Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan


Diantara bantahan yang paling saya suka adalah bagian bantahan tentang hadits sebaik-baik manusia adalah pada kurun waktuku, kemudian setelahnya, kemudian setelahnya (cuma 3 generasi).

Ketika saya lihat video Nusron Wahid membawakan hadits ini kenapa menyebutkan "tsuma ladzi yalu nahum" nya lebih dari 3 kali bahkan diakhir dia menyebutkan sampai seterusnya. Saya mendengarnya sangat rancu sekali.

Baca Juga : Video ust Yusuf Mansur Menangis Tersedu atas Kelakuan Nusron Wahid

Alhamdulillah Ust. Al Amiry membuat bantahan atas argumen ini, Barakallahufiik.
Semoga kita terhindar dari api neraka jahanam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari fitnah Al masih ad dajjal.

Berikut kutipan bantahannya :
Ini adalah makna derajat kebaikan. Saya ingin bertanya, sejarah membuktikan pada zaman bani Abbasiyyah (khalifah Abbasiyah ke 16), sultan Khalifah Al-Mu’tadhid billah pernah mengangkat seorang gubernur. Namanya Umar bin Yusuf, seorang kristen ta’at. Menjadi gubernur di Al-Anbar Iraq. Apakah di waktu itu tidak ada surat Al-Maidah 51? Apakah ulama-ulama pada masa itu kalah shalih dan kalah alim dengan ulama-ulama hari ini?
(Selesai)
Bantahan:
1- Nusron Wahid menyebutkan sebuah hadits untuk membenarkan apa yang dia inginkan. Akan tetapi di sini saya ingin mengkritik apa yang dia bawa. Pertama teks haditsnya tidak seperti itu. Teks yang benar adalah:
خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ يَجِيءُ أَقْوَامٌ تَسْبِقُ شَهَادَةُ أَحَدِهِمْ يَمِينَهُ، وَيَمِينُهُ شَهَادَتَهُ
“Sebaik-baik zaman manusia adalah zamanku. Kemudian setelahnya dan kemudian setelahnya. Kemudian akan datang setelahnya kaum-kaum yang persaksian salah seorang dari mereka mendahului sumpahnya dan sumpahnya mendahului persaksiannya” (HR. Bukhari Muslim)
Jadi yang disebutkan dalam hadits, hanyalah 3 zaman. Setelah lewatnya ketiga zaman tersebut, maka akan ada zaman yang buruk dan penuh dengan kedustaan. Dan 3 zaman yang dimaksud oleh Rasulullah adalah zaman Rasulullah sendiri  bersama para sahabatnya, kemudian zaman tabiin dan kemudian zaman tabiut tabiin. Hal tersebut sebagaimana yang dikatakan oleh Imam An-Nawawi rahimahullah ta’ala:
وَالصَّحِيحُ أَنَّ قَرْنَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّحَابَةُ وَالثَّانِي التَّابِعُونَ وَالثَّالِثُ تَابِعُوهُمْ
“Dan yang benar bahwa zaman nabi shallallahu alaihi wa sallam adalah zaman para sahabat. Dan yang kedua adalah zaman Tabi’in dan yang ketiga adalah Zaman Tabiut tabiin” (Syarh Shahih Muslim 16/85)
Jadi hadits ini adalah hadits yang mentazkiah dan merekomendasikan zaman yang terbaik kondisi agamanya. Jadi jangan merenovasi dengan menambahkan kata “tsummalladziina yaluunahum (kemudian setelahnya)” dengan sangat banyak untuk memasukkan zaman yang banyak kerusakan ke dalam 3 zaman yang direkomendasikan atau ditazkiah oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.
2- Hadits ini adalah tazkiyah zaman secara umum bukan tazkiyah untuk afrad (personal) terlebih sampai menganggap maksum seseorang dengan hadits ini. Bukan itu. Betapa banyak dari kalangan sahabat yang melakukan kesalahan karena mereka tidak maksum, maka bagaimana zaman setelah mereka? Maka mereka lebih tidak maksum dan sangat mungkin berbuat salah. Ya masuk di antaranya adalah Al-Mu’tadhid Billah. Jadi ini hanyalah tazkiyah zaman secara umum bukan membenarkan perbuatan setiap person yang masuk ke dalamnya. Terlebih zaman Al-Mu’tadhid billah yang tidak masuk ke dalam zaman yang ditazkiyah oleh Rasulullah.
3- Anggaplah memang benar bahwa Al-Mu’tadhid billah mengangkat seorang nashrani menjadi gubernur, maka perbuatan ini sama sekali tidak ada pengaruhnya karena perbuatan ini menyelisihi ijma’ ulama yang menyatakan haramnya memilih seorang kafir menjadi pemimpin.
Imam An-Nawawi menukil perkataan Al-Qadhi Iyadh:
أَجْمَعَ الْعُلَمَاءُ عَلَى أَنَّ الْإِمَامَةَ لَا تَنْعَقِدُ لِكَافِرٍ وَعَلَى أَنَّهُ لَوْ طَرَأَ عَلَيْهِ الْكُفْرُ انْعَزَلَ
“Para ulama telah berijma bahwasanya kepemimpinan tidak akan sah terjadi untuk orang yang kafir. Dan seandainya timbul dari dirinya kekufuran, maka dia harus dilengserkan” (Syarh Shahih Muslim 12/229)
Ini imam An-Nawawi yang menukilnya dari Al-Qadhi Iyaadh rahimahumallah.
Bukan hanya itu, Ibnu Hazm rahimahullah juga mengatakan:
وَاتَّفَقُوا أَن الامامة لَا تجوز لامْرَأَة وَلَا لكَافِر وَلَا لصبي لم يبلغ وانه لَا يجوز ان يعْقد لمَجْنُون
“Dan para ulama telah bersepakat bahwasanya kepemimpinan tidak boleh untuk wanita, orang kafir, dan anak kecil yang belum baligh dan bahwasanya kepemimpinan tidak boleh pula untuk orang yang gila” (Maraatib Al-Ijmaa’ 1/126)
Maka bagaimana pun perbuatan seseorang, jika dia menyelisihi ijma’ maka perbuatan itu sama sekali tidak ada harganya dan tidak berpengaruh, bahkan tidak boleh diamalkan.
4- Ketika Nusron Wahid membawakan hadits ini, justru dia telah menembak dirinya sendiri. Mengapa? Karena jelas-jelas Umar radhiyallahu anhu hidup di zaman pertama (yang mana Rasulullah telah mentazkiah zaman tersebut). Umar telah melarang ummat islam untuk mengangkat orang kafir menjadi pemimpin.
Sedangkan Umar telah ditazkiah zamannya oleh Rasulullah shalllallahu alaihi wa sallam. Lantas bagaimana dengan zamannya Al-Mu’tadhid billah? Mana yang lebih baik? Zamannya Umar atau Al-Mu’tadidh? Maka itu sama saja dengan senjata makan tuan. Menggunakan dalil namun menghancurkan argumentasi sendiri.

alamiry.net

Reportase Terkini - Baru-baru ini, penistaan terhadap agama Islam kembali terjadi. Menurut laporan Ormas Front Pembela Islam (FPI) Kota Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), ditemukan panci yang memuat stiker lafadz “Alhamd-Allah”. Seorang warga mendapatkan hadiah berupa panci tersebut sesuai mengikuti pengajian.



Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim KH Abdushomad Buchori mengatakan, pihaknya dan kepolisian setempat akan mengusut tuntas kasus ini. Saat ini, sedang ditelusuri siapa pembuat panci tersebut.

“Sama seperti kasus sandal kemarin, pasti akan akan kami laporkan. Pada prinsipnya itu penodaan agama,” ujarnya.

Abushomad mengatakan, pengusutan dilakukan oleh MUI Pasuruan, tempat panci tersebut ditemukan. Penistaan terhadap agama  Islam seperti ini , lanjut dia, memang bukan yang pertama kali terjadi. Pada kasus sandal berla1fadz Allah yang terjadi belum lama ini, perkaranya sudah berada di pengadilan namun belum sampai pada putusan vonis.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat KH Tengku Zulkarnain mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Sebab, menurutnya, kejadian ini merupakan kesengajaan dan bentuk penghinaan secara terang-terangan terhadap Islam

“Kalau di panci sudah jelas menghina. Masak Allah ada di panci. Kalau itu, polisi harus segera bertindak,” tuturnya.

Pengusutan tersebut, kata ustaz Tengku, penting dilakukan semata-mata untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan. Sebab, penistaan terhadap agama  Islam bukan kali yang pertama terjadi. Sebelumnya lafadz Allah juga pernah dinistakan karena ditampilkan pada sesuatu yang tidak semestinya, seperti sandal, celana, permen, dan terompet.

“Kalau ini, polisi jangan pura-pura tak tahu lah. Basmi saja daripada tumpah darah,” ujar dia. Ia melihat, maraknya penistaan terhadap agama Islam merupakan hal yang disengaja untuk mengalihkan isu tertentu, seperti dilansir dariharian republika. Agama menurutnya, merupakan hal yang paling sensitif untuk memicu keributan.

Sumber : Halhalal.com

Reportase Terkini - Ada 5 kriteria yang jika ada pada diri seorang muslimah, segeralah lamar muslimah tersebut.


1. Penuh Cinta Kasih
Allah SWT Berfirman:
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia ciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tentram kepadanya. Dan Dia jadikan diantara kalian rasa kasih dan sayang” (QS. Ar ruum:21)
Salah satu tujuan berumah tangga adalah agar tercipta rasa tentram dalam hidup. Rasa tentram ini didapat karena adanya rasa kasih sayang antara suami istri. Namun banyak kasus dimana seiring waktu, rasa kasih dan sayang istri terhadap suami perlahan-lahan pupus.
Jika ini terjadi, maka rasa tentram dalam berumah tangga pun tidak akan lagi tercapai. Keseharian rumah tangga justru bisa diwarnai dengan pertengkaran demi pertengkaran yang tiada habisnya. Lebih kacau lagi jika hadir pria idaman lain di tengah-tengah rumah tangga tersebut. Alhasil rumah tangga bisa bubar berantakan.
Maka perhatikanlah apakah ada sifat penuh kasih dan sayang pada diri calon pasangan kita. Parameternya bisa kita lihat dari cara ia memperlakukan anggota keluarganya sendiri. Bagaimana ia bersikap terhadap kedua orang tuanya, bagaimana ia bersikap terhadap kakak-kakaknya dan bagaimana ia memperlakukan adik atau keponakannya.

2. Istri Yang Subur
Rasulullah SAW bersabda:
“Menikahlah dengan wanita-wanita yang penuh cinta dan yang banyak melahirkan keturunan. Karena sesungguhnya aku merasa bangga dengan banyaknya jumlah kalian pada hari kiamat kelak”.
Terwujudnya keharmonisan keluarga salah satunya dengan lahirnya buah hati hasil cinta di tengah-tengah keluarga tersebut. Dan sebaliknya banyak keluarga yang bubar jalan dengan alasan tiadanya anak yang membuat hari-hari mereka penuh keceriaan. Walaupun sebenarnya secara hakiki, ketiadaan anak adalah takdir-Nya jua yang harus disikapi dengan bijak.

3. Masih Gadis
Suatu ketika, Rasulullah SAW bertanya pada sahabat Jabir R.A, “Apakah kamu menikahi seorang gadis atau seorang janda?” Sahabat Jabir R.A menjawab, “Seorang janda”. Rasulullah SAW bersabda: “Mengapa kamu tidak menikahi seorang gadis yang kamu dapat bercumbu dengannya dan ia pun dapat mencumbuimu”.
Hadis ini bukan berarti bahwa seseorang tidak diperkenankan menikahi seorang janda. Rasulullah SAW pun banyak beristrikan seorang janda ketimbang gadis. Namun maksud hadist ini adalah dengan menikahi seorang gadis yang tentu saja masih lugu dalam urusan percintaan, akan memberikan kesenangan tersendiri yang tidak diperoleh dari wanita yang sudah pernah menikah sebelumnya. Hal ini tidak bertentangan dengan syari’at karena tujuan pernikahan sejatinya adalah hendak memperoleh kebahagiaan.

4. Berasal Dari Keturunan Yang Jelas
Asal muasal keturunan seseorang sedikit banyak akan mempengaruhi perilaku orang tersebut. Seseorang yang berasal dari keluarga baik-baik akan dibesarkan dengan penuh kebaikan pula. Ia pun akan tumbuh menjadi orang yang baik. Kebaikan yang kelak akan ia tularkan pula pada anak keturunannya.
Rasulullah SAW bersabda: “Wanita itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya kamu beruntung” (HR. Bukhari Muslim).

5. Taat Agamanya
Sebagaimana hadis yang sudah disebutkan pada point 4 di atas, sebaik-baik pilihan adalah seorang muslim yang memilih wanita pendamping hidup karena agamanya. Disebutkan di atas bahwa ia adalah orang yang beruntung. Betapa tidak, wanita yang taat agamanya akan bagus pula akhlaknya. Ia akan penuh kasih sayang pada suami dan anaknya. Ia akan ridha dengan pemberian suaminya. Ia pun akan menyenangkan pandangan suami ketika melihatnya. Ketika suami tidak berada di rumah, ia akan mampu menjaga kehormatan diri dan harta suaminya sehingga suami akan merasa tenang meninggalkannya untuk bepergian demi menyelesaikan berbagai urusan.
Wanita seperti itu tak lain adalah seorang wanita shalihah , seperti yang difirmankan Allah SWT:
“Sebab itu, maka wanita-wanita yang shalih adalah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak berada di tempat, oleh karena Allah telah memelihara mereka.....”. (QS An Nisa:34)

Sumber : Kabarmakkah

Reportase Terkini - Cina sebagai negeri yang aktif dalam perdagangan Internasional menyebabkan pedagang-pedagang muslim dari Arab melakukan perdagangan ke Cina sambil menyebarkan Islam di berbagai wilayah yang disinggahi. Adapun perjalanan yang dilalui dalam persebaran Islam di Cina adalah dengan melalui perjalanan darat dan laut.


Perjalanan darat dimulai dari daratan Arab sampai ke bagian barat Laut Tiongkok dengan melewati Persia dan Afganistan. Jalan ini terkenal dengan nama jalan sutra atau silk road. Akibat dari interaksi-interaksi yang dilakukan mereka dengan pedagang-pedagang lain termasuk pedagang-pedagang Cina menyebabkan adanya suatu pengenalan kehidupan negeri asal pedagang-pedagang tersebut baik dari segi sosial, budaya maupun agama, termasuk pengenalan yang dilakukan pedagang-pedagang muslim mengenai Islam yang secara tidak langsung.

Pedagang-pedagang Cina yang berinteraksi dengan pedagang-pedagang muslim sedikit banyaknya menerima kehadiran Islam bahkan mereka memeluk Islam sebagai agama mereka. Penyebaran Islam ini kemudian meluas hingga ke masyarakat Cina, khususnya wilayah-wilayah yang digunakan sebagai pusat perdagangan. Masyarakat Cina yang telah memeluk Islam meminta pedagang-pedagang muslim untuk mengajarkan Islam lebih banyak lagi.

Sungguh Ironis. Selama ini berita tentang penindasan pemerintah komunis RRC terhadap Muslim Uighur menghiasi banyak media, namun diam-diam di dalam tubuh rakyat RRC sendiri, Islam tengah tumbuh bagai jamur di musim penghujan. Dan hebatnya, Islam tumbuh di kalangan usia produktif, yakni di usia bawah 30 tahunan.
Baca Juga : Masya Allah!! Muadzin Yang Sedang Mengumandangkan Adzan ini Ternyata Adalah Seorang Bupati
Menurut survei yang dilakukan Sekolah Tinggi Filsafat di Renmin University of China, Islam memiliki jumlah pengikut terbesar dari kalangan warga Tiongkok di bawah usia 30 tahun, melebihi agama Buddha dan Katolik di negara terbesar di Asia tersebut.

“Islam cenderung memiliki demografis yang lebih muda,” kata Wei Dedong, profesor studi Buddhis di Sekolah Tinggi Filsafat di Renmin University of
China, yang berpartisipasi dalam pengamatan itu, kepada Global Times, seperti yang dimuat oleh OnIslam.net (11/7).

Wei melanjutkan, mayoritas Muslim di RRC berasal dari kelompok etnis minoritas, dan biasanya seorang muslimah dari kelompok itu melahirkan beberapa anak. “Anak-anaknya juga akan menjadi Muslim sementara sangat langka untuk menemukan orang dewasa berpindah ke Islam.”

Berdasarkan Survei Agama RRC 2015, Islam punya jumlah pengikut tertinggi dari kalangan anak muda. Sekira 22,4 persen dari mereka berusia di bawah 30 tahun. Setelah Islam, Katolik mengikuti dengan 22 persen. Sementara itu, lebih dari setengah penduduk Tiongkok berusia di atas 60 tahun memeluk agama Buddha dan Taoisme. Survei  itu dilakukan terhadap 4.382 orang di lokasi keagamaan di 31 wilayah yang dikumpulkan pada 2013 hingga 2015.

Beberapa bulan yang lalu, sebuah studi baru menemukan bahwa jumlah umat Islam diperkirakan akan melampaui orang Kristen sebanyak 1 persen setelah 2070. Menurut penelitian tersebut, jumlah umat Islam akan hampir sama dengan umat Kristen pada pertengahan abad ini, dengan peningkatan 30 persen pemeluk Islam.

Sumber: Muslimjuara.org

Reportase Terkini - hanya bisa menanggung sampai 45 titik rasa sakit. Namun ketika melahirkan, seorang ibu merasakan hingga 57 titik rasa sakit. Hal ini setara dengan 20 tulang retak dengan cara bersamaan pada satu saat.


Dapatkah anda bayangkan sekarang, rasa sakit dan cinta ibu? Nah Saat ini giliran kita untuk balas budi tak susah kok cuma butuh 1 detik untuk like, 1 detik untuk SHARE dan 20 detik untuk baca serta merenungkan 6 Pesan Ibu Pada Anak Lelakinya ini...

1. Ibu berkata, hargai istrimu seperti engkau menghormati ibumu, karena istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.

2. Ibu berkata, bila geram bisa tak berikan duit, bisa tak bicara dengan istrimu, namun janganlah berkelahi dengannya (membentaknya, memukulnya).

3. Ibu berkata, diam sajalah bila istrimu tengah geram. Ingatlah saat khalifah Umar bin Khattab dimarahi istrinya. Umar cuma diam saja tanpa ada menyanggah. Anda dapat pikirkan seseorang Umar yang kuat serta perkasa, bahkan juga setan juga takut bersua dengannya. Umar diam lantaran dia tahu benar begitu beratnya jadi seseorang ibu untuk anak-anaknya. Hari esok anak-anaknya sangatlah tergantung pada istrinya. Bila istrimu geram jadi diam serta dengarkan sajalah
Baca Juga : Tahukah Anda ? Inilah Hadiah Terindah Yang Akan Membuat Ibu Mu Sangat Bahagia
4. Ibu berkata, jantung rumah yaitu seseorang istri. Bila hati istri mu tak bahagia jadi seisi rumah bakal terlihat seperti neraka (tak ada canda tawa, manja, perhatian). Jadi sayangi istrimu supaya dia bahagia serta engkau bakal terasa seperti di surga.
Ibu berkata, besar atau kecil gajimu, seseorang istri terus mau di perhatikan. Dengan demikian jadi istrimu bakal senantiasa menyambutmu pulang dengan kasih sayang.

5. Ibu berkata, 2 orang yg tinggal 1 atap (menikah) tak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Lantaran keduanya bukanlah untuk berlaga tetapi rekan hidup selama-lamanya.
Ibu berkata, di luar beberapa wanita dambaan melebihi istrimu. Tetapi mereka mencintaimu atas basic apa yang anda mempunyai saat ini, bukanlah apa yang ada dirimu. Waktu anda temukan saat susah, jadi wanita itu bakal meninggalkanmu serta mempunyai pria dambaan lain dibelakangmu.

6. Ibu berkata, banyak istri yang baik. Namun di luar sana banyak pria yang mau memiliki istri yang baik serta mereka tak memperolehnya. Mereka bakal tawarkan perlindungan pada istrimu. Jadi janganlah dibiarkan istrimu meninggalkan rumah lantaran rasa sedih, Karena ia bakal susah sekali untuk kembali [reportaseterkini]

Reportase Terkini - Hukuman bagi Istri yang Berzina / Berselingkuh. “Dari Ubadah bin Shamit, ia berkata, ‘Setiap kali turun wahyu dari Rasulullah Saw., maka beliau terlihat sangat susah dan wajahnya berubah menjadi pucat. Pada suatu ketika wahyu turun kepadanya, dan beliau terkihat sangat susah. Setelah tenang kembali, beliau pun bersabda, ‘Ikutilah semua ajaranku. Allah telah menentukan hukum bagi kaum perempuan! Hukuman seorang perempuan yang bersuami adalah sesuai statusnya sebagai perempuan yang bersuami, dan hukuman seorang perawan juga sesuai statusnya sebagai perawan. Hukuman bagi perempuan yang bersuami adalah didera saratus kali, dan setelah itu dirajam atau dilempari dengan batu. Sedangkan hukuman bagi seorang perawan adalah didera seratus kali serta dikeluarkan dari daerahnya selama satu tahun.” (HR. Muslim, 5/115).



Banyak orang yang keliru memahami Islam berkaitan dengan perempuan. Mereka menganggap bahwa Islam merupaka agama yang kejam, tidak berprikemanusiaan, dan bahkan cenderung barbar terhadap kaum perempuan. Untuk menguatkan anggapan mereka, digunakanlah dalil-dalil al-Qur’an dan juga hadits yang sekiranya dapat membenarkan pendapat mereka. Salah satunya yang berhubungan dengan hukum rajam dan cambuk bagi perempuan yang berselingkuh.

Padahal, hukuman rajam dan cambuk bagi seorang istri yang sengaja berselingkuh dengan lelaki lain (berzina), hal itu sesuangguhnya menunujukan betapa besarnya dosa yang ditanggung si pelaku. Hukuman ini juga berlaku bagi laki-laki (suami) yang secara sadar dan sengaja berselingkuh (berzina) dangan perempuan lain.

Baik suami maupun istri, kalau mereka dengan sengaja melakukan perzinaan (perselingkuhan) dengan orang lain, maka teramat besar dosa yang mereka tanggung. Dan, hukuman rajam serta cambuk itu merupakan salah satu gambaran akan beratnya dosa pertanggungjawaban mereka kepada Allah Swt.
Baca Juga : Pos Polisi Sarinah Thamrin Jakarta Di Serang Bom !! 6 Orang Tewas
Demikian juga dengan seorang perawan yang berzina. Hukuman berupa cambuk dan diusur dari kampungnya selama satu tahun tidak lain menggambarkan betapa besar kesalahan dan dosa perbuatanya itu.

Perselingkuhan dan perzinaan adalah perbuatan yang merusak kehormatan serta janji suci yang diucapkan atas nama Allah Swt dan Rasul-Nya. Itulah sebabnya perselingkuhan tidak saja merupakan penghianatan kepada Allah Swt.

Perzinaan dan perselingkuhan juga merupakan perbuatan yang dapat menghilangkan cahaya iman dari dalam hati pelakunya, mendatangkan rasa takut, doanya tertola, namnya dircoret dari daftar orang baik dan berbakti, diharamkan masuk surga, dan bahkan tidak diperkenankan mencium bau surga, serta pelakunya tidak dipandang oleh Allah Swt dengan pandangan rahmat, melainkan laknat. Karena itu, berhati-hatilah para istri dan para perawan terhadap perbuatan terkutuk ini. [reportaseterkini]

Reportase Terkini - Pusat Informasi Palestina, Rabu (3/9/2014), memberitakan bahwa Direktorat Kementrian Dalam Negeri Palestina mencatat sebanyak 2140 orang gugur selama agresi Zionis ke Jalur Gaza. Dan sejak itu pula sebanyak 5300 kelahiran bayi baru di Gaza.


Wakil Kementrian Dalam Negeri Palestina Kamil Madhi dalam keterangannya menegaskan bahwa kantornya kembali bekerja dengan seluruh tim yang ada usai agresi Zionis ke Jalur Gaza dengan kekuatan 100% untuk memberikan pelayanan segera kepada warga.
Baca Juga : MasyaAllah, Aa' Gym Menggalang Dana Untuk Pembangunan Masjid Di Gaza Palestina

Kementrian telah membentuk komisi darurat yang menangani situasi darurat selama agresi Zionis ke Jalur Gaza. Komisi tersebut bekerja dengan segala sarana yang ada untuk memberikan pelayanan pada semua kasus kemanusiaan saat perang.

Menurut laporan yang dikeluarkan kementrian dalam negeri, kantor kementrian yang tersebar di kota-kota dan kamp-kamp pengungsi di Jalur Gaza telah menyelesaikan dokumen untuk 5000 korban agresi yang kehilangan dokumen-dokumen mereka di bawah reruntuhan rumah-rumah mereka yang hancur.

Seperti Pribahasa mengatakan, mati satu tumbuh seribu. Pribahasa ini realitasnya terjadi di Gaza. Ribuan bayi lahir dengan jumlah yang lebih besar hadir untuk menggantikan warga Gaza yang gugur akibat serangan tentara penjajah zionis. [reportaseterkini]

Reportase Terkini - Disebutkan dalam kitab "As-Suluki" bahwa Muqatil bin Sulaiman pernah berkata: malaikat maut itu mempunyai ranjang yang terletak dilangit ke tujuh, ada yang mengatakan, dilangit ke empat. Allah Ta'ala menciptakan malaikat maut dari cahaya. Ia mempunyai 70.000 kami, mempunyai 4.000 sayap, yang seluruh jasadnya dipenuhi dengan beberapa mata dan lisan. Tidak ada seorang pun dari anak turun Adam, burung, termasuk setiap makhluk yang mempunyai nyawa kecuali dirinya berada dalam kekuasaan malaikat maut.

Ia memiliki wajah, mata, tangan dan telinga yang jumlahnya menurut bilangan seluruh manusia maupun makhluk yang bernyawa lainnya, maka ia mencabut ruh dengan menggunakan tangannya itu. Ia melihat dengan wajahnya tepat pada wajah manusia. Demikianlah cara ia mencabut nyawa para makhluk. Ketika seseorang telah meninggal, maka hilanglah dari jasadnya gambar orang tersebut.

Ada yang mengatakan, bahwa malaikat maut itu memiliki empat wajah. Satu wajah ada didepannya, yang kedua ada dikepalanya, ketiga ada dipunggungnya, dan keempat ada dibawah kedua telapak kakinya. Ketika ia mencabut ruh para nabi dan para malaikat, maka ia mencabut dari arah wajah yang ada dikepalanya. Ketika ia mencabut ruh orang mukmin, maka ia mencabut dari arah wajah yang ada dihadapannya. Ketika ia mencabut nyawa orang-orang kafir, maka dicabut dari arah wajah yang ada dipunggungnya. Ketika ia mencabut ruh para jin, maka dicabutlah ruh itu dari arah wajah yang ada dibawah kedua telapak kakinya. Salah satu kakinya berada diatas titian jahanam, sedangkan kaki yang lain berada diatas ranjang surga.
Baca Juga : Menurut Rasulullah inilah Keadaan Yang Paling Pedih Bagi Si Mayit Yang Baru Meninggal, Bacalah Untuk Renungan !
Adapun untuk mengetahui akhir ajal seseorang, malaikat maut tiba-tiba kejatuhan tulisan mati (catatan nama orang yang akan dicabut nyawanya) dan catatan sakit bagi seorang hamba. Ia lalu berkata: "Wahai Tuhanku, kapan aku mencabut nyawa seorang hamba itu?, dan dalam keadaan yang bagaimana aku menghilangkan ruhnya?"

Maka Allah Ta'ala berfirman: "Wahai malaikat maut, ini adalah termasuk ilmu samarKu, yang tidak akan bisa dilihat oleh seorang pun kecuali Aku, akan tetapi Aku memberitahukan kepadamu tentang keadaan waktunya, alamatnya yang akan kamu cabut nyawanya. Akan datang kepadamu malaikat yang Aku serahi mengurusi amal perbuatan manusia, dengan mengatakan: "Telah sempurna umar si Fulan". Malaikat yang diserahi mengurus rizki juga akan datang kepadamu dengan mengatakan: "Telah sempurna rizki dan amal perbuatan si Fulan".

Jika orang itu termasuk orang yang bahagia, maka tampak jelas pada namanya yang ditulis dalam bukunya yang ada dihadapan malaikat maut, dengan tulisan dari nur yang putih terletak dikiri kanan namanya, terdapat tulisan yang hitam. Kemudian masih belum sempurna bagi malaikat maut mengetahui hal yang demikian itu, sehingga ia kejatuhan daun dari pohon yang ada dibawah Arasy, dimana didalamnya telah tertulis nama orang yang waktu itu harus dicabut nyawanya. [reportaseterkini]

Reportase Terkini - Tahun baru masehi pada zaman kita ini dirayakan dengan besar-besaran. Suara terompet dan tontonan kembang api hampir menghiasi seluruh penjuru dunia di barat dan di timurnya. Tidak berbeda negara yang mayoritas penduduknya kafir ataupun muslim. Padahal, perayaan tersebut identik dengan hari besar orang Nasrani.



Inilah 14 Alasan Dilarangnya Merayakan Tahun Baru Dalam Islam

1. Turut merayakan tahun baru sama dengan meniru kebiasaan mereka. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita untuk meniru kebiasaan orang jelek, termasuk orang kafir. Beliau bersabda,
“Siapa yang meniru kebiasaan satu kaum maka dia termasuk bagian dari kaum tersebut.” (Hadis shahih riwayat Abu Daud)
Abdullah bin Amr –radhiallahu ‘anhuma- mengatakan:
“Barangsiapa yang tinggal dinegeri orang kafir lalu turut merayakan hari raya Nairuz dan Mahrajan bersama mereka dan ikut serta turut menyerupai mereka, kemudian dia mati dalam keadaan demikian, maka pada hari kiamat kelak dia akan dibangkitakan bersama mereka” (Sunan Al Kubro jilid: 9/243)

2. Mengikuti hari raya mereka termasuk bentuk loyalitas dan menampakkan rasa cinta kepada mereka. Padahal Allah melarang kita untuk menjadikan mereka sebagai teman setia dan menampakkan cinta kasih kepada mereka. Allah berfirman,
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (rahasia), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu..” (QS. Al-Mumtahanan: 1)
Baca Juga : Bantu Sebarkan!! Ternyata Meniup Terompet Pada Tahun Baru Adalah Tradisi Orang Yahudi
3. Hari raya merupakan bagian dari agama dan doktrin keyakinan, bukan semata perkara dunia dan hiburan. Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang di kota Madinah, penduduk kota tersebut merayakan dua hari raya, Nairuz dan Mihrajan. Beliau pernah bersabda di hadapan penduduk Madinah,
“Saya mendatangi kalian dan kalian memiliki dua hari raya, yang kalian jadikan sebagai waktu untuk bermain. Padahal Allah telah menggantikan dua hari raya terbaik untuk kalian; Idul Fitri dan Idul Adha.” (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Nasa’i).
Perayaan Nairuz dan Mihrajan yang dirayakan penduduk Madinah, isinya hanya bermain-main dan makan-makan. Sama sekali tidak ada unsur ritual sebagaimana yang dilakukan orang Majusi, yang memprakarsai dua perayaan ini. Namun mengingat dua hari tersebut adalah perayaan orang kafir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangnya. Sebagai gantinya, Allah berikan dua hari raya terbaik: Idul Fitri dan Idul Adha.

4. Allah berfirman menceritakan keadaan ‘ibadur rahman (hamba Allah yang pilihan). Firman Allah Subhanallahu wa taala dalam surah al-Furqan ayat 72, yang artinya:
“Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.” (Qs. al-Furqan:72)
Dalam ayat tersebut terdapat kata “al-Zur” (perbuatan-perbuatan yang tidak berfaidah). Menurut ulama tafsir, maksud al-Zur adalah perayaan-perayaan orang kafir (Ibn Katsir, 6/130). Jelas dari ayat ini Allah melarang kaum muslimin menghadiri perayaan kaum muyrikin.

5. Hadis Sahih al-Bukhari dan Muslim berikut ini, sabda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam yang artinya: “Sesungguhnya bagi setiap kaum (agama) ada perayaannya dan hari ini (Idul adha) adalah perayaan kita”.
Syekh Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan maksud hadis tersebut bahwa dilarang melahirkan rasa gembira pada perayaan kaum musyrikin dan meniru mereka (dalam perayaan). (Fathul Bari, 3/371).

6. Perayaan tahun baru identik dengan terompet. Tahukah kita bahwa meniup terompet adalah kebiasaan Yahudi sehingga ketika ada sahabat mengusulkan meniup terompet sebagai tanda masuknya shalat, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda,
“Membunyikan terompet adalah perilaku orang-orang Yahudi” (HR. Abu Daud; shahih)

7. Merayakan tahun baru, khususnya dengan acara musik dan pesta kembang api serta acara sejenisnya, pastilah membutuhkan dana yang tidak sedikit. Hal ini termasuk bentuk pemborosan yang dibenci oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya Allah membenci tiga hal pada kalian; kabar burung, membuang-buang harta, dan banyak bertanya.” (HR. Bukhari)

8. Salah satu bentuk perayaan tahun baru yang paling umum adalah menunggu detik-detik pergantian tahun, yakni tepat pukul 00:00. Dengan demikian, orang-orang yang merayakan tahun baru senantiasa begadang hingga dini hari. Begadang yang tidak memiliki kemaslahatan merupakan salah satu hal yang dibenci oleh Rasulullah. Jika tidak ada keperluan penting, Rasulullah biasa tidur di awal malam.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat isya’ dan ngobrol setelah isya’ (HR. Bukhari)

9. Sering kali, karena begadang sepanjang malam dan baru tidur menjelang fajar atau pagi hari, orang yang merayakan tahun baru meninggalkan Shalat Subuh. Bahkan terkadang shalat isya’ juga tidak dihiraukan karena acara perayaan sudah dimulai sejak petang. Meninggalkan shalat adalah salah satu dosa besar. Bahkan meninggalkan shalat dengan sengaja, bisa menjerumuskan seseorang ke dalam kekufuran.

10. Merayakan tahun baru dengan berbagai bentuk aktifitasnya, apalagi yang hura-hura, adalah termasuk menyia-nyiakan waktu. Padahal, dalam Islam, waktu sangatlah berharga 
sehingga Allah bersumpah demi waktu. Dan di akhirat nanti, seseorang juga tidak bisa beranjak dari tempatnya hingga ditanya waktunya untuk apa dihabiskan. Imam Syafi’i membuat kesimpulan yang sangat tepat terkait dengan waktu: “Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil)”

11. Perayaan tahun baru umumnya tidak memisahkan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram. Sehingga terjadilah ikhtilath yang luar biasa. Bersentuhan lawan jenis menjadi tidak terelakkan, bahkan memang disengaja.
“Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya.” (HR. Thabrani; shahih)

12. Perayaan tahun baru dengan musik dan acara sejenis, kadang juga disertai dengan hal yang jelas-jelas haram. Misalnya minuman keras. Jika ini yang dilakukan tentu dosanya semakin banyak.

13. Termasuk hal yang paling parah dalam perayaan tahun baru adalah terjerumus zina. Ini bukan kekhawatiran semata, karena faktanya banyak berita yang melaporkan pembelian kondom meningkat menjelang tahun baru dan paginya di tanggal 1 Januari ditemukan banyak kondom bekas di lokasi perayaan tahun baru. Ada yang berzina karena memang sudah direncanakan dari awal. Namun ada juga perempuan yang terjerumus ke dalam zina saat perayaan tahun baru karena dimulai dari ikhtilath dan mengkonsumsi minuman keras hingga mabuk. Na’udzubillah min dzalik.

14. Topi tahun baru yang berbentuk kerucut ternyata adalah topi dengan bentuk yang disebut Sanbenito, yakni topi yang digunakan Muslim Andalusia untuk menandai bahwa mereka sudah murtad dibawah penindasan Gereja Katholik Roma yang menerapkan inkuisisi Spanyol. Kini, 6 abad setelah peristiwa yang sangat sadis tersebut berlalu, para remaja muslim, anak-anak muslim justru memakai topi Sanbenito untuk merayakan tahun baru masehi dan merayakan ulang tahun. Sungguh ironis. [reportaseterkini]

Reportase Terkini - Akhir-akhir ini, masyarakat di seluruh penjuru dunia sedang menyambut pergantian Tahun Baru 2016. Seperti negara-negara lain di dunia, masyarakat di Indonesia pun, khususnya yang Muslim ternyata juga tidak ketinggalan untuk bersiap-siap merayakannya.


Jika di beberapa negara Asia, seperti Jepang, Korea, dan China, masyarakatnya menghabiskan malam Tahun Baru dengan mengunjungi tempat ibadah untuk berdoa. Maka di Indonesia, meniup terompet sudah menjadi tradisi masyarakat saat menyambut pergantian tahun.
Sayangnya, hingga saat ini tak banyak orang yang tahu mengapa terompet dipilih untuk menyambut datangnya tanggal 1 Januari tersebut!! Dan yang lebih ironi, mereka juga tidak tahu menahu tentang hukumnya menurut syariat Islam!!!
Semula, “budaya meniup terompet ini merupakan budaya masyarakat Yahudi” saat menyambut tahun baru bangsa mereka yang jatuh pada bulan ke tujuh pada sistem penanggalan mereka (bulan Tisyri). Walaupun setelah itu mereka merayakannya di bulan Januari sejak berkuasanya bangsa Romawi kuno atas mereka pada tahun 63 SM. Sejak itulah mereka mengikuti kalender Julian yang kemudian hari berubah menjadi kalender Masehi alias kalender Gregorian.
Baca Juga : Astaghfirullah !! Adzan Di Kumandangkan Untuk Iringi Lagu Gereja Di Perayaan Natal Bersama Nasional
Pada malam tahun barunya, masyarakat Yahudi melakukan introspeksi diri dengan tradisi meniup shofar (serunai), sebuah alat musik sejenis terompet. Bunyi shofar mirip sekali dengan bunyi terompet kertas yang dibunyikan orang Indonesia di malam Tahun Baru.
Sebenarnya, shofar (serunai) sendiri digolongkan sebagai terompet. Terompet diperkirakan sudah ada sejak tahun 1.500 sebelum Masehi. Awalnya, alat musik jenis ini diperuntukkan untuk keperluan ritual agama dan juga digunakan dalam militer terutama saat akan berperang. Kemudian terompet dijadikan sebagai alat musik pada masa pertengahanRenaisance hingga kini.
Inilah sejarah terompet dan asal penggunaannya. Dia merupakan syi’ar dan simbol keagamaan Yahudi dan orang-orang Kafir saat merayakan tahun baru. Selain itu, terompet juga dipakai oleh bangsa Yahudi dalam mengumpulkan manusia saat mereka ingin beribadah dalam sinagoge (tempat ibadah) mereka.
Baca Juga : Setelah Murtad Dan Masuk Kristen Artis Papan Atas Asmirandah Jatuh Miskin
Perkara ini telah dijelaskan oleh hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Abdullah bin Umarradhiyallahu ‘anhu saat beliau berkata,
“Dahulu kaum Muslimin saat datang ke Madinah, mereka berkumpul seraya memperkirakan waktu sholat yang (saat itu) belum di-adzani. Di suatu hari, mereka pun berbincang-bincang tentang hal itu. Sebagian orang diantara mereka berkomentar, “Buat saja lonceng sepertilonceng orang-orang Nashoro”. Sebagian lagi berkata, “Bahkan buat saja terompet seperti terompet kaum Yahudi”. Umar pun berkata, “Mengapa kalian tak mengutus seseorang untuk memanggil (manusia) untuk sholat”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Wahai Bilal, bangkitlah lalu panggillah (manusia) untuk sholat (adzan)”. (HR. Al-Bukhari nomor 604 dan Muslim nomor 377)
Dari Abu ‘Umair bin Anas dari bibinya yang termasuk shahabiyah anshor, “Nabi memikirkan bagaimana cara mengumpulkan orang untuk shalat berjamaah. Ada beberapa orang yang memberikan usulan. Yang pertama mengatakan, ‘Kibarkanlah bendera ketika waktu shalat tiba. Jika orang-orang melihat ada bendera yang berkibar maka mereka akan saling memberi tahukan tibanya waktu shalat. Namun Nabi tidak menyetujuinya. Orang kedua mengusulkan agar memakai terompet. Nabipun tidak setuju, beliau bersabda :  ‘Membunyikan terompet adalah perilaku orang-orang Yahudi.’ Orang ketiga mengusulkan agar memakai lonceng. Nabi berkomentar, ‘Itu adalah perilaku Nasrani.’ Setelah kejadian tersebut, Abdullah bin Zaid bin Abdi Rabbihi pulang dalam kondisi memikirkan agar yang dipikirkan Nabi. Dalam tidurnya, beliau diajari cara beradzan”. (HR. Abu Daud, shahih)
Baca Juga : Astaghfirullah, Menjelang Tahun Baru Beredar Terompet Berbahan Sampul Al-Qur'an
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Terompet dan sangkakala sudah dikenal. Maksudnya (hadits ini), bahwa terompet itu ditiup lalu berkumpullah mereka (orang-orang Yahudi) saat mendengar suara terompet. Ini adalah syi’ar kaum Yahudi. Ia disebut juga dengan shofar (serunai)”. [Lihat Fathul Bari (2/399), cet. Dar Al-Fikr]
Syaikhul Islam Abul Abbas Al-Harroniy rahimahullah berkata, “Tujuan kita disini bahwa Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam tatkala membenci terompet Yahudi yang tertiup dengan mulut dan lonceng Nashoro (Kristen) yang dipukul dengan tangan, maka beliau menjelaskan sebab (beliau membenci terompet) bahwa ini (terompet Yahudi) termasuk urusan agama Yahudi, dan beliau menjelaskan sebab (beliau membenci lonceng) bahwa ini (lonceng Nashoro) termasuk urusan agama Nashoro.
Karena penyebutan sifat setelah hukum menunjukkan bahwa ia adalah sebab bagi kebencian tersebut. Ini mengharuskan pelarangan dari segala perkara yang termasuk urusan agama Yahudi dan Nashoro”. Demikianlah perkaranya. Padahal terompet Yahudi, konon kabarnya ia terambil dari Musa –alaihis salam- dan bahwa di zaman beliau terompet ditiup. Adapun lonceng, maka ia perkara yang diada-adakan. Sebab mayoritas syariat kaum Nashoro telah diada-adakan oleh para pendeta dan ahli ibadah mereka.
Kebencian Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap terompet Yahudi dan lonceng Nashoro demi menyelisihi mereka. Ini menuntut dibencinya jenis suara ini secara mutlak pada selain sholat juga. Karena hal itu termasuk urusan agama Yahudi. Sebab orang-orang Nashoro memukul lonceng di luar waktu-waktu ibadah mereka… Sungguh kebanyakan orang dari kalangan umat ini (baik raja, maupun selainnya) telah tertimpa oleh syi’ar Yahudi dan Nashoro ini”. [Lihat Al-Iqtidho’ (5/19)]
Apa yang dinyatakan oleh Syaikhul Islam rahimahullah amatlah benar. Anda lihat di malam tahun baru, banyak diantara kaum Muslimin yang jahil ikut meniup terompet. Padahal semua itu adalah syi’ar agama Yahudi yang dilarang untuk ditiru.
Jika ada yang berkata, “Ini kan sekedar tiup terompet, kenapa dilarang?“. Maka jawabannya : Keserupaan fisik dan dzahir bisa membuat kedekatan hati dan batin. Contoh sederhananya, misalnya jika sesroang bertemu dengan orang lain yang seragamnya sama, maka ia akan langsung merasa dekat dan bisa jadi akrab. Inilah penyebab dilarangnya menyerupai suatu kaum diluar Islam.
Lantaran itu, perbuatan ini kita harus jauhi, sebab Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda : 
“Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut”. (HR. Abu Dawud nomor 4031). Dihasankan oleh Al-Albaniy dalam Takhrij Al-Misykah nomor 4347)
Walaupun dalam hal yang mungkin dianggap kecil seperti terompet, akan tetapi Rasulullahshallallahu’alaihi wa sallam telah mengingatkan hal ini. Karena sedikit demi sedikit, sejengkal demi sejengkal dan mulai dari hal yang kecil akan mengikuti mereka.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun, -pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?”. (HR. Muslim nomor 2669)
Baca Juga : FUI : Indonesia Darurat Pemurtadan, Lebih Dari Dua Juta Orang Murtad Setiap Tahunnya
Berkata Sufyan Ibnu ‘Uyainah dan yang lainnya dari kalangan salaf,
“Sungguh orang  yang rusak dari kalangan ulama kita, karena penyerupaannya dengan Yahudi. Dan orang yang rusak dari kalangan ahli ibadah kita, karena penyerupaannya dengan Nashrani”. (Iqtidha’ Ash-Shirathil Mustaqim 1/79 Dar A’Alamil Kutub, Beirut, cet. VII, 1419 H, tahqiq: Nashir Abdul Karim Al-‘Aql, Syamilah)
Orang Nashrani dan Yahudi tidak akan ridha sampai kita mengikuti mereka. Allah Ta’alaberfirman : 
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka”. (QS. Al-Baqarah 2 : 120)
Terakhir, kami nasihatkan kepada kaum Muslimin semuanya agar menjauhkan terompet-terompet Yahudi dari anak-anak dan rumah-rumah kita setelah kita mengetahui keharamanya, serta membenci dan meninggalkannya. Sebab, benda itu hanyalah mengingatkan kita kepada agama dan syi’ar kekafiran mereka, yakni bangsa yang disebut Allah sebagai bangsa kera dan babi, yakni Yahudi. [AH/mac/pao]
Sumber : Manjanik.com

Reportase Terkinipenyanyi dangdut, dan pembawa acara Julia Perez (35) berniat menjual salah satu mobil mewahnya, Land Rover Range Rover abu-abu. 


Dalam akun Instagram-nya, @juliaperrezz, mantan kekasih pesebak bola Gaston Castano itu mengunggah foto-foto mobilnya. Ada yang tampak depan, tampak samping, mesinnya, juga bagian dalam kendaraan tersebut. 

Banyak cara para artis dalam beramal. Namun cara Julia Perez (Jupe) untuk membantu pembangunan masjid di Papua patut mendapat apresiasi. Pasalnya, ia rela menjual mobil pribadinya jenis Range Rover silver dengan harga di bawah pasaran.

Diperkirakan mobil mewah Jupe, keluaran 2010 masih berkisar di harga Rp 1 miliar. Namun Jupe akan melepasnya seharga Rp 700 juta. Diakui pelantun Lonely itu, dirinya ingin mulai berjihad di jalan Allah SWT.
“Aku pengin jihad karena selama ini aku sudah dikasih banyak sama Allah SWT, seperti rumah, mobil, kesehatan. Sekarang waktunya aku untuk beramal,” ujar Jupe, di kawasan Pintu II, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (17/12/2015) malam, seperti dilansir liputan6.com.

Peraih penghargaan sebagai Penyanyi Dangdut Paling Sosmed di ajang Anugerah Dangdut Indonesia 2015 ini tak ingin mempertanyakan pahala yang diraihnya. Jupe hanya ingin menjalankan nazarnya.
“Waktu itu aku kebetulan ke Papua, di sana banyak yang minta bantuan untuk bangun masjid. Alhamdulillah banyak juga yang bantu. Kebetulan om aku Kopasus jadi bisa pantau pembangunannya di sana,” ujar personel Cecepy ini.
Baca Juga : Profesor ini Sangat Terkejut Setelah Melihat Hasil Penelitiannya Sudah Di Sebutkan Dalam Al-Qur'an
“Kebetulan aku punya 2 mobil, jadi ya itu yang akan aku jual. Aku sudah enggak boleh milih-milih mobil mana yang mau aku jual karena nanti malah enggak jadi. Kalau soal pahala biarlah jadi urusan Allah,” pungkas Julia Perez.
Sumber : Pekanews.com

Reportase Terkini - Doa Suami Istri agar Dihindarkan dari Siksa Neraka :

Rabbanash rif 'annaa 'adzaaba jahannama inna 'adzaabahaa kaana gharaamaa. Innahaa saa-at mustaqarran wa muqaamaa.

Artinya : "Ya Tuhan kami, jauhkan siksa jahannam dari kami, sesungguhnya siksaan itu adalah kebinasaan yang kekal. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman." (QS. Al-Furqan: 65-66)



Hendaknya suami istri membaca doa di atas agar terhindar dari siksa neraka. Neraka adalah penjara yang penuh dengan siksaan yang pedih. Jurang yang teramat dalam yang didalamnya berkobar api yang menyala dan bergejolak. Panasnya tujuh puluh kali lipat dibandingkan panas api yang ada didunia saat ini, sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw. berikut ini: "Api yang biasa kalian nyalakan adalah satu bagian dari api Jahannam."
Baca Juga : Menurut Rasulullah inilah Keadaan Yang Paling Pedih Bagi Si Mayit Yang Baru Meninggal, Bacalah Untuk Renungan !
Doa Suami Istri agar Dijauhkan dari Nasib Buruk :

Allaahumma innii a'uudzubika rabbi min jahdil balaa' wa darkisy syiqaa' wa suu-il qadhaa' wa syamaatatil a'daa'.

Artinya : "Wahai Tuhanku, bahwasannya aku berlindung kepada Engkau Tuhanku dari tekanan bencana dari menderita kecelakaan, dari nasib buruk, dan musuh yang bergembira."

Hendaknya suami istri membaca doa diatas agar terhindar dari nasib buruk. Sebab, menurut hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim, Nabi Muhammad Saw. selalu membaca doa ini.

Bacaan ini sangat tepat dibaca untuk menghindarkan diri dari berbagai bencana. Apalagi ditengah zaman yang kerap terjadi kerusakan. Tanah longsor, tsunami, angin puting beliung, banjir bandang yang mengakibatkan korban nyawa dan harta benda berjatuhan. [reportaseterkini]

Reportase Terkini - Panggilan Ruh Setelah Keluar Dari Badan . Aisyah r.a. pernah berkata: Ketika aku sedang duduk bersila didalam rumah, tiba-tiba Rasulullah saw masuk dengan memberi salam kepadaku. Tatkala aku hendak berdiri untuk menghormati beliau sebagaimana adat kebiasaanku setiap kali beliau masuk rumah, maka tanpa kuduga beliau berkata: "Tataplah duduk ditempatmu tidak perlu engkau berdiri, wahai Ummul Mukminin".




Aisyah melanjutkan ceritanya: Rasulullah saw kemudian tiduran dengan meletakkan kepalanya diatas pangkuanku. beliau tidur dengan telentang. Diatas tengkuknya aku berbuat mencari uban jenggotnya. Akhirnya aku melihat dalam jenggot beliau ada 11 rambut putih. Lantas aku berfikir, dalam hati aku mengatakan: "Bahwa beliau ini akan wafat mendahului aku, maka tinggallah umat ini tanpa ada Nabi". Tanpa terasa aku menangis sampai air mataku mengalir dipipi sehingga menetes kewajah Rasulullah SAW, beliau langsung terbangun dari tidurnya seraya bertanya: "Apa yang menyebabkan dirimu menangis wahai Ummul Mukminin?"

Aku lantas menceritakan kepada beliau suatu cerita. Beliau lalu bertanya kepadaku: "Saat apa yang paling pedih dialami mayit?". Aku menjawab: "Tidak ada keadaan yang paling pedih diatas diri si mayit disaat mayit keluar dari rumahnya, sedangkan anak-anaknya berduka cita dibelakangnya, seraya mengatakan: "Aduh...bapak...aduh... Sedangkan ibu dan bapaknya berkata: Aduh... anakku..."

Rasulullah lalu bersabda: "Yang ini lebih pedih lagi". Kemudian aku bertanya: "Apa yang lebih pedih dari itu Ya Rasulullah?". Beliau menjawab: "Tidak ada keadaan yang paling pedih bagi simayit ketika ia diletakkan dalam liang kubur kemudian diuruk dengan tanah. Setelah itu, kembalilah para kerabatnya, anak-anaknya dan para kekasihnya, mereka semua menyerahkan simayit kepada Allah Ta'ala beserta perbuatan amalnya. Lalu datanglah malaikat Munkar dan Nakir dalam kuburnya.

Kemudian Nabi saw bertanya: "Saat apa yang paling pedih dari kejadian tersebut itu?". Aku menjawab: "Allah dan RasulNya yang lebih tahu".
Baca Juga : Ini Doanya Untuk Melindungi Diri Kita Dan Keluarga Dari Gangguan Sihir
Beliau lantas bersabda: "Wahai Aisyah, sesungguhnya keadaan yang paling pedih atas diri simayit adalah ketika orang yang memandikan masuk kepadanya untuk memandikan dirinya, lalu orang yang memandikan mengeluarkan cincin si mayit muda dari jarinya, melepaskan baju penganten dari badannya, melepaskan surban mayit tua atau mayit alim dari kepalanya guna dimandikan. Pada saat itu, ruhnya memanggil sewaktu melihat simayit dalam keadaan telanjang, dengan suara yang bisa didengar oleh seluruh makhluk, kecuali jin dan manusia. Ruh itu mengatakan: "Wahai orang yang memandikan, aku meminta supaya kalian menyopot bajuku dengan pelan, sebab saat ini aku benar-benar ingin istirahat akibat dari sakitnya tarikan Malikat maut tadi".

Ketika orang-orang sedang memandikan mayit, maka berkatalah ruh: "Wahai orang yang memandikan, kalian jangan memegang aku dengan kuat, sebab jasadku telah luka akibat dari keluarnya ruh".

Setelah selesai dimandikan simayit diletakkan didalam kain kafan, kemudian diikat pada tempat kedua telapak kakinya. Pada saat itu si mayit memanggil-manggil: "Wahai orang yang memandikan, kalian jangan mengikat kain kafan kepalaku sehingga aku bisa melihat wajah istriku, anak-anakku dan kaum kerabatku, sebab pada hari ini adalah hari yang terakhir kali aku melihat mereka. Hari ini aku akan pisah dengan mereka, aku juga tidak akan melihat mereka lagi sampai hari kiamat tiba.

Sewaktu mayit dikeluarkan dari rumah, maka mayit berseru: "Wahai golonganku, kutinggalkan istriku dalam keadaan janda, kalian jangan menyakitinya. Kutinggalkan anak-anakku dalam keadaan yatim, kalian jangan menyakitinya, sebab pada hari ini aku keluar rumah dan tidak akan kembali lagi pada mereka untuk selamanya.

Tatkala mayit diletakkan diatas keranda, simayit berseru: "Wahai golonganku, kalian jangan tergesa-gesa membawaku, sehingga aku bisa mendengarkan suara istriku, anak-anakku, serta kaum kerabatku, sebab pada hari ini aku berpisah dengan mereka sampai hari kiamat.
Baca Juga : Di Hari Kiamat Allah Akan Dekat Dengan Orang - Orang ini
Pada saat mayit dipikul diatas keranda dan orang-orang yang mengantarkan sudah melangkahkan kakinya tiga kali, tiba-tiba ada seruan dengan suara yang bisa didengar oleh sagala sesuatu kecuali manusia dan jin. Ruh itu berkata: "Wahai para kekasihku, wahai para saudaraku, wahai anak-anakku, janganlah kalian terbujuk oleh tipu daya dunia, sebagaimana dunia telah menipu diriku. janganlah kalian dipermainkan zaman, sebagaimana jalan telah mempermainkan diriku. Ambillah pelajaran apa yang aku alami ini, sesungguhnya aku telah meninggalkan semua harta yang tealah aku kumpulkan untuk ahli warisku, dan mereka tidak mau menanggung sedikit pun dari kesalahanku. Didalam kubur Allah menghisab aku, sedangkan didunia kalian bersenang-senang dengan segala isinya. Kalian juga tidak mendoakan aku ketika kalian menshalati jenazah.

Pada waktu sebagian ahlinya dan teman-temannya kembali dari tempat shalat, maka si mayit berkata: "Wahai saudaraku, aku mengetahui bahwa mayit itu lupa dikala hidupnya, tetapi kalian jangan melupakan aku secepat ini sebelum kalian menanamku, sehingga aku bisa melihat pada tempatku. Wahai saudaraku, aku mengetahui bahwa wajah mayit lebih dingin dari pada air yang dingin menurut perasaan hati orang yang masih hidup, tetapi kalian janganlah kembali secepat ini".

Ketika mayit diletakkan didekat kuburnya, simayit berkata: "Wahai golonganku, wahai saudara-saudaraku, aku telah mendoakan kalian tetapi kalian tidak pernah mendoakan diriku".

Saat mayit diletakkan dalam kuburnya, simayit berkata: "Wahai ahli waris, aku tidak mengumpulkan harta yang banyak kecuali aku tinggalkan untuk kalian, maka ingatlah kalian kepadaku dengan memperbanyak kebaikan seperti yang telah aku ajarkan kepada kalian tentang isi Al-Quran dan tata krama, janganlah kalian lupa untuk mendoakan aku". [reportaseterkini]

Sumber : Menyingkap 110 Misteri Alam Kubur Oleh Salih H.J

Reportase Terkini - SEMARANG - Ahmad Fauzi, si penulis buku kontroversial berjudul ‘Tragedi Incest Adam dan Hawa & Nabi Kriminal’ ternyata tercatat sebagai lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo tahun 2005 silam. Fauzi sapaan akrabnya mengakui telah menulis beberapa status di dua media jejaring sosial tentang penggalan-penggalan isi buku ‘Tragedi Incest Adan dan Hawa’. “Saya tulis di Facebook dan Twitter sebagai ringkasan statemen-statemen dari buku saya,” tutur penulis kelahiran 11 Juli 1979 itu kepada wartawan, Senin (12/10). Ahmad Fauzi akhirnya dipolisikan oleh aktifis Islam Semarang, terkait akun twitternya @samarra79 yang banyak menghina Islam dan para Nabi.

Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Umat Islam Semarang (FUIS) melaporkan Fauzi ke Polda Jateng Jumat (9/10/2015). Mereka melaporkan Fauzi karena diduga melanggar Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektonik (UU ITE) No 11 Tahun 2018 Pasal 45 ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 terkait akun twitter Ahmad Fauzi @samarra79. Berikut postingan Fauzi yang menyebabkan LUIS dan FUIS melaporkan ke Polda Jateng.
Pertama, tanggal 22 Juni 2013.
“Adam dn hawa itu bukn pasangan suami istri apalg nabi, tp ayah dn anak yg melakukan hubungan incest. Mk diusirlah mereka dr surga.”
Kedua, tanggal 24 Juni 2013
“Islam, lbh tepat kuberi nama, agama skizofrenia, krn nabinya memperoleh wahyu dr proses kesurupan.”
Ketiga, tanggal 28 Juni 2013
“Aku tak bs mengagumi muhammad, krn ia bukn manusia. Manusia yg dianggap lepas dr segala dosa, itu bkn manusia lg.”
Humas LUIS Endro Sudarsono melaporkan kepada redaksi, menurut Arief Pamungkas selaku Koordinator Bidang Media FUIS, dirinya baru mengetahui Twitter Ahmad Fauzi pada tanggal 22 September 2015. Karena dianggap akun twitter Ahmad Fauzi melecehkan Nabi Muhammad Saw dan Nabi Adam AS, kemudian dikoordinasikan dengan pihak Intelkam Polrestabes Semarang, selanjutnya pada tanggal 23 Serptember 2015 terjadi mediasi antara perwakilan FUIS dan Ahmad Fauzi di ruang Intelkan Mapolrestabes Semarang.
Kata Arief dalam pertemuan tersebut pihak Ahmad Fauzi mengaku bahwa @samarra79 adalah akun Twitternya dan mengakui bahwa postingannya itu adalah hasil karyanya. Saat itu Ahmad Fauzi sempat minta maaf kepada FUIS. Namun demikian ketika ditanya tentang dalil postingannya dalam Al-Quran, Ahmad Fauzi tidak bisa menunjukan.
Baca Juga : Di Bengkulu Keluarga Miskin ini Memakan Daun-Daunan Demi Bertahan Hidup
Merasa tidak puas FUIS melaporkan Ahmad Fauzi ke Polda Jateng. Dalam laporan polisi No STTPL/174/X/2015/SPKT tertanggal 9 Oktober 2015 yang ditandatangani Ka Siaga Kompol Gunawan Setyana disebutkan pasal yang disangkakan adalah:
1.Pasal 28 ayat (2) UU ITE adalah sebagai berikut:
Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
2. Pasal 45 Ayat (2) UU ITE adalah sebagai berikut
Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) atau ayat (2)dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
Sumber : Arrahmah.com

Doa Suami Istri Bila Melihat Sesuatu yang Dirasa Membawa Kemalangan

Allaahumma laa ya'tii bil hasanaati illaa anta, wa laa yadzhabu bis sayyi-aati illaa anta wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.




Artinya : "Wahai Tuhanku, tak ada yang mendatangkan kebaikan-kebaikan melainkan Engkau, tak ada yang dapat menghilangkan kejahatan-kejahatan selain dari Engkau. Tak ada daya upaya dan tenaga selain dari Allah.

Hendaknya suami istri membaca doa ini, sebab, menurut riwayat Ibnu Sunni, Rasulullah Saw. memerintahkan kepada seseorang apabila menghadapi sesuatu yang dirasa akan mendatangkan kemalangan baginya, supaya membaca doa ini.
Baca Juga : Ini Doa nya Agar Keluarga Kita Terhindar Dari Kejahatan Jin Dan Manusia
Doa Suami Istri untuk Menolak Bencana

Maa syaa-a Allaahu laa quwwata illaa billaah.
"Apa yang dikehendaki Allah itulah yang terjadi. Tidak ada daya dan upaya selain dari Allah."

Hendaknya suami istri membaca doa ini, sebab, menurut riwayat Ibnu Sunni, Rasulullah Saw. menerangkan kepada sahabat Anas, bahwa orang yang mendapat nikmat baik anak maupun harta, jika ia selalu membaca doa ini dikala memandang anak atau hartanya, maka terpeliharalah mereka dari bencana.[reportaseterkini]

Sumber : Dahsyatnya Doa Istri Ajaran Nabi Oleh Ummi Iktafa

Ngawi Cyber

Diberdayakan oleh Blogger.