Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

ngawicybers.blogspot Blog - Suku Jawa adalah salah satu suku terbesar di Indonesia yang tidak hanya mendiami Pulau Jawa, namun tersebar ke seluruh Indonesia. Bahasa daerah yang digunakan untuk komunikasi adalah Bahasa Jawa. Secara umum Bahasa Jawa Tengah dan DIY tidak jauh berbeda, tapi agak sedikit berbeda jika dibandingkan Bahasa Jawa Timur dan Jawa Barat. 

Bahasa Jawa pun memiliki aksen yang berbeda tergantung daerahnya, seperti aksen atau gaya "ngapak" di daerah Pantai Utara Jawa, dan ada pula perbedaan dengan Bahasa di Pulau Madura. So, Bahasa Jawa itu luas dan beragam juga yaah. Nah, kalau di Indonesia rasanya sangat familiar masyarakatnya menggunakan Bahasa Jawa sebagai Bahasa daerah, terkait dengan letak salah satu pulau besar ini. Tapi, taukah anda, ternyata Bahasa Jawa juga digunakan di beberapa negara berikut ini, cekidot

#1. Republik Suriname Negara di Amerika Selatan ini dulunya bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda yang merupakan bebas daerah jajahan Belanda. Republik Suriname berbatasan dengan Guyana Perancis di bagian timur dan barat. Dibagian Selatan berbatasan dengan Brasil dan di utara berbatasan dengan Samudera Atlantik. Sekitar 75.000 orang Jawa tinggal di Republik Suriname yang dibawa dari Hindia-Belanda pada tahun 1890-1939, disaat Indonesia pun dijajah Belanda. Sebenarnya bahasa resmi Suriname adalah Bahasa Belanda, dan orang Suriname juga berbicara dengan Bahasa Sranang Tongo, Bahasa Hindustani, Bahasa Jawa, Bahasa Karibia, Bahasa Arawakan dan Bahasa Inggris, terutama dalam fasilitas dan toko yang berorientasi pariwisata. Hal lain yang masih berkaitan dengan Bahasa Jawa di Suriname adalah nama salah satu distrik di Republik tersebut bernama distrik Brokopondo. 

#2. Belanda Saat dahulu Belanda menjajah Indonesia, para kompeni mengirim orang Jawa ke Belanda untuk dijadikan budak. Lalu mereka pun berkeluarga di Belanda dan tak jarang menikah dengan orang lokal sehingga Bahasa Jawa pun menjadi bahasa asing yang menarik di Belanda. Tak sedikit orang Belanda yang tertarik dengan Bahasa Jawa dan mempelajari kosakata-kosakata Jawa. Hal ini dibuktikan dengan naskah-naskah kuno berhuruf Jawa atau sastra Jawa kontemporer yang masih terawat di Universiteit Leiden, universitas tertua di Belanda yang berdiri sejak tahun 1575. 

#3. Kaledonia Baru Letaknya di bagian selatan Samudra Pasifik dan negara ini adalah negara seberang laut mililk Perancis. Negara kepulauan ini telah dikuasi Perancis, selain negara Polinesia Perancis sehingga bahasa resminnya adalah Bahasa Perancis. Keberadaan orang Jawa di Kaledonia Baru ini hampir sama dengan perpindahan orang Jawa Suriname, namun perpindahan itu terhenti di tahun 1949. Sebagian daerah dihuni oleh orang Jawa yang menjadi kuli kontrak atau mereka yang merantau untuk mendapat kehidupan yang lebih baik. Orang Jawa Kaledonia Baru masih tetap menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari dikalangan generasi tua, namun anak mudanya menggunakan bahasa Perancis. 

#4. Singapura Sejak tahun 1825-1965, sejumlah orang Jawa didatangkan ke Singapura untuk dijadikan buruh di perkebunan karet, jalur kereta api dan konstruksi jalan raya. Mereka rata-rata berasal dari Jawa Tengah, Kampong Jawa adalah tempat pemukiman pertama orang Jawa di Singapura terletak di tepi sungai Rochor. Tempat pemukiman orang Jawa lainnya adalah Kallang Airport Estate, disana orang Jawa berdampingan dengan orang Melayu dan Cina. Menurut data tahun 1985 sekitar 3.8 % dari 21230 orang Jawa di Singapura masih melestarikan Bahasa Jawa meski hanya dikalangan generasi tua. Orang Jawa Singapura lebih fasih berbahasa Melayu karena pengaruh budaya Melayu cukup kuat. Lingkungan non-Jawa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondusifitas Bahasa Jawa, sehingga akhirnya Bahasa Jawa menjadi langka di Negera Singa tersebut. 

#5. Malaysia Masyarakat Jawa diperkirakan hijrah ke Malaysia sekitar tahun 1900an karena tekanan ekonomi, saat ini orang Jawa Malaysia termasuk generasi ketiga dan keempat serta mereka sudah berwarga negara Malaysia. orang Jawa Malaysia sudah dianggap Melayu pribumi yang sah menurut Undang-Undang Malaysia, meskipun mereka masih menggunakan sebagian adat dan kebudayaan Jawa. Orang Jawa Malaysia tersebar di Selangor, yang meliputi wilayah Kelang, Sepang, Tanjung Karang, Sbak Bernam, Banting, Kuala Selangor dan sebagian Johor.
(ngawicybers.blogspot.com)

ngawicybers.blogspot Blog - Indonesia adalah negara yang memiliki budaya dan kesenian yang beragam karena Indonesia terdiri dari banyak suku-suku yang yang bahkan lebih dari 100 suku, termasuk sub suku. Tentu saja banyak di antara kebudayan dari suku di Indonesia juga telah banyak di kenal oleh orang-orang luar indonesia sehingga Indonesia pun semakin menarik di mata dunia.

Ada beberapa budaya di Indonesia yang begitu terkenal karena sesuatu hal yang erat kaitannya dengan ghaib atau mistis. Apakah anda tahu budaya apa saja itu?

Berikut ini adalah 5 budaya Indonesia yang terkenal karena mistisnya yang terdapat di dalam suku-suku di Indonesia :
Tari Balian / Wadian via azamku.com
#1. Balian
Balian adalah kesenian tari suku dayak di kalimantan namun sebelum menjadi sebuah kesenian tari ternyata tarian ini juga dapat di pergunakan sebagai upcara adat untuk pengobatan-pengobatan yang ada di suku dayak khususnya pengobatan untuk orang-orang yang sakit parah. Balian hingga kini masih misterius karena detail pengobatannya masih belum pasti untuk proses pengobatannya dan erat kaitannya dengan hal-hal yang berbau mistis.  (baca : Inilah Tarian Suku Dayak Paling Misterius di Dunia)

#2. Ma'nene
Pernah melihat orang yang meninggal lalu dapat bangkit dan berjalan sendiri dari kuburannya? Pemandangan hal ini sangat wajar bagi suku Toraja. Ma'nene adalah sebuah ritual kematian yang ada di suku Toraja di Sulawesi Selatan dimana ini dilakuka sebagai upacara pembersihan mayat. Uniknya, Mayat tersebut berjalan dengan kakinya walaupun gerakannya sangat kaku. Tentu hal ini sangat erat kaitannya dengan hal-hal mistis di suku Toraja. ( baca : Salah Satu Ritual Paling Dikenal Dunia ada di Indonesia)

#3. Kuda Lumping
Suku jawa juga memiliki sebuah budaya yang terkenal mistisnya yang bernama kuda lumping? apakah anda pernah melihat kuda lumping? sepintas anda akan melihat sebuah kesenian tradisional jawa dimana penari dengan menggunakan kuda yang terbuat dari bambu dan juga menggunakan pecut. Ada juga yang menggunakan celeng dalam tariannya. Namun penari seakan-akan memiliki kekuatan khusus ketika ritual telah sepenuhnnya selesai dan mereka akan ndadi ( istilah jawa) dan dapat makan beling, arang dll seperti sedang kerasukan makhluk ghaib.

#4. Bambu Gila
Bambu gila adalah sebuah permainan yang ada di maluku. Pemain yang memainkan permainan ini seakan menari. Anehnya bambu itu semakin berat dan seakan bergerak yang membuat para pemain bertarung melawan bambu tersebut. ketika melihat ini, anda akan mengalami sensasi supernatural ada di dalam permainan bambu gila. (baca : Menguak Misteri Pada Permainan Bambu Gila)

#5. Tari Barong
 Untuk di ketahui bahwa barong adalah sebuah mitologi yang ada di bali. Ia adalah raja dari roh-roh yang juga melambangkan sebuah kebaikan. Di percayai bahwa Banas Pati Rajah merupakan roh yang  menggerakan barong tersebut.

Itulah 5 budaya indonesia yang terkenal karena mistisnya dan tentu tidak hanya 5 budaya tersebut saja yang ada di indonesia yang memiliki sisi mistis, masih ada banyak lagi yang masih belum dapat saya sajikan dalam tulisan saya ini. Silahkan berikan komentar anda mengenai artikel ini dan suku-suku lain yang memiliki kebudayaan mistisnya.

(ngawicybers.blogspot.com)

ngawicybers.blogspot Blog - Alat musik merupakan suatu benda yang dikenal mampu mengeluarkan suara yang dikenal dengan sebutan musik. Musik tentunya sudah diperdengarkan oleh orang-orang sejak dahulu kala yang dibuktikan dengan adanya fosil atau puing-puing peninggalan sejarah yang berupa alat musik. 

Jenis dan Fungsi alat musik zaman dahulu kala tentu berbeda dengan zaman sekarang. Alat musik tradisional pada zaman dahulu lebih diperuntukkan untuk upacara-upacara adat yang dipercaya bahwa alat musik tersebut memiliki kekuatan mistis dengan mengeluarkan suara-suara yang cenderung menyeramkan. Berikut akan dibahas jenis alat musik tradisional yang berbau mistis.

#1. Seruling suku Aztec

Seruling ini disebut seruling kematian atau Death whistle pada suku Aztec. Suku Aztec sendiri merupakan suku Indian yang terdapat di Meksiko, Amerika yang terkenal cukup memiliki kebudayaan dan peradaban yang tinggi. Sesuai dengan namanya, instrumen ini memang digunakan oleh suku Aztec untuk mengiringi upacara adat yang dikenal sebagai upacara penumbalan manusia. Seruling ini umunya terbuat dari kayu yang diukir menyerupai tengkorak manusia namun beberapa juga ditemukan terbuat dari kepala asli. 

Bunyi yang dikeluarkan juga tidak nyaman ditelinga dengan nada tinggi yang dikeluarkannya. Selain itu, seruling ini juga digunakan saat peperangan. Perlu diketahui bahwa Suku Aztec menjadikan peperangan sebagai sebuah kegemaran dan merupakan bagian dari budaya mereka. Pada saat peperangan, jika seruling ini ditiupkan maka secara ajaib musuh akan ketakutan dan berteriak sekencang-kencangnya.


#2. Ocarina

Alat musik ini merupakan alat musik tiup yang juga konon berkaitan erat dengan penduduk yang berasal dari Amerika era mesoamerican. Ocarina umumnya paling banyak terbuat dari keramik atau tanah liat dimana bentuk dari instrumen ini lonjong dan menyerupai kapal yang memiliki lubang-lubang pada sisinya (4-12 lubang). Penggunaan alat musik ini juga digunakan umumnya pengiring pada upacara adat atau ritual tertentu dan bisa juga digunakan saat kegiatan sehari-hari. 

Menurut kepercayaannya, alat musik ini mampu membuat seseorang berkomunikasi dengan Tuhan, mengumpulkan burung-burung dan berkicau bersahut-sahutan, bahkan dipercaya pula bisa mengirimkan manusia ke suatu tempat yang misterius.

#3.Mbira

Instrumen ini merupakan instrumen petik yang berasal dari Negara Zimbawe yang merupakan kepunyaan dari suku Shona. Mbira sendiri diperkirakan sudah dibuat dan dipergunakan sejak kurang lebih 1000 tahun yang lalu dan masih ada hingga sekarang. Bentuk alat musik tradisional ini tergolong unik yang terbuat dari lempengan logam dengan seukuran pegangan sendok. 

Suara yang dihasilkannya juga cenderung bervariasi dan indah. Suku Shona mempercayai bahwa alat musik ini dapat memanggil roh-roh nenek moyang mereka sehingga mereka dapat berkomunikasi dan meminta bimbingan mengenai suatu permasalahan pda suku tersebut.

#4.Didgeridoo

Alat musik ini merupakan alat musik tiup yang merupakan alat musik tradisional yang berasal dari suku Aborigin di negara Australia. Didgeridoo sudah ada sejak 1500 tahun yang lalu dan masih ada hingga sekarang. Instrumen ini terbuat dari kayu dengan Bentuk seperti tanduk yang memanjang dan memiliki ujung yang sempit. 

Ketika ingin ditiup, alat musik ini diberi lilin pada ujungnya. Untuk menghasilkan suara, alat musik ini butuh tekanan udara yang besar sehingga tidak mudah untuk meniupnya. Namun anehnya, suku aborigin bahkan dapan memainkannya dalam waktu yang cukup lama yaitu sekitar 45 menit. Suku aborigin yang merupakan suku asli dari Australia umumnya menggunakan alat musik ini untuk mengiringi lagu dan tarian tradisionalnya. 

Penggunaannya juga berhubungan dengan alam dan dipercayai dapat membantu suku aborigin dalam memahami cuaca.

Selain dari ke 4 alat musik tradisional ini, ada juga alat musik Mouth Harp yang berasal dari suku Mongolia, Terompet kerang yang telah digunakan oleh berbagai macam suku dari mulai Karibia, Mesoamerika, India, Tibet, serta Selandia Baru dan kepulauan Pasifik. Kemudian ada alat musik tanbur yang berasal dari Mesopotamia. Alat musik tradisional ini umumnya digunakan untuk mengiringi ritual upacara adat pada masing-masing suku.

Author : Vilca Veronica Hasiani Saragih
 (ngawicybers.blogspot.com)

ngawicybers.blogspot Blog - Sudah bukan hal umum lagi bahwa kebudayaan Indonesia telah di lirik oleh mancanegara. Tentu saja , keberadaan suku-suku di Indonesia yang multicultural dengan perbedaan adat istiadat membuat Indonesia semakin beraneka ragam dan menjadi daya tarik tersendiri bagi orang luar Indonesia.

Ada beberapa suku di Indonesia yang begitu populer di dunia yang memperkenalkan kebudayaan suku mereka masing-masing. Berikut adalah 5 suku indonesia paling populer di dunia.

#1. Jawa

Sebagai suku terbesar di Indonesia tentu suku jawa sangat populer di dunia. Mengapa suku jawa menjadi salah satu suku yang populer di Indonesia? salah satu jawabannya adalah karena bahasa jawa ternyata menjadi bahasa yang di gunakan juga oleh beberapa negara di dunia, bahkan di Australia, terdapat salah satu universitas menyertakan bahasa jawa menjadi program studi. Di Inggris , Gamelan juga menjadi alat musik yang populer yang cukup di gemari oleh warga Inggris dan masih banyak kebudyaan jawa yang populer di dunia.

#2. Dayak

Dayak merupakan suku terbesar di pulau borneo termasuk Indonesia, Malaysia dan juga Brunei. Selain suku dayak terkenal dengan mistisnya, kebudayaan dayak yang terkenal lainnya adalah budaya tato. Tidak jarang banyak turis datang ke kalimantan hanya untuk melihat budaya tato yang bisa di katakan sebagai salah satu kebudayaan tato tertua yang ada di dunia saat ini. Selain itu juga ada budaya telinga panjang dan lain-lain

#3. Mentawai

Suku mentawai merupakan salah satu suku yang hampir memiliki kesamaan dengan suku dayak. Suku mentawai menjadi populer di dunia karena kebudayaan tatonya. Di suku ini, tato dikenal sebagai titi. Dikutip dari Wikipedia, tato ini merupakan tato yang sangat unik dan luar biasa karena memenuhi seluruh tubuh, mulai dari kepala sampai kaki

#4. Asmat


Tidak heran bahwa suku asmat merupakan salah satu suku yang memiliki cita rasa seni yang tinggi. Salah satu yang menjadikan suku ini begitu terkenal di dunia karena hasil-hasil seni yang mereka ciptakan dari kayu. Istilah Ukiran kayu yang sempurna pun tersemat pada suku asmat. Suku admat mewakili Indonesia dengan kebudayaan patung nya.

#5. Bali

Pulau bali merupakan destinasi yang populer di dunia tidak heran banyak artis-artis holywood datang ke Bali untuk berlibur. Tentu saja dengan hal ini berdampak pada terkenalnya suku Bali dengan kebudayaan-kebudyaan yang mereka pertunjukan kala sang turis ada di Bali. Sudah pasti tarian-tarian suku bali cukup terkenal di dunia.

Itulah 5 suku yang paling populer di dunia karena kebudyaannya dan tentu saja masih banyak suku-suku lainnya yang belum masuk daftar 5 suku seperti batak, toraja, betawi dan lain-lain. Jika 10 suku Indonesia mungkin suku-suku tersebut masuk di dalam daftar.
 (ngawicybers.blogspot.com)

ngawicybers.blogspot Blog - Batik merupakan salah satu aset paling berharga yang dimiliki oleh Indonesia, dapat juga di katakan sebagai warisan dunia yang ada di Indonesia. Dari hal itulah setiap tahunnya Indonesia selalu tidak ketinggalan untuk merayakan hari Batik Nasional yang tepat di peringati setiap 2 oktober. Apakah Diluar negeri batik juga sangat di minati?

Seperti di lansir Voguemagz.com, tentu saja tidak hanya di Indonesia, batikpun cukup populer di mancanegara bahkan untuk setiap tahunnya popularitas batik semakin tinggi.

Siapa yang tidak tahu Nelson Mandela? ya, semasa hidupnya iapun sering menggunakan batik bahkan semenjak beliau terekspos media sendang mengenakan batik, batikpun menjadi seakan semakin mendunia. Beliaupun kerap di kaitkan dengan Batik yang merupakan ciri khasnya kala itu. Beliau merupakan salah satu penggemar batik seperti pak jokowi dan kerap sekali menggunakan batik di acara-acara dunia ataupun dalam pertemuannya dengan banyak pemimpin dunia.

Sudah menjadi kebanggaan bagi warga Indonesia ketika melihat produk yang berasal dari Indonesia, produk yang merupakan ciri khas orang Indonesia kini telah mendunia bahkan hingga kepada selebritis dunia. Benarkah?

Beberapa selebritis dunia sebut saja Paris hilton, Rachel Bilson, Reese Witherspoon, Jessica Alba, Heidi Klum, Drew Barrymore, Nicole Richie pernah menggunakan baju batik dalam acara-acara penting maupun dalam kesehariannya. Batik Indonesia yang tercipta dengan varian warna yang unik, tekstur dan juga desainnya yang juga unik membuat banyak selebritis dunia menjadi kepincut dengan daya tarik dari batik.

Penggunaan batik secara nasional pun sudah bukan rahasia umum, bahkan dari kebiasaan orang Indonesia yang menggunakan batik, menjadikan batik begitu cepat tersebar ke penjuru dunia. Apakah anda juga menggunakan batik?
(ngawicybers.blogspot.com)

ngawicybers.blogspot Blog - Pernikahan adalah sesuatu yang sangat di impikan oleh setiap orang. Namun menikah tidak serta merta hanya berbekalkan cinta tapi juga materi, mengapa? karena kehidupan yang akan di jalani nanti bukanlah lagi memenuhi kehidupan sendiri namun juga pasangan anda yang di tuntut untuk terpenuhi. Oleh karena itu, jang pernah menikah jika belum ada kesiapan materi yang pas untuk kehidupan anda di masa depan.

Berbicara materi, tentu saja tidak pernah lepas dari perbincangan mengenai biaya pernkahan. Yah, dalam pernikahan, ada dengan biaya yang biasa ada juga dengan biaya yang fantastis luar biasa terlebih jika menyangkut meminang wanita daerah. Bahkan hanya untuk menikahi mereka, anda harus diwajibkan menabung hingga sekarang. semahal itu kah?

Berikut ini adalah wanita daerah yang membutuhkan biaya yang fantastis hanya untuk menikahi mereka.

#1. Wanita Bugis

Salah satu suku yang ada di sulawesi ini terkenal dengan mahar pernikahan yang cukup tinggi untuk mereka yang berpenghasilan pas-pasan. Mereka mematok mahar berdasarkan derajat dan pendidikan yang pernah di miliki. Semakin tinggi pendidikannya, maka semakin besar pula mahar yang harus dia miliki. Tentu gadis SMA lebih sedikit maharnya di bandingkan gadis dengan gelar S2. Menurut info yang di peroleh ngawicybers.blogspot blog, wanita dengan gelar s1 bisa mencapai 50 juta looh. Jadi jika anda mencintai wanita anda yang bersuku bugis, mulai sekarang rajin-rajinlah untuk menabung ya.

#2. Wanita Aceh

Wanita aceh juga demikian, mereka menetapkan mahar sesuai dengan adat pernikahan yang ada di aceh. Biasanya mahar yang mereka tetapkan berdasarkan perhitungan mayan emas . Apa itu mayan emas? mayan merupakan satuan emas yang di gunakan masyrakat aceh yang setara dengan 3.33 gr. Di perkirakan dari cincin pertunangan hingga biaya resepsi anda bisa mengeluarkan biaya mencapai 80juta.

#3.Wanita Batak
Tentu saja , wanita batak tidak bisa lepas dari daftar ini. Dalam adat mereka, ini di namakan sinamot sabagih dan hal ini adalah harga mati yang wajib ada di pernikahan. Menurut pantauan mimin yang dulu juga pernah berpcaran dengan wanita batak, ternyata bagi pria non-batak, bahkan bisa mencapai ratusan juta untuk menikahi wanita batak karena harus membeli marga batak juga. Wah , tidak kebayang yaa, karena saya sendiri bersuku dayak. Untuk kisaran umumnya menikahi wanita batak berkisar 50 juta. Mahal ? ya memang mahal,  karena inilah yang juga menjadi alasan bagi perempuan batak menikah dengan umur yang bisa di bilang sangat matang.

#4.Wanita Nias

Di suku nias , mahar pernikahan mereka menyebutnya sebaai Bowo dimana pria di wajinkan untuk memberikan hewan babi sebanyak 25 ekor hingga 100 ekor. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pria-pria yang ingin menikahi wanita nias. Jika pria tidak sanggup memberikan bowo, maka ia harus mengabdi kepada mertuanya hingga nilai bowo di anggap lunas.

#5. Wanita Banjar

Di suku banjar di kenal sebagai jujuran yaitu sejumlah uang dalam kisaran tertentu yang telah di sepakati oleh calon keluarga dari pihak laki-laki yang akan di gunakan untuk mengadakan syukuran acara pernikahan. Untuk jumlahnya tergantung kesepakatan bisa murah bisa juga mahal , bisa 5 juta, 20 juta bahkan 50 juta dan  hal itu belum termasuk pesta pernikahan.

Penulis sendiri di titahkan oleh orang tua untuk mencari pasangan dari suku jawa. manado atau suku dayak, mungkin di karenakan biaya pernikahan yang standar dan tidak terlalu besar. Itulah wanita daerah di di Indonesia dengan biaaya yang fantastis, namun jika anda telah emncintai wanita dengan suku-suku di atas maka mulailah menabung saat ini agar kelak anda tidak terlalu di susahkan dengan biaya-biaya tersebut.

(ngawicybers.blogspot.com)

ngawicybers.blogspot Blog - Begitu banyak tarian yang di Dunia baik itu modern ataupun traditional. Di Indonesia saja, ada banyak jenis tarian dengan ragam yang berbeda-beda , makna yang berbeda-beda dan tujuan yang berbeda-beda. Itulah yang menjadikan Indonesia menjadi negara yang kaya akan  budaya. Pada pembahasan kali ini, penulis akan menyingkap sebuah tradisi asal kalimantan, yaitu sebuah tarian suku dayak yang konon tarian ini merupakan tarian yang misterius dalam dunia kedokteran di indonesia bahkan di dunia.

Suku dayak merupakan suku asli yang mendiami pulau di kalimantan, hampir di seluruh pelosok kalimantan anda akan bisa menemui suku dayak dengan mudah. Walaupun dapat ditemui dengan mudah, tetapi ada yang membedakan dari setiap suku-suku yang ada karena suku dayak terdiri dari puluhan bahkan ratusan sub suku, jadi tidak heran jika anda akan bisa mendapati suku dayak yang berbahasa berbeda-beda.

Suku dayak pada tulisan ini adalah tentang suku dayak yang ada di kalimantan tengah , tepatnya sub suku dayak di barito timur, suku dayak maanyan, yang tidak lain dan tidak bukan adalah suku saya sendiri.

Suku dayak maanyan memiliki sebuah tarian yang sangat manjur bagi pengobatan-pengobatan berbagai penyakit, oleh karena itu di katakan bahwa sebagai tarian yang misterius di dunia. Tarian ini bernama Balian atau Wadian atau Belian. Tidak hanya suku dayak maanyan, upacara pengobatan ini juga di lakukan beberapa sub suku seperti dayak dusun, dayak bawo , dayak benuaq dan lain-lain.

Bagi orang yang awam, akan mengira bahwa Wadian merupakan tarian-tarian biasa yang sama halnya dengan tarian-tarian yang ada di setiap suku di Indonesia, namun ternyata tarian wadian merupakan sebuah upcara adat untuk pengobatan-pengobatan suku dayak seperti pengobatan terhadap orang yang sakit parah.

Pada jaman dahulu pengobatan medis tidak se modern saat ini, oleh karena itu banyak orang dayak lebih memilih untuk memanfaatkan jasa wadian untuk mengobati orang-orang sakit. Tiap pengobatannya memiliki rentang waktu yag berbeda-beda karena lama atau tidaknya upacara pengobatan ini sangat bergantung dari seberapa parah penyakit yang sedang di derita bahkan bisa memakan waktu lebih dari 1 minggu.

Upcara ini biasanya di lakukan oleh masyarakat dayak yang menganut Kaharingan. Bagaimana bisa sebuah tarian dan upacara pengobatan tersebut bisa mengobati berbagai penyakit? secara detailnya masih belum pasti apa dan bagaimana proses pengobatannya, namun yang pasti ini lah salah satu sisi mistik yang ada di suku dayak, sehingga tarian ini menjadi pengobatan yang begitu misterius di dunia.

Seiring perkembangan jaman, seperti yang saya katakan tadi bahwa wadian ini juga telah di kembangkan menjadi sebuah kesenian daerah khas suku dayak dan dapat di nikmati sebagai kesenian tarian yang sangat menarik untuk di tonton.
(ngawicybers.blogspot.com)

ngawicybers.blogspot Blog - Berbicara kematian, memang merupakan sesuatu yang menyeramkan dan menakutkan terlebih ketika kematian selalu di kaitkan dengan hukum adat, tentu banyak presepsi yang akan berkembang mengenai hal ini.

Bagiamana jika anda mendengar sebuah tarian kematian? Menurut penuturan penulis, ada 2 opini yang akan timbul mengenai pernyataan tarian kematian? pertama adalah tarian yang menimbulkan kematian sesorang dan kedua adalah tarian adat untuk sebuah pemakanan kematian seseorang, tentu penulis meyakini bahwa anda juga berpikiran seperti itu.

Namun yang akan penulis bahas bukanlah tarian kematian seperti opini yang pertama karena tarian kematian ini merupakan sebuah upacara pemakaman yang di lakukan oleh suku Toraja di sulawesi Selatan.

Mereka ( suku Toraja ) menamai tarian ini bernama Ma'badong yaitu sebuah upacara kematian seseorang yang di lakukan secara bersama-sama atau berkelompok. Para Pa'badong, yaitu sebutan bagi penari yang melaukan ma'badong, akan membentuk sebuah lingkaran dan mereka akan berpegangan satu dengan yang lainnya dan tidak hanya menari mereka juga melakukan badong dengan gerakan yang sangat khas.

Syair lagu yang mereka nyanyikan dinamaan kadong-badong dimana makna dari syair lagu tersebut adalah pengangungan kepada mereka yang telah meninggal yang menceritakan sebuah riwayat dari sejak lahir hingga telah meninggal dunia. Dalam lagu tersebut juga terkandung sebuah harapan bahwa mereka yang telah mati dengan segala kebaikannya akan memberikan suatu berkat bagi orang-orang yang telah di tinggalkan ( yang masih hidup).

Dalam melakukan tarian ini, mereka serentak menggunakan pakaian hitam, dan sudah sewajarnya ketika ada pemakaman menggunakan serba hitam.

Saat pa'badong membentuk sebuah lingkaran mereka akan mengaitkan jari kelingking mereka, dimana penari terdiri dari wanita dan pria , baik yang muda maupun yang telah tua. Tarian ini tidak memakan waktu yang sebentar, karena tarian kematian ini memakan waktu yang cukup lama hingga berjam-jam bahkan berlangsung hingga 3 hari 3 malam yang sambung-menyambung di rumah duka. Biasanya jika di lakukan dalam waktu 3 hari 3 malam, para penari akan melakukan pergantian.

Tarian ini merupakan tarian asli suku namun walau demikian , juga banyak dari mereka tidak menggunakan Tarian ini saat upacara kematian namun untuk orang-orang dan daerah-daerah tertentu masih menggunakan tarian ini.  Jika anda bangga memiliki tarian ini sebagai suku Toraja, silahkan coret-coret komentar anda di kolom komentar di halaman ini. Terima kasih

Refrensi : wikipedia.com
(ngawicybers.blogspot.com)

ngawicybers.blogspot Blog - Suku dayak merupakan salah suku di Indonesia yang berdiam dan bertempat tinggal di daerah kalimantan tentu saja tidak hanya di Indonesia saja, melainkan juga di Malaysia dan Brunei Darusalam. Namun, secara kuantitas memang tidak dapat di pungkiri bahwa suku dayak paling besar berkewarganegaan Indonesia.

Selain Tato suku dayak yang begitu populer di dunia, salah satu kesenian yang juga populer di dunia adalah sape / sampe. Sebuah alat musik khas suku dayak yang berdawai sangat merdu yang begitu sejuk di dengar di telinga. Sape adalah alat musik yang paling indah menurut saya, jadi tidak jarang banyak orang luar negeri ( bule) juga mempelajari kesenian khas suku dayak ini.
Emma via Youtube.com
Salah satu seniman dayak yang paling terkenal adalah Jerry Kamit, pria asal Malysia ini merupakan artis yang memang berfokus kepada musik sape yang di arasemen secara modern bahkan juga di kolaborasi dengan musik jaman sekarang dan terdengar lebih moden namun tidak menghilangkan sisi suara khas sape yang indah dan merdu. Berikut adalah salah satu musik Sape arasemen Jerry Kamit yang berjudul Lan E :

Seperti yang telah saya katakan di awal bahwa sape juga di nikmati oleh orang bule salah satunya Julien Cottet. Karena keindahan dawai sape lah yang membuat salah satu pria asal perancis ini mencoba untuk mempelajari memainkan alat musik khas dayak ini. Julien awalnya bertempat tinggal di Paris, namun kini dia tinggal di Kuching , Malaysia dan mendalami alat musik sape ini. Alhasil, ia kini telah pandai berdawai dengan alat musik tersebut bahkan ia tidak kalah dengan seniman-seniman musik sape yang notabene berasal dari suku asli dayak.

Melihat orang bule memainkan alat musik dayak tentu saja membuat perasaan bangga tersendiri sebagai orang Indonesia dimana suku dayak merupakan salah satu suku yang ada di Indonesia. Berikut adalah beberapa video Julien Cottet ketika bermain Sape.


Titik kenai ujan with Ad Omera sape' @ LanE tuyang
Posted by Julien Cottet on 4 September 2015


Relax time with Odawa before the Rain.. Ad Omera Alena M Francis Kujen Dines Ngau Wan
Posted by Julien Cottet on 4 September 2015

Tidak hanya seorang pria seperti Julien Cottet saja yang menggunakan alat musik ini, namun wanita juga banyak yang mempelajari dan memainkan alat musik ini salah satunya adalah Emma Ruran Raja, seperti banyaknya pemain-pemain musik sape, Emma juga memiliki keahlian dalam memainkannya dengan indah dan merdu. Penasaran, berikut adalah videonya.



Bagaimana merdu bukan, suara dawai alat musik khas dayak ini. Sebagai generasi dayak masa kini, jangan sampai kita meninggalkan budaya kita sendiri, sedangkan mereka ( bule) sangat antusias mempelejari budaya kita ini. Jika anda berminat mempelajari Sape, anda bisa mengunjungi pulau kalimantan. Salam Indonesia.
(ngawicybers.blogspot.blogspot.com)

ngawicybers.blogspot Blog -Suku dayak merupakan suku terbesar yang ada di kalimantan. Dimanapun berada, selama ada di kalimantan maka anda akan menjumpai suku dayak. Walaupun saat ini masih saja ada yang mengira bahwa banyak suku dayak tinggal di pedalaman, namun jika anda pernah ke kalimantan maka anda akan menjumpai suku dayak hadir di kota-kota besar tidak hanya ada di daerah terpencil.

Berbicara tentang suku dayak, maka tak akan pernah lupa dengan sosok wanita-wanita yang ada di pulau borneo. Ya, kecantikan gadis dayak yang mempesona yang membuat banyak pria luar kalimantan sering dibuat jatuh cinta. Kecantikan gadis kalimantan memang terlihat natural karena memang sudah dari jaman dahulu gadis dayak memiliki kulit yang putih dan bersih.


Ada sedikit cerita mengapa gadis dayak memiliki kecantikan natural, ngawicybers.blogspot Blog akan mengulasnya di tulisan saya ini.

Ada 2 versi yang akan saya jelaskan yaitu versi cerita nenek moyang dan cerita asal usul suku dayak yang akan menggambarkan kecantikan gadis dayak.

#1. Cerita Nenek Moyang
Di desa saya, memang di huni secara mayoritas oleh orang dayak yang tentunya , mereka semua memiliki kebun karet dimana, karet menjadi komuditas utama bagi masyrakat dayak di desa saya, termasuk nenek saya sendiri yang juga orang dayak. Bagi seorang pekerja di kebun karet hanya membutuhkan waktu yang cukup sedikit untuk bekerja , nenek saya sendiri bekerja jam 5 subuh hingga jam 8 pagi untuk memanen karet.

Konon kabarnya, pada jaman dahulu karena tingkat pekerjaan suku dayak yang seperti itulah, maka jarang sekali terkena sinar matahari yang berlebihan sehingga membuat banyak keturunan dayak memiliki kulit yang putih dan bersih.

Apakah ini kebenarannya? saya pikir ini hanya mitos yang ada di suku dayak yang telah ada turun temurun di keluarga saya secara khususnya.

#2. Certia Asal Usul
Jika anda pernah ke kalimantan, maka anda tak heran jika menyebut gadis dayak mirip dengan orang tionghoa karena sebagian besar gadis dayak secara khusus adalah dayak kalimantan timur memang memiliki tingkat kemiripan yang menyerupai dengan orang tionghoa. Karena jika di lihat dari asal usulnya, maka suku dayak memang memilki garis keturunan dengan orang tionghoa, tepatnya sekitar pada tahun 3.000 - 1.500 sebelum masehi terjadi sebuah migrasi besar-besaran dari provinsi Yunan menuju ke asia tenggara yaitu Indonesia ( kalimantan). 

Itulah 2 kisah dibalik kecantikan gadis dayak berupa mitos dan fakta, namun yang paling penting dari semua itu adalah bagiamana gadis dayak yang memiliki kecantikan secara fisik tersebut dapat dibarengi dengan kecantikan sikap dan hati yaitu sopan santun dan tata krama.
(ngawicybers.blogspot.blogspot.com)

ngawicybers.blogspot Blog - Anda mungkin sering mendengar tentang angka sial atau angka yang membawa keburukan. Walaupun saya sendiri tidak mempercayai angka yang membawa keburukan tersebut, namun sebagai informasi saja ternyata banyak sekali di beberapa negara masih mempercayai hal tersebut.

Angka yang membawa keburukan merupakan mitos modern yang telah berkembang di masyarakat di seluruh dunia. Seperti dilansir nationalgeographic.com setiap negara memiliki mitos tersendiri mengenai angka yang membawa keburukan, setidaknya ada 5 angka yang dipercayai dan di anggap sebagai angka yang dijauhi.

Berikut ini merupakan 5 angka yang dipercaya membawa keburukan :

#1. Angka 13 - Amerika

Sangat umum mendengar bahwa 13 adalah angka yang membawa keburukan dan sebenarnya mitos ini dimula di Amerika, namun kebudayaan mereka yang telah sampai ke Indonesia sehingga di Indonesia pun juga segelintir orang mempercayai bahwa 13 adalah angka yang membawa keburukan. Pernah menonton FIlm tentang Freddy Krueger? ya film tersebut juga terinspirasi dari mitos angka 13 ini loh.

#2. Angka 9 - Jepang

Jepang merupakan negara yang saya sukai termasuk budayanya, tempat wisata dan juga tentu anime dan manganya. Namun mereka juga masih mempercayai bahwa angka 9 sebagai tanda keburukan tepatnya di anggap sebagai angka yang membawa nasib yang buruk atau yang dapat di artikan sebagai bencana atau penderitaan.

#3. Angka 4 - China
China pun juga salah satu negara yang juga memiliki mitos angka pembawa keburukan yaitu angka 4. MEngapa 4 merupakan angka yang membawa keburukan. Pengucapan angka 4 hampir menyerupai dengan SHI yang berarti kematian sehingga angka 4 begitu di hindari di China. Bahkan ada gedung yang tidak ada lantai 4 nya , yaitu setelah lantai 3 anda akan menjumpai lantai 5.

#4. Angka 39 - Afganistan

Di Afganistan angka 39 merupakan angka yang juga di percayai sebagai angka yang membawa keburukan. Jika di terjemahkan angka 39 juga dapat di artikan sebagai mordagow atau bangkai sapi di mana bangkai sapi dapat bermakna sapi yang telah mati. Kata tersebut juga memiliki arti yang lainnya yaitu pr*stitusi atau p*lacuran.

#5. Angka 17 - Italia

Angka 17 begitu populer di Italia, bagi yang mempercayai mitos ini maka mereka akan menghindari angka 17. Angka 17 dalam angka romawi adalah XVII atau dapat juga membentuk kata VIXI yang dalam bahsa latin berarti hidupku telah berakhir / kematian, oleh karena itu angka 17 di percaya membawa keburukan.

Itulah 5 angka yang masih dipercaya sebagai angka yang membawa keburukan. Bagaiamana dengan Indonesia? mungkin celaka 12 bisa masuk dalam daftar :D 
(ngawicybers.blogspot.blogspot.com)

ngawicybers.blogspot Blog - Indonesia adalah negara dengan sejuta budaya. Sejuta budaya merupakan kata kiasan yang mengartikan bahwa Indonesia memiliki banyak kebudayaan yang beraneka ragam yang menarik dan juga unik. Tidak ada yang dapat menyangsikan fakta mengengenai hal ini termasuk juga berbagai negara yang ada di dunia.

Selain memiliki berbagai jenis kebudayaan yang bermacam-macam, Indonesia juga memiliki budaya yang tak lazim atau dengan kata lain adalah budaya yang unik, juga aneh, juga penuh misteri yaitu budaya yang tidak biasa yang tentunya tidak ada di belahan negara lain selain di Indonesia. ngawicybers.blogspot Blog telah menghimpun beberapa budaya dari berbagai suku di Indonesia yang dapat di kategorikan sebagai Budaya yang tak lazim dan juga aneh.

Berikut adalah 5 budaya tak lazim yang ada di Indonesia yang semakin menambah budaya unik yang ada di Indonesia.

#1 Ma'Nene - Toraja
Ma'nene (c) Dailymail.co.uk
ngawicybers.blogspot blog pernah menulis artikel sejenis berjudul salah satu ritual paling di kenal dunia ada di Indonesia yang tidak lain adalah Budaya Ma'nene. Ma'nene merupakan sebuah tradisi yang ada di Tana Toraja di mana, dalam tradisi ini dikenal dengan istilah pembersihan mayat. Uniknya mayat yang telah dikubur dapat berjalan dengan sendirinya lho. Dailymail.co.uk pernah mengatakan dalam lamannya bahwa ini merupakan ritual zombie atau penghidupan mayat.

#2. Ikipalin - Wamena
Ikipalin (c) palingunik85.wordpress.com
Dari Toraja menuju Wamena, Papua dimana ada sebuah budaya bernama Ikipalin. Ikipalin merupakan salah satu tradisi yang ada di papua dimana mereka melakukan pemotongan jari untuk mengungkapkan rasa kesedihan mereka terhadap seseorang yang telah meinggal. Jadi mereka tidak ada yang pernah menangis saat kehilangan seseorang yang dicintai.

#3. Debus - Banten
Debus (c) scupe.net
Mungkin anda sangat familiar dengan budaya debus yang ada di Banten ini namun sejatinya Debus hampir ada di seluruh Indonesia. Debus yang kebanyakan orang awam ketahui merupakan sebuah atraksi kekebalan tubuh. Debus sebenarnyanya di perkenalkan pada pertengahan abad ke 16. Dahulu tradisi ini merupakan di peruntukan bagi orang-orang yang ingin menunjukan iman mereka kepada Tuhan yaitu dengan melakukan hal-hal yang menyeramkan seperti mengiris tangan dengan parang(kebal) dan banyak hal-hal seram laiinnya.

#4. Goyang Madura dan Tongkat Madura
Tongkat Madura (c) jualanumum.blogspot.com
Berbeda dengan ke tiga budaya di atas, goyang madura dan tongkat madura merupakan sebuah budaya yang cukup unik karena di akui bahwa budaya ini merupakan tradisi yang dapat mengentalkan kehebatan wanita yang berkaitan dengan S*ksual serta juga dapat mengepalkan v*gina wanita yang telah kendur dan juga dapat membuat harum.

#5 Beras Kuning - Kalimantan

Yang terakhir adalah budaya suku dayak , yaitu suku saya sendiri, dimana ada sebuah tradisi bernama menabur beras kuning. Menabur beras kuning bagi masyarakat dayak, dayak maanyan , merupakan ritual pemanggilan roh-roh leluhur yang di percaya dapat memberikan kekuatan kepada suku dayak maanyan. Tahukah anda bahwa beras kuning yang telah di tabur begitu di takuti? saya pernah menulis artikel ini pada artikel saya di beras kuning suku dayak yang mistis.

Itulah 5 Budaya yang tak lazim yang ada di Indonesia, walau tradisi dari budaya tersebut tidak biasa, namun hal tersebut semakin menambah kedalam daftar budaya Indonesia yang unik. Semoga Info dari ngawicybers.blogspot Blog bermanfaat.
(ngawicybers.blogspot.blogspot.com)

ngawicybers.blogspot Blog - Semua pasti tidak asing dengan bambu gila, walaupun banyak dari kita tidak secara langsung menyaksikannya namun bambu gila begitu terkenal di Indonesia. Tidak haya di Indonesia, bambu gila cukup populer untuk para wisatawan yang berasal dari luar negeri.

Bambu gila merupakan sebuah permainan yang berasal dari Maluku, sebuah permainan traditional. Walaupun hanya sebuah permainan, namun bambu gila bukanlah permainan biasa karena permainann ini memiliki aura mistis yang dapat membuat 5 bahkan lebih orang yang memainkannya akan kelelahan bahkan dapat terpental ketika bambu ini mulai menggila. Sebenarnya ada apa dengan permainan bambu ini?

Bambu Gila
Seperti yang telah saya jelaskan tadi, permainan ini dapat anda jumpai di daerah Maluku dan Maluku Utara. Permainan ini di lakukan setidaknya 5 orang, boleh kurang ataupun lebih namun jumlahnya harusnya ganjil selain itu juga ruas bambupun juga harus ganjil.

Permainannya cukup mudah, peserta di wajibkan untuk memeluk atau memagang bambu jangan sampai terlepas. Apa yang terjadi setelah itu, maka percaya atau tidak bambu tersebut dapat bergerak dengan sendirinya seolah-olah bambu tersebut dimasuki oleh roh gaib yang menyebabkan bambu menjadi berat dan dapat bergerak dengan sendirinya. Oleh karena itu permainan ini di sebut sebagai bambu gila.

Namun tidak serta merta bambu tersebut bergerak dengan sendirinya, namun sang pawang terlebih dahulu membakar ranting dan juga dahan dari pohon hingga timbul asap. Setelah itu dia berjalan memutari pemain dan juga menutup salah satu ruas bambu dengan telapak tangannya. Tentu saja, sang pawang sambil membaca sesuatu ( sejenis mantra) dengan mulut yang berkomat-kamit. Setela itu maka bambu menjadi berat dan bergerak dengan sendirinya.

Ternyata memang benar bahwa aura mistis nan supranatural bambu gila tersebut bertitik tumpu terhadap pawang yang membacakan mantra agar roh-roh gaib yang terpanggil memasuki bambu tersebut sehingga terciptalah sebuah bambu gila yang dapat bergerak dengan sendirinya. Konon juga ceritanya bahwa ketika sedang memainkan permainan ini di larang untuk tertawa. Sang pawang akan akan berteriak "Baramasuweng" sembari melepaskan telapak tangannya dari ruas bambu dan peristiwa supranaturalpun terjadi.

Kebanyakn dari pemain yang memainkan ini tidak dapat bertahan lebih dari 5 menit karena banyak dari mereka akan jatuh karena sulitnya mengikuti ritme langkah kaki teman mainnya dan juga karena bambu yang semakin menjadi berat.

Untuk mengakhiri permainan ini, sang pawang akan menutup ke salah satu ruas bambu dengan telapak tangannya sembari ia mengucapkan mantra untuk melepas kekuatan mistis pada bambu tersebut.

ngawicybers.blogspot.com - Mungkin Anda baru mendengar suku paser karena memang untuk penyebaran suku ini masih dalam lingkup yang kecil yaitu di daerah paser dan penajam paser utara, bagian selatan kalimantan timur. Suku paser merupakan suku asli kalimantan bersama dengan Kutai, Dayak,Banjar, Tidung dan Melayu. Walaupun sebenarnya suku paser merupakan sub suku dari suku dayak, namun ada juga yang mengatakan bahwa suku paser berdiri sendiri dengan nama suku paser, tapi ada juga yang mengatakan diri mereka sebagai dayak paser.

Keterkaitan suku paser dengan dayak begitu kental, buktinya adalah ada kemiripan kebudayaan di antara suku paser dengan suku dayak seperti balian/belian yaitu suatu ritual penyembuhan massal yang di lakukan oleh seorang yang memiliki ilmu sedangkan kebudayaan lainnya yaitu besipung, sebuah sandiwara gaib di mana tetua dapat melakukan pemanggilan roh-roh orang yang telah meninggal. Oleh karena itu banyak yang mengatakan diri mereka sebagai suku dayak paser.

Penari Dayak @ The Jakarta Post
Suku Paser akan banyak di jumpai di daerah kabupaten paser dan kabupaten penajam paser utara , kalimantan timur. Suku paser memiliki beberapa sub-sub suku di antaranya adalah
- paser pematang
- paser modang ( daerah modang)
- paser telake ( daerah olong gelang, longkali, pinang jatus, olong telake, pias dll)
- paser migi
- paser mayang
- paser balik ( daerah balikpapan, merupakan penduduk asli balikpapan)
- paser hadang.

Walaupun terdiri dari beberapa sub suku, namun suku paser memiliki kebudayaan yang sama dan juga memiliki bahasa yang sama, yaitu bahasa paser. Secara umum, suku paser mayoritas memeluk agama islam dan agama kristen. Di masa kejayaan suku paser, pada jaman dahulu suku paser pernah mendirikan sebuah kerajaan islam bernama kerajaan sadurangas atau sering juga di kenal sebagai kesultanan paser yang kala itu di pimpin pertama kali oleh putri botung/ petung atau juga dikenal sebagai Putri Di Dalam Petung.

Tidak berbeda dengan suku dayak lainnya, suku paser juga memiliki kekuatan mistis untuk mempertahankan diri dari tindak kejahatan. Mereka menyebutnya sebagai Lemu atau dalam bahasa indonesia dapat di artikan ilmu gaib. Lemu yang di gunakan adaah :

#1. Parang Maya yaitu lemu yang dapat menggunakan tangan mereka seperti mandau
#2. Pedang Pekir yaitu lemu yang dapat menggunakan jari mereka menyerupai pedang
#3. Pedang Kendali yaitu lemu dengan melemparkan senjata dan jika sasaran telah tertumpas maka senjata tadi akan kembali ke pemiliknya. Lemu ini dulu pernah di gunakan oleh panglima sentik saat menghadapi bajak laut di sekitaran balikpapan.
#4. Cuca'peruntus yaitu lemu yang dapat menghancurkan organ-organ dalam tubuh tanpa harus melukai tubuh luar.
#5. Cuca' maya yaitu lemu yang dapat membuat orang menjadi hidup seperti mayat.
#6. Cuca' bangkai yaitu lemu yang dapat membuat orang lain menjadi membusuk
#7. Lowong Botukm Kuyar Mais, Lemus Selisih, Polong dan lain-lain

Memang suku dayak paser, di kenal sebagai suku yang sakti yang ada di daerah kabupaten paser dan kabupaten penajam paser utara, namun jangan khawatir mereka tidak menggunakan lemu yang mereka miliki untuk tindakan kejahatan.

ngawicybers.blogspot.com - Mungkin anda sering melihat di lingkungan anda ataupun di televisi dimana seseorang mengacungkan jari tengahnya untuk menunjukan kekesalan kepada orang lain. Ada sebagian besar orang mengetahui arti dari jari tengah yang di acungkan, ada juga yang tidak tahu apa-apa namun ikut-ikutan mengacungkan jari tengah, itulah realitanya.

Sangat erat kaitannya, jika seseorang yang mengacungkan jari tengahnya maka hal itu identik sebagai simbolisasi dari perkataan yang tak bisa terucap untuk sebuah umpatan kata yang tidak baik dan biasanya di gunakan untuk melakukan ejekan atau hinaan kepada seseorang.

Kristen Stewart (c) mbigroup.co.id
Seperti di lansir oleh BBC, sebenarnya mengacungkan jari tengah sudah ada pada abad ke 4 sebelum masehi dimana berdasarkan catatan sejarah, ini bermula di Athena, Yunani. Pada saat itu, seorang filsuf yang bernama Diogenes yang sedang mengkritik politisi bernama Demotheses. Karena merasa geram, iapun  mengacungkan jari tengahnya kepada politisi tersebut dengan mengumpat kata celaan.

Seorang Antropolog yang bernama Morris mengatakan bahwa sebenarnya mengacungkan jari tengah merupakan sebuah bentuk penghinaan yang paling tua yang ada di dunia. Ia menjelaskan bahwa jari tengah menjadi sebuah simbol kemaluan laki-laki atau yang di kenal sebagai simbol phallus sedangkan jari-jari lain yang mengepal adalah buah zakar. Dengan mengacungkan jari tengah kepada orang lain, itu menunjukkan bahwa anda sedang menunjukkan kemaluan, yang berarti " ini kemaluan yang kamu tunjukan ke orang lain" . Dari situlah orang romawi pada menamainya sebagai digitus impudicus atau jari penghina

Seorang guru besar American University bernama Ira Robbins mengatakan meski pada awalnya bahwa mengacungkan jari tenggah adalah di anggap sebagai simbol kemaluan laki-laki, namun kini mengacungkan jari tengah adalah sesuatu hal yang wajar di gunakan oleh banyak orang sebagai bentuk hinaan kepada orang lain dan bak sudah mendarah daging di kehidupan sehari-hari manusia di seluruh dunia. Di era Sekarang, mengacungkan jari tengah sudah memiliki arti yang bervariasi seperti sebuah protes, kemarahan, ataupun ketidaksukaan dan lain-lain.

Namun, tetap saja mengacungkan jari tengah kepada sesorang adalah tindakan yang tidak terpuji dan sebaiknya anda dapat menghindari perbuatan seperti ini , karena hal ini bisa menimbulkan suatu pertikaian terhadap orang di ancungkan jari tengah.

ngawicybers.blogspot.com - Indonesia merupakan negara kepulauan yang begitu unik di dunia, salah satu di antaranya adalah keberagaman suku dan budaya. Indonesia juga di kenal sebagai negara dengan keberadaan suku terbanyak di dunia, tentunya kita bangga dengan hal ini. Salah satu suku asal Indonesia yang cukup populer di dunia adalah suku dayak atau yang di kenal sebagai dayak borneo.

Anda pasti sangat familiar dengan suku dayak, suku asli yang mendiami pulau kalimantan. Suku dayak adalah suku yang mendunia karena tradisi tatonya, tidak hanya sekedar tato yang menghiasi setiap tubuh namun tentu saja, tato tersebut tampak unik dan berbeda seperti kebanyakan yang sering kita jumpai dalam kehidupan kita. 
tato dayak
foto : detikkalbar.com
Seperti dilansir dailymail.co.uk, adanya tradisi tato suku dayak di Indonesia menunjukan bahwa Indonesia memiliki sebuah kerajinan tinta yang begitu mengagumkan sebagai warisan tato kuno yang dapat membantu mempromosikan kebudayaan tersebut kepada masyarakat adat di dunia.

Walaupun bagi masyrakat pada umumnya, tato merupakan sebuah tren yang menjadi sebuah simbol kebebasan setiap orang dalam mengungkapkan sebuah keindahan seni namun bagi masyrakat dayak , tidak semua orang dapat memiliki tato ( tato dayak) karena bagi masyrakat dayak tato merupakan sesuatu yang memiliki makna dan tidak hanya sekedar sebuah hiasan tubuh.

Banyak motif tato dalam tradisi suku dayak karena dalam pembuatannya harus mengikuti struktur sosial orang yang akan dibuatkan tato. Namun walau meiliki bentuk dan gambar yang berbeda, secara realitasnya bahwa tato pada suku dayak memiliki makna yang sama.

Tato dayak merupakan warisan tato dunia karena tato dayak merupakan salah satu tato tertua di dunia yang masih dilestarikan, yang bahkan diperkirakan melebihi umur tato mesir walaupun belum ada bukti yang otentik. Walaupun begitu, pada masyrakat dayak modern tradisi tato sudah mulai di tinggalkan dan kini hanya sebagian kecil masyrakat dayak yang mempertahankan kebudayaan tato ini.

Semoga saja sebagai warisan tato kuno, banyak para generasi muda dapat mempertahankan kebudayaan tato suku dayak karena sangat di sayangkan di kemudian hari Indonesia akan kehilangan kebudayaan tato kuno di dunia.

Berbicara tentang suku dayak di pulau borneo, mungkin seakan-akan tidak akan pernah habis-habis, begitu banyak cerita, mitos dan budaya yang dapat di angkat dari suku dayak. Salah satu yang berkembang di masyarakat yang tidak terlalu memahami suku dayak , terkadang banyak yang akan mempertanyakan apakah Suku Dayak itu adalah suku asli dari Indonesia ? atau mungkin juga Malaysia?

Memang sedikit menjadi polemik tersendiri ketika membahas Indonesia dan Malaysia, terlebih ketika ada 1 suku yang ada dan tinggal di dua negara yang tidak terlalu akur ini. Pasti terdapat berbagai argumen-argumen yang menyatakan siapakah sebenarnya pemilik asli suku dayak ini ? apakah Indonesia ? ataukah malaysia. Mungkin ini juga lah yang menjadikan Grace, salah satu liker ngawicybers.blogspot Blog mempertanyakan mengenai hal ini.

Penari Dayak @ The Jakarta Post
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa suku dayak adalah suku yang terbesar yang berada di pulau kalimantan. Suku dayak adalah suku yang hidup berkelompok yang dapat anda jumpai di pedalaman, daerah gunung, dan sebagainya ( namun di era modern, suku dayak telah menjamur di perkotaan). Sebenarnya dahulu kata dayak itu diberikan oleh sebagian besar orang-orang Melayu yang merantau  ke Kalimantan dan sebenarnya orang dayak pada saat itu keberatan memakai nama dayak. Mengapa? karena terdengar seperti agak negatif pada kala itu , padahal, semboyan orang dayak adalah “Menteng Ueh Mamut”, yang memiliki arti seseorang dengan kekuatan gagah berani, serta tidak kenal menyerah atau pantang mundur.

Sebenarnya suku dayak bukan asli Indonesia ataupun asli malaysia, jika melihat sejarah masuknya suku dayak mula-mula, maka sebenarnya suku dayak adalah asli Yunan, sebuah daerah di Cina Selatan. Maka dari itu ketika anda ke Pulau Borneo , entah di Indonesia atau Malaysia, maka anda akan menjumpai suku dayak asli yang terlihat seperti orang-orang tionghoa.

Melihat keaslian suku dayak masa kini, maka sangat naif ketika kelak salah satu negara mengklaim bahwa suku dayak asli dari mereka. Terlebih bagi Indonesia sendiri, suku dayak begitu erat kaitannya dengan kaltim, kalbar, kalsel dan kalteng, sehingga ketika mendengar dayak, maka yang akan terlintas dalam benak kita orang Indonesia pasti akan mengarah ke 4 provinsi tersebut. Padahal sejatinya di malaysia pun ( borneo) juga banyak suku dayak terlebih di serawak. Suku dayak kini bukan asli dari negara manapun, suku dayak adalah suku asli pulau Borneo baik itu adalah Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam. Jadi akan sangat lumrah ketika anda menjumpai kesamaan adat dan budaya antara Dayak yan ada di Indonesia dengan Dayak yang ada di Malaysia.

Itulah yang sebenarnya tentang suku dayak , suku dayak adalah asli kalimantan. Semoga sedikit penjelasan saya ini dapat di pahami dan menjadi sebuah pengetahuan baru .  Terima kasih grace untuk pertanyaannya.



Anda bisa memberikan pertanyaan atau usul artikel pada fanspage kami di ngawicybers.blogspot Blog, maka kami akan mereview nya pada blog ini.

Berbicara suku dayak , suku ini selalu menawarkan sejuta kisah yang seakan-akan tidak peranh habis untuk di bahas dan diangkat kedalam sebuah tulisan. Memang suku dayak, tidak hanya terdiri dari 1 subsuku, melainkan terdiri dari puluhan subsuku dan setiap subsuku memiliki kebudayaannya tersendiri, gaya hidupnya sendiri, dan kehidupannya sendiri dan tentu memiliki mitos sendiri yang berbeda-beda. Secara garis besar suku dayak adalah sama namun dengan banyaknya subsuku dayak menjadikan dayak sebagai suku yang berkarakteristik berbeda-beda. Menaik bukan ?

Salah satu subsuku dayak yang penulis akan diabahas adalah suku Dayak Ma'anyan. Penulis merupakan salah satu bagian dari Suku Dayak Maanyan, suatu kebanggan bisa menjadi bagian dari keluarga dayak ini. Dayak maanyan adalah salah satu subsuku dayak yang kadang dikenal juga sebagai Suku Dayak Barito Timur. Suku dayak ini mayoritas memang tersebar luas di Barito timur, Kalimantan Tengah. Jika anda pergi ke daerah Barito Timur, maka anda akan menemui mayoritas suku ini yang tentunya sangat ramah kepada pendatang hehehe.

Copyright
Salah satu yang menarik dari suku dayak maanyan adalah beras kuning. Konon kabarnya ketika suku dayak maanyan menebar beras kuning, itu merupakan sesuatu yang sangat di takuti oleh orang lain, Seperti pernah kejadian di Barito timur, dimana Polisi dipaksa mundur oleh kumpulan orang dayak, setelah orang dayak maanyan menaburkan beras kuning? sebernarnya ada apa dengan beras kuning ini? kenapa begitu menakutkan bahkan polisi pun ketakutan kala itu?

Dalam tradisi suku kami, dayak maanyan, menurut kabar yang berkembang di masyrakat menabur beras kuning i artinya adalah memanggil roh-roh leluhur yang akan memberikan kekuatan kepada suku dayak maanyan. Jika anda pernah mendengar Mandau terbang, maka dari segi spiritual maka menebar beras kuning memiliki arti yang sama. Itulah mengapa ketika beras kuning telah di tabur sangat begitu ditakuti. Tapi tidak dengan sembarangan beras kuning ini ditabur dan pertanyaan yang akan timbul adalah mengapa suku dayak maanyan sampai harus mengeluarkan dan menaburkan beras kuning ?

Jawaban yang masuk akal , mengapa suku dayak harus sampai menaburkan beras kuning adalah karena mempertahankan diri karena orang dayak tidak akan menyerang jika memang tidak merasa terancam. Sebuah kisah pada tahun 2014, di mana polisi dipaksa mundur oleh ratusan warga yang tergabung dalam Komando Pertahanan Adat Dayak Bartim yang berunjuk rasa di DPR Bartim karena tidak puas dengan keputusan KPU yang tidak mengindahkan syarat minimal perolehan kursi di DPRD bagi calon bupati saat itu. Karena Suku dayak pada saat itu merasa terdesak oleh aparat polisi, sehingga mereka harus menaburkan beras kuning untuk menghantam mundur polisi.

Dilain sisi menabur beras kuning ke atas langit maka roh penguasa yang ada di dalam beras kuning dapat hadir keacara atau ritual pemanggilan yang dilakukan oleh orang tersebut. Roh yang ada di dalam beras kuning itu adalah putri selong dan raja angking langit. Sebelum melaksanakan ritual, basir akan memilih beras yang terbaik dan mencampurkan beras tersebut dengan minyak yang bermakna bahwa segala sesuatu yang jahat akan sirna. ( Hewu Eray )


Itualah mengapa, beras kuning sangat ditakuti ketika telah ditaburkan oleh suku dayak maanyan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk mengenal suku dayak kami, suku dayak maanyan. Dan untuk selanjutnya akan membahas kebudayaan dayak lainnya yang lebih menarik dan memberikan pengetahuan tentang suku dayak di kalimantan .

Apakah anda mengetahui tentang suku paling terisolasi di dunia bernama Suku Sentinel ? suku sentinel merupakan sebuah suku yang tinggal dan hidup disebuah pulau beraama North Sentinel Island. Nama suku sentinel di berikan kepada penduduk asli pulau tersebut diambil dari nama pulau itu sendiri. Tidak ada yang mengetahui secara pasti nama suku asli mereka karena pulau yang mereka huni sangat tidak aman untuk dikunjungi, sehingga tidak ada informas yang mendetail mengenai siapa mereka dan bagaiamana hidup mereka. Jika anda mengukti blog ini, maka sebenarnya artikel ini merupakan kelanjutan dari artike sebelumnya tentang pulau terpencil yang sangat ditakuti di dunia.

Suku Sentinel atau juga sering di sebut Sentinelese merupakan suku yang dianggap sebagai manusia mula-mula yang muncul dari Afrika yang di perkirakan telah meninggali North Sentinel ISland selama 60.000 tahun. Jumlah pasti penduduk di pulau tersbut masih belum bisa diketahui karena sulitnya mendapatkan informasi.

Copyright (c) northsentinelisland.com
Sentinelese merupakan satu-satunya suku yang hingga kini masih ada di dalam rantai Andaman. Andaman sendiri adalah sebuah kepulaun yang ada di teluk Bengkala. Menurut Dokumen arab dan persia, suku-suku yang ada di kepulauan Andaman dihuni oleh suku-suku yang ganas dan salah satunya Sentinelese. Banyak kontak yang telah dilakukan untuk mencari informasi mengenani suku Sentinelese, seperti halnya memberikan berbagai kebutuhan untuk Sentinelese dengan maksud agar tradisi mereka yaitu yang selalu menganggap pendatang adalah musuh dapat dihilangkan, namun itu semua adalah sia-sia, akhirnyapun hanya akan di sambut dengan panah , tombak dan batu.

Perawakan fisik Sentinelese dapat dikategorikan sebagai Negro, yaitu sebuah kelompok yang memiliki perawakan fisik seperti halnya di Afrika yaitu memiliki kulit yang sangat gelap dan memiliki rambut yang keriting. Informasi tersebut didapatkan dari pengataman secara langsung di pulau tersebut namun hanya mengamati dari kejauhan. Semua informasi yang didapat tentang Sentinelese memang hanya bisa dilakukan dari jarak jauh, karena keterbatasan akses untuk mendekati pulau tersebut. Sedikit saja, ada di tepi pantai, maka tidak segan-segan suku ini , akan menyerang dan bahkan membunuh seperti yang telah penulis jelaskan pada tulisan pulau terpencil yang sangat ditakuti di dunia.

Berikut merupakan salah satu video yang menunjukan upaya melakukan komunikasi atau kontak dengan Sentinelese dengan memberikan kelapa tapi mereka tidak berani mendekati pulau itu dan menjaga jarak, karena terlihat ada dari mereka telah siap dengan senjatanya.



Tidak ada penyerangan dalam video tersebut, namun itu kita telah bisa melihat secara dekat suku Sentinel yang terasing tersebut, bagaimana mereka menyambut pendatang baru dan bagaimana mereka tidak menyukai pendatang baru walau sebenarnya mereka juga menyukai bantuan dari orang luar. Tapi yang pasti , mereka dapat hidup dengan caranya sendiri, terbukti mereka masih bisa bertahan hidup meski pulau ini merupakan pulau yang juga pernah diterpa tsunami tahun 2004 sehingga dapat disimpulkan mereka memang dapat mempertahankan diri walau tanpa bantuan penduduk luar pulau dan hidup dengan terisolasi.

Ngawi Cyber

Diberdayakan oleh Blogger.