Tampilkan postingan dengan label Pembisnis Sukses. Tampilkan semua postingan

Biografi Andy Rubin - Penemu OS Android. Andy Rubin lahir pada tanggal 22 Juni 1946 di New Bedford, Amerika Serikat. Dia adalah pengembang dari Android OS. Sejak kecil, Rubin sudah terbiasa melihat banyak gadget baru. Ini karena ayahnya, seorang psikolog yang banting setir ke bisnis direct marketing, menyimpan produk elektronik yang akan dijualnya di kamar Rubin. Ia memiliki minat besar pada segala hal yang berbau robot. Di Carl Zeiss A.G., tempat pertama kali ia bekerja setelah lulus kuliah, Rubin ditempatkan di sebuah divisi robotika, tepatnya pada komunikasi digital antara jaringan dengan perangkat pengukuran dan manufaktur. Setelah dari Carl Zeiss, ia sempat bekerja di bidang robot di sebuah perusahaan di Swiss.

Karier Rubin di bidang robotika nampaknya semakin cerah, namun hidupnya berubah gara-gara liburan di Cayman Island pada tahun 1989. Saat sedang mengunjungi kepulauan tropis di Jamaika itu, Rubin tak sengaja bertemu dengan seorang bernama Bill Caswell. Pria ini sedang tidur di tepi pantai, terusir dari sebuah cottage setelah bertengkar dengan pacarnya. Andy menawarkan pria itu tempat tinggal dan sebagai balas budi, Casswell menawarkannya pekerjaan. Kebetulan yang menakjubkannya adalah pria itu bekerja di Apple. Di Apple, Rubin mengalami masa-masa yang menyenangkan. Pada saat itu, Apple masih dalam kondisi baik berkat komputer Macintosh. Budaya Apple pun menular pada diri Rubin. Di sana ia sempat melakukan kejahilan, seperti memprogram ulang sistem telepon sehingga ia bisa berpura-pura sebagai sang CEO, John Sculley. Lelucon seperti itu mungkin akan disukai Steve Jobs, pria yang gemar membuat lelucon lewat telepon, namun ketika itu adalah periode Apple tanpa Jobs.

Dari bagian manufaktur, Rubin pindah ke bagian riset di Apple. Kemudian, pada tahun 1990, Apple melakukan spin off untuk membentuk sebuah perusahaan bernama General Magic dan Rubin ikut di dalamnya. General Magic berfokus pada pengembangan perangkat genggam dan komunikasi. Para engineer yang gila kerja, termasuk Rubin tentunya, berhasil mengembangkan sebuah peranti lunak bernama Magic Cap. Sayangnya, Magic Cap tidak mendapat sambutan dari perusahaan handset dan telekomunikasi. Beberapa yang menerapkan Magic Cap hanya melakukannya sebentar. General Magic pun akhirnya hancur.

Beberapa pengembang di General Magic, bersama beberapa veteran Apple, kemudian mendirikan Artemis Research. Perusahaan ini mengembangkan sesuatu bernama webTV, sebuah upaya awal untuk menggabungkan Internet dengan televisi. Rubin bergabung dengan Artemis untuk ikut mengembangkan webTV tersebut. Saat Microsoft membeli Artemis, di 1997, Rubin pun ikut bergabung dengan perusahaan raksasa itu. Episode gila khas Rubin kembali terjadi di Microsoft. Rubin membangun sebuah robot yang dilengkapi kamera untuk mengerjai rekan-rekannya. Gilanya, robot itu terhubung ke Internet dan pada satu insiden sempat dibobol oleh pihak di luar Microsoft. Pada tahun 1999, Rubin keluar dari webTV (dan artinya, ia tak lagi menjadi kar­yawan Microsoft). Ia kemudian me­nyewa sebuah toko di Palo Alto, California, dan menyebut toko itu sebagai laboratorium.

Di tempat yang penuh dengan berbagai mainan robot koleksi Rubin, lahirlah sebuah ide untuk produk baru. Bersama beberapa rekannya, Rubin kemudian mendirikan Danger Inc. Sukses diraih Danger melalui sebuah perangkat bernama Sidekick. Aslinya, perangkat ini dinamai Danger Hiptop, namun di pasaran ia dikenal sebagai T-Mobile Sidekick.
“Kami ingin membuat sebuah perangkat, kira-kira seukuran batang cokelat, dengan harga di bawah 10 dolar dan bisa digunakan untuk men-scan sebuah benda serta mendapatkan informasi soal benda itu dari Internet. Lalu, tambahkan perangkat radio dan transmiter, jadilah Sidekick,” tutur Rubin soal Sidekick.
Saat ini, Sidekick memang sudah terlihat usang, namun pada masanya, Sidekick adalah sebuah benda yang ganjil dengan konsep teknologi yang melampaui zaman. Perangkat itu, menurut Rubin, merupakan pengakses data dengan kemampuan telepon. Ketika muncul di pasaran, Sidekick harus menghadapi kenyataan bahwa PDA sedang kehilangan pasar. Namun, Rubin menegaskan bahwa Sidekick bukanlah PDA.
“Seharusnya, orang-orang bukan bertanya apakah ini PDA atau ponsel. Mereka harusnya bertanya, apakah ini platform untuk pengembang pihak ketiga? Ini adalah hal yang baru. Ini adalah untuk pertama kalinya sebuah ponsel dijadikan platform untuk pengembang pihak ketiga,” kata Rubin.
Sekarang, apa yang dikatakan Rubin bukan hal aneh lagi. Lihat saja Apple de­ngan jutaan aplikasi pihak ketiga yang hadir di iPhone. Hal lain yang dilakukan Danger, yang pada masa itu belum terpikirkan, adalah menjembatani antara pembuat handset dengan penyedia jaringan. Danger memutuskan untuk berbagi keuntungan dengan T-Mobile dalam layanan Sidekick. Dengan demikian, Danger tak me­ngandalkan penjualan handset sebagai sumber penghasilan satu-satunya, namun juga dari layanannya. Ini membuat perusahaan pembuat perangkat (Danger) memiliki tujuan yang sama dengan penjual perangkat (operator telekomunikasi T-Mobile).

Rubin meninggalkan Danger pada tahun 2004. Pada 2008, perusahaannya itu dibeli oleh Microsoft. Sang raksasa rupanya tertarik untuk memasuki bisnis ponsel dengan lebih a­gresif lagi. Nilai yang ditawarkan pun tidak tanggung-tanggung. Menurut kabar yang beredar Microsoft membeli Danger de­ngan harga 500 juta dolar. Namun, pembelian Danger oleh Microsoft ternyata tidak membawa hasil yang berbunga-bunga. Para eksekutif yang tersisa dari Danger digabungkan oleh Microsoft ke dalam Mobile Communication Business, dari divisi Entertainment dan Devices. Kemudian, mereka diminta mengembang sebuah ponsel yang dikenal dengan sebutan Project Pink. Targetnya, ponsel ini harus bisa menjadi pesaing iPhone dan BlackBerry. Menurut ComputerWorld, Project Pink menderita penyakit klasik di sebuah per­usahaan besar. Karena proyeknya cukup bergengsi, ia diperebutkan oleh beberapa pihak. Dan lebih parahnya lagi, perkembangannya makin melenceng dari yang diinginkan. Contohnya, awalnya ponsel itu akan dikembangkan dengan basis Java namun kemudian diminta untuk menggunakan sistem operasi Microsoft.

Sayangnya, Windows Phone 7 yang seharusnya bisa digunakan untuk Project Pink, belum siap. Walhasil, saat diluncurkan, ponsel yang akhirnya bernama Microsoft Kin ini menggunakan sistem operasi Windows untuk ponsel yang “lawas”. Sambutan pasar yang dingin pun membuat Kin akhirnya harus ditutup, hanya beberapa bulan sejak diluncurkan. Nasib layanan Sidekick, yang diwarisi Microsoft dari Danger, juga tak terlalu baik. Dalam satu insiden, yang masih belum diketahui pasti apa penyebabnya, pelanggan Sidekick tiba-tiba kehilangan semua data mereka. Satu hal yang perlu diketahui, semua data pada Sidekick memang disimpan ‘di awan’ (dalam hal ini pada server yang dikelola Microsoft dan bisa diakses melalui Internet). Nah, ketika server itu mengalami gangguan, semua data pengguna Sidekick pun lenyap.

Pada awal tahun 2002, Rubin sempat memberikan sebuah kuliah di Stanford mengenai pengembangan Sidekick. Karena, meski penjualan Sidekick di pasaran tak meledak, perangkat itu dinilai cukup baik dari sisi engineering. Sebuah kebetulan bahwa Larry Page dan Sergei Brin, pendiri Google, ikut hadir dalam kuliah tersebut. Selepas kuliah, Page menemui Rubin untuk melihat Sidekick dari dekat. Rupanya, Page melihat, perangkat itu menggunakan search engine Google. “Keren,” ujar Page. Ini adalah sebuah titik tolak bagi Page untuk sebuah ide yang dalam beberapa tahun kemudian akan terwujud, sebuah ponsel Google. Kurang lebih dua tahun setelah itu, Rubin telah meninggalkan Danger dan mencoba melakukan hal-hal baru. Termasuk di antaranya mencoba memasuki bisnis kamera digital sebelum akhirnya ia mendirikan Android.

Rubin menginkubasi Android saat ia menjadi enterpreneur-in-residence bersama perusahaan modal ventura Redpoint Ventures di 2004. “Android berawal dari satu ide sederhana, sediakan platform mobile yang tangguh dan terbuka sehingga bisa mendorong inovasi lebih cepat demi keuntungan pelanggan,” ujar Rubin. Pada Juli 2005, 22 bulan setelah Android berdiri, perusahaan itu ditelan oleh raksasa Google. Rubin pun memilih untuk bergabung dengan Google. Ketika membeli Android Inc., Google tidak menyebutkan dengan rinci berapa harga yang dibayarkan dan apa yang i­ngin dilakukannya dengan perusahaan itu. Bahkan, Google menyebut pembelian itu sebagai akuisisi terhadap sumber daya manusia dan teknologinya saja. Selain Andy Rubin, Google memang meraup banyak orang-orang brilian dari Android. Ini termasuk Andy McFadden (pengembang WebTV bersama Rubin, dan juga pengembang Moxi Digital); Richard Miner (mantan Vice President di perusahaan telekomunikasi Orange); serta Chris White (pendiri Android dan perancang tampilan serta interface WebTV).

Bersama Google, Android diberi kekuatan ekstra. Perusahaan asal Mountain View, California itu kemudian membentuk Open Handset Alliance untuk mengembangkan perangkat bagi Android.
“Google tak bisa melakukan segalanya. dan kami tidak perlu itu. Itulah mengapa kami membentuk Open Handset Alliance dengan lebih dari 34 rekanan,” ujar Rubin.
Perangkat Android yang hadir pasaran memang bukan buatan Google. Petarung kelas berat Android termasuk Motorola, Samsung, dan HTC masing-masing melemparkan ponsel Android andalan mereka ke pasaran.
“Sekadar melemparkan peranti lunak tidaklah cukup,” Rubin menjelaskan, “Anda perlu handset yang dikembanglan untuk peranti lunak ini dan penyedia jaringan yang mau memasarkannya.”
Di AS, Motorola Droid jadi salah satu senjata Verizon Wireless melawan AT&T dengan iPhone-nya. Sedangkan Nexus One, ponsel Android Google buatan HTC, hadir tanpa “ikatan dinas” pada satu operator tertentu.

Kehadiran Android nampaknya beru­saha menggoyang dominasi pasar ponsel di AS. Di Indonesia, Android pun nampak siap jadi primadona setelah muncul de­ngan gegap gempita dalam Indonesia Celullar Show 2010.
“Saya tahu bakal ada FUD (fear, uncertainty, doubt). Namun, kami telah melihat beberapa kompetitor mengikuti apa yang kami lakukan. Jadi sepertinya, kami memang di jalan yang benar,” ujar Rubin.
Referensi :

- http://al-rasyid.blog.undip.ac.id/tag/andy-rubin-android/
- http://en.wikipedia.org/wiki/Andy_Rubin
- http://www.crunchbase.com/person/andy-rubin

Biografi Soedono Salim - Pengusaha Sukses Indonesia, Soedono Salim atau Liem Sioe Liong lahir di Tiongkok tanggal 19 Juli 1916, Dia merupakan pendiri Grup Salim. Kepemilikan Grup Salim meliputi Indofood, Indomobil, Indocement, Indosiar, BCA, Indomaret, Indomarco, PT Mega, Bank Windu Kencana, PT Hanurata, dan PT Waringin Kencana dan lain-lain. Dia merupakan salah satu konglomerat dan pengusaha sukses asal Indonesia. Ia sempat menduduki peringkat pertama sebagai orang terkaya di Indonesia dan Asia. Perjalanan suksesnya dimulai di sebuah pelabuhan kecil. Fukien di bilangan Selatan Benua Tiongkok. Dia dilahirkan di situ pada tahun 1918. Kakaknya yang tertua Liem Sioe Hie kini berusia 77 tahun sejak tahun 1922 telah lebih dulu beremigrasi ke Indonesia yang waktu itu masih jajahan Belanda kerja di sebuah perusahaan pamannya di kota Kudus.

Di tengah hiruk pikuknya usaha ekspansi Jepang ke Pasifik, dibarengi dengan dongeng harta karun kerajaan-kerajaan Eropa di Asia Tenggara, maka pada tahun 1939, Liem Sioe Liong mengikuti jejak abangnya yang tertua. Dari Fukien, ia Berangkat ke Amoy, dimana bersandar sebuah kapal dagang Belanda yang membawanya menyeberangi Laut Tiongkok. Sebulan untuk kemudian sampai di Indonesia. Sejak dulu, kota Kudus sudah terkenal sebagai pusat pabrik rokok kretek, yang sangat banyak membutuhkan bahan baku tembakau dan cengkeh. Dan sejak jamam revolusi Liem Sioe Liong sudah terlatih menjadi supplier cengkeh, dengan jalan menyelundupkan bahan baku tersebut dari Maluku, Sumatera, Sulawesi Utara melalui Singapura untuk kemudian melalui jalur-jalur khusus penyelundupan menuju Kudus. Sehingga tidak heran dagang cengkeh merupakan salah satu pilar utama bisnis Liem Sioe Liong pertama sekali, disamping sektor tekstil. Dulu juga dia, banyak mengimpor produksi pabrik tekstil murahan dari Shanghai.

Di Kudus Liem berkenalan dengan gadis asal Lasem. Gadis itu sekolah di sekolah Belanda Tionghoa. Liem melamarnya, tapi orangtua si gadis tidak mengizinkan, lantaran takut anak gadisnya akan dibawa ke Tiongkok. Kekuatiran itu timbul melihat tampang Liem yang masih totok. Tapi, Liem tak mau menyerah. Akhirnya lamarannya diterima dan diizinkan menikah. Pesta pernikahannya, bahkan dirayakan selama 12 hari. Maklum, keluarga istrinya cukup terpandang. Setelah menikah, Liem makin ulet bekerja dan berusaha. Usahanya berkembang. Tapi, ketika awal 1940-an, Jepang menjajah Indonesia, usahanya bangkrut. Ditambah lagi, dia mengalami kecelakaan. Mobil yang ditumpanginya masuk jurang. Seluruh temannya meninggal. Hanya Liem yang selamat, setelah tak sadarkan diri selama dua hari. Kemudian, Liem pindah ke Jakarta.

Seirama dengan masa pemerintahan dan pembangunan Orde Baru, bisnisnya pun berkembang demikian pesat. Pada tahun 1969, Om Liem bersama Sudwikatmono, Djuhar Sutanto dan Ibrahim Risjad, yang belakangan disebut sebagai The Gang of Four, mendirikan CV Waringin Kentjana. Om Liem sebagai chairman dan Sudwikatmono sebagai CEO. The Gang of Four ini kemudian tahun 1970 mendirikan pabrik tepung terigu PT Bogasari dengan modal pinjaman dari pemerintah. Bogasari yang memonopoli suplai tepung terigu untuk Indonesia bagian Barat, yang meliputi sekitar 2/3 penduduk Indonesia, di samping PT. Prima untuk Indonesia bagian Timur. Hampir di setiap perusahaan Liem Sioe Liong dia berkongsi dengan Djuhar Sutanto alias Lin Wen Chiang yang juga seorang Tionghoa asal Fukien. Bogasari sebuah perusahaan swasta yang paling unik di Indonesia. Barangkali hanya Bogasarilah yang diberikan pemerintah fasilitas punya pelabuhan sendiri, dan kapal-kapal raksasa dalam hubungan perteriguan bisa langsung merapat ke pabrik.

Ketika pertama berdiri, PT Bogasari berkantor di Jalan Asemka, Jakarta dengan kantor hanya seluas 100 meter. Kemudian tahun 1975 kelompok ini mendirikan pabrik semen PT Indocement Tunggal Perkasa. Pabrik ini melejit bahkan nyaris memonopoli semen di Indonesia. Sehingga kelompok ini sempat digelari Tycoon of Cement. Setelah itu, The Gang of Four ditambah Ciputra mendirikan perusahaan real estate PT Metropolitan Development, yang membangun perumahan mewah Pondok Indah dan Kota Mandiri Bumi Serpong Damai. Selain itu, Om Liem juga mendirikan kerajaan bisnis bidang otomotif di bawah bendera PT Indomobil.

Bahkan merambah ke bidang perbankan dengan mendirikan Bank Central Asia (BCA) bersama Mochtar Riyadi. Di tahun 1970-an. Bank Central Asia ini telah bertumbuh menjadi bank swasta kedua terbesar di Indonesia dengan total asset sebesar US$ 99 juta. Belakangan Mochtar Riady membangun Lippo Bank. Ketika itu, Om Liem pernah jadi orang terkaya di Indonesia dan Asia. Serta masuk daftar 100 orang terkaya dunia. Namun, seirama dengan mundurnya Presiden Soeharto dan akibat terjadi krisis moneter, bisnis dan kekayaannya pun turun. Bahkan, Om Liem terpaksa memilih bermukim di Singapura, setelah rumahnya di Gunung Sahari dijarah massa reformasi. Setelah peristiwa tersebut, ia mulai mengalihkan kepengurusan bisnisnya kepada anaknya Anthony Salim, lalu pindah dan tinggal di Singapura hingga tutup usia. Ia dikenal luas masyarakat dekat dengan mantan Presiden ke-2 Indonesia Soeharto. Usahanya diteruskan anaknya yakni Anthony Salim dan menantunya Franciscus Welirang.

Begitu perkasanya dia di bidang perekonomian Indonesia dewasa ini, mungkin menjadi titik tolak majalah Insight, Asia’s Business Mountly terbitan Hongkong dalam penerbitan bulan Mei tahun ini, menampilkan lukisan karikatural Liem Sioe Liong berpakaian gaya Napoleon Bonaparte. Dadanya penuh ditempeli lencana-lencana perusahaannya. Perusahaan holding company-nya bernama PT Salim Economic Development Corporation punya berbagai macam kegiatan yang dibagi-bagi atas berbagai jenis divisi; masing-masing adalah:

  1. divisi perdagangan
  2. divisi industri
  3. divisi bank dan asuransi
  4. divisi pengembangan (yang bergerak dibidang hasil hutan dan konsesi hutan)
  5. divisi properti yang bergerak dibidang real estate, perhotelan, dan pemborong
  6. divisi perdagangan eceran
  7. divisi joint venture.
Setiap divisi membawahi beberapa arah perusahaan raksasa, berbentuk perseroan-perseroan terbatas. Pelbagai kemungkinan untuk lebih mengembangkan lajunya perusahaan sekalipun tidak akan meningkatkan permodalan, seperti go-public di pasar saham Jakarta, – dilangsungkan group Soedono Lem Salim dengan gencar. Halangan maupun isu bisnis yang mengancam perusahaannya, nampak tak membuat Liem cemas. Seperti katanya kepada Review,
“Jika anda hanya mendengarkan apa yang dikatakan orang, anda akan gila. Anda harus melakukan apa yang anda yakini.” 

Bermodal kalimat pendeknya itu pulalah mengantar Liem Sioe Liong muda di Kudus yang juga terkenal sebagai Lin Shao Liang menjadi Soedono Salim si Raja Dagang Indonesia, belakangan ini.

Sudono Salim atau Liem Sioe Liong meninggal dunia dalam usia 96 tahun. Berdasarkan informasi yang beredar, pengusaha kakap itu wafat di Singapura pada tanggal 10 Juni 2012.

Referensi :

- http://id.wikipedia.org/wiki/Sudono_Salim
- http://pontianak.tribunnews.com/2012/06/10/sekilas-kisah-perjalanan-hidup-sudono-salim
- http://freddyiriawan.com/succes-story/kisah-sukses-liem-sioe-liong-soedono-salim/

Biografi Septinus George Saa - Sang Jenius dari Papua. Septinus George Saa lahir di Manokwari pada 22 September 1986. Sejak kecil, dia sering tinggal berpindah-pindah mengikuti orang tuanya. Bahkan, tak jarang dia hidup terpisah dari orang tua. Dia adalah seorang pemenang lomba First Step to Nobel Prize in Physics pada tahun 2004 dari Indonesia. Makalahnya berjudul Infinite Triangle and Hexagonal Lattice Networks of Identical Resisto. bahkan rumus Penghitung Hambatan antara Dua Titik Rangkaian Resistor yang Ditemukannya diberi namanya sendiri yaitu "George Saa Formula". Prestasi pemuda berusia 19 tahun ini sangat mengagumkan. Rumus yang ditemukannya berhasil memenangkan First Step to Nobel Prize in Physic yang itu mengungguli ratusan paper dari 73 negara yang masuk ke meja juri. Para juri yang terdiri dari 30 jawara fisika dari 25 negara itu hanya membutuhkan waktu tiga hari untuk memutuskan pemuda 17 tahun asal Jayapura ini menggondol emas.

Oge lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya, Silas Saa, adalah Kepala Dinas Kehutanan Teminabuhan, Sorong. Oge lebih senang menyebut ayahnya petani ketimbang pegawai. Sebab, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Silas, dibantu isterinya, Nelce Wofam, dan kelima anak mereka, harus mengolah ladang, menanam umbi-umbian. Kelima anak Silas mewarisi keenceran otaknya. Silas adalah lulusan Sekolah Kehutanan Menengah Atas tahun 1969, sebuah jenjang pendidikan yang tinggi bagi orang Papua kala itu.

Apulena Saa, puteri sulung Silas, mengikuti jejak ayahnya. Ia adalah Sarjana Kehutanan lulusan Universitas Cendrawasih. Franky Albert Saa, putera kedua, saat ini tengah menempuh Program Magister Manajemen pada Universitas Cendrawasih. Yopi Saa, putera ketiga, adalah mahasiswa kedokteran Universitas Kristen Indonesia, Jakarta. Agustinus Saa, putera keempat, mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Negeri Papua, Manokwari. Sementara si Bungsu, Oge, meraih emas di panggung internasional. “Semua anak mama tidak manja dengan uang, sebab kami tidak punya uang,” tutur mama Nelce usai menemani puteranya menerima penghargaan dari Departemen Kehutanan, Selasa (22/6/2004), di Departemen Kehutanan, Jakarta.

Ia bertutur, karena minimnya ekonomi keluarga, Oge sering tidak masuk sekolah ketika SD hingga SMP. Jarak dari rumah ke sekolah sekitar 10 km. Oge harus naik “taksi” (angkutan umum) dengan ongkos Rp 1.500 sekali jalan. Itu berarti Rp 3.000 pulang pergi. “Tidak bisa jajan. Untuk naik “taksi” saja mama sering tidak punya uang. Kalau Oge mau makan harus pulang ke rumah,” katanya.

Bagi Oge prestasi tidak selalu berarti karena uang. Pemuda yang dikenal sebagai playmaker di lapangan basket ini adalah orang yang haus untuk belajar. Selalu ada jalan untuk orang-orang yang haus seperti Oge. Prestasinya di bidang fisika bukan semata-mata karena ia menggilai ilmu yang menurut sebagian anak muda rumit ini.

“Saya tertarik fisika sejak SMP. Tidak ada yang khusus kenapa saya suka fisika karena pada dasarnya saya suka belajar saja. Lupakan saja kata fisika, saya suka belajar semuanya,” katanya. “Semua mata pelajaran di sekolah saya suka kecuali PPKN (Pendidikan Pancasilan dan Kewarganegaraan). Pelajaran itu membosankan dan terlalu banyak mencatat. Saya suka kimia, sejarah, geografi, matematika, apalagi bahasa Indonesia. Saya selalu bagus nilai Bahasa Indonesia,” tambahnya.

Selepas SD dan SMP yang kerap diwarnai bolos sekolah itu, Oge diterima di SMUN 3 Buper Jayapura. Ini adalah sekolah unggulan milik pemerintah daerah yang menjamin semua kebutuhan siswa, mulai dari seragam, uang saku, hingga asrama. Kehausan intelektualnya seperti menemukan oase di sini. Ia mulai mengenal internet. Dari jagad maya ini ia mendapat macam-macam teori, temuan, dan hasil penelitian para pakar fisika dunia.

Kebrilianan otak mutiara hitam dari timur Indonesia ini mulai bersinar ketika pada 2001 ia menjuarai lomba Olimpiade Kimia tingkat daerah. Karena prestasinya itu, ia mendapat beasiswa ke Jakarta dari Pemerintah Provinsi Papua. Namun mamanya melarang putera bungsunya berangkat ke Ibu Kota. Prestasi rupanya membutuhkan sedikit kenakalan dan kenekatan. Dibantu kakaknya, Frangky, Oge berangkat diam-diam. Ia baru memberitahu niatnya kepada mama tercinta sesaat sebelum menaiki tangga pesawat. Mamanya menangis selama dua minggu menyadari anaknya pergi meninggalkan tanah Papua.

Oge kemudian membuktikan bahwa kepergiannya bukan sesuatu yang sia-sia. Tangis sedih mamanya berganti menjadi tangis haru ketika November 2003 ia menduduki peringkat delapan dari 60 perserta lomba matematika kuantum di India. Prestasinya memuncak tahun ini dengan menggenggam emas hasil riset fisikanya. Mamanya pun tidak pernah menangis lagi. “Saya ingin jadi ilmuwan. Sebenarnya ilmu itu untuk mempermudah hidup. Ilmu pengetahuan dan teknologi itu membuat hidup manusia menjadi nyaman. Saya berharap kalau saya menjadi ilmuwan, saya dapat membuat hidup manusia menjadi lebih nyaman,” kata dia.

Di Jakarta, ia digembleng khusus oleh Bapak Fisika Indonesia, Profesor Yohanes Surya. Awal November 2006 ia harus mempresentasikan hasil risetnya di depan ilmuwan fisika di Polandia. Ia harus membuktikan bahwa risetnya tentang hitungan jaring-jaring resistor itu adalah orisinil gagasannya. Setelah itu, ia akan mendapat kesempatan belajar riset di Polish Academy of Science di Polandia selama sebulan di bawah bimbingan fisikawan jempolan. Setelah menerima penghargaan itu, George diganjar banyak fasilitas. Menteri pendidikan saat itu, Malik Fadjar, meminta George memilih perguruan tinggi mana pun di Indonesia tanpa tes. Kampus tempat dia kuliah juga diwajibkan memberikan fasilitas belajar. George sempat bingung memilih kampus sebelum utusan Direktur Eksekutif Freedom Institute Rizal Mallarangeng mendatangi dirinya. ''Saya diminta menemui Pak Aburizal Bakrie,'' ungkap pria kelahiran 22 September 1986 tersebut.

Freedom Institute menawari George kuliah di luar negeri. Memilih negara mana pun akan dikabulkan. Mau di benua Amerika, Eropa, bahkan Afrika sekali pun, terserah George. Beasiswa tersebut bukan hanya uang kuliah, tapi juga uang saku serta biaya hidup. Pria penghobi basket itu sempat bingung memilih negara. Rizal Mallarangeng mengusulkan agar dirinya memilih Amerika. Sebab, negara pimpinan Barack Obama tersebut bagus untuk belajar dan melakukan penelitian. George lantas mendaftar ke jurusan aerospace engineering di Florida Institute of Technology. Kampus di pesisir timur Amerika di Brevard County. Kampus itu berdekatan dengan Kennedy Space Center dan tempat peluncuran pesawat NASA (National Aeronautics and Space Administration).

Di jurusan aerospace engineering alias teknik dirgantara itu, George mempelajari semua hal tentang pesawat terbang, baik pesawat terbang di angkasa maupun luar angkasa. Dia juga mempelajari ilmu yang supersulit di jagat aerospace, yakni rocket science. ''Saking sulitnya, orang Amerika sering bilang, you don't need rocket science to figure it out,'' katanya lantas terkekeh. Di antara 200-an mahasiswa seangkatan, hanya 40 orang yang lulus. George mempelajari semua hal tentang pesawat terbang. Mulai struktur pesawat, aerodinamika, daya angkat, hingga efisiensi berat dalam teknologi pembuatan burung besi itu.

Ada alasan khusus dirinya suka pesawat terbang. Selain memang mengagumi presiden ketiga Indonesia B.J. Habibie yang gandrung pesawat itu, lelaki bertubuh gempal tersebut semula ingin menjadi pilot. Namun, karena kedua matanya minus 3,25, dia harus mengalihkan impiannya. ''Kalau nggak bisa menerbangkan pesawat, saya harus bisa membuat pesawat. Setidaknya, memahami teknologi pesawat terbang,'' tegasnya. Tahun pertama di Amerika sangat sulit bagi George. Sebab, dia belum fasih berbahasa Inggris. Pernah, dia tertahan sejam di bagian imigrasi. ''Saya hanya duduk dan diam selama sejam gara-gara tidak bisa bahasa Inggris,'' tuturnya.

Karena itu, tahun pertama, George tak langsung kuliah. Dia belajar bahasa di sekolah bahasa Inggris English Language Service di Cleveland, negara bagian Ohio, AS. Selama setahun dia ngebut belajar bahasa. Mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.00, dia melahap materi-materi bahasa Inggris. ''Saya mempelajari lagi grammar dan kosakata,'' jelas anak bungsu pasangan Silas Saa dan Nelly Wafom itu. George lulus pada akhir 2009. Kini, dia bekerja di perusahaan internasional yang bergerak di bidang migas sembari bantu-bantu di lembaga yang memberinya beasiswa, Freedom Institute. ''Tiga minggu ini aku di Jakarta. Nanti ke laut lagi,'' katanya.

Referensi :

- http://www.astrodigi.com/2010/08/septinus-george-saa-anak-petani-papua.html
- http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com
- http://id.wikipedia.org/wiki/Septinus_George_Saa
- http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1085284643

Biografi Stephen Chow - Bintang Film Kungfu. Terlahir dengan nama lengkap Chow Sing-Chi atau lebih dikenal sebagai Stephen Chow ia merupakan seorang aktor dan bintang film komedi Mandarin. Ia dilahirkan di Hong Kong pada tanggal 22 Juni 1962, Stephen Chow kemudian menghabiskan masa mudanya bersama dengan tiga saudara perempuan di Shanghai, Cina. Ia mengembangkan minatnya dalam seni bela diri setelah menyaksikan bakat beladiri Bruce Lee. Pada tahun 1982, ia lulus dari sekolah tinggi dan mengikuti audisi di sebuah sekolah yang dijalankan oleh TVB, sebuah stasiun televisi Hong Kong di mana ia ditolak. Temannya 'Waise' Lee Chi-Hung (Legenda Pendekar, 'John Woo's A Better Tomorrow') membantu dia keluar dan dia diperbolehkan untuk mengambil kelas malam. Dia lulus pada tahun 1983 dan dipekerjakan untuk menjadi pembawa acara sebuah program televisi anak-anak yang disebut "Space Shuttle 430" meskipun ia tidak menyukai anak-anak.

Ini tidak menghentikan dia dari kewajibannya sebagai ia mengembangkan off-beat hubungan dengan co-bintang di menunjukkan bahwa khalayak dicintai, yang memimpin program untuk berjalan selama lima tahun. Selama menjalankan akhir acara pada 1988, ia dapat masuk ke peran yang dramatis dalam program-program televisi banyak dan pergi ke bintang di film pertamanya di mana Danny 'aktor' Lee Sau-Yin (Kota di neraka, "John Woo, The Killer ') lemparkan dia dalam film 'Final justice' yang membuatnya mendapatkan Award untuk Aktor Pendukung Terbaik di Taiwan 25 Tahunan Film Awards.

Pada tahun 1990, dia memperkenalkan bakat komedi yang luar biasa dalam film 'all for the winner' yang lucu spin-off dari film ini, 'God of Gamblers' dibintangi Chow Yun-Fat. Film ini menjadi seperti sebuah kesuksesan yang ia juga dibintangi bersama Chow Yun-Fat di sekuel sukses, God of Gamblers 2'. Dia unggul dalam genre komedi dan mengembangkan merek dagang yang diciptakan kembali karirnya di tahun-tahun mendatang ketika ia mulai melakukan parodi Hollywood. dan dalam film 'Justice in My Foot' dia meraih Aktor Terbaik di Asia Pasifik Film Festival.

Idenya menggabungkan olahraga dengan kungfu & komedi datang ke dalam bermain di tahun 2002 dengan 'Shaolin Soccer' di mana beberapa efek CGI digital digunakan untuk membantu menciptakan sekuens aksi yang menakjubkan dengan bantuan koreografer legendaris 'Tony Ching Siu-Tung yang memberikan sentuhan bergaya pada perkelahian. Film ini memukul emas pada rilis, film terlaris peringkat tertinggi dalam sejarah perfilman Hong Kong dengan catatan dari HK $ 60 juta.

Akhirnya, Hollywood mengambil dukungan keterampilan komedi Chow dan Miramax Films membeli hak distribusi untuk 'Shaolin Soccer' dan dirilis secara internasional pada tahun 2003. Menyusul keberhasilan 'Shaolin Soccer' Columbia Tristar merilis proyek berikutnya kung-fu komedi, 'Kung Fu Hustle', di mana ia berkolaborasi dengan koreografer legendaris lain, Yuen Wo-Ping, untuk membuat urutan ilmu bela diri keras-memukul, yang Wo-Ping telah terkenal sejak tahun 70-an di Hong Kong. kreativitas Stephen Chow aksi dan komedi terus mencari pemirsa baru dan karyanya akan terus menghibur pemirsa di seluruh dunia selama bertahun-tahun yang akan datang.

Daftar Film Stephen Chow
  • 1986 A Better Tomorrow
  • 1988 Final Justice
  • Faithfully Yours yes
  • He Who Chases After the Wind
  • The Last Conflict
  • 1989 Dragon
  • Tragic Heroes
  • Thunder Cops II
  • Final Combat
  • 1990 Love Is Love
  • My Hero
  • Lung Fung Restaurant
  • The Unmatchable Match
  • Curry and Pepper
  • Sleazy Dizzy
  • Look Out, Officer!
  • All for the Winner
  • When Fortune Smiles
  • Triad Story
  • Legend of the Dragon
  • The Top Bet
  • Fist of Fury si kenny a-bee parah
  • 1991 Fight Back to School
  • God of Gamblers III:
  • Magnificent Scoundrels
  • The Banquet
  • The Gods Must Be Crazy III
  • Tricky Brains
  • 1992 Fist of Fury 1991 II
  • The Thief of Time
  • All's Well, Ends Well
  • Fight Back to School II
  • Justice, My Foot
  • Royal Tramp
  • Royal Tramp II II
  • King of Beggars
  • 1993 Fight Back to School III
  • My Hero 2
  • Flirting Scholar
  • The Mad Monk
  • 1994 Love on Delivery
  • Hail the Judge
  • From Beijing with Love
  • A Chinese Odyssey Part One: Pandora's Box
  • A Chinese Odyssey Part Two:
  • 1995 Out of the Dark
  • Sixty Million Dollar
  • 1996 Forbidden City Cop
  • God of Cookery
  • 1997 All's Well, Ends Well 1997
  • Lawyer Lawyer
  • 1998 The Lucky Guy
  • 1999 King of Comedy
  • Gorgeous Cop cameo
  • The Tricky Master
  • 2001 Shaolin Soccer
  • 2004 Kung Fu Hustle
  • 2008 CJ7
  • Shaolin Girl (Producer)
  • 2009 Dragonball Evolution (produser)
  • 2011 Tai Chi
  • Kung Fu Hustle 2 Sing In production
  • Journey to the West Pre-Production
Referensi :

- http://id.wikipedia.org/wiki/Stephen_Chow
- http://livebeta.kaskus.co.id/thread/000000000000000005323906/semua-tentang-steven-chow

Marissa Ann Mayer dilahirkan pada tanggal 30 Mei 1975 di Wausau, Wisconsin. Ia adalah seorang eksekutif bisnis Amerika dan CEO Yahoo!. Sebelumnya, ia adalah seorang eksekutif dan juru bicara utama bagi Google. Dia adalah CEO termuda dari sebuah perusahaan Fortune 500. Mayer merupakan putri dari Margaret Mayer, seorang guru seni, dan Michael Mayer, seorang insinyur. Setelah lulus dari Sekolah Tinggi West Wausau pada tahun 1993, Mayer dipilih oleh Gubernur Wisconsin Tommy Thompson sebagai salah satu dari delegasi untuk menghadiri Science Camp Pemuda Nasional di West Virginia. ibu Mayer adalah keturunan Finlandia. Mayer lulus dengan pujian dari Stanford University dengan gelar BS dalam sistem simbolis dan M.S. dalam ilmu komputer.

Untuk kedua gelar tersebut, dia mengkhususkan diri dalam kecerdasan buatan. Pada tahun 2009, Illinois Institute of Technology memberikan Mayer sebuah gelar doktor honoris causa sebagai pengakuan atas karyanya di bidang sistem pencarian. Mayer bergabung dengan Google pada tahun 1999 yang jumlah karyawannya hanya 20 dan dia merupakan insinyur perempuan pertama perusahaan. Selama 13 tahun dia dengan perusahaan google, dia adalah seorang insinyur, desainer, manajer produk, dan seorang eksekutif. Di Google, Mayer bertanggung jawab untuk mengawasi peluncuran beberapa produk perusahaan yang paling ikonik, termasuk Gmail, Google Maps, dan iGoogle. Estetika desainnya yang tajam disebut-sebut sebagian menyebabkan keberhasilan dia di Google, dan membantu perusahaan ini tumbuh menjadi salah satu perusahaan teknologi dan Internet terbesar di planet ini. Warisan Mayer paling abadi di Google adalah nuansa minimalis dalam mesin pencariannya. Beda dengan mesin pencari lain yang tampilannya "padat", Google bernuansa minimalis, ruang putih yang cukup luas dengan warna biru cerah, merah, warna kuning dan hijau. Dialah yang paling ngotot agar tampilan mesin pencari Google itu ''bersih'' - yang tampaknya merupakan refleksi dari gayanya di luar kantor juga.

Mayer memegang peran kunci di Google Search, Google Images, Google News, Google Maps, Google Books, Google Product Search, Google Toolbar, iGoogle dan Gmail. Dia juga mengawasi tata letak terkenal homepage Google, cari tanpa hiasan. Pada tahun-tahun terakhirnya dengan Google, ia adalah Wakil Presiden Lokal, Maps, dan Layanan Lokasi dan, sebelum itu, Wakil Presiden Produk Pencarian dan User Pengalaman. Marissa Mayer boleh dikata saksi hidup perjalanan Google. Ia bergabung dengan perusahaan itu sejak masih berupa perusahaan start-up, belum menjadi titan Internet seperti sekarang. Seiring dengan naiknya Eric Schmidt sebagai CEO, Mayer menjadi salah satu eksekutif Google yang paling sering terlihat di muka publik dalam satu dekade terakhir. Ia kerap berbicara dalam konferensi teknologi, dan terlihat paling ''bersinar'' di antara insinyur muda bidang IT yang senang ber-jeans ria.

Sebelum bergabung dengan Google, Mayer bekerja di lab riset UBS (Ubilab) di Zurich, Swiss, dan SRI International di Menlo Park, California. Pada tanggal 16 Juli 2012, Mayer diangkat Presiden dan CEO Yahoo!, efektif pada hari berikutnya. Dia juga anggota dewan direktur perusahaan. Mayer adalah anggota dewan direktur dari Cooper-Hewitt, National Design Museum, New York City Ballet, San Francisco Ballet, San Francisco Museum of Modern Art dan Walmart. Mayer terpilih dalam daftar tahunan majalah Fortune tentang 50 Wanita Paling Berpengaruh dalam Bisnis pada tahun 2008, 2009, 2010 dan 2011. Dia menempati peringkat , masing-masing 50, 44, 42 dan 38. Pada tahun 2008, pada usia 33, dia adalah wanita termuda yang pernah terdaftar. Mayer terpilih sebagai salah satu dari Perempuan Glamour Magazine of the Year tahun 2009. Mayer menikah investor real estat komersial Zachary Bogue pada tanggal 12 Desember 2009. Pada hari yang sama Yahoo! mengumumkan mempekerjakan dia, Mayer mengungkapkan bahwa dia dan suaminya mengharapkan bayi laki-laki, karena 7 Oktober 2012.

Dikutip dari Slashgear, wanita berambut pirang tersebut akan memperoleh gaji sebesar 1 juta USD per tahunnya. Namun tentu saja gaji tersebut masih belum ditambah dengan bonus-bonus lain. Besaran bonus yang diterima oleh Mayer kemungkinan berkisar antara 2 juta USD hingga 4 juta USD. Sementara itu, menurut Wall Street Journal, Mayer yang kini tengah hamil tersebut akan memperoleh gaji sebesar 5.4 juta USD dalam satu tahun. Dan, tak menutup kemungkinan jika besaran gaji yang diterima oleh Mayer pada tahun depan akan meningkat hingga 20 juta USD jika performanya. Pundi-pundi uang yang diterima oleh Mayer dari Yahoo masih belum berhenti di situ. Yahoo juga membayar uang sebesar 14 juta USD sebagai kompensasi karena meninggalkan Google. Dia pun juga bakal menerima biaya retensi senilai 30 juta USD yang akan diberikan dalam jangka lima tahun. Dan, uang ini belum termasuk uang yang diterima oleh Mayer berkat dedikasinya kepada Google. Tentu saja uang tersebut juga bukan jumlah yang kecil.

Yahoo boleh dibilang sangat beruntung mendapatkan Marissa Mayer sebagai CEO baru mereka. Wanita berambut pirang ini adalah sosok yang dikenal cerdas dengan segudang prestasi selama berkecimpung di Google. Pengalamannya yang mentereng tak bisa dipungkiri menjadi pertimbangan Yahoo memilih wanita berparas cantik ini memimpin perusahaan mereka. Dikutip dari Business Insider, Selasa (17/7/2012), setidaknya ada 4 alasan Marissa pantas dipilih, seperti diungkapkan narasumber yang dekat dengan jajaran direksi Yahoo.

1. Fokus
Marissa dikenal sangat fokus pada produk dan pengalaman pengguna. Dia diyakini sangat mampu menggiring perusahaan kembali ke 'akar' produk dan konsumennya.

2. Mentor yang baik
Di usianya yang ke-37, Marissa sudah mengenyam banyak pengalaman dalam membimbing orang-orang di timnya. Rekan-rekannya di Google menyebut Marissa adalah mentor yang baik, terutama bagi orang-orang baru untuk menggali bakat mereka. Di Google, dia menciptakan program khusus untuk melatih para Product Manager mengenai kepemimpinan eksekutif. Banyak dari mereka, kini menjadi manager di layanan terkenal seperti Uber, Dropbox dan Polyvore.

3. Bertangan dingin
Sebagian besar orang mungkin mempertanyakan keputusannya hijrah ke Yahoo yang saat ini sedang dalam kondisi kurang baik. Namun Marissa yang bertangan dingin sepertinya malah tertantang mengubah keadaan tersebut. Didukung penuh jajaran direksi Yahoo untuk menjabat sebagai CEO, Marissa dipandang bisa dengan 'men-stok ulang' Yahoo dengan orang-orang penuh bakat.

4. Populer
Di dunia teknologi, namanya memang sudah dikenal dengan sederet prestasi. Tak heran, kabar dipinangnya Marissa oleh Yahoo menjadi kejutan besar bagi publik. Lulusan Stanford University ini beberapa kali masuk daftar 50 Most Powerful Women in Business versi majalah Fortune, bahkan menjadi wanita termuda yang masuk dalam daftar tersebut.

Itu sebabnya, Co-founder Yahoo David Filo yang masih bekerja di sana sekaligus pemegang saham terbesar pun tak ragu memberi 'cap' persetujuan jabatan CEO bagi Marissa.


Sumber Biografi Di Dapatkan diberbagai situs seperti  :

- http://inet.detik.com/read/2012/07/17/111844/1967130/398/4-alasan-marissa-mayer-pantas-jadi-bos-yahoo
- http://www.tempo.co/read/news/2012/07/17/072417634/Warisan-Abadi-Marissa-Mayer-di-Google
- http://en.wikipedia.org/wiki/Marissa_Mayer

Dennis Hayes lahir pada tahun 1950 adalah dia pendiri dari perusahaan Microcomputer Hayes, yang lebih dikenal sebagai perusahaan pembuat modem kemudian telah digunakan di sebagian besar modem yang diproduksi hingga hari ini. Dia meninggalkan Georgia Institute of Technology di pertengahan 1970-an untuk bekerja di sebuah perusahaan komunikasi, National Data Corporation di Atlanta, sebuah perusahaan yang menangani transfer uang elektronik dan otorisasi kartu kredit. Pekerjaan Hayes 'adalah untuk mengatur koneksi modem untuk pelanggan NDC itu. Dia bertemu Dale Heatherington di Perusahaan Data Corporation Nasional.

Bersama-sama mereka mengembangkan dan memasarkan modem berkualitas tinggi untuk PC pertama IBM, dan membangun perusahaan bernama Hayes Communication. Sementara Heatherington meninggalkan perusahaan untuk pensiun dini, Hayes menjalankan perusahaan sampai bangkrut pada tahun 1998. Dennis C. Hayes menemukan modem untuk komputer personal (PC) pada tahun 1977, yang hasilnya mampu mendirikan teknologi paling penting yang membuat dunia sekarang ini bisa menjadi selalu online, serta membangkitkan industri internet menjadi tumbuh berkembang. Ia pertama kali menjual produk modem bernama Hayes kepada par penggemar komputer di bulan April 1977, dan kemudian mendirikan perusahaan D.C. Hayes Associates, Inc., yang belakangan terkenal dengan nama Hayes Corp., pada Januari 1978. Kualitas dan inovasi dari produk Hayes dihasilkan dalam peningkatan kinerja dan pengurangan biaya sehingga mampu memimpin industri dalam Transisi dari modem leased line ke intelligent dial-up modem untuk PC.

Pada saat ia memulai perusahaannya, Hayes telah berpengalaman lebih dari 10 tahun bekerja dengan sistem komputer mulai dari yang besar hingga yang kecil, telekomunikasi, pengembangan produk manufacturing dan elektronika. Selama mengikuti kuliah di Institut Teknologi Georgia, Hayes berpartisipasi dalam program co-operation yang bekerja untuk AT&T Long Lines. Kemudian ia bergabung dengan Financial Data Services dimana ia bekerja pada sistem dengan mikroprosesor 4-bit pertama. Setelah menyelesaikan studinya di Institut Teknologi Georgia, Hayes kemudian bekerja untuk National Data Corporation, dimana ia mengembangkan sistem berbasis mikrokomputer agar bisa terhubung ke jaringan. Hayes selanjutnya mengikuti kuliah di School of Management and Strategic Studies di Western Behavior Science Institute.

Perusahaan D.C. Hayes Associates bermula didirikan di rumah Hayes, dimana ia memulainya dengan investasi sebesar $5.000; dan kemudian melejit menjadi perusahaan yang memimpin didunia industri TI. Produk pertamanya adalah modem board untuk bus s-100 dan kemudian untuk komputer Apple II. Memecahkan masalah antar-muka (interface) sehingga memungkinkan komputer-komputer menggunakan sebuah port serial standar untuk mengendalikan fungsi-fungsi modem melalui perangkat lunak, ia menemukan command set untuk Hayes Standard AT yang pertama kali diperkenalkan untuk modem PC di bulan Juni 1981.

Selanjutnya produk Hayes, SmartModem dengan cepat menjadi standar yang dengan kompatibilitas modem telah diukur dengan seksama, sehingga perusahaan kemudian mulai berkembang dengan cepat. Selama lebih dari 20 tahun menjabat sebagai Chairman di Hayes Corp., ia memimpin perusahaannya sebagai seorang visioner yang melihat kesempatan emas untuk mengembangkan alat komunikasi PC dan virtual workplace. Setelah dengan sukses mengarahkan perusahaan melakukan sebuah merger, yang akhirnya menghasilkan sebuah perusahaan baru yang memiliki kebijakan menjadi perusahaan publik dari Hayes Corporation menjadi Dennis C., Hayes kemudian memutuskan untuk pension sebagai Chairman pada akhir tahun 1998, untuk kemudian melanjutkan ketertarikannya pada industri yang lain, diantaranya pad Association of Online Professionals.
Di Spartanburg, South Carolina, Hayes juga aktif dalam komunitas sosial asisoasi industri lain. Ia pernah menjabat sebagai pendiri dan salah-satu ketua Public Policy Committee of CompTIA, The Computing Technology Industry Association, Founding Chairman dari Georgia High Tech Alliance, dan mendirikan Board Member of the Georgia Center for Advanced Telecommunication Technology. Hayes adalah salah satu dari 4 orang yang termasuk dalam Georgia’s Technology Hall of Fame. Ia sekarang masih menjabat sebagai Chairman di Association of Online Professionals, yang merger dengan US Internet Industry Association.

Referensi :

- http://taufik36.wordpress.com/2010/01/13/penemu-modem-pc/
- http://en.wikipedia.org/wiki/Dennis_Hayes

Biografi Jakob Oetama - Pendiri Surat Kabar Kompas. Jakob Oetama lahir di Borobudur, Magelang, 27 September 1931, dia merupakan wartawan dan salah satu pendiri surat kabar Kompas. Jakob adalah putra seorang pensiunan guru di Sleman, Yogyakarta. Setelah lulus SMA (Seminari) di Yogyakarta, ia mengajar di SMP Mardiyuwana (Cipanas, Jawa Barat) dan SMP Van Lith Jakarta. Tahun 1955, ia menjadi redaktur mingguan Penabur di Jakarta. Jakob kemudian melanjutkan studinya di Perguruan Tinggi Publisistik Jakarta dan Fakultas Sosial Politik UGM Yogyakarta. Karir jurnalistik Jakob dimulai ketika menjadi redaktur Mingguan Penabur tahun 1956. Pada April 1961, Ojong mengajak Jakob membuat majalah baru bernama Intisari, isinya sari pati perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia. Majalah bulanan Intisari terbit pertama kali Agustus 1963.

Untuk menjalani hidup sebagai wartawan, Jakob bergaul akrab dengan kalangan wartawan seperti Adinegoro, Parada Harahap, Kamis Pari, Mochtar Lubis, dan Rosihan Anwar. "Dalam soal-soal jurnalistik, Ojong itu guru saya, selain Mochtar Lubis dan Rosihan Anwar," katanya. Di mata Jakob, Ojong kuat di bidang humaniora dan kuat dalam prinsip nilai-nilai kemajuan. Mochtar Lubis sosok yang berani dan memegang teguh prinsip, sedang Rosihan Anwar kuat dalam persoalan humaniora. Majalah Intisari kemudian diperkuat oleh teman-teman Jakob-Ojong dari Yogyakarta seperti Swantoro dan J Adisubrata. Menyusul kemudian Indra Gunawan dan Kurnia Munaba.

Bersama P.K OJONG ,Jacob oetama pada tahun 1963 mendirikan majalah intisari.majalah ini berkiblat pada majalah reader’sdigest yang berasal dari amerika. selanjutnya kisah sukses intisari dilanjutkan dengan mendirikan sebuah Koran harian yang di beri nama KOMPAS.hal ini terjadi pada tahun 1965,dimana pada masa itu Indonesia sedang di sibukan oleh ancaman pemberontakan PKI.

Sejak awal 1960-an, Auwjong dan Jakob keduanya sama-sama menjadi pengurus Ikatan Sarjana Katolik Indonesia. Juga pernah sama-sama jadi guru dan punya minat besar pada sejarah. Seperti Star Weekly, Intisari melibatkan banyak ahli. Di antaranya ahli ekonomi Prof. Widjojo Nitisastro, penulis masalah-masalah ekonomi terkenal Drs. Sanjoto Sastromihardjo, atau sejarawan muda Nugroho Notosusanto. Saat itu, pergaulan Auwjong sudah sangat luas. Dia berteman baik dengan Goenawan Mohamad, Arief Budiman, Soe Hok Gie, dan Machfudi Mangkudilaga. Intisari terbit 17 Agustus 1963. Seperti Star Weekly, ia hitam-putih dan telanjang, tanpa kulit muka. Ukurannya 14 X 17,5 cm, dengan tebal 128 halaman. Logo "Intisari"-nya sama dengan logo rubrik senama yang diasuh Ojong di Star Weekly. Edisi perdana yang dicetak 10.000 eksemplar ternyata laris manis.

Saling membantu, berkantor sama, bahkan wartawannya pun merangkap. Setelah beberapa pengurus Yayasan Bentara Rakyat bertemu Bung Karno, beliau mengusulkan nama "Kompas". Pengurus yayasan - I.J. Kasimo (Ketua), Frans Seda (Wakil Ketua), F.C. Palaunsuka (Penulis I), Jakob Oetama (Penulis II), dan Auwjong Peng Koen (bendahara) - setuju. Mereka juga menyepakati sifat harian yang independen, menggali sumber berita sendiri, serta mengimbangi secara aktif pengaruh komunis, dengan tetap berpegang pada kebenaran, kecermatan sesuai profesi, dan moral pemberitaan. Sesuai sifat Auwjong yang selalu merencanakan segala sesuatunya dengan cermat, kelahiran Kompas disiapkan sematang mungkin.
 Dari perkembangan kompas inilah,kemudian berdirilah kelompok usaha KOMPAS GRAMEDIA. gramedia adalah nama yang di gunakan untuk member label pada usaha toko buku.hingga kini kelompok kompas gramedia dibawah kendali Jacob oetama sudah melebarkan sayapnya di bebagai bidang usaha.termasuk diantaranya mengelola bisnis hotel serta sempat berkiprah didunia jurnalistik pertelevisian.

Dibawah kepemimpinan Jacob oetama telah terjadi metamorfosis pers dari pers yang sektarian menjadi media massa yang merefleksikan inclusive democracy. Pengalaman kerja di bidang jurnalisme dimulai dari editor majalah Penabur, Ketua Editor majalah bulanan Intisari, Ketua Editor harian Kompas, Pemimpin Umum/Redaksi Kompas, dan Presiden Direktur Kelompok Kompas-Gramedia. Sejumlah karya tulis Jacob Oetama, antara lain, Kedudukan dan Fungsi Pers dalam Sistem Demokrasi Terpimpin, yang merupakan skripsi di Fisipol UGM tahun 1962, Dunia Usaha dan Etika Bisnis (Penerbit Buku Kompas, 2001), serta Berpikir Ulang tentang Keindonesiaan (Penerbit Buku Kompas, 2002).
 Jacob juga berkiprah dalam berbagai organisasi dalam maupun luar negeri. Beberapa diantaranya pernah menjadi Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Anggota DPR Utusan Golongan Pers, Pendiri dan Anggota Dewan Kantor Berita Nasional Indonesia, Anggota Dewan Penasihat PWI, Anggota Dewan Federation Internationale Des Editeurs De Journaux (FIEJ), Anggota Asosiasi International Alumni Pusat Timur Barat Honolulu, Hawai.

Jakob Oetama adalah penerima doktor honoris causa ke- 18-yang dianugerahkan UGM setelah sebelumnya gelar yang sama dianugerahkan UGM kepada Kepala Negara Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah. Promotor Prof Dr Moeljarto Tjokrowinoto dalam penilaiannya menyatakan, jasa dan karya Jakob Oetama dalam bidang jurnalisme pada hakikatnya merefleksikan jasa dan karyanya yang luar biasa dalam bidang kemasyarakatan dan kebudayaan. Ia juga telah memberikan pengaruh tertentu kepada kehidupan pers di Indonesia. Dalam pertimbangannya, UGM menilai Jacob Oetama sejak tahun 1965 berhasil mengembangkan wawasan dan karya jurnalisme bernuansa sejuk, yaitu "kultur jurnalisme yang khas", wawasan jurnalistik yang berlandaskan filsafat politik tertentu. Kultur jurnalisme itu telah menjadi referensi bagi kehidupan jurnalisme di Indonesia.

Referensi :

- http://www.tribunnews.com/2011/09/29/jakob-oetama-belajar-dari-ojong
- http://id.wikipedia.org/wiki/Jakob_Oetama
- http://www.ukafahrurosid.com/2009/02/kisah-sukses-jacob-oetama.html
- http://ais-zakiyudin.blogspot.com/2011/12/profil-wirausaha-sukses_15.html

Edrick Tont "Tiger" Woods Lahir 30 Desember 1975 lahir sebagai keturunan Afro-Amerika-Thailand. Namanya "Tiger" berasal dari nama panggilan sahabat ayahnya, seorang Vietnam bernama Nguyen Phong. Sang ayah, Earl Woods adalah seorang prajurit pada Perang Vietnam, anggota Beret Hijau. Ibunya, Kultida, berasal dari Thailand. Woods tumbuh di Orange County, California. Dia seorang anak yang berbakat, ia sudah diperkenalkan pada dunia golf sejak umurnya masih 2 tahun. ia diperkenalkan oleh kakeknya yang juga merupakan seorang pegolf amatir. Pada masa kuliah Woods sempat diincar oleh beberapa universitas karena kepiawaiannya bermain golf, dan pada akhirnya ia memilih Stanford University.

Dia meninggalkan kuliah setelah dua tahun dan menjadi pegolf profesional. Woods memulai karir profesional pada tahun 1996. Woods menjadi pegolf profesional pada Agustus 1996, kemudian ia menandatangani kesepakatan dengan Nike, Inc dan Titleist yang merupakan sebagai dukungan kontrak paling mengungtungkan dalam sejarah golf saat itu. Pada April 1997 ia memenangkan kejuaraan pertamanya pada Masters Tournament 1997. Dia menjuarai Turnamen Masters tahun 1997 pada usia 21 tahun dan 3 bulan, menjadi juara termuda dalam sejarah. Dia juga memenangi empat gelar Major berturut-turut dimulai dari US Open 2000 hingga Masters 2001; peristiwa ini disebut "Tiger Slam", karena bukan diperoleh "dalam satu musim". Dia pertama kali mencapai posisi nomor satu dunia pada bulan Juni 1997. Sepanjang tahun 2000-an, Woods menjadi kekuatan dominan dalam dunia golf, menghabiskan 264 minggu dari Agustus 1999 sampai September 2004 dan 281 minggu dari Juni 2005 sampai Oktober 2010.

Pada tahun 2000, Woods meraih enam kemenangan berturut-turut, kemenangan terpanjang sejak 1948. Salah satunya adalah US Open tahun 2000. Pada usia24, ia menjadi pegolf termuda yang mencapai karir Grand Slam. Pada akhir 2000, Woods telah memenangi sembilan dari dua puluh Tur PGA, dalam peristiwa tersebut ia masuk dan telah memecahkan rekor untuk rata - rata skor terendah dalam sejarah tur.


Pada Oktober 2004, ia menikah dengan model asal Swedia, Elin Nordegren. Pada 18 Juni 2007, istrinya melahirkan anak perempuan di sebuah rumah sakit di Los Angeles, California, Amerika Serikat tengah malam. Anak perempuan pertamanya diberi nama Sam Alexis Woods. Kelahiran bayi itu hanya berselang setahun setelah ayahnya meninggal dunia.


Woods mengambil cuti dari dunia golf profesional untuk fokus pada pernikahannya setelah dia mengakui adanya perselingkuhan. Perselingkuhannya terbongkar setelah beberapa orang perempuan yang berbeda mengungkapkannya melalui banyak sumber media di dunia. Hal ini diikuti dengan menurunnya performanya di dunia golf, sehingga pada November 2011 ia turun secara bertahap dan berada di peringkat 58 dunia. Namun ia pun bisa menunjukkan peningkatan performanya dan pada April 2012 ia berada di peringkat 8 dunia.

Referensi : 
- http://id.wikipedia.org/wiki/Tiger_Woods

Antonio Santi Giuseppe Meucci lahir di San Frediano, dekat kota Firenze, pada 13 April 1808 adalah penemu asli dari pesawat telepon bukan alexander graham bell, dan sepertinya memang sejarah perlu untuk ditulis ulang. Meucci adalah lulusan Akademi Kesenian Firenze, lalu bekerja di Teatro della Pergola sampai tahun 1835, dan kemudian ditawari pekerjaan di Teatro Tacon in Havana, Kuba, dan berimigrasi ke sana bersama istrinya. Pada waktu senggangnya Antonio Meucci suka melakukan penyelidikan terhadap sesuatu dan menciptakan barang-barang baru tanpa putus asa. Meucci telahmengembangkan cara menggunakan setrum listrik untuk menyembuhkan penyakit dan menjadi populer karenanya.


Pada tahun 1850, dia pindah ke Staten Island, New York. Pada saat itu Meucci jatuh miskin, namun begitu masih terus menyempurnakan alat yang telah diciptakannya yaitu telepon. Dikarenakan ia sakit keras dan perekonomian yang sulit, istrinya terpaksa menjual beberapa alat-alat ciptaannya hanya seharga enam dolar untuk biaya pengobatan. Setelah sembuh, Meucci bekerja keras siang dan malam untuk kembali membuat alat-alat ciptaannya. Pada tahun 1871, disebabkan tak cukup uang untuk membayar paten telepon, ia hanya membayar paten sementara yang berlaku untuk setahun dan harus diperpanjang pada tahun selanjutnya.


Meucci mencoba untuk mendemonstrasikan potensi “telegraf berbicara” ini serta membawa model dan segala keterangannya pada Wakil Ketua Perusahaan Telegraf Western Union, Edward B.Grant. Namun kemudian, setiap kali Meucci hendak menemuinya, wakil ketua ini selalu mengatakan bahwa dia tak ada waktu. Dua tahun kemudian, saat Meucci meminta kembali semua materi telepon dari perusahaan tersebut, ternyata mereka hanya mengatakan telah “hilang”.

Lalu tiba-tiba, pada tahun 1876, Alexander Graham Bell menyandang nama sebagai penemu telepon. Mengetahui hal ini, Meucci segera memanggil seorang pengacara untuk memprotes pada Kantor Paten Amerika Serikat di Washington. Namun Meucci mengalami kekalahan untuk kasus ini. Belakang, kebusukan terungkap, setelah adanya permusuhan antara Alexander Graham Bell dengan Western Union. Tersingkap rahasia bahwa Bell sebelumnya telah menyetujui membayar duapuluh persen keuntungan komersil atas “penemuannya” selama 17 tahun kepada Western Union.

Lebih dari seabad dan di seluruh penjuru dunia, Alexander Graham Bell dikenal sebagai penemu telepon. Tetapi pada tanggal 11 Juni 2002 di kongres Amerika Serikat, Antonio Meucci ditetapkan sebagai penemu telepon. Namun sayang, Antonio Meucci tak bisa turut bahagia oleh keputusan itu, karena dia sudah wafat lebih seabad silam, pada tanggal 18 Oktober 1889 dalam usia 81 tahun. Meskipun Kongres AS pada Juni 2002 menetapkan bahwa Antonio Meucci-lah yang menemukan telepon. Karena Alexander Graham Bell, membuat telepon pertama di Boston, Massachusetts, pada tahun 1876. Sedangkan penemu Italia, Antonio Meucci, telah menciptakan telepon pada tahun 1849, dan pada September 2001, Meucci dengan resmi diterima sebagai pencipta telepon oleh kongres Amerika, dan bukan Alexander Graham Bell.

Rahasia Alexander Graham Bell Terungkap

Penemu telepon yang sesungguhnya kini terungkap. Sebuah buku baru mengklaim memiliki bukti kejahatan yang dilakukan oleh Alexander Graham Bell. Dalam buku itu, Bell dinyatakan bukan penemu telepon pertama. Dia malahan dituding telah mencuri ide telepon dari pesaingnya, Elisha Gray. Dalam buku berjudul “The Telephone Gambit: Chasing Alexander Graham Bell’s Secret” itu, sang penulis, Seth Sulman, mengatakan bahwa Bell telah mencontek ide tersebut dari sebuah dokumen hak paten yang menjadi milik Gray.
Shulman yakin bahwa dokumen laboratorium milik Bell telah digitalisasi dan diperbanyak pada tahun 1999, setelah sebelumnya keluarga Bell sempat menahannya pada tahun 1976. Dokumen ini menerangkan permulaan yang salah atas temuan Bell dan asistennya, Thomas Watson, yang mencoba mentransmisikan gelombang elektromagnetik melalui kabel. Sempat terjadi jeda ujicoba selama 12 hari. Kala itu Bell pergi ke Washington untuk menanyakan hak paten atas hasil kerjanya. Setelah itu dia dikabarkan mulai mencoba sistem transmiter suara lainnya yang kemudian dinyatakan berhasil.

Ketika Bell menemukan pendekatan baru tersebut, dia pun membuat sketsa diagram dari perangkat tersebut. Dokumen paten milik Gray ternyata menggambarkan teknik yang sama dan menampilkan diagram yang serupa pula. Buku ini juga sedikit menjawab kecurigaan para ilmuwan. Misalnya saja desain transmiter Bell ternyata muncul tiba-tiba di tepi dokumen paten. Bahkan Bell dikatakan sempat kikuk ketika mendemonstrasikan perangkat temuannya yang dibandingkan dengan temuan Gray. Bell ditantang untuk bersaksi dalam sidang pengadilan pada tahun 1878 untuk membuktikan temuannya ini. Namun Bell dengan cepat langsung memonopoli nama telepon yang diambil dari namanya.
Dalam buku tersebut, Bell juga diklaim sebagai pengacara yang ambisius dan berpengalaman mengorup hak paten orang lain. Sebelumnya, Bell dikenal sebagai penemu telepon, meski Kongres AS pada Juni 2002 menetapkan bahwa Antonio Meucci-lah yang menemukan telepon. Karena Alexander Graham Bell, membuat telepon pertama di Boston, Massachusetts, pada tahun 1876. Sedangkan penemu Italia, Antonio Meucci, telah menciptakan telepon pada tahun 1849, dan pada September 2001, Meucci dengan resmi diterima sebagai pencipta telepon oleh kongres Amerika, dan bukan Alexander Graham Bell.

Sekali lagi terbukti bahwa kebohongan tak akan bisa disembunyikan selamanya. Dan juga bahwa kebenaran pada akhirnya akan terungkap, sesulit apa pun caranya. Sekarang, giliran Meucci – yang semula sebagai pihak yang dizalimi – yang memperoleh kemuliaan dan penghormatan atas jasanya kepada dunia dan kehidupan. Sementara Bell, tentunya harus mempertanggung-jawabkan apa yang selama ini telah diupayakannya. Dan dunia menjadi saksi atas semuanya itu….

referensi :


- http://khairilinsani.com/antonio-meucci-si-penemu-asli-telepon.html
- http://id.wikipedia.org/wiki/Antonio_Meucci

Biografi John Boyn Dunlop - Penemu Ban Angin. John Boyn Dunlop dilahirkan dari keluarga petani di Dreghom, North Ayrshire Skotlandia pada tanggal 5 Februari 1840. Dia merupakan penemu dari ban angin. Semasa kecil ia tinggal di kota kelahirannya. Dunlop muda menamatkan studinya dan berhasil mendapatkan gelar dokter hewan di Dick Vet, University of Edinburgh Skotlandia. Setelah menyelesaikan sekolahnya, Dunlop berpraktik sebagai dokter hewan pertama di Edinburgh, Skotlandia, dan kemudian di Belfast, Irlandia. Di masa mudanya, John dikenal sebagai pekerja keras. Bahkan pada usia 19 tahun ia sudah bekerja untuk membantu perekonomian orang tuanya yang berprofesi sebagai petani. Pada tahun 1871 John menikah dengan Margaret Stevenson dan memiliki tiga orang putra.


Asal mula penciptaan ban pneumatic didorong ketika John pertama kali mendesain roda untuk sepeda putranya yang sengaja dirancang untuk mengurangi guncangan ketika mengendarai sepeda di jalan yang kasar yang menyebabkan sakit kepala. John berusaha dengan keras menjawab keluhan anaknya yang merasa kurang nyaman dengan sepeda roda tiganya. Pada tahun 1887, John Boyd Dunlop berhasil mendesain dan mengembangkan ban yang berisi angin pertama untuk sepeda roda tiga putranya.

Biografi John Boyn DunlopSebagian besar literatur menyebutkan, ban karet bertekanan udara pertama buatan John Boyd Dunlop dirancang dengan mengisi ban karet dengan udara seperti umum digunakan kendaran bermotor saat ini. Modifikasi ban dalam dijahit di dalam ban luar dan terpaku pada pinggirnya. John juga melakukan perbaikan ban sepeda roda tiga yang padat karet dan membungkus tabung dengan dipompa dengan udara. Ban tersebut kemudian dipasang di roda belakang sepeda dengan dipasang rekaman linen untuk memberikan tapak ban.

Seorang industrialis asal Irlandia William Harvey du Cros tertarik atas penemuan ban John Dunlop. Harvey tertarik setelah melihat seorang pengendara sepeda memenangkan perlombaan di Belfast dengan sepeda beroda
pneumatic buatan John. Harvey kemudian memberikan modal kepada John untuk memasarkan temuannya itu. Kelak John bersama William membangun Dunlop Rubber Company, perusahaan ban yang menarik perhatian di dunia. Temuan brilian John ini dianggap sebagai terobosan kemajuan pengembangan ban karet pada abad 18. John baru mematenkan penemuannya pada 7 Desember 1888 di Britania Raya Inggris. Meski telah mematenkan, temuan John dianggap tidak valid setelah diketahui rancangan ban pertama diciptakan oleh Robert William Thomson. R.W. Thomson menemukan dan mematenkan ban berisi angin tahun 1845. Meski begitu, dengan penemuan ban modern, John lebih diakui daripada temuan R.W. Thomson.

Ban Dunlop pertama kali mengiklankan desain bannya pada tahun 1889 di The Irish Cyclist. Dua tahun kemudian, John Boyd Dunlop mendirikan pabrik pertama Dunlop Tyres di Dublin, Irlandia. Satu tahun kemudian John memproduksi ban secara massal di Belfast. Tahun 1891 dibangunlah Fort Dunlop Factory di Birmingham, Inggris yang kini menjadi kantor pusat Dunlop. Pertumbuhan Dunlop dari perintis ke korporasi multinasional sukses dengan cepat. Setelah diperkenalkan pada 1888, ban pneumatik Dunlop menjadi perlengkapan standar untuk sepeda karena sangat baik untuk digunakan di jalan yang kasar. Pada tahun yang sama, ban Dunlop untuk pertama kali digunakan pada mobil yang diproduksi oleh Karl Benz.

Dunlop kini menjadi merek ban terkemuka dunia dengan beragam produk yang telah menggoreskan jutaan telapaknya di jalan raya di seluruh dunia. Pada dekade ’80-an, Dunlop berhasil menguasai pasar di Jerman, Inggris, Prancis, dan AS. Itulah awal pesatnya perkembangan Dunlop, khususnya dalam bidang pengembangan teknologi, kapasitas produksi, dan pemasaran dengan jaringan global di seluruh dunia. John Boyd Dunlop meninggal 23 Oktober 1921, disebabkan sakit. Ia berhasil menciptakan produk ban praktis yang bermanfaat bagi dunia otomotif.

Referensi :

- http://livebeta.kaskus.us/thread/000000000000000006668019/sejarah-ban-karet-dunlop
- http://id.wikipedia.org/wiki/John_Boyd_Dunlop

Biografi Elon Musk - Pendiri Paypal. Elon Musk lahir 28 Juni 1971 di Pretoria, Afrika Selatan adalah seorang insinyur keturunan Kanada-Afrika selatan dan pengusaha terkenal Sekaligus pendiri dari PayPal, SpaceX dan Tesla Motors. Saat ini beliau adalah CEO dan CTO dari SpaceX, CEO dan Arsitek Produk Tesla Motors dan Ketua SolarCity. Musk terkenal karena telah menciptakan mobil listrik pertama yang diproduksi di era modern (Tesla Roadster), dan menciptakan sistem pembayaran online terbesar (PayPal) yang digunakan disemua negara. Musk lahir dan dibesarkan di Pretoria, Afrika Selatan, anak dari seorang ibu asala Kanada bernama Maye, dan seorang ayah asal Afrika Selatan bernama Errol Musk.


kakek Nya berasal dari Minnesota, dan pindah ke Herbert, Saskatchewan, tempat ibu Musk yang dibesarkan. Ayah Musk adalah seorang insinyur dan ibunya bekerja sebagai ahli gizi dan model. Musk membeli komputer pertamanya pada umur 10 tahun dan belajar sendiri membuat program. pada usia 12 ia menjual perangkat lunak komersial pertama sekitar $ 500 yaitu sebuah permainan ruang yang disebut Blastar

Setelah selesai di Sekolah Tinggi Khusus Laki-laki di Pretoria, dia meninggalkan rumah pada tahun 1988 pada usia 17 tahun, tanpa dukungan orang tuanya dan sebagian karena wajib militer di Afrika Selatan. Ibunya lahir di Regina, Saskatchewan, Kanada, dan banyak dari keluarganya berada di Kanada barat, sehingga Musk berimigrasi di sana pada Juni 1989. Dia meninggalkan Kanada pada tahun 1992 setelah mendapatkan beasiswa untuk belajar bisnis dan fisika di University ofPennsylvania. Dari Universitas Wharton School Pennsylvania, ia menerima gelar sarjana, dan tinggal satu tahun lagi untuk menyelesaikan gelar sarjana kedua dalam bidang fisika. Gelar sarjana Nya di belakangnya, dan menggambarkan inspirasi dari inovator seperti Thomas Edison dan Nikola Tesla, Musk kemudian dianggap tiga bidang ia ingin masuki memiliki "masalah penting", seperti katanya kemudian, "Salah satunya adalah Internet, salah satunya adalah energi bersih, dan satunya lagi adalah ruang"

Pada tahun 1995, Musk melanjutkan ke S2 ke program pascasarjana di fisika terapan dan ilmu material di Stanford. Ia sengaja tinggal dua hari sebelum keluar untuk memulai bisnis Zip2, sebuah bisnis konten internet yang menyediakan perangkat lunak konten penerbitan online untuk organisasi berita. Pada tahun 1999, Compaq AltaVista memberi Zip2 dana sebesar US $ 307 juta tunai dan US $ 34 juta pada opsi saham.

Pada bulan Maret 1999, Musk mendirikan X.com, sebuah perusahaan jasa keuangan online. Satu tahun kemudian, bergabung dengan X.com Confinity, kemudian menjadi pembayaran terbesar layanan lelang PayPal. Perusahaan gabungan di X.com diadopsi pertama sebagai nama perusahaan, tetapi pada Februari 2001, nama X.com diubah namanya ke PayPal Inc. Pada Oktober 2002, PayPal diakuisisi oleh eBay seharga US $ 1,5 milyar. Sebelum penjualannya, Musk menajdi pemegang saham terbesar perusahaan, yang dimiliki 11,7% saham PayPal.

Referensi :

- http://en.wikipedia.org/wiki/Elon_Musk (Terjemahan Oleh Nurdyansa)

Biografi Chad Hurley - Pendiri Youtube. Chad Meredith Hurley lahir tahun 1977, dia adalah pendiri dan mantan CEO Officer dari YouTube sebuah situs berbagi video populer. Pada bulan Juni 2006, ia terpilih dan masuk dalam majalah Bisnis 2.0 di urutan ke 28 sebagai dalam daftar "50 orang yang berpengaruh saat ini". Pada bulan Oktober 2006 ia dan Steve Chen menjual YouTube senilai $ 1,65 milyar ke Google. Hurley bekerja di PayPal dan eBay, satu tugasnya ialah terlibat dalam merancang logo PayPal sebelum memulai kariernya YouTube dengan bersama rekannya Steve Chen dan Jawed Karim. Hurley terutama bertanggung jawab untuk dalam bidang berbagi penandaan dan video di YouTube.



Chad merupakan adalah anak kedua dari Don dan Joann Hurley, dan dibesarkan di dekat Birdsboro, Pennsylvania. Dia memiliki dua saudara kandung, seorang kakak perempuan, Heather, dan adik, Brent. Sejak kecil, Chad menunjukkan minat ekstrim dalam seni, tetapi kemudian menjadi tertarik pada komputer dan media elektronik selama sekolah tinggi. Dia adalah seorang yang menonjol di sekolah tinggi Twin Valley. Dia juga anggota Himpunan Mahasiswa Teknologi selama sekolah tinggi. Dia lulus dari Sekolah Tinggi Twin Valley dan melanjutkan untuk menerima gelar BA Seni Rupa dari Indiana University of Pennsylvania pada tahun 1999.

Pada tanggal 16 Oktober 2006, Chen dan Hurley menjual YouTube kepada Google, Inc senilai $ 1,65 miliar. Dilaporkan dalam Wall Street Journal bahwa saham Chad Hurley dalam penjualan senilai 1.65 milyar dari YouTube adalah 345.6 juta Dollar di Google, pada tanggal 7 Februari 2007 pada penutupan harga saham sebesar $470,01 perlembar, Ia menerima 694.087 lembar saham Google dan 41.232 lembar saham dalam kepercayaan.

Yang lain dua pendiri youtube Steve Chen dan Jawed Karim, menerima 625.366 lembar saham dan 137.443 lembar saham masing-masing senilai $ 326.2 juta dollar dan $ 64.6 juta dollar. Laporan Journal didasarkan pada pernyataan pendaftaran Google dengan SEC diajukan pada 7 Februari 2007. Hurley mengundurkan diri sebagai CEO YouTube pada bulan Oktober 2010 dan menyatakan ia akan tetap sebagai penasehat dari YouTube, yang memungkinkan Kamangar Salar untuk mengambil alih posisi CEO. Hurley menikah dengan Kathy Clark, putri dari Jim Clark seorang pengusaha di silicon valley. Mereka memiliki dua anak..


Referensi :


- http://en.wikipedia.org/wiki/Chad_Hurley (terjemahan oleh Nurdyansa)

Biografi Andrew Darwis - Pendiri Kaskus. Andrew Darwis lahir 20 Juli 1979 di jakarta merupakan pendiri (founder) komunitas online terbesar di Indonesia, Kaskus lewat situs Kaskus.us yang sekarang ini mempunyai lebih dari 3 juta member . Andrew sekarang menjabat sebagai Chief Technology Officer (CTO) PT Darta Media Indonesia (Kaskus) sekaligus pemilik (owner) Kaskus Network lewat PT Darta Media Indonesia. Andrew memulai pendidikannya di SD Tarakanita Pluit Jakarta, kemudian melanjutkan pendidikannya di SMP Tarakanita Pluit Jakarta, setelah lulus SMP kemudian andrew memilih melanjutkan SMA Gandhi National School, Ancol '98 Jakarta, setelah lulus kemudian Andrew melajutkan studinya di Universitas Bina Nusantara, 1998 jurusan Sistem Informasi,


Setelah berkuliah di Binus, Andrew mencari universitas lain yang ‘mendukung’ hobi barunya. Ia kesulitan menemukan universitas yang cocok di Indonesia, karena kala itu multimedia belum menjadi lahan mata pencaharian umum di Indonesia. Namun akhirnya ia menemukannya melalui informasi seorang teman yang baru pulang dari Amerika. Sebuah universitas bernama Seattle University dinilainya dapat memfasilitasi hasratnya mendalami dunia web programming. Pada awalnya, kedua orang tua Andrew tidak setuju dengan keinginan anaknya. Mereka menganggap kuliahnya kelak akan terlalu menghamburkan uang, belum lagi biaya hidup disana. Namun setelah didesak oleh Andrew, akhirnya mereka luluh juga, dengan syarat biaya hidup selama kuliah di Amerika harus ditanggungnya sendiri. Andrew menyanggupinya.

Kemudian ia memilih melanjutkan studinya di luar negeri di Art Institute of Seattle, 1999 - 2003 jurusan Multimedia & Web Design, setelah itu ia melanjutkan masternya di universitas yang sama jurusan Master of Computer Science, Seattle University, tahun 2004 - 2006. Andrew mendirikan Kaskus pada 6 November 1999. Bermula dari pengalamannya saat menimba ilmu di salah satu universitas terkemuka di Negeri Paman Sam, Seattle University, Program Studi Multimedia & Web Design, Art Institute of Seattle Computer Science di tahun 1999, pria yang disapa Andrew ini terinspirasi membuat website forum komunitas yang bisa di bilang menjadi yang terbesar di Indonesia. "Saat itu saya ditugaskan oleh dosen untuk membuat program dari free software, dari situlah mulai muncul ide membuat website dengan nama Kaskus." Ujar Andrew yang bekerja di perusahaan lyrics.com saat kuliah di Amerika.

Kaskus berasal dari kata Kasak-Kusuk atau bermakna bergosip. Dengan modal awal sebesar US$ 3 (Rp 30.000,-) untuk membeli server, Andrew dan dua rekannya, Ronald dan Budi, memilih untuk membuat portal yang berisi mengenai berita maupun informasi tentang Indonesia. Portal tersebut sengaja di buat menjadi suatu media untuk memuaskan kerinduan bagi masyarakat Indonesia yang berada di Luar negeri. Manfaatnya adalah semakin membaiknya geliat bisnis online, serta banyaknya orang yang memulai bisnis online dilihat Andrew sebagai potensi besar yang mendukung perkembangan Kaskus. Berdasarkan survey, terdapat lebih dari 40 juta pengguna Internet di Indonesia. Dengan jumlah yang luar biasa tersebut, ia mengasumsikan bahwa masing-masing pengguna Internet adalah target pasar yang potensial.

Kendalanya Andrew mengaku bahwa kendala terberat dialaminya saat awal pembentukan Kaskus. Ia harus turun tangan langsung dan memperbaiki apabila ada server yang down, karena saat itu Andrew belum memiliki karyawan. Selain itu kendala terberat juga dialaminya ketika pindah ke Jakarta, karenai ia harus meyakinkan customer dan advertiser mengenai citra Kaskus.

Pemasarannya Andrew dan timnya di awal usaha harus bergeriliya door to door ke klien untuk memperkenalkan positioning Kaskus dan tidak sampai 1 tahun, Kaskus sudah banyak dipercaya oleh client-client besar yang sudah mendukung Kaskus sejak pertama kali Kaskus launching pada Desember 2008. Berselang 2 bulan kemudian Kaskus resmi menjadi perusahaan professional di bawah bendera PT. Darta Media Indonesia. Saat ini tercatat Kaskus memiliki 3.730.031 member(update pertanggal 3 Desember 2011 pada pukul 11.55) dan terus bertambah tiap detiknya. Kaskus memiliki target pasar dari usia 15-40 tahun baik kalangan pelajar, mahasiswa, karyawan, professional dan entrepreneur.

Berbagai penghargaan juga diterima oleh Andrew di antaranya The Best Indonesian Communities for 2005 and 2006 versi Alexa.com dan Wikipedia, dari Microsoft dengan nominasi Kaskus Indonesia Innovative Top Web Site di tahun 2008, dan dari Indosat dengan nominasi Kaskus The Online Inspiring Award di tahun 2009 Saat ini untuk me-manage Kaskus, Andrew dibantu 30 orang karyawan yang terbagi dalam tim pemasaran (marketing), sales, IT dan kreatif (creative).


Kini Andrew dibantu oleh sekitar 30 orang karyawan dalam mengatur kaskus.us, yang terbagi menjadi beberapa tim antara lain marketing, sales, IT dan creative. Pada tahun 2009, penghasilan Andrew dari kaskus adalah sekitar 600 juta rupiah per bulan. Andrew mengaku akan terus mengembangkan situsnya tersebut, dan mulai mengincar pengguna internet luar negeri dalam marketing content (isi) kaskus. Kini,Pria yang dikenal para kaskuser sebagai ‘Mimin’ (singkatan dari Admin) ini patut berbangga, kaskus telah menjadi sebuah situs fenomenal yang memiliki istilah tersendiri yang tidak dimiliki situs forum lainnya. Dirinya pun masuk ke dalam jajaran enterpreneur muda berbakat kebanggaan Indonesia

Dari sekian banyak konten dalam Kaskus.us, tanpa ragu Andrew menyebut konten Jual Beli (FJB) dan Lounge sebagai terfavorit dikunjungi kaskuser. Para kaskuser yang berasal dari seluruh pelosok Indonesia itu bisa memanfaatkan konten ini untuk transaksi bisnis online. Dalam sehari saja, 80 ribu daftar barang, diikutkan dalam Forum Jual Beli (FJB).

Obsesi yang ingin diraih Andrew untuk pengembangan bisnis online-nya adalah terus mengembangkan content (fasilitas yang ada di dalam website) Di Indonesia, sehingga nantinya orang luar negerilah yang akan membeli content itu.

Referensi :

- http://id.wikipedia.org/wiki/Andrew_Darwis
- http://livebeta.kaskus.us/thread/000000000000000006327037/biografi-andrew-darwismimin-kaskus

Ngawi Cyber

Diberdayakan oleh Blogger.