Tampilkan postingan dengan label Biografi Seniman Sastrawan. Tampilkan semua postingan

John Rawls

Nama Lengkap : John Rawls
Lahir : 21 Februari 1921
Meninggal : 24 November 2002 
Pada umur 21 tahun
Biografi John Rawls - John Rawls adalah filsuf dari Amerika Serikat yang terkenal pada abad ke-20 di dalam bidang filsafat politik, Beliau lahir di Baltimore pada tanggal 21 Februari 1921, John Rawls terkenal dengan bukunya yang berjudul "Teori tentang Keadilan" Rawls belajar di Universitas Princeton, serta mengajar di Universitas Cornell dan Universitas Harvard.

John Rawls dikenal sebagai seorang filsuf yang secara keras mengkritik ekonomi pasar bebas. Baginya pasar bebas memberikan kebebasan bagi setiap orang, namun dengan adanya pasar bebas maka keadilan sulit untuk ditegakkan. Oleh karena hal ini, ia mengembangkan sebuah teori yag disebut teori keadilan. Menurut Rawls, prinsip paling mendasar dari keadilan adalah bahwa setiap orang memiliki hak yang sama dari posisi-posisi mereka yang wajar. Karena itu, supaya keadilan dapat tercapai maka struktur konstitusi politik, ekonomi, dan peraturan mengenai hak milik haruslah sama bagi semua orang.

John Rawls secara eksplisit memposisikan teorinya untuk menghadapi utilitarianisme, yang sejak pertengahan abad 19 mendominasi pemikiran.

KARYA PENTING JOHN RAWLS

Pada tahun 1971, John Rawls menerbitkan sebuah buku yang berjudul A Theory of Justice (Teori Keadilan). Gagasan dalam buku ini adalah dikemasnya sebuah konsep yang dikatakan Rawls sebagai konsep justice as fairness (keadilan sebagai sebuah kejujuran). Menurut Robert Nozick, A Theory of Justice adalah sebuah karya filsafat politik dan filsafat moral yang kuat, dalam, subtil, luas, sistematik, yang tidak pernah terlihat dalam karya-karya filsuf Jerman lainnya. Setelah buku A Theory of Justice diterbitkan, maka muncul buku baru lagi karangan Rawls yang berjudul Political Liberalism (Liberalisme Politik). Buku ini merupakan buku panduan untuk menjelaskan pemikiran mengenai justice as fairness.

Referensi : Tokoh Filosofi

BIOGRAFI MICHELANGELO - BUDAYAWAN BESAR. Tak pelak lagi, tokoh terdepan dalam seni visual dalam sejarah adalah budayawan besar masa "Renaissance," Michelangelo. Bukan kepalang briliannya selaku pelukis, pemahat dan arsitek, meninggalkan hasil karya yang mempesona tiap orang yang melihatnya selama lebih dari empat abad. Karyanya secara mendalam mempengaruhi perkembangan seni lukis dan pahat Eropa sesudahnya.

Lahir di Caprese, Itali tahun 1475, kira-kira empat puluh mil dari Florence. Dari kecil bakatnya sudah tampak jelas, dan di umur tiga belas dia magang pada pelukis kenamaan Shirlandaio di Florence. Setahun sesudah itu dia tinggal di istana Medici milik Lorenzo, penguasa Florence yang bertindak selaku pelindungnya. Sepanjang kariernya bakat besar Michelangelo tak diragukan lagi.

Dia sering sekali dipercaya baik oleh para Paus maupun tokoh duniawi merancang dan membuat karya seni. Meski dia tinggal di banyak tempat, sebagian terbesarnya dihabiskan di Roma dan Florence. Meninggal dunia di Roma tahun 1564, tak lama sesudah usianya lewat delapan puluh sembilan tahun. Setua itu, tak sekalipun pernah kawin.

Kendati dia tidak segenius Leonardo da Vinci angkatannya yang lebih tua, keserbabisaan dan kebolehan Michelangelo tetap amat mempesona. Dialah satu-satunya seniman, mungkin satu-satunya orang, yang sanggup mencapai puncak prestasi dalam dua bidang yang berbeda satu sama lain. Selaku pelukis dia berada hampir di puncak, baik dari segi kualitas keindahan karyanya maupun pengaruhnya terhadap pelukis-pelukis yang datang belakangan. Fresko besar yang menghiasi dinding atas gereja Sistine di Roma merupakan --tidak bisa tidak-- kreasi seni terbesar sepanjang jaman. Tetapi, Michelangelo sendiri menganggap dirinya pertama-tama seorang pemahat, dan banyak kritikus yang menganggapnya pemahat terbesar yang pernah hidup. Patung "Daud" dan "Musa"-nya --misalnya-- dan "Pieta" yang mashur merupakan hasil karya seni yang tak terlampaui.

Michelangelo juga seorang arsitek besar. Salah satu hasil kerja besarnya di bidang ini adalah rancangan gereja Medici di Florence. Selama beberapa tahun dia juga jadi kepala arsitek gereja St. Peter di Roma.

Micheangelo banyak membikin sajak selama hidupnya, sekitar 300 sajak dapat ditemukan. Soneta-sonetanya dan sajak-sajak lain diterbitkan sesudah matinya. Kesemua sajak-sajaknya itu mencerminkan jelas corak kepribadiannya, dan Michelangelo memang menunjukkan dirinya penyair berbakat.
"Pieta" di Vatikan Roma
Seperti halnya saya jelaskan dalam artikel tentang Shakespeare, saya percaya bahwa seni dan para seniman pada umumnya tidaklah begitu banyak pengaruhnya kepada sejarah kemanusiaan dan kehidupan mereka sehari-hari.

Atas dasar itulah Michelangelo --tanpa menyisihkan pengakuan atas kehebatannya selaku seniman genius-- tampil dalam daftar urutan buku ini lebih rendah ketimbang para ilmuwan dan penemu, kendati mereka itu tidak begitu masyhur jika dibandingkan Michelangelo.

Referensi Situs
•    http://www.northpark.edu/history/WebChron/WestCiv/Michelangelo.html
•    http://www.ibiblio.org/wm/paint/auth/michelangelo/
•    http://www.lucidcafe.com/library/96mar/michelangelo.html

Biografi Donnie Yen - Aktor Film Asia. Donnie Yen bernama lengkap Donnie Yen Ji Dan, ia dilahirkan pada tanggal 27 Juli 1963. Donnie Yen merupakan seorang aktor laga dari Hong Kong, Ahli bela diri, koreografer, Sutradara, Produser film dan Juara Turnamen Wushu. Ia sering bermain dengan aktor-aktor ternama dari asia seperti Jackie Chan, Jet Lee, serta Aktris Michele Yeoh. Donnie Yen banyak dikenal orang sebagai tokoh yang mempopulerkan seni beladiri wing Chun yang dikembangkan oleh Ip Man atau Ip Kai Man yang juga merupakn guru beladiri Bruce Lee. Donnie Yen sukses dikenal sukses berperan sebagai Ip Man seorang master beadiri Wing Chun di film Ip Man tahun 2008yang kemudian sukses menembus jajaran Box Office. Dampak dari film tersebut mengakibatkan banyaknya orang yang ingin mendalami beadiri wing chun yang dikembangkan oleh Ip Man. Putra Ip Man yaitu Ip Chun bahkan berterima kasih kepada Donnie Yen yang telah memperkenakan seni beladiri Keluarganya dan membuat keluarganya dikenal orang. Donnie Yen merupakan salah satu aktor laga termahal di asia.

Donnie Yen dilahirkan di Taishan, Guangdong, Cina. Ibunya bernama Bow sim Mark yang juga seoranmg master seni bela diri wanita, kemudian ayahny bernama Klyster Yen yang berkerja sebagai editor surat kabar Ketika Donnie Yen berumur dua tahun, keluarganya pindah ke Hong Kong, dan kemudian ke Boston, Massachusetts, Amerika Serikat ketika Donnie Yen berusia 11 tahun. Adik perempuan Donnie Yen bernama Chris Yen, juga seorang seniman bela diri dan aktris film yang muncu di Film Adventures of Johnny Tao : Rock Around the Dragon yang diproduksi tahun 2007. Di usia mudanya, Donnie Yen di bawah pengaruh dari ibunya yang mengajarkan Donnie Yen untuk mengembangkan minat dan bakat dalam seni bela diri dan ia mulai bereksperimen dengan berbagai gaya, termasuk t'ai chi dan lainnya tradisional seni bela diri Cina.

Donnie Yen difokuskan untuk berkonsentrasi berlatih seni bea diri wushu setelah putus sekolah . Orang tuanya khawatir bahwa ia menghabiskan waktu terlalu banyak di Combat Zone Boston, sehingga mereka mengirim dia ke Beijing pada program pelatihan wushu selama dua tahun. Ketika Donnie Yen memutuskan untuk kembali ke Amerika Serikat, ia pergi ke Hong Kong dan bertemu koreografer Yuen Woo ping disana. Donnie Yen juga berlatar belakang dari keluarga musisi. Ibunya adalah penyanyi sopran, selain menjadi guru seni bela diri di Boston, sementara ayahnya adalah seorang pemain biola. Di usia mudanya, ia diajarkan oleh orang tuanya untuk bermain alat musik, termasuk piano. Ia juga tahu menari Hip Hop dan breakdance

Donnie Yen awalnya berperan sebagai seorang stuntman dalam film-film awalnya yaitu di Shaolin Drunkard (1983) and Taoism Drunkard (1984) Pada usia 20, Donnie Yen mendapat peran Akting pertamanya dalam film Drunken Tai Chi 1984. Setelah syuting di film Drunken Tai Chi dan Tiger Cage (1988), Donnie Yen membuat terobosan dengan berperan sebagai lawan main jet Lee sebagai jenderal Nap lan di Once Upon a Time di China II (1992), Ia menjadi lawan bertarung tokoh Wong Fei-hung yang dimainkan oleh Jet Li. Donnie Yen kemudian berperan sebagai tokoh utama dalam film Iron Monkey di tahun 1993. Donnie Yen dan Jet Lee tampil bersama lagi di Hero film 2002, di mana Donnie Yen memainkan tombak yang berjuang dengan karakter Jet Lee, seorang pendekar yang tidak disebutkan namanya. Film ini dinominasikan dalam penghargaan Oscar kategori Bahasa Asing Terbaik di tahun 2003.

Pada tahun 1995, Yen membintangi peran sebagai Chen Zhen di serial Televisi Fist of Fury yang diproduksi oleh ATV, yang diadaptasi dari film 1972 dengan judul yang sama yang dibintangi Bruce Lee sebagai Chen Zhen. Pada tahun 1997, Yen memulai debutnya sebagai sutradara di perusahaan produksi Film Bullet, film yang disutradarainya yaitu Wolf legend (1997) dan Kiss Balistik (1998), di mana ia memainkan tokoh utama. Donnie Yen melanjutkan untuk peruntungannya di bidang koreografi adegan perkelahian dan muncul dalam peran kecil di beberapa film Hollywood, seperti Highlander : Endgame (2000) dan Blade II (2002).
Pada tahun 2003, Donnie Yen bermain se bagai tokoh antagonis bersama Jackie Chan di Fiml Shanghai Knights. Donnie Yen yang terus bekerja sama dengan Wilson Yip di film Flash Point (2007) di mana ia membintangi sebagai tokoh utama dan menjabat sebagai koreografer produser dan pemeran di film. Dia memenangkan Best Action Choreography di Film Awards Golden Horse dan Hong Kong Film Awards untuk penampilannya dalam film Flash Point.

Pada tahun 2008, Donnie Yen membintangi tokoh Ip Man, yang menceritakan perjalanan ahli beadiri wing Chun Ip Man yang merupakan master bela diri dari Bruce Lee. Film Ip Man ditandai kolaborasi keempat Donnie Yen dengan sutradara Wilson Yip, mempertemukan dia dengan rekan bintang bintang seperti Sha Po Lang, Sammo Hung dan Simon Yam. Ip Man menjadi film box office cina terbesar sampai saat ini yang menampilkan peran Donnie Yen sebagai tokoh utama. Pada bulan Agustus 2011, Donnie Yen sedang berlibur dengan keluarganya di Amerika Serikat, dia menerima undangan produser Avi Lerner untuk membintangi film The Expendables 2. Namun donnie Yen mempertimbangkan tawaran itu,karena ia banyak juga banyak memrankan fim lain saat itu kemudian Donnie Yen ke Hong Kong dan mengungkapkan kepada media bahwa ia telah menolak peran yang ditawarkan tersebut di film The Expendables 2.

Pada September 2011, Yen mengungkapkan bahwa ia mengambil peran komedi di film Ends Well 2012 dan Cop Thunder, dan akan bekerja sama dengan Sandra Ng dalam film pertama. Selain menjadi seorang seniman bela diri dan aktor terkenal, Yen juga merupakan koreografer kelas dunia, dan di koreografi nya telah diakui melalui berbagai penghargaan yang telah dicapainya. Dalam beberapa tahun terakhir, donnie Yen berhasil memasukkan seni bela diri campuran (MMA) dalam koreografi di berbagai film,. Dalam beberapa tahun terakhir, Donnie Yen berkerja sebagai koreografer dan memenangkan penghargaan sebagai "Aksi Koreografi Terbaik" di Hong Kong Movie Awards pada tahun 2008 dan 2011.


Donnie Yen menggambarkan dirinya sebagai seorang seniman bela diri campuran, dan ini terbukti dari gayanya. Ia belajar wushu dari usia muda, di bawah bimbingan ibunya, dan kemudian ingin belajar taekwondo di masa remajanya, tapi tidak pernah melakukannya. Ketika saat ia masih remaja, ia memperoleh medali di kompetisi wushu yang diselenggarakan di Amerika Serikat, yang dikenal sebagai Zona Tempur Boston. Pada saat itu, tim wushu Beijing mengundang Donnie Yen ke Beijing, Cina, di mana ia mulai pelatihan di Beijing Sports Institute, sebuah fasilitas yang sama di mana aktor Jet Li terlatih.
Donnie Yen kemudian melanjutkan untuk menemukan dan mencari pengetahuan tentang gaya seni bela diri lainnya, ia kemudian akan mendapatkan sabuk dari judo dan Brazilian Jiu Jitsu, dan melanjutkan studi seni beladiri parkour, gulat, Muay Thai, kickboxing, dan tinju di bawah berbagai pelatih bela diri. Menjelang akhir tahun 2007, Donnie Yen menambahkan sistem bela diri baru dalam gudang keahliannya. Ia ditawari peran Ip Man seorang grandmaster wing Chun dan guru dari Bruce Lee , dalam film 2008 yang dinamai grandmaster. Dia bekerja keras dan belajar tehnik Wing Chun dibawah bimbingan putra Ip Man tertua, Ip Chun selama 9 bulan sebelum menangani peran. Ip Chun memuji donnie Yen untuk usahanya, dan memuji bahwa Yen adalah seorang seniman bela diri yang besar dan cepat belajar, dan telah berhasil memahami konsep penuh Wing Chun jauh lebih cepat daripada siapa pun yang telah ia ajari. Pada tahun 1993, Yen menikah dengan Zing-Ci Leung. Anak mereka, Man-Zeok Yen, lahir pada tahun 1995. Dari tahun 1995 sampai 2000, Yen terlibat dalam hubungan dengan aktris Man Yee "Joey" Meng. Yen menikah Cecilia Wang di Toronto Amerika Serikat pada tahun 2003.

SUMBER.


Biografi Lech Walesa - Tokoh Solidaritas Polandia. Lech Walesa, anak seorang petani petani, lahir di Popowo, Polandia, pada tanggal 29 September, 1943. Setelah meninggalkan sekolah ia bekerja sebagai montir mobil. Pada tahun 1967 Walesa pindah ke Gdansky mana ia menjadi seorang tukang listrik di Galangan Kapal Lenin.

Walesa aktif dalam gerakan serikat buruh dan selama perselisihan industri pada tahun 1970 ia menjadi ketua komite pemogokan galangan kapal. Pada tahun 1976 kehilangan pekerjaannya sebagai akibat dari kegiatan serikatnya perdagangan dan untuk beberapa tahun ke depan harus mencari nafkah dengan mengambil pekerjaan sementara.

Walesa terus melibatkan diri dalam mengorganisir gratis non-komunis serikat buruh dan pada tahun 1980, bersama dengan beberapa temannya, yang didirikan Solidarnosc (Solidaritas). Tak lama sebelum organisasi memiliki 10 juta anggota dan Walesa adalah pemimpin diperdebatkan nya.


Pada bulan Agustus 1980 Walesa memimpin pemogokan galangan kapal Gdansk yang memunculkan gelombang serangan lebih banyak negara. Walesa, seorang Katolik yang taat, setia mengembangkan dan otoritas komunis dipaksa untuk menyerah. Kesepakatan Gdansk, ditandatangani pada 31 Agustus 1980, memberikan pekerja Polandia hak untuk mogok dan mengorganisir serikat independen mereka sendiri.

Pada tahun 1981 Jenderal Wojciech Jaruzelski, digantikan Edward Gierek sebagai pemimpin Partai Komunis di Polandia. Pada bulan Desember 1981, Jaruzelski memberlakukan darurat militer dan Solidarnosc ditetapkan sebagai organisasi ilegal. Tak lama kemudian Walesa dan pemimpin serikat buruh lainnya ditangkap dan dipenjarakan.

Pada bulan November 1982 Walesa dibebaskan dan diizinkan untuk bekerja di galangan kapal Gdansk. Hukum darurat militer dicabut pada Juli 1983, namun masih ada pembatasan yang cukup besar pada kebebasan individu. Belakangan tahun itu, dalam pengakuan atas peran yang dimainkannya dalam revolusi tanpa kekerasan Polandia, Walesa dianugerahi Nobel Perdamaian.

Reformis di Polandia dibantu oleh kenyataan bahwa Mikhail Gorbachev telah memperoleh kekuasaan di Uni Soviet. Pada tahun 1986 Gorbachev menegaskan ia tidak akan lagi ikut campur dalam kebijakan dalam negeri negara lain di Eropa Timur. Wojciech Jaruzelski sekarang dipaksa untuk bernegosiasi dengan Walesa dan gerakan serikat buruh. Hal ini mengakibatkan pemilihan parlemen dan pemerintahan non-komunis dan pada tahun 1989 Solidarnosc menjadi organisasi hukum.

Pada Desember 1990 Walesa terpilih sebagai Presiden Republik Polandia. Dia tidak sukses dan pengkritiknya mengklaim ia mengembangkan gaya otoriter dalam menjalankan negara. Perilakunya tidak menentu dan dia dikritik karena hubungan dekat dengan militer dan keamanan. Pada bulan November 1995 Walesa dikalahkan oleh bekas komunis, Aleksander Kwasniewski.

Biografi Lech Walesa


Aku berasal dari sebuah bangsa yang selama berabad-abad terakhir telah mengalami banyak kesulitan dan membalikkan. Dunia bereaksi dengan diam atau dengan simpati belaka ketika perbatasan Polandia disilangkan dengan menyerang tentara dan negara berdaulat harus mengalah dengan kekuatan brutal. Sejarah nasional kami telah begitu sering kami dengan penuh kepahitan dan perasaan tidak berdaya. Tapi ini, di atas semua, pelajaran besar dengan harapan. Berterima kasih untuk penghargaan saya ingin, pertama-tama, untuk mengungkapkan rasa terima kasih saya dan keyakinan saya bahwa ia berfungsi untuk meningkatkan harapan Polandia. Harapan bangsa yang sepanjang abad kesembilan belas belum sejenak mendamaikan dirinya dengan hilangnya kemerdekaan, dan berjuang untuk kebebasan sendiri, berjuang pada saat yang sama untuk kebebasan bangsa lain. Harapan yang elations dan downfalls selama empat puluh tahun terakhir - yaitu rentang hidup saya sendiri - telah ditandai dengan tanggal mengesankan dan dramatis: 1944 1956, 1970, 1976, 1980.

Dan jika saya mengizinkan diri saya pada saat ini dan pada kesempatan ini lagi kehidupan saya sendiri, itu karena saya percaya bahwa hadiah telah diberikan kepada saya sebagai satu dari banyak.
Pemuda saya meninggal pada saat rekonstruksi di negara itu dari reruntuhan dan abu dari perang di mana bangsa saya tidak pernah membungkuk pada musuh membayar harga tertinggi dalam perjuangan. Aku berasal dari generasi pekerja yang, lahir di desa dan dusun pedesaan Polandia, memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan mencari pekerjaan di industri, menjadi dalam perjalanan sadar akan hak dan kepentingan dalam masyarakat. Mereka adalah tahun kebangkitan aspirasi pekerja dan petani, tetapi juga tahun banyak kesalahan, degradasi dan ilusi hilang. Saya hampir tidak 13 tahun ketika, pada bulan Juni 1956, perjuangan putus asa para pekerja dari Poznan untuk roti dan kebebasan ditekan dalam darah. Tiga belas juga adalah anak - Romek Strzalkowski - yang tewas dalam perjuangan. Itu adalah "Solidaritas" serikat yang 25 tahun kemudian menuntut upeti harus dibayar kepada ingatannya. Pada bulan Desember 1970 ketika demonstrasi protes pekerja melanda kota-kota pantai Baltik, saya adalah seorang pekerja di Galangan Kapal Gdansk dan salah satu penyelenggara pemogokan. Memori teman-teman sekerjaku yang kemudian tewas, memori pahit kekerasan dan keputusasaan telah menjadi bagi saya sebuah pelajaran tidak akan pernah terlupakan.

Beberapa tahun kemudian, pada bulan Juni 1976, pemogokan para pekerja di Ursus dan Radom adalah pengalaman baru yang tidak hanya memperkuat keyakinan saya dalam kebenaran tuntutan rakyat pekerja dan aspirasi, tetapi juga menunjukkan kebutuhan mendesak untuk solidaritas mereka. Keyakinan ini membawa saya, pada musim panas 1978, dengan Serikat Buruh Bebas - dibentuk oleh sekelompok orang berani dan berdedikasi yang keluar dalam membela hak buruh dan martabat. Pada bulan Juli dan Agustus tahun 1980 gelombang serangan menyapu seluruh Polandia. Isu yang dipertaruhkan saat itu sesuatu yang jauh lebih besar dari kondisi-kondisi material hanya eksistensi. Jalan hidup saya telah, pada saat perjuangan, membawa saya kembali ke galangan kapal di Gdansk. Seluruh negeri telah bergabung dengan para pekerja dari Gdansk dan Szczecin. Perjanjian dari Gdansk, Szczecin dan Jastrzębie akhirnya ditandatangani dan "Solidaritas" serikat telah demikian terwujud.
Serangan besar Polandia, yang saya baru saja diucapkan, adalah peristiwa yang bersifat khusus. Karakter mereka ditentukan di satu sisi oleh keadaan mengancam di mana mereka ditahan dan, di sisi lain, dengan tujuan mereka. Para buruh Polandia yang berpartisipasi dalam aksi mogok, sebenarnya mewakili bangsa.

Saat mengingat jalan saya sendiri hidup saya tidak bisa tidak berbicara tentang kebencian, kekerasan dan kebohongan. Sebuah pelajaran diambil dari pengalaman semacam itu, bagaimanapun, adalah bahwa kita dapat secara efektif menentang kekerasan hanya jika kita sendiri tidak memakai itu.

Dalam sejarah singkat dari tahun-tahun penuh peristiwa, Perjanjian Gdansk berdiri sebagai sebuah piagam besar hak-hak rakyat pekerja yang tak ada yang bisa menghancurkan. Berbohong pada akar perjanjian sosial tahun 1980 adalah keberanian, rasa tanggung jawab, dan solidaritas rakyat pekerja. Kedua pihak kemudian diakui bahwa kesepakatan yang harus dicapai jika pertumpahan darah adalah untuk dicegah. Perjanjian ditandatangani kemudian telah dan akan tetap menjadi model dan satu-satunya metode untuk diikuti, satu-satunya yang memberikan peluang untuk menemukan jalan tengah antara penggunaan kekuatan dan perjuangan harapan. Perusahaan keyakinan kita bahwa kita adalah tujuan yang benar dan bahwa kita harus menemukan cara damai untuk mencapai tujuan kita memberi kita kekuatan dan kesadaran akan batasan-batasan yang kita tidak harus pergi. Apa sampai saat itu tampaknya mustahil untuk mencapai memiliki menjadi fakta kehidupan. Kami telah memenangkan hak untuk berserikat dalam serikat buruh independen dari pihak berwenang, didirikan dan dibentuk oleh rakyat pekerja sendiri.

Persatuan kita - yang "Solidaritas" - telah berkembang menjadi gerakan yang kuat untuk pembebasan sosial dan moral. Orang-orang dibebaskan dari belenggu ketakutan dan apatis, menyerukan reformasi dan perbaikan. Kami berjuang perjuangan sulit bagi keberadaan kita. Itu dan masih merupakan kesempatan besar bagi seluruh negeri. Saya berpikir bahwa itu ditandai juga jalan yang akan diambil oleh pemerintah, jika mereka memikirkan negara yang diatur dalam kerjasama dan partisipasi dari semua warga negara. "Solidaritas", sebagai gerakan serikat pekerja, tidak mencapai kekuasaan, juga tidak berbalik melawan tatanan konstitusional yang mapan.

Selama 15 bulan tidak ada keberadaan hukum "Solidaritas itu" tewas atau terluka akibat kegiatannya. Gerakan kami diperluas dengan pesat. Tapi kami terpaksa melakukan perjuangan tanpa hak-hak kami dan kebebasan kegiatan sementara pada saat yang sama memaksakan atas diri kita tidak dapat dihindari diri keterbatasan. Program gerakan kami berasal dari hukum moral yang mendasar dan ketertiban. Satu-satunya sumber dan dasar dari kekuatan kita adalah solidaritas buruh, petani dan kaum intelektual, solidaritas bangsa, solidaritas orang-orang yang berusaha untuk hidup bermartabat, kebenaran, dan selaras dengan hati nurani mereka.

Biarkan tabir diam jatuh saat ini atas apa yang terjadi setelah itu. Diam juga bisa berbicara.

Satu hal, bagaimanapun, harus dikatakan di sini dan sekarang pada kesempatan ini serius: orang-orang Polandia belum ditundukkan mereka juga tidak pernah memilih jalan kekerasan dan pertumpahan darah berkenaan dgn pembunuhan saudara.

Kami tidak akan menyerah pada kekerasan. Kita tidak boleh dicabut kebebasan serikat. Kami tidak akan pernah setuju dengan mengirim orang ke penjara karena keyakinan mereka. Gerbang penjara harus dilemparkan terbuka dan orang dihukum karena membela buruh dan hak-hak sipil harus dibebaskan. Uji coba mengumumkan sebelas anggota terkemuka gerakan kita tidak boleh diadakan. Semua mereka yang sudah dijatuhi hukuman atau masih menunggu uji coba untuk kegiatan serikat mereka atau keyakinan mereka - harus kembali ke rumah mereka dan diizinkan untuk tinggal dan bekerja di negara mereka.

Membela hak-hak kita dan martabat kita, serta upaya untuk tidak pernah membiarkan diri kita dikuasai oleh rasa kebencian - ini adalah jalan yang telah kita pilih.

Pengalaman Polandia, yang Hadiah Nobel Perdamaian telah dimasukkan ke dalam pusat perhatian, telah menjadi, sulit yang dramatis. Namun, saya percaya bahwa terlihat untuk masa depan. Hal-hal yang telah terjadi dalam hati nurani manusia dan kembali berbentuk sikap manusia tidak dapat dilenyapkan atau hancur. Mereka ada dan akan tetap.

Kami adalah ahli waris dari mereka berkat aspirasi nasional yang rakyat kita tidak pernah bisa dibuat menjadi massa lembam tanpa kehendak mereka sendiri. Kami ingin hidup dengan keyakinan bahwa hukum berarti hukum dan keadilan berarti keadilan, bahwa kerja keras kami memiliki arti dan tidak terbuang, bahwa budaya kita tumbuh dan berkembang dalam kebebasan.

Sebagai bangsa kita memiliki hak untuk memutuskan urusan kita sendiri, untuk membentuk masa depan kita sendiri. Ini tidak menimbulkan bahaya bagi siapa pun. Bangsa kita sangat menyadari tanggung jawab untuk nasib sendiri dalam situasi yang rumit dari dunia kontemporer.

Meskipun segala sesuatu yang telah terjadi di negara saya selama dua tahun terakhir, saya masih yakin bahwa kita memiliki alternatif selain untuk mencapai kesepakatan, dan bahwa masalah-masalah sulit yang sekarang menghadapi Polandia dapat diselesaikan hanya melalui dialog yang nyata antara otoritas negara dan rakyat.

Referemsi : Buku 100 TOKOH ABAD KE - 20 PENERBIT NUANSA
                  http://www.spartacus.schoolnet.co.uk/POLwalesa.htm


Tri Retno Prayudati yang lebih dikenal dengan Nunung OVJ, ia dilahirkan di Solo,Jawa Tengah, 5 April 1964. Pelawak dengan badan yang agak sedikit gemuk ini, Dia adalah pelawak yang sempat bergabung dengan grup lawak Srimulat. Nama Nunung melejit lewat sinetron Si Doel Anak Sekolahan. mendapat penghargaan dari ajang Anugerah Panasonic Award tahun 1999 dengan predikat Pemeran Komedi Wanita Terfavorit, kini Nunung aktif bermain dalam acara komedi Opera Van Java. Nunung adalah Anak ketiga dari tujuh bersaudara yang telah gagal di dua pernikahan pertamanya. Kedua mantan suami nunung berusia lebih muda. Suami pertamanya, Daniel Setyadi, berusia 8 tahun lebih muda, sedangkan suami kedua, Rohani Widodo, terpaut hampir 12 tahun. Nunung bekerja sekaligus sebagai ibu dari Bagus (21 tahun) dan Putra (8 tahun ).

Nunung mengawali karir dari grup lawak srimulat banyak halangan rintangan yang kuhadapi menjadi sukses seperti sekarang. Nunung mencoba melamar dari grup lawak satu ke grup lawak lain akhirnya lamaranku berujung di grup lawak srimulat. Nunung ngelawak itu bukan berasal dari skrip, tapi berasal dari dalam hati dan dari kerjasama tim yang sangat dibutuhkan. Karena dengan begitu Nunung mendapatkan hasil yang memuaskan dengan hobiku ini.

Caranya itu, coba diomongi antara pribadi face to face, agar nantinya menciptakan hasil kerja yang profesional. Dan nantinya di atas panggung tidak merasakan beban ataupun canggung dalam bekerja.

Meskipun perjalanan karirku banyak menghadapi halang rintangan, tetap Nunung coba sabar dalam menghadapinya dan Nunung merasa bersyukur untuk saat ini dengan apa yang Nunung dapatkan. Karena nunung sempat menyabet penghargaan Panasonic Award 1999 dengan kategori Pemeran Komedi Wanita Terfavorit. Ini semua hanyalah perjalanan karirku yang mesti nunung syukuri.

Saat Ini nunung aktif bermain dalam komedi Opera Van Java, Nunung memang terlihat paling beda di antara pemain ovj lain karena nunung adalah satu-satunya pelawak wanita di ovj. Acara Opera Van java digawangi oleh Parto Patrio sebagai Dalang, Rina sebagai sinden, dan didukung pemain-pemain tetap seperti Sule Steven, Olga Syaputra, Azis Gagap, Andre Stinky, Nunung dan berbagai bintang tamu yang selalu berganti setiap episode. Karakter masing-masing tokoh dalam tiap episode memang berbeda-beda tapi tidak meninggalkan karakter yang telah melekat di diri masing -masing pemain tersebut. Sule berkarakter sebagai penggerak tim sehingga sering mendapat tokoh utama. Olga berkarakter juga pemain utama yg sering bertukar peran utama dgn Sule.

Lakon-lakon yang dimainkan biasanya tentang cerita rakyat Indonesia yang dimodifikasi, cerita tentang karir seseorang yang terkenal, cerita rekaan, cerita hantu, cerita dari negara lain, atau cerita dari hal-hal yang sedang populer. Keunikan OVJ adalah lawakan dilakukan dengan improvisasi dan mengandalkan panduan dalang, namun selalu berantakan karena para pelawak pasti melenceng dari garis besar yang dibacakan dalang. Kalau sudah seperti itu, sang dalang sendiri akan turun tangan dengan perasaan kesal karena diabaikan. Ia akhirnya ikut naik ke panggung dan mengawasi cerita, seringkali ikut campur atau bahkan malah dipermainkan.

Semua Artikel Di dalam ini kami rangkum dari : 
- http://theaterofdetails.blogspot.com/2010/10/tawa-nunung-yang-terbingkai-dalam.html
- http://id.wikipedia.org/wiki/Nunung
- http://id.wikipedia.org/wiki/Opera_Van_Java

Biografi Stephen Chow - Bintang Film Kungfu. Terlahir dengan nama lengkap Chow Sing-Chi atau lebih dikenal sebagai Stephen Chow ia merupakan seorang aktor dan bintang film komedi Mandarin. Ia dilahirkan di Hong Kong pada tanggal 22 Juni 1962, Stephen Chow kemudian menghabiskan masa mudanya bersama dengan tiga saudara perempuan di Shanghai, Cina. Ia mengembangkan minatnya dalam seni bela diri setelah menyaksikan bakat beladiri Bruce Lee. Pada tahun 1982, ia lulus dari sekolah tinggi dan mengikuti audisi di sebuah sekolah yang dijalankan oleh TVB, sebuah stasiun televisi Hong Kong di mana ia ditolak. Temannya 'Waise' Lee Chi-Hung (Legenda Pendekar, 'John Woo's A Better Tomorrow') membantu dia keluar dan dia diperbolehkan untuk mengambil kelas malam. Dia lulus pada tahun 1983 dan dipekerjakan untuk menjadi pembawa acara sebuah program televisi anak-anak yang disebut "Space Shuttle 430" meskipun ia tidak menyukai anak-anak.

Ini tidak menghentikan dia dari kewajibannya sebagai ia mengembangkan off-beat hubungan dengan co-bintang di menunjukkan bahwa khalayak dicintai, yang memimpin program untuk berjalan selama lima tahun. Selama menjalankan akhir acara pada 1988, ia dapat masuk ke peran yang dramatis dalam program-program televisi banyak dan pergi ke bintang di film pertamanya di mana Danny 'aktor' Lee Sau-Yin (Kota di neraka, "John Woo, The Killer ') lemparkan dia dalam film 'Final justice' yang membuatnya mendapatkan Award untuk Aktor Pendukung Terbaik di Taiwan 25 Tahunan Film Awards.

Pada tahun 1990, dia memperkenalkan bakat komedi yang luar biasa dalam film 'all for the winner' yang lucu spin-off dari film ini, 'God of Gamblers' dibintangi Chow Yun-Fat. Film ini menjadi seperti sebuah kesuksesan yang ia juga dibintangi bersama Chow Yun-Fat di sekuel sukses, God of Gamblers 2'. Dia unggul dalam genre komedi dan mengembangkan merek dagang yang diciptakan kembali karirnya di tahun-tahun mendatang ketika ia mulai melakukan parodi Hollywood. dan dalam film 'Justice in My Foot' dia meraih Aktor Terbaik di Asia Pasifik Film Festival.

Idenya menggabungkan olahraga dengan kungfu & komedi datang ke dalam bermain di tahun 2002 dengan 'Shaolin Soccer' di mana beberapa efek CGI digital digunakan untuk membantu menciptakan sekuens aksi yang menakjubkan dengan bantuan koreografer legendaris 'Tony Ching Siu-Tung yang memberikan sentuhan bergaya pada perkelahian. Film ini memukul emas pada rilis, film terlaris peringkat tertinggi dalam sejarah perfilman Hong Kong dengan catatan dari HK $ 60 juta.

Akhirnya, Hollywood mengambil dukungan keterampilan komedi Chow dan Miramax Films membeli hak distribusi untuk 'Shaolin Soccer' dan dirilis secara internasional pada tahun 2003. Menyusul keberhasilan 'Shaolin Soccer' Columbia Tristar merilis proyek berikutnya kung-fu komedi, 'Kung Fu Hustle', di mana ia berkolaborasi dengan koreografer legendaris lain, Yuen Wo-Ping, untuk membuat urutan ilmu bela diri keras-memukul, yang Wo-Ping telah terkenal sejak tahun 70-an di Hong Kong. kreativitas Stephen Chow aksi dan komedi terus mencari pemirsa baru dan karyanya akan terus menghibur pemirsa di seluruh dunia selama bertahun-tahun yang akan datang.

Daftar Film Stephen Chow
  • 1986 A Better Tomorrow
  • 1988 Final Justice
  • Faithfully Yours yes
  • He Who Chases After the Wind
  • The Last Conflict
  • 1989 Dragon
  • Tragic Heroes
  • Thunder Cops II
  • Final Combat
  • 1990 Love Is Love
  • My Hero
  • Lung Fung Restaurant
  • The Unmatchable Match
  • Curry and Pepper
  • Sleazy Dizzy
  • Look Out, Officer!
  • All for the Winner
  • When Fortune Smiles
  • Triad Story
  • Legend of the Dragon
  • The Top Bet
  • Fist of Fury si kenny a-bee parah
  • 1991 Fight Back to School
  • God of Gamblers III:
  • Magnificent Scoundrels
  • The Banquet
  • The Gods Must Be Crazy III
  • Tricky Brains
  • 1992 Fist of Fury 1991 II
  • The Thief of Time
  • All's Well, Ends Well
  • Fight Back to School II
  • Justice, My Foot
  • Royal Tramp
  • Royal Tramp II II
  • King of Beggars
  • 1993 Fight Back to School III
  • My Hero 2
  • Flirting Scholar
  • The Mad Monk
  • 1994 Love on Delivery
  • Hail the Judge
  • From Beijing with Love
  • A Chinese Odyssey Part One: Pandora's Box
  • A Chinese Odyssey Part Two:
  • 1995 Out of the Dark
  • Sixty Million Dollar
  • 1996 Forbidden City Cop
  • God of Cookery
  • 1997 All's Well, Ends Well 1997
  • Lawyer Lawyer
  • 1998 The Lucky Guy
  • 1999 King of Comedy
  • Gorgeous Cop cameo
  • The Tricky Master
  • 2001 Shaolin Soccer
  • 2004 Kung Fu Hustle
  • 2008 CJ7
  • Shaolin Girl (Producer)
  • 2009 Dragonball Evolution (produser)
  • 2011 Tai Chi
  • Kung Fu Hustle 2 Sing In production
  • Journey to the West Pre-Production
Referensi :

- http://id.wikipedia.org/wiki/Stephen_Chow
- http://livebeta.kaskus.co.id/thread/000000000000000005323906/semua-tentang-steven-chow

Satoshi Tajiri lahir pada tanggal 28 Agustus 1965, di Machida, sebuah daerah di pinggiran kota Tokyo, Jepang. Ayahnya merupakan seorang salesman mobil Nissan sementara ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Sebagai anak muda, dia suka menjelajah ke lingkungan luar dan terutama tertarik dengan macam-macam serangga. Dia suka mengumpulkan serangga, berburu serangga di kolam, ladang dan hutan, terus mencari serangga-serangga baru dan mencari cara baru untuk menangkap serangga seperti kumbang. Dia memiliki ketertarikan dalam mengumpulkan dan mempelajari serangga sehingga dia dijuluki ”Dr. Bug” di antara teman-temannya.


Pada akhir 1970-an, ladang dan kolam yang disukai Tajiri berburu serangga waktu anak-anak digusur dan disana dibangun bangunan apartemen dan juga pusat perbelanjaan. Pada saat ini, kegemaran Satoshi Tajiri akan serangga berpindah pada video game dan mesin arcade, inilah cikal bakal pembuatan game dan animasi Pokemon. Tajiri mengenal game saat dia duduk di sekolah teknik, menghabiskan banyak waktunya dalam bermain mesin arcade. Dia penggemar berat game arcade sampai-sampai salah satu pusat arcade lokal memberinya sebuah mesin Space Invaders untuk dibawa pulang. Hal ini memusingkan dan membuat orang tuanya kecewa, yang merasa bahwa dia telah membuang masa depannya. Pada akhirnya, Tajiri lulu dari program dua tahun di Tokyo National College of Technology. Ayahnya menginginkannya untuk menjadi seorang tukang reparasi peralatan listrik, tapi bukan hal itu yang dia inginkan.

Pada tahun 1981, saat dia berusia enam belas tahun, Tajiri memenangkan sebuah kontes yang disponsori oleh Nintendo saingan Sega untuk konsep desain game. Setahun kemudian, tahun 1982, Tajiri dan teman-temannya membentuk sebuah majalah game yang diberi nama Game Freak. Seorang temannya dan juga kontributor Game Freak yang bernama Ken Sugimori, adalah tokoh yang nantinya menjadi ilustrator dan desainer dari semua gambar Pokemon, karakter manusia, dan aspek-aspek lain dari game tersebut. Sepanjang 1981, majalah Game Freak mengalami penjualan yang lumayan dan menjadi populer di dunia game. Pada awalnya, majalah tersebut ditulis tangan, tetapi ketika mulai menjadi semakin populer, Tajiri menjadikan majalah itu dicetak secara profesional. Harganya berkisar 300 yen (sekitar $3.00 USD) dan rata-rata berisi 28 halaman.

Ketika Tajiri belajar lebih banyak mengenai game, dia menjadi tertarik untuk membuatnya sendiri. Dia merasa kalau pasaran dunia game akan menjadi lebih baik ke depannya. Dia belajar bagaimana menulis software dengan pertama-tama ikut ambil bagian dalam Nintendo Entertainment System untuk melihat bagaimana cara kerjanya dan kemudian mempelajari bagaimana cara memrogramnya.

Pada tahun 1987, Tajiri menerbitkan game pertamanya yang berjudul Quinty (Mendel Palace di Amerika Utara). Dua tahun kemudian, dia secara resmi mendirikan perusahaan Game Freak, yang dinamai seperti majalahnya. Tajiri dan Game Freak melanjutkan mengembangkan banyak judul untuk berbagai macam perusahaan seperti Nintendo dan Sega. Judul-judul yang pernah dia kerjakan yaitu di tahun 1991; Jerry Boy, dimana Tajiri memenangkan penghargaan desain karakter dari Multimedia Content Association of Japan, dan Yoshi, di tahun 1993; Mario & Wario, dan di tahun 1994; Pulseman.

Pada tahun 1990, Tajiri menerbitkan sebuah buku berjudul Catch The Packland — Stories of Videogames from Youth. Buku itu berisi enal belas cerita mengenai kenangan-kenangan Tajiri memainkan game arcade ketika dia di sekolah menengah dan universitas. Buku itu diterbitkan oleh Pusat Kebudayaan dan Infromasi Jepang.

Awal Mula Pembuatan Pokemon

Pada awal 1990, saat Tajiri melihat dua orang anak sedang bermain Game Boy mereka bersama-sama menggunakan link cable, dia membayangkan serangga-serangga merayap melintasi kabel di antara kedua sistem tersebut. Ketika dia sedang memikirkan mengenai kemampuan dari link cable, idenya mengenai Pokemon mulai muncul, dimana dia ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak modern untuk berburu berbagai macam makhluk seperti yang dia lakukan dulu.

Dia menawarkan ide Pokemon tersebut kepada Nintendo, dan walaupun mereka tidak terlalu mengerti dengan konsep permainan yang ditawarkan, Nintendo memberikannya modal awal dan konsep kerja dari studio desain game lainnya, Creaturues, Inc.. Tajiri menghabiskan enam tahun berikutnya untuk mengerjakan Pokemon. Shigeru Miyamoto, tokoh dibalik Mario, The Legend of Zelda, Pikmin, dan Donkey Kong, ditugaskan untuk membantu pengembangan dari versi awal Pocket Monster, Red and Green. Selama masa itu Tajiri jadi mengagumi Miyamoto dan menganggapnya sebagai mentor. Sebagai penghargaan kepada Miyamoto dan Tajiri, karakter utama dalam game dan rivalnya diberi nama “Satoshi” dan “Shigeru” di antara beberapa nama awal lainnya, sementara karakter utama dalam serial animasinya, Ash Ketchum dan rival pertamanya, Gary Oak, mendapatkan nama yang sama dalam versi Jepangnya.

Setelah enam tahun pengembangan, Pokemon Red and Green Versions selesai dikerjakan. Meskipun mesin Game Boy mulai ketinggalan jaman, gamenya masih tetap popular karena anak-anak yang lebih muda tidak dapat membeli mesin konsol game keluaran terbaru sehingga mereka beralih pada permainan Game Boy yang murah.

Kesuksesan Pokemon kemudian menjadikannya diadaptasi dalam bentuk manga, serial animasi, dan beberapa lanjutan/sekuel game Pokemon dan game-game selingan lainnya.

Sekedar Informasi
  1. Tajiri didiagnosa menderita Asperger syndrome, dimana Nintendo secara resmi menyebutnya sebagai seorang yang sangat kreatif, mendekati ”penyendiri” dan ”eksentrik”, dua gejala umum sindrom Asperger. Tajiri membenarkan diagnosa tersebut tetapi tidak membicarakannya kepada publik.
  2. Pokemon favorit Tajiri adalah Poliwhirl, dimana dia menyebutkan bahwa lingkaran di perutnya adalah ususnya, mewakili kenyataan bahwa organ dalam kecebong dapat terlihat ketika dia diambil dan diteliti.
  3. Berdasar wawancara dengan majalah Time di tahun 1999, Tajiri menyatakan kalau dia tidur selama 12 jam, dan kemudian mengerjakan game-nya selama 24 jam tanpa henti. Dia mengatakan jadwal yang tidak teratur membantunya memikirkan ide-ide baru untuk game-nya.
  4. Sebuah biografi mengenai Tajiri yang berjudul Satoshi Tajiri: Pokemon Creator diterbitkan pada tahun 2008 oleh penerbit KidHaven.
Sumber : Wikipedia.org

Biografi Akira Toriyama - Pembuat Komik Dragon Ball. Akira Toriyama lahir di Prefektur Aichi, Jepang, tanggal 5 April 1955, dia merupakan salah satu mangaka legendaris di Jepang dan bahkan dunia. Ia banyak menelurkan karya-karya hebat, di antaranya Dragon Ball, Fox Tale, dan Blue Dragon. Ia juga pernah membuat karakter untuk permainan video yang kemudian diangkat juga ke dalam manga dan anime, yaitu Dragon Quest. Akira Toriyama memulai debutnya pada tahun 1979 dengan karyanya yang berjudul Wonder Island, diterbitkan oleh Shonen Jump mingguan. Pertama kalinya ia mendapat ketenaran melalui manga dan serial anime Dr. Slump yang awalnya terbit sebagai serial mingguan di Shonen Jump pada tahun 1980-1984.

Di tahun 1982, beliau mendapatkan Shogakukan Manga Award untuk Dr. Slump sebagai manga terbaik untuk kategori Shonen and Shojo Manga Series of the Year. Sulit untuk menentukan sumber inspirasi dari karya seni Akira Toriyama, ia sangat mengagumi Astro Boy karya Osamu Tezuka dan terkesan dengan Walt Disney di antaranya 101 Dalmantians yang ia ingat sebagai karya seni besar. Film-film awal Jackie Chan juga memiliki pengaruh yang nyata pada karyanya. Menariknya karya-karya mangaka lainnya justru dipengaruhi oleh karya Akira sensei. Mangaka seperti Yoshihiro Togashi (Hunter x Hunter), Eiichiro Oda (One Piece), Masashi Kishimoto (Naruto), Hiro Mashima (Fairy Tail), Yoshio Sawai (Bobobo-bo Bobobo) dan Tite Kubo (Bleach),

Akira Toriyama diakui sebagian besar untuk karyanya yang utama yaitu Dragon Ball. Ini merupakan salah satu karya yang penjadi roda penggerak untuk Akira Toriyama sendiri yang menerima “Golden Age of Jump”. Pengahargaan tersebut berhasil mendorong beliau untuk terus melanjutkan Dragon Ball dari tahun 1984 sampai tahun 1995. Selama periode 11 tahun, ia menghasilkan 519 bab yang dikumpulkan dalam 42 volume. Setiap volume memiliki rata-rata 200 halaman. . Ini menjadi prestasi utama karena menjual lebih dari 35.000.000 kopi di Jepang, Dragon Ball akhirnya mencapai rekor penjualan terbaik dengan lebih dari 120.000.000 eksemplar yang terjual. Selain terkenal di Jepang, seri ini juga sukses secara Internasional, termasuk di Eropa pada tahun 1988, Amerika Utara dan Kanada pada tahun 1996. Selain itu, manfaat dan dampak lain dari manga beliau yaitu menghasilkan tiga adaptasi anime, film animasi, beberapa video game, dan merchandise-nya.

Meskipun beliau telah berencana untuk mengakhiri Dragon Ball sejak lama, akhirnya editornya setuju untuk membiarkan dia mengakhiri manga itu, sehingga beliau bisa “mengambil beberapa langkah-langkah baru dalam hidupnya” seperti yang beliau katakan. Adaptasi anime yang ketiga, Dragon Ball GT tidak didasarkan pada manga, Namun Akira Toriyama masih terlibat proyek dengan mengawasi produksi meskipun terbatas. Anime Dragon Ball, termasuk kelanjutannya, menelurkan 500 episode yang dibuat di Jepang. Diproduksi dan berlisensi untuk Amerika Utara dan Australia oleh FUNimation.

Karyanya setelah Dragon Ball cenderung singkat (100-200 halaman) termasuk Cowa, Kajika!, dan Sand Land, serta karya one-shot, seperti Neko Majin. Akira Toriyama bekerja pada one-shot yang disebut Cross Epoch, bekerja sama dengan pengarang One Piece Eiichiro Oda. Cerita Crossover pendek ini menyajikan karakter dari masing-masing keduanya yaitu One Piece dan Dragon Ball.

Desain garis yang bersih dan sense dari Akira Toriyama membawanya menjadi desainer karakter fenomenal dan popular Dragon Quest dari RPG (sebelumnya disebut Dragon Warior di Amerika Utara). Akira Toriyama juga menjabat sebagai desainer karakter untuk Super Famicom dalam RPG Chrono Trigger, the Fighting Game Tobal no.1 untuk Playstation (serta sekuelnya Tobal 2, yang hanya dirilis di Jepang) dan Mistwalker untuk X-Box360, Blue Dragon khusus RPG (dan Anime adaptasinya).

Di studio miliknya yang disebut “Bird Studio”, yang diambil dari namanya ‘Tori’ (Burung), Akira sensei melakukan hampir semua pekerjaanya; asistennya sebagian besar hanya mengerjakan latar belakang gambar. Studionya saat ini tidak begitu aktif selama beberapa tahun terakhir, karena hanya mengerjakan karya-karya pendek.

Di tahun 2009, Akira Toriyama ditugaskan oleh Avex Trax untuk menggambar potret penyanyi Pop, Ayumi Hamasaki, untuk dicetak pada CD singlenya yang berjudul ‘Rule/Sparkle’. Akira Toriyama juga berkolaborasi langsung dengan Shonen Jump untuk membuat video yang meningkatkan kesadaran serta dukungan bagi mereka yang terkena dampak bencana gempa bumi dan tsunami di Tohoku pada tanggal 11 Maret 2011.

Sumber :
- http://id.wikipedia.org/wiki/Akira_Toriyama
- http://www.goikuzo.com/?p=806

Biografi PK Ojong - Pendiri Surat Kabar Kompas. Petrus Kanisius Ojong atau Auwjong Peng Koen Lahir di Bukittinggi, 25 Juli 1920, dengan nama Auw Jong Peng Koen ia adalah salah satu pendiri surat kabar Kompas selain Jakob Oetama. Ayahnya, Auw Jong Pauw, sejak dini giat membisikkan kata hemat, disiplin, dan tekun kepadanya. Auw Jong Pauw awalnya petani di Pulau Quemoy (kini wilayah Taiwan) yang kemudian merantau ke Sumatra Barat. Ojong sudah dikaruniai anugerah tak terkira. Kelak, meski sudah menjadi juragan tembakau, trilogi hemat, disiplin, dan tekun tetap dipedomani keluarga besar (11 anak dari dua istri; istri pertama Jong Pauw meninggal setelah melahirkan anak ke-7. Peng Koen anak sulung dari istri kedua) yang menetap di Payakumbuh ini. Saat Peng Koen kecil, jumlah mobil di Payakumbuh tak sampai sepuluh, salah satunya milik ayahnya. Artinya, mereka hidup berkecukupan.

Tapi, Sang Ayah, Jong Pauw selalu berpesan, nasi di piring harus dihabiskan sampai butir terakhir. Sampai akhir hayat, Peng Koen tak pernah menyentong nasi lebih dari yang kira-kira dapat dihabiskan. Ojong mempunyai enam anak, empat di antaranya laki-laki. P.K. Ojong saat bersekolah di Hollandsch Chineesche School (HCS, sekolah dasar khusus warga Tionghoa) Payakumbuh. Di masa ini, ia berkenalan dengan ajaran agama Katolik. Beberapa waktu kemudian, dia masuk Katolik dan mendapat nama baptis Andreas. Ia gemar membaca koran dan majalah yang dilanggani perkumpulan penghuni asrama. Kalau murid lain cuma memperhatikan isi tajuk rencana, Auwjong menelaah juga cara penulisan dan penyajian gagasan. Sifat-sifat itu membentuk karakter Auwjong. Kebiasaan hemat membuatnya hati-hati dan teliti. Disiplin dan tekun membentuk dia jadi orang yang lurus dan serius.

Walau sejak di HCK Meester Cornelis dia sudah mulai menulis, pekerjaan pertama Auwjong adalah guru. Mudah dimengerti karena HCK memang sekolah calon guru. Dia memilih HCK karena biayanya murah. Kebetulan, kondisi keuangan keluarganya sepeninggal sang ayah tahun 1933 tidak terlalu baik.Selulus HCK pada Agustus 1940, ia mengajar di kelas I Hollandsch Chineesche Broederschool St. Johannes di kawasan Jakarta Kota. Saat Jepang menyerbu Hindia Belanda, sekolah-sekolah ditutup. Seperti guru-guru lain, Auwjong kehilangan mata pencaharian. Tamatlah kariernya di bidang pendidikan. Waktu bergulir, Auwjong makin lihai memainkan pena. Kepercayaan besar datang, menyusul pengangkatannya sebagai redaktur pelaksana Star Weekly. Di tengah kesibukan mencari berita, dia menyempatkan diri menimba ilmu di Rechts Hoge School (RHS), kini Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Dia juga aktif membantu kegiatan berbau sosial yang diadakan Sin Ming Hui (kini Candra Naya), perkumpulan sosial yang didirikan Khoe Woen Sioe dan Injo Beng Goat. Sin Ming Hui didirikan untuk menyalurkan ketidakpuasan mereka pada para pemuka Tionghoa yang tua-tua dan kaya-raya. Khoe dan Injo merasa para pemuka itu tidak membela orang-orang yang diwakilinya. Khoe dan Injo dikenal sebagai duo antikomunis. Injo Beng Goat bahkan pernah berpidato di corong RRI, menganjurkan golongan Tionghoa selalu mendukung RI. Kelak, Sin Ming Hui menjadi pencetus lahirnya sejumlah organisasi sosial, di antaranya RS Sumber Waras dan Universitas Tarumanegara, Jakarta.

Tahun 1951, Auwjong lulus RHS. Ia segera diangkat menjadi pemimpin redaksi Star Weekly. Ia meminta para ahli menulis tentang masalah yang hangat. Saat Amerika meledakkan bom hidrogen, misalnya, Auwjong mencari orang yang bisa menjelaskan secara populer kepada pembaca. Agar ceritanya tidak terlalu ilmiah, dia menyiapkan dulu pertanyaan-pertanyaan yang lazim muncul di benak awam, kemudian menerjemahkan keterangan rumit si ahli tadi. Auwjong sangat ahli dalam soal seperti ini. Sebagai pengasuh rubrik tetap, dipilih mereka yang benar-benar ahli. Umpamanya, ruang pajak diasuh Mr. Sindian Djajadiningrat, Direktur Jenderal Iuran Negara saat itu. Sedangkan Prof. Poorwo Soedarmo, dokter ahli gizi yang memperkenalkan konsep "Empat Sehat Lima Sempurna", mengasuh ruang gizi.

Auwjong termasuk kutu buku. Buku hariannya penuh judul buku, tanggal, dan harga pembeliannya. Bahkan, selama perjalanan berangkat atau pulang kantor pun ia memelototi bacaan. Dari koleksi bukunya, tercermin luasnya minat Auwjong. Mulai yang berbau hukum, sejarah, kesenian, kesusasteraan, kebudayaan, sosiologi, sains, jurnalistik, filsafat, cerita kriminal, psikologi, tanaman, kesehatan, hingga buku masakan. Cerita tentang Perang Eropa dan Pasifik yang dimuat Star Weekly tahun 1950-an merupakan buah kesukaan Auwjong membaca. Sebagai pimpinan majalah yang cukup disegani, Auwjong tak bisa menutup mata dari aktivitas berbau politik. Akhir 1953, dia termasuk orang yang prihatin pada nasib golongan Tionghoa peranakan yang terancam kehilangan kewarganegaraan Indonesianya.
Waktu itu, pemerintah membuat RUU yang menganggap peranakan Tionghoa di Indonesia memiliki kewarganegaraan rangkap. Kalau mau menjadi WNI, mereka harus aktif menolak kewarganegaraan RRC. Aturan ini sangat tidak menguntungkan buat peranakan Tionghoa yang tinggal di pelosok dan tidak terpelajar. Puncaknya, dalam pertemuan di Gedung Sin Ming Hui, berkumpul sejumlah tokoh peranakan Tionghoa, di antaranya Siauw Giok Tjhan, Tan Po Goan, Tjoeng Tin Jan, Tjoa Sie Hwie (keempatnya angota parlemen), Yap Thiam Hien, Oei Tjoe Tat. Mereka membentuk panitia yang bertugas meneliti masalah kewarganegaraan Indonesia bagi keturunan Tionghoa dengan Siauw Giok Tjhan, (anggota parlemen) menjadi ketua. Panitia ini juga melahirkan Badan Permusyawaratan Kewarganegaraan Indonesia (Baperki). Bersama sembilan tokoh peranakan Tionghoa lainnya (di antaranya Injo Beng Goat dan Onghokham) dia menandatangani pernyataan berisi dukunganterhadap proses asimilasi, namun mengimbau agar prosesnya berjalan tanpa paksaan.

Pada saat bersamaan, isi Star Weekly makin menasional. Kalau tadinya edisi khusus hanya untuk menyambut Tahun Baru Imlek, maka kemudian ada edisi Idul Fitri, 17 Agustus, bahkan hari Kebangkitan Nasional. Sampai tahun 1958, tirasnya sudah 52.000; angka yang mengesankan. Itu berkebalikan dengan nasib Keng Po. Pada 1 Agustus 1957, surat kabar antikomunis itu diberangus pemerintah tanpa alasan jelas. Namun bisa diduga, pembredelan ini tak lepas dari peran PKI yang saat itu besar pengaruhnya di pemerintahan. PT Keng Po mengubah nama menjadi PT Kinta (kependekan dari kertas dan tinta).

Itu sebabnya, Auwjong jadi makin hati-hati. Rubrik "Gambang Kromong" yang berisi sentilan dihilangkan. Sedangkan "Timbangan" berganti nama menjadi "Intisari". Benar, Star Weekly tak luput dari peringatan. Rubrik "Tinjauan Luar Negeri", misalnya, kerap dianggap menyentil kebijakan luar negeri Indonesia. Puncaknya, Auwjong dipanggil pihak yang berwenang. Satu kalimat yang ia ucapkan sekembali dari sana ialah, "Wij zijn dood, "Kita semua mati". Seisi kantor terdiam. Pemerintah tak pernah menyebut dengan jelas alasan penutupan majalah bertiras 60.000 (hingga nomor terakhir, 7 Oktober 1961) itu.

Meski dibredel, Auwjong dan para karyawan tetap masuk seperti biasa. Khoe Woen Sioe, direktur Keng Po dan pimpinan Star Weekly berusaha menyalurkan mereka ke unit usaha lain. Khoe sadar, kepandaian sebagian besar anak buahnya cuma tulis-menulis dan cetak-mencetak. Maka, didirikanlah PT Saka Widya yang menerbitkan buku-buku. Sejak itu, Auwjong punya jabatan baru, direktur perusahaan penerbitan buku.

LAHIRNYA "INTISARI" DAN "KOMPAS"

Saat PT Kinta dilanda kemunduran tahun 1963, Auwjong dan Jakob Oetama menerbitkan majalah yang diniatkan untuk membebaskan masyarakat dari keterkucilan informasi. sejak awal 1960-an, Auwjong dan Jakob keduanya sama-sama menjadi pengurus Ikatan Sarjana Katolik Indonesia. Juga pernah sama-sama jadi guru dan punya minat besar pada sejarah. Seperti Star Weekly, Intisari melibatkan banyak ahli. Di antaranya ahli ekonomi Prof. Widjojo Nitisastro, penulis masalah-masalah ekonomi terkenal Drs. Sanjoto Sastromihardjo, atau sejarawan muda Nugroho Notosusanto. Saat itu, pergaulan Auwjong sudah sangat luas. Dia berteman baik dengan Goenawan Mohamad, Arief Budiman, Soe Hok Gie, dan Machfudi Mangkudilaga. Intisari terbit 17 Agustus 1963. Seperti Star Weekly, ia hitam-putih dan telanjang, tanpa kulit muka. Ukurannya 14 X 17,5 cm, dengan tebal 128 halaman. Logo "Intisari"-nya sama dengan logo rubrik senama yang diasuh Ojong di Star Weekly. Edisi perdana yang dicetak 10.000 eksemplar ternyata laris manis.
Kira-kira dua tahun umur Intisari, Ojong dan Jakob menerbitkan Harian Kompas. Saat itu, hubungan antara Intisari dan Kompas mirip-mirip Star Weekly dan Keng Po. Saling membantu, berkantor sama, bahkan wartawannya pun merangkap. Setelah beberapa pengurus Yayasan Bentara Rakyat bertemu Bung Karno, beliau mengusulkan nama "Kompas". Pengurus yayasan - I.J. Kasimo (Ketua), Frans Seda (Wakil Ketua), F.C. Palaunsuka (Penulis I), Jakob Oetama (Penulis II), dan Auwjong Peng Koen (bendahara) - setuju. Mereka juga menyepakati sifat harian yang independen, menggali sumber berita sendiri, serta mengimbangi secara aktif pengaruh komunis, dengan tetap berpegang pada kebenaran, kecermatan sesuai profesi, dan moral pemberitaan. Sesuai sifat Auwjong yang selalu merencanakan segala sesuatunya dengan cermat, kelahiran Kompas disiapkan sematang mungkin.

Soalnya, modal awal mereka cuma Rp 100.000,-, sebagian uang Intisari. Maka, 28 Juni 1965 terbit Kompas nomor percobaan yang pertama. Setelah tiga hari berturut-turut berlabel percobaan, barulah Kompas yang sesungguhnya beredar. Seperti di Intisari, karena alasan politis, nama Auwjong tak dicantumkan di jajaran redaksi. Intisari dan Kompas membuat Ojong bersemangat. Pagi-pagi, sebelum pukul 06.30, dia sudah menjemput para karyawan dengan Opel Caravan. Di perjalanan, Auwjong biasa mengajak mereka mengobrol. Pukul 07.00 Ojong sudah di kantor. "Jangan datang pukul sembilan, kalau ingin karyawan datang pukul tujuh," cetusnya. Tapi Kompas sendiri awalnya sering terlambat terbit hingga dijuluki komt pas morgen (besok baru datang). Ketika terjadi peristiwa G30S/PKI, Ojong dan Jakob harus mengambil keputusan di saat paling krusial. Pelaku kudeta baru mengeluarkan ketentuan, setiap koran yang terbit harus menyatakan kesetiaan. "Jakob, kita tidak akan melakukannya. Sama saja ditutup sekarang dan mungkin juga menderita sekarang atau beberapa hari lagi," tegas Ojong.

Pilihan ini terbukti benar karena upaya PKI gagal total. Tanggal 6 Oktober, semua koran yang tak pernah menyatakan setia pada upaya kup boleh terbit kembali. Keruan saja, dalam kondisi langka koran, Kompas mulai dilirik. Beberapa hari kemudian, saat koran-koran mapan terbit kembali, banyak pembaca tetap membeli Kompas, karena telanjur mencintai surat kabar yang baru mereka kenal ini. Ojong tidak pernah berambisi membuat korannya bertiras paling tinggi. "Biar orang lain saja yang oplahnya paling besar. Kita menjadi nomor dua terbesar saja," katanya. Menjelang akhir hayat, Ojong mulai sadar cara kerja orang lain tak harus sama dengannya. Tak semua orang bisa bekerja sepanjang hari tanpa berhenti sebentar pada saat-saat tertentu untuk beroleh kesegaran baru. Tak heran, kematiannya 31 Mei 1980 terasa begitu "mudah". Begitu mendadak, tanpa didahului sakit yang menyiksa. Barangkali memang cuma wartawan "lurus" yang bisa begini, meninggal dengan benda kesayangan (buku) di sampingnya.

Referensi :

- http://www.lppm.ac.id/article.php?p=top&id=801
- http://myquran.org/forum/index.php/topic,14914.0.html
- http://suprichusnul.multiply.com/journal/item/236?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem
- http://kolom-biografi.blogspot.com/2012/05/biografi-pk-ojong-pendiri-surat-kabar.html

Ngawi Cyber

Diberdayakan oleh Blogger.