

Stewart MacPhail, dari GE Money, mengatakan "Wanita jelas mendedikasikan banyak waktu untuk memastikan mereka mendapatkan penawaran terbaik dan barang yang paling cocok untuk kebutuhan mereka."

Sebuah penelitian yang diterbitkan Bureau of Labor Statistics pun semakin mengukuhkan posisi wanita sebagai penggila belanja. Penelitian yang dilakukan selama 2008 hingga 2009 ini menunjukkan bahwa semakin besar pendapatan seorang wanita, maka semakin besar juga pengeluaran mereka untuk berbelanja.

Tak hanya pakaian dan produk kecantikan, pengeluaran wanita juga umumnya meliputi asuransi, makanan, transportasi, kesehatan, dan hiburan.

Karena itulah, tak heran jika seiring berjalannya waktu, semakin banyak mal dan departement store yang bermunculan. Dengan alasan mempermudah masyarakat mendapatkan segala kebutuhannya, pengembang
department store mendapatkan keuntungan berlimpah.

"Setiap kami membuka cabang baru, kami sesuaikan dengan kebutuhan dari lingkungan yang ada. Kami juga berusaha menyediakan berbagai fasilitas dan barang yang lengkap agar pembeli mau berlama-lama berbelanja di dalam. Semakin lama mereka di dalam, semakin banyak untung yang kami dapat," ujar Fandawan Ramali, Chief Operating Officer Centro, saat pembukaan cabang di Summarecon Mal Serpong.

Bagi Anda penggila belanja yang tak sungkan-sungkan menghabiskan uang, hadirnya berbagai mal, departement store dan butik menjadi sebuah anugrah pemuas nafsu. Tetapi, bagi Anda yang harus mengencangkan pinggang, tentu hal ini menjadi godaan yang sangat besar.

source

pasangan kencan
Cantik atau pintar? Seorang koki handal atau liar di tempat tidur? Apakah yang sebenarnya diinginkan pria saat memilih wanita calon istri? Ini mungkin pertanyaan banyak wanita lajang atau istri yang merasa tak aman dalam pernikahannya.

Kualitas utama yang paling dicari seorang pria pada diri seorang wanita, berdasar survei terbaru, menunjukkan sesuatu yang berbeda dari perkiraan orang pada umumnya.

Situs kencan Rusia ElenasModels.com, dalam sebuah jajak pendapat, meminta pria untuk menulis tiga kualitas paling dicari pada wanita calon istri mereka. Ternyata, 25 persen pria memilih "kesetiaan" sebagai peringkat nomor satu. 15 persen persen memilih wanita yang "mencintai/mengasihi" dan 10 persen memilih "kejujuran".

Elena Petrova, pendiri dan CEO Model Elena mengatakan terkejut dengan hasil surveinya. "Tampaknya integritas hubungan bukan menjadi prioritas utama bagi pria dalam sebuah hubungan serius atau pernikahan," katanya.

Mereka juga meneliti kualitas yang diinginkan wanita dalam mencari pasangan. Hasilnya, hampir serupa dengan keinginan pria. "Survei ini menegaskan sekali lagi bahwa kejujuran, cinta dan kesetiaan adalah prioritas utama dalam hubungan jangka panjang agar hubungan awet," kata Petrova seperti dimuat dalam GALTime.

Jadi, jangan menganggap perubahan bentuk tubuh dan kecantikan satu-satunya akan membuat pasangan menjauh. Yang paling penting ternyata apa yang ada di dalam hati.

source

wanita ngobrol
Bersama teman membuat wanita merasa senang, dapat menikmati makanan-makanan enak, dan bergosip sepanjang hari. Tak heran kalau satu dari tiga wanita yang sudah menikah lebih bahagia menghabiskan waktu bersama teman wanita dibandingkan dengan suami mereka.

Seperti dilansir dari Daily Mail, para peneliti mewawancara 3.000 wanita dan menemukan bahwa kebanyakan dari mereka lebih senang menghabiskan hari dengan teman mereka dibandingkan dengan pasangan hidup mereka.

Enam dari 10 mengatakan bahwa mereka lebih memilih berbelanja dengan teman wanita dibandingkan dengan pasangan karena teman wanita menawarkan sensasi yang lebih baik, dan saran yang lebih dapat dipercaya.

Survei yang dilakukan oleh Lakeside Shopping Centre di Essex ini menemukan, ketika bertemu dengan teman-teman wanita, seorang wanita berusaha lebih keras untuk tampil maksimal. Bahkan, mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk menata make up dan rambut mereka.

Tak hanya itu, mereka menghabiskan lebih banyak uang ketika hang out bersama teman-temannya. Mereka mengakui teman wanita mendorong mereka untuk membahagiakan diri mereka sendiri.

"Setelah seminggu sibuk kerja, wanita menginginkan waktu 'me time'. Jelas, wanita akan lebih memilih menghabiskan waktu mereka dengan teman dibandingkan dengan pasangan hidup mereka," ujar juru bicara Lakeside Sophie Scott.

Menurutnya, menghabiskan waktu dengan teman wanita, berbelanja, bergosip di coffee shop, dapat meningkatkan mood seorang wanita. Penelitian ini menemukan satu dari tiga orang setuju bahwa mereka lebih suka bersama teman wanita karena mereka lebih menyenangkan. Dan tentunya, mereka sangat menyukai bergosip dengan teman wanitanya.

Bahkan survei ini menunjukkan bahwa dua per tiga wanita merasa bersalah jika mereka tidak menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman wanitanya. Satu dari sepuluh wanita mengatakan mereka lebih bisa menjadi diri sendiri ketika berada di sekitar teman-teman mereka, sementara hampir setengahnya mengatakan, mereka menikmati berbicara tentang apa pun dengan temannya. (umi)

source

orgasme seks
Hubungan seksual antara suami dan istri bukan sekadar pelampiasan hasrat. Menjaga rutinitas aktivitas ini di kehidupan pernikahan, menjadi bagian penting dalam mewujudkan keharmonisan hubungan.

Dr Oz, pakar kesehatan ternama yang kerap muncul di jaringan televisi internasional, telah membuktikan argumen tersebut. Frekuensi bercinta yang intens menjadi resep kelanggengan hubungan rumah tangganya yang telah memasuki tahun ke-26.

Dokter berusia 51 tahun itu mengatakan bahwa keintiman yang terbangun di kamar tidur memainkan kunci penting dalam menjaga pernikahan selalu fresh.

Ia merekomendasikan pasangan berumah tangga melakukan hubungan intim setidaknya dua kali dalam seminggu. "Seks membantu memperpanjang harapan hidup. Sudah terbukti secara ilmiah bahwa dua kali seminggu sama dengan memperpanjang hidup tiga tahun lebih lama," ujarnya seperti dikutip Daily Mail.

Sang istri, yang tiga tahun lebih muda darinya, sepakat bahwa keterlibatan fisik selama hampir tiga dekade memainkan peran penting menjaga hubungan terus bergelora. "Jauh lebih sulit menyalakan kembali gairah yang sudah mati. Karenanya, Anda harus membuat keintiman menjadi bagian yang selalu terjaga dalam kehidupan Anda," ujar ibu empat anak ini.

Durasi bercinta ideal Berdasar survei yang dipublikasikan 'Journal of Sexual Medicine' pada 2008, durasi bercinta terbaik berlangsung selama 7–13 menit. Waktu bercinta yang hanya selesai 3 menit tergolong terlalu cepat. Sedangkan lebih dari 13 menit terbilang terlalu lama.

Lantas, benarkah ungkapan seks lebih lama, lebih nikmat, itu bisa dibilang hanya mitos? Kesimpulan itu hanya hasil survei terhadap 500 pasangan menikah. Yang pasti, setiap pasangan memiliki durasi ideal berbeda-beda. Ada yang perlu lama. Ada pula yang sudah puas dalam waktu singkat.

Tiap pasangan tentu punya takaran durasi bercinta masing-masing. Sama halnya dengan gaya bercinta favorit. Jadi, berapa lama durasi bercinta yang ideal untuk Anda dan pasangan, Anda berdualah yang menentukan. (eh)

source

otak (corbis)
Selama ini, banyak orang menganggap level IQ (intelligence quotient), bersifat tetap. Namun, faktanya tak demikian. Ternyata, level IQ secara signifikan berfluktuasi di masa remaja.

Artinya, level IQ seseorang bisa naik dan bisa turun. Hal ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan tim dari Wellcome Trust Centre for Neuroimaging di Inggris. Memang, sampai saat ini level IQ masih jadi patokan.

Jika hasil tes menunjukkan skor yang tinggi, seorang anak dianggap jenius. Sementara, jika skor IQ rendah, seorang anak dianggap tak terlalu pintar. Padahal, menurut penelitian, fakta soal IQ lebih rumit dari hal itu.

Penelitian ini melibatkan 33 anak yang berusia 12 hingga 16 tahun. Tim melakukan tes IQ pada mereka. Empat tahun kemudian, mereka menjalani tes yang sama dan hasil tes menunjukkan satu dari lima anak mengalami fluktuasi dari satu kategori IQ, seperti kepintaran rata-rata. Beberapa anak, menunjukkan peningkatan IQ sebesar 21 poin dan ada juga yang turun 18 poin.

"Perubahan sebesar 20 poin merupakan perbedaan besar. Jika level IQ seseorang yang awalnya 110 menjadi 130, maka ia berubah dari kategori rata-rata menjadi superior. Lalu jika poin awal 104 menjadi 84, maka berubah dari kategori normal menjadi rendah," kata Profesor Cathy Price, salah satu peneliti, dikutip dari cbsnews.com.

Hasil pemindaian otak pada anak-anak menunjukkan bahwa perubahan IQ juga bisa dilihat dari perubahan struktural dalam otak. "Perubahan dalam level IQ adalah sesuatu yang nyata," kata Dr. Sue Ramsden, asisten peneliti.

Lalu, apa pemicu naik dan turunnya level IQ? Menurut peneliti, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengerahuinya. Tetapi hal ini bisa jadi indikasi, bahwa hasil tes IQ pada beberapa orang bisa jadi karena ia terlalu cepat tumbuh atau mungkin terlambat.

Jadi, orangtua tak perlu terlalu cepat menyerah pada anak yang hasil IQnya rendah. Sangat penting untuk menanamkan pada seorang anak, kalau ia adalah seorang yang pintar, demi perkembangan psikologisnya.

"Kita (sebagai psikolog) harus berhati-hati dalam menulis 'buruk' terutama pada hasil tes IQ tahap awal. Pada kenyataannya, IQ mereka dapat meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun," kata Price.

source

wanita karir
Rapat di kantor, bertemu dengan banyak klien atau membahas masalah keluarga dengan saudara serta orang tua. Setiap hari Anda selalu dihadapkan dengan situasi ini, yaitu saling bertukar ide dan pendapat atau dikenal juga dengan brainstorming.

Istilah ini dikembangkan oleh Alex Osborn pada 1950-an, dengan mengikuti  beberapa aturan yang terkait akal intuitif dasar. Seperti, membuat daftar dari setiap ide yang muncul di pikiran dan memberikan kritik pada pembahasan awal.

Masalah yang muncul bagi kelompok yang melakukan brainstorming adalah bahwa teknik ini sering tidak efektif. Artinya, kelompok yang berkumpul untuk menghasilkan gagasan baru, kadang menghasilkan ide yang lebih sedikit dibandingkan jika seorang individu bekerja sendiri.

Sejumlah studi ilmiah pun menunjukkan berkurangnya produktivitas saat brainstorming. Karena brainstorming justru sering jadi bumerang dan kurang menghasilkan ide yang baru, peneliti pun melakukan penelitian untuk mengembangkan teknik brainstorming.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Jonali Baruah dan Paul Paulus yang dipublikasikan dalam Journal of Experimental Social Psychology pada 2011, meneliti pengaruh dari aspek berpikir individu terkait kinerjanya dalam sebuah kelompok.

"Banyak masalah yang muncul ketika brainstorming untuk menyelesaikan berbagai masalah dan dilihat dari berbagai aspek," kata Art Markman, Ph.D., profesor psikologi di Universitas Texas, dikutip dari huffingtonpost.com.

Dalam studi ini, diketahui kalau kombinasi terbaik dari brainstorming adalah untuk setiap kelompok akan diberikan topik spesifik dan fokus dengan topik itu. Ini penting agar brainstorming jadi lebih efektif dan menghasilkan ide-ide yang segar.

"Ketika Anda menghasilkan ide-ide dalam kelompok, mungkin akan berinteraksi dengan orang-orang dengan berbagai jenis keahlian. Dalam pengaturan grup, setiap orang akan menggunakan perspektif sesuai bidang keahliannya untuk membimbing mereka dalam menghasilkan ide," kata Markman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa melibatkan orang-orang dengan latar belakang yang datang berbeda dalam proses brainstorming memang cukup baik. Namun, yang paling baik adalah terlebih dahulu mengidentifikasi bidang keahlian masing-masing dan mendorong orang lain untuk menganalisis masalah dari sudut pandang keahlian tersebut.

Dengan cara ini, kelompok yang melakukan brainstorming lebih bisa menganalisis dari berbagai sudut pandang. Orang lain pun bisa memikirkan masalah dan menghasilkan ide dengan perspektif yang beragam.


source

salon anak
Anda memiliki banyak alasan untuk bersahabat dengan penata rambut. Tak hanya dapat memberikan tips cantik seputar penampilan rambut, mereka juga dapat diandalkan untuk mendeteksi kanker kulit sedari dini.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Archives of Dermatology menemukan bahwa seorang penata rambut umumnya sensitif melihat keganjilan saat melakukan perawatan terhadap kulit kepala, leher, dan kepala pelanggannya.

Lewat sebuah survei dari Houston terhadap penata rambut asal Texas, studi itu mengungkap, sekitar 37 persen responden secara teratur memeriksa luka di kulit kepala pelanggannya. Saat melihat keganjilan, hampir 60 persen dari mereka meminta pelanggan segera memeriksakannya ke dokter.

Alan Geller, peneliti dari Universitas Harvard yang melakukan survei tersebut berpendapat, sangat penting mendidik orang yang bekerja di lingkungan bisnis kecantikan seperti penata rambut, terapis pijat, dan pakar kecantikan kuku.

Yang perlu dilakukan adalah memberikan bekal informasi agar mereka semakin mengenali ciri-ciri penyakit seperti kanker kulit. Ini cukup efektif untuk mendeteksi kanker secara dini, mengingat masyarakat lebih sering mengunjungi salon-salon kecantikan dibandingkan menemui dokter untuk memeriksakan kesehatan.

Tapi, temuan tersebut tak lantas membuat Anda bisa menutup mata dari gejala-gejala kanker. Anda tetap harus membuka wawasan mengenai gejala-gejala kanker melalui penampilan fisik.

source

wanita cantik
Perempuan sering diidentikkan sebagai 'makhluk lemah'. Padahal, jika diusut lebih dalam, perempuan memiliki segalanya untuk bertahan hidup lebih lama dibandingkan pria.
Lalu, apa yang harus Anda lakukan untuk menghilangkan kesan lemah? Tambahkan lima karakter berikut, Anda pun akan terlihat lebih kuat dan makin seksi di matanya, seperti dikutip dari Marie Claire.

1. Cerdas

Semua orang diberkati dengan berbagai bentuk kecerdasan dari kreativitas hingga kecerdasan ilmu pengetahuan. Perempuan yang cerdas tak hanya mampu mengandalkan otaknya untuk meraih karier yang diinginkan, tetapi juga mampu melihat dan membaca situasi dalam kehidupan pribadi. Di dalam dunia kencan, perempuan pintar akan mampu melihat apakah pria yang dikencani hanya bermain-main dengannya atau mengharapkan lebih.

2. Jujur

Terkadang, lebih mudah berbohong dibanding harus jujur tentang segala hal. Tapi, bagi pria, kejujuran adalah yang dicari dari seorang perempuan. Hal ini membuat mereka lebih mudah menaruh kepercayaan pada perempuan.
3. AmbisiPerempuan memiliki lebih banyak ambisi dibanding pria. Di satu sisi, ia ingin karier yang cemerlang, di sisi lain ia ingin menjadi ibu dan istri yang sempurna bagi keluarganya. Ambisi ini menjadikan dia perempuan super, bahkan melebihi kemampuan pria.

4. Gairah
Gairah tak hanya berjalan seiring dengan ambisi, tetapi juga dengan kepribadian. Jika perempuan tidak memiliki rasa cinta yang penuh gairah pada setiap hal yang ia kerjakan, ia akan tampak memiliki kepribadian yang lemah. Gairah juga terkait dengan loyalitas pada sesuatu pekerjaan atau pun pada keluarga.

5. Kekuatan untuk mengatakan 'tidak'

Kerap kali perempuan tidak dapat tegas mengatakan tidak pada sesuatu yang dianggapnya tidak benar. Mereka dihantui rasa takut akan apa yang terjadi ketika mereka menolak. Hal ini yang sering kali membuat perempuan tampak lemah di mata pria. Padahal, mereka memiliki kesempatan yang sama dengan pria untuk melakukan apa yang mereka suka dan memutuskan sesuatu hal. (art)

source

cewek seksi
Bangun tidur, lalu mandi, berdandan dan pergi ke kantor. Ini merupakan aktiviutas rutin para wanita pekerja seperti Anda. Tapi, tahukah Anda, kalau pada pagi hari pula, wanita karier terlihat paling cantik?

Lebih tepatnya, penampilan wanita karier terlihat sangat maksimal pada pukul 10.03. Ini merupakan hasil survei yang dilakukan oleh produsen produk perawatan kulit, Imperial Leather SkinKind, pada 2.000 wanita.

Juga diketahui, hanya dalam waktu dua jam dan 22 menit, setelah meninggalkan rumah, wanita akan kembali berdandan. Baik hanya untuk memeriksa penampilan atau memperbaiki dandanan, demi terlihat rapi dan profesional.

Hal ini juga yang jadi alasan utama sebagian besar wanita menyimpan sisir, lipstik dan kosmetik lain dalam tas kerja mereka. Lalu, dari hasil survei terungkap kalau wanita rata-rata menghabiskan 38 menit untuk menyiapkan diri sebelum meninggalkan rumah.

"Mayoritas wanita menghabiskan waktu pada pagi hari untuk berdandan semaksimal mungkin. Mereka ingin terlihat pintar dan profesional, sekaligus demi membangkitkan kepercayaan diri," kata Rebecca Wilson, juru bicara dari Imperial Leather SkinKind, dikutip dari Daily Mail.

Meskipun sudah berdandan maksimal, menurut Rebecca, seringkali sesampainya di kantor semuanya rusak karena kondisi selama perjalanan. Konsekuensinya, sebagian besar wanita tetap 'berjuang' untuk mempertahankan penampilan yangg maksimal hingga akhir jam kantor.

Hasil survei juga menemukan kalau rata-rata wanita menghabiskan waktu untuk mandi selama 10 menit, mengeringkan dan menata rambut selama 11 menit, delapan menit mengenakan riasan dan sembilan menit untuk memilih busana yang akan dikenakan.

Lalu, pada pukul 11.44, wanita akan kembali memperbaiki penampilannya agar terlihat lebih segar. Hampir seluruh wanita yang disurvei mengaku kalau penampilan mereka menurun drastis pada siang hari. Anda juga seperti itukah?

source

pakaian dalam cewe
Letak pakaian dalam, memang di dalam. Namun, bukan berarti Anda bisa menyepelekannya. Meskipun tertutup oleh busana yang Anda kenakan, pakaian dalam sangat memengaruhi penampilan.

Mulai dari warna pakaian dalam yang tak senada dengan busana, garis celana dalam yang terlihat membentuk atau bra yang terlalu kecil, bisa langsung merusak tampilan Anda. Agar tak terjebak dalam situasi ini, pastikan sebelum keluar rumah, Anda menghindari empat 'dosa' berikut, dilansir dari galtime.com.

1. Garis celana dalam membentuk
Hal ini paling sering terjadi, yaitu garis celana dalam yang terlihat jelas membentuk. Pemicunya adalah karena celana dalam yang dikenakan terlalu ketat. Bahan akan menekan kulit dan akan sangat terlihat jelas.
Ironisnya, celana dalam yang ukurannya terlalu besar juga bisa membentuk garis. Jadi, pastikan Anda mengenakan celana dalam yang ukurannya benar-benar pas.

2. Payudara 'ganda'

Efek mengenakan bra yang ukuran cup nya terlalu kecil adalah payudara Anda terlihat 'ganda'. Itu karena cup tak mampu menyangga payudara, sehingga keluar dari bra dan bentuknya terlihat aneh. Ini akan sangat terlihat jelas saat mengenakan kaus, kemeja ketat atau sweater.

Untuk mengetes apakah ukuran cup bra Anda terlalu kecil, coba saja kenakan kaus atau kemeja ketat. Jika bentuk payudara terlihat aneh, berarti Anda harus membeli bra baru dengan ukuran cup yang lebih besar.

3. Payudara keriput'

Kondisi ini, lawan dari payudara 'ganda'. Yaitu ketika Anda mengenakan bra dengan ukuran cup yang terlalu besar maka akan terlihat kerut dan lipatan di daerah payudara. Terutama saat mengenakan busana ketat.

Bahan bra yang terbuat dari lace atau penuh detil juga terkadang menciptakan bentuk kerut. Untuk itu, sangat penting mengenakan bra yang ukurannya pas dan sebaiknya pilih bra yang tak penuh detil.

4. Tabrak warna bra
Tabrak warna dalam berbusana memang dihalalkan. Namun, tidak untuk pakaian dalam. Hal ini berlaku saat Anda mengenakan busana yang menerawang. Jadi, selalu kenakan bra putih saat mengenakan kaus atau kemeja putih.
Cara paling aman saat mengenakan busana transparan adalah, mengenakan pakaian dalam yang warnanya senada dengan warna kulit Anda. Pakaian dalam dengan warna-warna netral seperti warna kulit, hitam dan putih memang sebaiknya dijadikan 'investasi'. (umi)

source

Ngawi Cyber

Diberdayakan oleh Blogger.